LP2M IAIN PONTIANAK: KKL 2024
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Seminar Etika Bisnis Islam dan Perencanaan Karir di SMAN 1 Paramasan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Seminar Etika Bisnis Islam dan Perencanaan Karir di SMAN 1 Paramasan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

 

Dua mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yaitu Ayu Mulyani dan Raza Tristan Deca sukses gelar seminar Etika Bisnis Islam dan Perencanaan Karir untuk Siswa SMA.

Ayu dan Raza adalah perwakilan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Pontianak yang mengikuti KKN Tematik Kolaborasi UIN Antasari Banjarmasin dan IAIN Pontianak tahap 1 tahun 2024/2025 tepatnya di Dusun Muara Uman dan Dusun Danau Huling, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

KKN Tematik ini berlangsung selama satu bulan (30 hari) mulai dari tanggal 4 September - 4 Oktober 2024.

Memasuki minggu ke-3 Kuliah Kerja Nyata, Ayu dan Raza mengadakan seminar Etika Bisnis Islam dan Perencanaan Karir Siswa SMA. Tujuan dari seminar ini adalah memberikan edukasi tentang pentingnya etika dalam berbisnis sesuai syariat Islam dan bagaimana perencanaan karir setelah menyelesaikan pendidikan di bangku SMA. Siswa SMAN 1 Paramasan sangat antusias dengan materi yang disampaikan.


"Setelah mengikuti seminar etika bisnis islam dan perencanaan karir ini saya merasa lebih termotivasi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi." ujar Elsa 

Beberapa dari mereka juga memiliki minat dalam berbisnis. Diharapkan materi yang disampaikan dapat menjadi bekal dalam melanjutkan karir mereka.

"Murid SMAN 1 Paramasan lebih cenderung memilih untuk bekerja setelah menyelesaikan pendidikan SMA, dengan adanya seminar ini diharapkan siswa-siswi kami menjadi termotivasi untuk melanjutkan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi." ujar salah satu guru SMAN 1 Paramasan

Penulis: Ayu Mulyani dan Raza Tristan Deca

Kolaborasi luar biasa! Mahasiswa KKN Tematik Dusun Muara Uman dan Dusun Danau Huling Sukses Laksanakan Cek Kesehatan Gratis

Kolaborasi luar biasa! Mahasiswa KKN Tematik Dusun Muara Uman dan Dusun Danau Huling Sukses Laksanakan Cek Kesehatan Gratis

 

Mahasiswa KKN Tematik tahap 1 kolaborasi UIN Antasari dan IAIN Pontianak sukses laksanakan Cek Kesehatan Gratis untuk masyarakat Dusun Muara Uman dan Dusun Danau Huling, Kecamatan Paramasan Kabupaten Banjar.

Lokasi pelaksanaan di Dusun Danau Huling tepatnya di halaman Masjid Nurul Hidayah. Pada Cek Kesehatan Gratis ini, mahasiswa KKN bekerja sama dengan pihak Puskesmas Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

"Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah memberikan pelayanan pengecekan kesehatan gratis serta meningkatkan kesadaran budaya hidup sehat pada masyarakat." ujar Hairul selaku ketua pelaksana.

Masyarakat Dusun Muara Uman dan Dusun Danau Huling sangat antusias hadir pada kegiatan tersebut.

"Kami bersyukur dengan adanya Cek Kesehatan Gratis karena sangat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat di Dusun Muara Uman dan Dusun Danau Huling" ujar M. Alfisah (warga Dusun Danau Huling)

Penulis: Ayu Mulyani

Sosialisasi Tolak Pergaulan Bebas oleh Mahasiswa KKN Kolaborasi IAIN Pontianak dan UIN Antasari di SMPN 6 Mantewe

Sosialisasi Tolak Pergaulan Bebas oleh Mahasiswa KKN Kolaborasi IAIN Pontianak dan UIN Antasari di SMPN 6 Mantewe

 

Tanah Bumbu, 19 September 2024 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaborasi dari IAIN Pontianak dan UIN Antasari Banjarmasin mengadakan sosialisasi bertema "Tolak Pergaulan Bebas" di SMPN 6 Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Acara ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh para siswa yang sangat antusias mengikuti kegiatan.

Sosialisasi ini diisi oleh dua narasumber utama, yaitu Siti Zahraini dari IAIN Pontianak dan Rizka Herlina dari UIN Antasari Banjarmasin. Kedua narasumber tersebut memberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya pergaulan bebas, baik dari aspek kesehatan fisik, mental, maupun moral. Mereka juga mengupas dampak buruk pergaulan bebas terhadap masa depan generasi muda dan pentingnya menjaga diri dalam pergaulan sehari-hari.

Siti Zahraini menekankan pentingnya nilai-nilai moral dan agama dalam membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan. “Menjaga pergaulan dan memilih teman yang baik merupakan langkah awal dalam membangun masa depan yang cerah,” ujarnya.


Rizka Herlina melanjutkan dengan pembahasan mengenai pentingnya pendidikan seksual yang tepat, serta mengajak para siswa untuk lebih berani menolak ajakan pergaulan bebas yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. “Sebagai generasi muda, kalian adalah harapan bangsa. Masa depan ada di tangan kalian, dan pergaulan bebas hanya akan membawa kalian menjauh dari cita-cita,” tambah Rizka.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN mahasiswa yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai isu-isu sosial yang berpotensi merusak moral dan masa depan mereka. Para siswa juga diberikan sesi tanya jawab, di mana banyak dari mereka menunjukkan minat yang besar terhadap topik yang disampaikan.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa SMPN 6 Mantewe semakin memahami pentingnya menjaga pergaulan dan dapat menjadi generasi yang lebih bertanggung jawab serta berakhlak mulia. Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari pihak sekolah yang berharap sosialisasi serupa dapat terus dilakukan untuk membimbing siswa dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.

Penulis : Siti Zahraini

Mahasiswi IAIN Pontianak Ikuti KKN Kolaborasi Nasional, Ajarkan Moderasi Beragama di SMPN 6 Mantewe

Mahasiswi IAIN Pontianak Ikuti KKN Kolaborasi Nasional, Ajarkan Moderasi Beragama di SMPN 6 Mantewe

 

Kalimantan Selatan, 18 September 2024– Siti Zahraini, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAIN Pontianak, tengah berpartisipasi dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Nasional yang diselenggarakan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Dalam kegiatan tersebut, Zahraini mendapat kesempatan untuk mengajar di SMPN 6 Mantewe, sebuah sekolah yang dikenal dengan keragaman budaya dan latar belakang siswa yang multikultural.

Sebagai bagian dari program KKN, Zahraini memperkenalkan konsep moderasi beragama kepada siswa-siswa SMPN 6 Mantewe. Dalam pemaparan materinya, Zahraini menekankan pentingnya sikap saling menghargai dan toleransi antarumat beragama, khususnya di tengah masyarakat yang beragam. *“Moderasi beragama merupakan upaya untuk menumbuhkan sikap menghargai perbedaan dan hidup berdampingan secara damai,”* ungkap Zahraini di hadapan para siswa.

Menurutnya, keragaman budaya di SMPN 6 Mantewe menjadi peluang bagi siswa untuk belajar dan memahami pentingnya hidup harmonis dalam keberagaman. *“Dengan saling memahami dan menghormati keyakinan masing-masing, siswa dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan damai,”* tambahnya.

Program KKN Kolaborasi Nasional yang diikuti Zahraini ini merupakan salah satu upaya perguruan tinggi dalam mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan pemahaman lebih tentang nilai-nilai kebhinekaan dan toleransi.

SMPN 6 Mantewe sendiri menyambut baik kegiatan ini, karena diharapkan dapat memperkuat hubungan antar siswa dari berbagai latar belakang agama dan suku, serta memberikan wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya moderasi beragama di Indonesia yang majemuk.

Program KKN ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam upaya memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui pemahaman moderasi beragama.

Penulis : Siti Zahraini

Suasana Haru Menghiasi Acara Pelepasan Mahasiswa KKL di Madrasah Ibtidaiyah Nahdhossyibyan

Suasana Haru Menghiasi Acara Pelepasan Mahasiswa KKL di Madrasah Ibtidaiyah Nahdhossyibyan


 Desa Kuala Dua (lp2m.iainptk.ac.id) 29 Agustus 2024 – Acara pelepasan dan perpisahan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak di Madrasah Ibtidaiyah Nahdhossyibyan menjadi momen bersejarah yang penuh haru. Selama beberapa bulan terakhir, mahasiswa KKL Kelompok 2 telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi sekolah dan masyarakat sekitar.

Mahasiswa KKL tidak hanya berbagi ilmu dengan mengajar membaca Al-Qur'an, tetapi juga aktif terlibat dalam kegiatan sosial, termasuk membersihkan lingkungan sekolah. Mereka menghadapi berbagai tantangan, seperti perbedaan budaya dan keterbatasan fasilitas, namun semangat juang mereka tinggi. Kisah perjuangan mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Nafiesa, salah satu siswa kelas 4, mengungkapkan rasa terima kasihnya, “Kakak-kakak mahasiswa sangat sabar dalam mengajari saya membaca dan menghitung.” Keberhasilan program KKL ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pendidikan di Indonesia.

Zulkarnain, salah satu perwakilan mahasiswa KKL, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga sekolah atas sambutan hangat yang diberikan. "Kami merasa sangat beruntung bisa berbagi ilmu dan pengalaman dengan adik-adik siswa di sini," ujarnya.

Ahmad Wardi, Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Nahdhossyibyan, menyampaikan apresiasi dan harapan untuk kelanjutan kerjasama antara sekolah dan perguruan tinggi. "Kehadiran mahasiswa KKL telah memberikan angin segar bagi sekolah kami. Mereka telah menginspirasi siswa-siswa untuk lebih berprestasi," ungkapnya.

Kerjasama erat antara mahasiswa KKL, guru, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan saling mendukung dan berbagi ide, mereka berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan efektif. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi program KKL di masa mendatang.

Acara pelepasan diakhiri dengan pemberian cinderamata kepada perwakilan mahasiswa KKL sebagai tanda terima kasih. Suasana haru semakin terasa saat semua yang hadir mulai bersalaman dengan guru-guru sebagai tanda perpisahan.

Penulis : Nawang Lestari, Aysi El-Barida, Khairul Hamsyah


Kegiatan Memasak Bersama Warga di Desa Kuala Dua sebagai Momentum Silaturahmi

Kegiatan Memasak Bersama Warga di Desa Kuala Dua sebagai Momentum Silaturahmi


 Desa Kuala Dua, Kubu Raya (lp2m.iainptk.ac.id) 28 Agustus 2024 – Kelompok KKL 2 dari IAIN Pontianak telah menggelar kegiatan memasak bersama warga Desa Kuala Dua sebagai bagian dari program kerja mereka. Acara ini diselenggarakan mulai pukul 11.00 pagi di posko kelompok KKL 2, dan bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan warga desa.

Ibu-ibu dan anak-anak setempat dengan antusias menghadiri acara masak-masak ini setelah menerima undangan dari mahasiswa KKL. Menu yang disajikan termasuk Bubur Paddas dan makanan penutup berupa olahan pisang. Suasana di posko menjadi hangat dan meriah berkat partisipasi aktif warga. Hidangan yang disajikan terasa lezat dan nikmat, berkat bantuan dari para ibu di desa.

“Saya senang dengan adanya acara masak-masak dan makan bersama ini. Ini bisa menghibur rasa lelah setelah bekerja di ladang. Santapan bubur pedasnya juga enak berkat bantuan adik-adik mahasiswa KKL,” ujar Natasha.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi dan rasa terima kasih mahasiswa KKL kepada warga atas sambutan dan kebaikan yang telah diberikan selama masa program kerja. Khairul Hamsyah, ketua kelompok KKL, berharap acara ini dapat menjadi salah satu momentum terbaik untuk mempererat ikatan silaturahmi antara mahasiswa dan warga desa di minggu terakhir mereka di Desa Kuala Dua.

“Saya sangat bersyukur acara ini berjalan lancar dan tertib. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada warga. Kami harap ini menjadi salah satu kegiatan bermanfaat di minggu terakhir kami serta mempererat hubungan kami dengan warga,” ungkap Khairul Hamsyah.

Penulis: Masayu Ratu Ainna, M. Irgi Fahrezi


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kunjungi Hutan Albazia di Desa Kuala Dua untuk Penyusunan Buku Narasi

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kunjungi Hutan Albazia di Desa Kuala Dua untuk Penyusunan Buku Narasi


 Kubu Raya (lp2m.iainptk.ac.id) - Pada Senin, 26 Agustus 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang ditempatkan di Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, melakukan kunjungan ke Hutan Albazia. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKL yang bertujuan menggali informasi terkait hutan tersebut, yang akan digunakan sebagai bahan penulisan buku narasi untuk tugas akhir mereka.

Hutan Albazia, yang dikenal memiliki potensi besar baik dari segi ekologi maupun ekonomi, menjadi fokus utama kunjungan ini. Para mahasiswa melakukan wawancara dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar, petugas kehutanan, dan pengelola hutan yang memiliki pengetahuan mendalam mengenai sejarah dan pengelolaan hutan tersebut. Selain itu, mereka juga melakukan observasi langsung terhadap jenis-jenis pohon yang ada di hutan, serta potensi ekonomi yang dapat dihasilkan dari hutan tersebut.

Soleh, selaku koordinator kelompok KKL, menyampaikan rasa antusias atas kesempatan ini. “Kami sangat antusias dengan kegiatan ini. Hutan Albazia memiliki potensi yang sangat besar, baik dari segi ekologi maupun ekonomi. Melalui buku narasi ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pelestarian dan pemanfaatan hutan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Selama wawancara, mahasiswa KKL mengumpulkan informasi yang mendalam mengenai berbagai aspek Hutan Albazia, seperti sejarah, jenis pohon yang ada, kepemilikan lahan, hingga peran hutan bagi masyarakat sekitar. Data ini akan diolah dan disusun menjadi sebuah buku narasi yang menarik dan informatif, dengan tujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan.

Selain menggali informasi melalui wawancara, observasi lapangan juga dilakukan untuk melihat langsung kondisi hutan. Pengamatan ini mencakup jenis-jenis pohon, serta potensi pemanfaatan sumber daya alam yang ada di dalam hutan untuk kesejahteraan masyarakat sekitar.

Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk menyelesaikan tugas akhir mahasiswa, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya Hutan Albazia, yang memiliki nilai penting baik dari segi ekologi maupun ekonomi.

Diharapkan, hasil dari kunjungan ini akan menghasilkan sebuah karya yang bermanfaat, tidak hanya bagi para mahasiswa IAIN Pontianak, tetapi juga bagi masyarakat Desa Kuala Dua dan pemangku kepentingan lainnya yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

Penulis: Nurul Nadiyanti, Nurul Hidayat, Wafiq Azizah, Mulyani


Tasyakuran Perpisahan Mahasiswa IAIN Pontianak di TPA RT 05 Berlangsung Khidmat

Tasyakuran Perpisahan Mahasiswa IAIN Pontianak di TPA RT 05 Berlangsung Khidmat


 Segedong (lp2m.iainptk.ac.id) - Pada pukul 19.00, kami, mahasiswa IAIN Pontianak, tiba di Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) RT 05 dan disambut hangat oleh bapak-bapak, ibu-ibu, serta adik-adik TPA. Acara perpisahan ini dipandu oleh Muhammad Firdaus, teman kami yang bertindak sebagai MC. Firdaus membuka acara dengan lancar, diikuti oleh pembacaan Yasin bersama, yang berlangsung khidmat dan diikuti dengan baik oleh anak-anak TPA.

Setelah pembacaan Yasin, acara dilanjutkan dengan pesan dan kesan dari koordinator Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kami, Hidayatul Rizki. Dalam sambutannya, Hidayat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas keramahan warga setempat yang menyambut kami sejak awal. Ia juga berterima kasih kepada anak-anak TPA yang selalu antusias hadir dalam setiap sesi pembelajaran.

Hidayat, mewakili seluruh mahasiswa, juga memohon maaf apabila selama pengabdian ada kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja, saat mengajar di TPA. 

Ali, selaku Ketua RT 005, memberikan sambutan yang menyentuh. "Kami ucapkan terima kasih banyak atas ilmu yang telah diberikan kepada adik-adik di sini, serta atas waktu yang kalian luangkan untuk mengajar ngaji dan tajwid, meskipun dengan padatnya program kerja kalian," ujarnya.

Acara perpisahan ini ditutup dengan doa bersama dan penuh rasa syukur. Ketua kelompok Hidayatul Rizki menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat di TPA RT 05 atas fasilitas dan dukungan yang telah diberikan. "Alhamdulillah, kegiatan tasyakuran perpisahan hari ini berjalan sesuai harapan. Semoga semua yang kita lakukan di sini bermanfaat bagi adik-adik dan masyarakat," tutupnya.

Perpisahan ini menjadi momen yang penuh makna bagi kami, mahasiswa IAIN Pontianak, dan masyarakat di TPA RT 05, yang telah bersama-sama menciptakan pengalaman belajar yang berharga.

Penulis : Marianti Amaliah 


Mahasiswa IAIN Pontianak Gelar Acara Perpisahan di SDN 12 Segedong

Mahasiswa IAIN Pontianak Gelar Acara Perpisahan di SDN 12 Segedong


 Segedong (lp2m.iainptk.ac.id) 28 Agustus 2024 – Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak mengadakan acara perpisahan dengan siswa dan guru di SDN 12 Segedong. Acara perpisahan tersebut berlangsung di dalam kelas dengan dihadiri oleh seluruh guru dan murid, sebagai ungkapan terima kasih dari para mahasiswa atas kesempatan untuk mengabdi di sekolah tersebut.

Acara dimulai dengan suasana hangat dan penuh haru. Setelah kedatangan mereka, para mahasiswa disambut dengan ramah oleh pihak sekolah. Mereka dipersilakan duduk di kantor guru untuk berbincang sambil menikmati hidangan yang telah disiapkan. Acara inti dimulai pada waktu istirahat dengan persiapan yang matang oleh para mahasiswa, yang menggunakan ruang kelas untuk menampung semua murid yang hadir.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan dan kata sambutan dari kepala sekolah atau perwakilannya, diikuti dengan sambutan dari perwakilan mahasiswa. Momen ini menjadi sangat bermakna ketika mahasiswa menyerahkan hadiah untuk para pemenang lomba 17 Agustus yang sempat diadakan oleh mahasiswa di sekolah tersebut. Puncak acara adalah penyerahan sertifikat dan cinderamata sebagai kenang-kenangan dari mahasiswa untuk SDN 12 Segedong.

Acara perpisahan ini berlangsung lancar dan penuh makna. Setelahnya, para mahasiswa dan guru SDN 12 Segedong mengabadikan momen tersebut dengan foto bersama dan berpamitan. Ketua kelompok, Hidayatul Rizki, menyampaikan, "Alhamdulillah, kegiatan perpisahan hari ini berjalan sesuai dengan keinginan dan harapan kita semua. Semoga apa yang telah kami lakukan di SDN 12 Segedong dapat memberikan manfaat bagi semuanya."

Acara ini menjadi penutup yang manis bagi mahasiswa IAIN yang telah berkontribusi aktif selama masa pengabdian mereka di SDN 12 Segedong, sekaligus meninggalkan kenangan indah bagi seluruh warga sekolah.

Penulis : Marianti Amaliah


Mahasiswa IAIN Pontianak Gelar Acara Perpisahan di MI BABUSSALAM Parit Bugis

Mahasiswa IAIN Pontianak Gelar Acara Perpisahan di MI BABUSSALAM Parit Bugis


 Parit Bugis (lp2m.iainptk.ac.id) 28 Agustus 2024 – Mahasiswa IAIN Pontianak yang telah melakukan pengabdian di MI BABUSSALAM Parit Bugis menggelar acara perpisahan di Musholla MI BABUSSALAM. Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada mereka untuk mengabdi dan belajar di sekolah tersebut. 

Acara perpisahan berlangsung khidmat dan penuh haru. Para mahasiswa menyerahkan sertifikat serta cinderamata sebagai kenang-kenangan kepada MI BABUSSALAM. Suasana gembira namun juga menyentuh hati terasa saat para guru, siswa, dan mahasiswa saling berpamitan.

Setibanya di sekolah, mahasiswa disambut hangat oleh para guru dan siswa yang sedang beristirahat. Mahasiswa IAIN menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang telah diberikan selama mereka menjalankan program pengabdian. Mereka mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan pihak sekolah dalam mendukung kegiatan pendidikan.

Hosniati, Kepala Sekolah MI BABUSSALAM, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para mahasiswa. "Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa IAIN yang telah membantu dan mengajar di sekolah kami. Mohon maaf jika selama pengabdian ada hal yang kurang nyaman. Kami berharap mahasiswa IAIN bisa kembali lagi untuk bersilaturahmi,” ujarnya.

Program pengabdian di MI BABUSSALAM bukan hanya tentang memberikan ilmu, tetapi juga membangun hubungan yang lebih dalam dengan masyarakat dan komunitas setempat. Mahasiswa IAIN telah berkontribusi dengan aktif dalam kegiatan belajar-mengajar, serta turut menciptakan suasana kerjasama yang erat dengan pihak sekolah.

Ketua kelompok, Hidayatul Rizki, menuturkan, “Alhamdulillah, kegiatan perpisahan ini berjalan lancar sesuai harapan. Semoga apa yang telah kami lakukan di MI BABUSSALAM dapat memberikan manfaat bagi semua pihak.”

Acara perpisahan ini menjadi penutup dari rangkaian pengabdian yang telah dijalankan oleh mahasiswa IAIN Pontianak di MI BABUSSALAM, meninggalkan kenangan indah bagi para guru, siswa, dan mahasiswa.

Penulis : Marianti Amaliah


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok 33 Adakan Kunjungan dan Kegiatan Sosial di SDN 37 Kubu dan Dusun Pelita

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok 33 Adakan Kunjungan dan Kegiatan Sosial di SDN 37 Kubu dan Dusun Pelita

 


Kubu (lp2m.iainptk.ac.id) 24 Agustus 2024 – Dalam rangka mengisi sembilan hari terakhir pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Mahasiswa KKL Kelompok 33 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak melakukan kunjungan ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 37 Kubu. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kunjungan mereka sebelumnya ke SDN 20, SDN 14, SDN 09 Kubu, serta MTS Muhammadiyah Olak-Olak Kubu. Selain itu, mereka juga menggelar kerja bakti di RT 10, Dusun Pelita.

Kunjungan ke SDN 37 Kubu disambut hangat oleh pihak sekolah dan para siswa. Kegiatan diawali dengan senam bersama yang melibatkan siswa, guru, dan mahasiswa KKL. Senam tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan menjadi momen kebersamaan yang menyenangkan bagi seluruh peserta.

Setelah senam, para siswa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan dengan kegiatan jalan santai. Jalan santai yang ditempuh sekitar 30 menit ini memberikan kesempatan bagi para siswa dan mahasiswa untuk menikmati suasana alam sekitar sekolah sambil berinteraksi lebih dekat.

Usai jalan santai, mahasiswa KKL dipersilakan untuk beristirahat di ruang guru. Pada kesempatan tersebut, Rendi, perwakilan dari mahasiswa KKL, menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan mereka ke sekolah, yang merupakan bagian dari program silaturahmi dan pengabdian kepada masyarakat. Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan plakat kepada pihak sekolah sebagai simbol apresiasi dan penghormatan dari mahasiswa, serta sesi foto bersama guru dan siswa SDN 37 Kubu.

"Kami berharap kunjungan ini memberikan kesan yang baik kepada para guru dan siswa meskipun waktunya singkat," ujar Rendi.

Pada sore harinya, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti di RT 10, Dusun Pelita, bersama para remaja setempat. Kegiatan ini merupakan persiapan untuk perlombaan 17 Agustus yang akan diadakan keesokan harinya. Para mahasiswa bekerja bahu-membahu dengan remaja dusun untuk menyiapkan segala perlengkapan dan area perlombaan, dalam semangat kebersamaan yang berlangsung selama sekitar 60 menit.

Kegiatan mahasiswa KKL IAIN Pontianak ini tidak hanya menjadi momen berharga dalam menjalin hubungan dengan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam membangun semangat gotong royong dan solidaritas di lingkungan sekitar.

Penulis : Pariyah


Mahasiswa IAIN Pontianak Gelar Perpisahan di SD 04 Segedong, Sambut Hangat dari Guru dan Siswa

Mahasiswa IAIN Pontianak Gelar Perpisahan di SD 04 Segedong, Sambut Hangat dari Guru dan Siswa


 Segedong (lp2m.iainptk.ac.id) 28 Agustus 2024 – Mahasiswa IAIN Pontianak melaksanakan acara perpisahan di SD 04 Segedong, khususnya di ruang kelas 6. Acara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh keharuan, diwarnai dengan suasana gembira dan bahagia dari semua pihak yang hadir. Mahasiswa IAIN memberikan sertifikat dan cinderamata sebagai tanda kenang-kenangan bagi sekolah.

Saat tiba di sekolah, para mahasiswa disambut hangat oleh para guru dan siswa yang sedang beristirahat. Mereka berpamitan dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru dan murid yang telah membantu pelaksanaan program mahasiswa selama masa KKL di SD 04 Segedong. Kepala Sekolah, Tajuddin, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kontribusi mahasiswa, khususnya dalam program "Sekolah Sehat" yang sebelumnya dijalankan. "Saya berpesan semoga para mahasiswa dapat menyelesaikan kuliahnya dengan baik," ungkapnya.

Setelah acara perpisahan, para mahasiswa menyempatkan diri untuk berfoto bersama dengan kepala sekolah dan para staf guru sebagai kenang-kenangan dari momen tersebut. Ketua kelompok mahasiswa, Hidayatul Rizki, menyampaikan kegembiraannya atas suksesnya acara ini. “Alhamdulillah, kegiatan perpisahan ini berjalan sesuai harapan. Semoga apa yang telah kami lakukan di SD 04 Segedong dapat bermanfaat bagi semuanya,” katanya.

Momen ini menandai akhir dari masa pengabdian mahasiswa di SD 04 Segedong, meninggalkan kenangan manis bagi seluruh pihak yang terlibat.

Penulis : Marianti Amaliah


Mahasiswa IAIN Dan UPB Gelar Rapat Kolaborasi Siapkan Perpisahan di Desa Parit Bugis

Mahasiswa IAIN Dan UPB Gelar Rapat Kolaborasi Siapkan Perpisahan di Desa Parit Bugis

 


Segedong (lp2m.iainptk.ac.id) 27 Agustus 2024 – Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak dan Universitas Panca Bhakti (UPB) mengadakan rapat kolaborasi dalam rangka mempersiapkan acara perpisahan di Desa Parit Bugis, Segedong. Pertemuan ini berlangsung di posko mahasiswa UPB dengan tujuan mencapai kesepakatan bersama untuk menggelar acara perpisahan pada 30 Agustus 2024, sebelum masa KKL masing-masing kelompok berakhir.

Ketua kelompok UPB, Agus Krisno, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran mahasiswa IAIN di posko mereka. “Saya sangat senang dan berterima kasih kepada mahasiswa IAIN yang sudah berkenan hadir untuk membahas kolaborasi ini. Semoga kerja sama ini mempererat silaturahmi di antara kita,” ujarnya.

Kolaborasi ini muncul karena masa tugas KKL kedua kelompok yang berbeda. Mahasiswa IAIN akan menyelesaikan tugas pada 2 September 2024, sementara mahasiswa UPB selesai pada 31 Agustus 2024. Oleh karena itu, disepakati acara perpisahan akan digelar pada 30 Agustus 2024.

Rapat berjalan lancar meskipun cuaca hujan, dengan setiap mahasiswa menyampaikan ide dan saran terkait acara perpisahan. Ketua kelompok IAIN, Hidayatul Rizki, menyatakan kebahagiaannya atas hasil rapat. “Alhamdulillah, pertemuan ini sesuai harapan dan semoga menambah tali silaturahmi antara kami semua,” ungkapnya.

Dengan semangat kebersamaan, kedua kelompok berharap acara perpisahan nanti dapat berlangsung dengan sukses dan penuh keakraban.

Penulis : Marianti Amaliah


Perpisahan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di SD Negeri 09 Kubu

Perpisahan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di SD Negeri 09 Kubu

 


Kubu (lp2m.iainptk.ac.id) - 28 Agustus 2024, Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 33 Desa Olak-Olak Kubu menggelar acara perpisahandi Sekolah Dasar (SD) Negeri 09 Kubu. Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini melibatkan seluruh mahasiswa KKL dan para guru SDN 09 Kubu.

Acara perpisahan ini menjadi momen istimewa bagi para mahasiswa KKL, yang telah melaksanakan program KKL selama beberapa minggu di SDN 09. Selama program berlangsung, para mahasiswa telah memberikan kontribusi dalam proses belajar mengajar, membantu siswa-siswi di sekolah tersebut dalam berbagai mata pelajaran.

Ketua Kelompok 33, Aldi Gilang Prasetyo, mewakili rekan-rekannya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah atas kesempatan yang diberikan kepada mereka untuk belajar dan mengajar di SDN 09. "Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada kami untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar mengajar di SDN 09. Kami juga memohon maaf jika selama kami berada di sini ada kesalahan atau kekurangan," ujar Aldi dalam sambutannya.

Yanti, yang hadir sebagai perwakilan dari Kepala Sekolah, juga memberikan kesan dan pesannya dalam acara tersebut. Ia menyampaikan apresiasi yang besar kepada para mahasiswa KKL. "Kami juga berterima kasih kepada adik-adik KKL yang telah bersedia mengajar di sini. Kehadiran kalian sangat membantu kami. Kami juga meminta maaf jika ada kesan yang kurang baik dari pihak sekolah selama kalian berada di sini," ucap Yanti.

Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara para guru dan mahasiswa KKL. Sebagai penutup, mahasiswa KKL menyerahkan sebuah plakat sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kepada SDN 09 Kubu. Penyerahan plakat ini menjadi simbol rasa terima kasih atas kerja sama dan kesempatan yang telah diberikan oleh pihak sekolah selama program KKL berlangsung. Acara ini ditutup dengan foto bersama para guru SDN 09 Kubu. 

Penulis : Pariyah 


Mahasiswa IAIN Pontianak Sukses Buat Tong Sampah untuk SD 12 Segedong dan MI BABUSSALAM

Mahasiswa IAIN Pontianak Sukses Buat Tong Sampah untuk SD 12 Segedong dan MI BABUSSALAM

 


Segedong (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa IAIN Pontianak telah melanjutkan program kerja mereka dengan membuat tong sampah yang akan diserahkan kepada SD 12 Segedong dan MI BABUSSALAM. Kegiatan ini berjalan lancar dengan dukungan cuaca cerah yang memacu semangat para mahasiswa dalam menyelesaikan proyek tersebut.

Tong sampah yang dibuat tidak hanya fungsional, tetapi juga dirancang dengan estetika yang menarik. Mahasiswa terlibat langsung dalam proses pembuatan, dari memaku hingga mengecat, untuk memastikan hasilnya rapi dan menarik. Setiap mahasiswa bergantian melakukan tugas yang berbeda, menciptakan suasana kerja sama yang solid di antara mereka.

Inisiatif ini muncul karena minimnya tempat sampah di kedua sekolah tersebut. Dengan adanya tong sampah baru ini, diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan sehat serta mencegah kebiasaan membuang sampah sembarangan di kalangan siswa.

Ketua kelompok Hidayatul Rizki menyampaikan, "Alhamdulillah, kegiatan pembuatan tong sampah ini sesuai dengan harapan kita semua. Semoga tong sampah yang kami buat dapat memberikan manfaat yang besar bagi SD 12 Segedong dan MI BABUSSALAM. Kami berharap ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih bersih dan nyaman."

Program kerja ini adalah bagian dari upaya mahasiswa IAIN Pontianak untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dan mendukung upaya pelestarian lingkungan di sekolah-sekolah tempat mereka mengabdi.

Penulis, Marianti Amaliah


Mahasiswa IAIN Pontianak Berikan Kenang-Kenangan Kreatif kepada MI Babussalam

Mahasiswa IAIN Pontianak Berikan Kenang-Kenangan Kreatif kepada MI Babussalam

 


Segedong (lp2m.iainptk.ac.id)— Segenap mahasiswa IAIN Pontianak yang mengabdi di MI Babussalam baru-baru ini memberikan kenang-kenangan spesial kepada sekolah tersebut. Dalam rangka menyelesaikan program pengabdian mereka selama satu bulan, mahasiswa membuat tempat penghapus dari stik yang mereka desain dan cat sendiri untuk diberikan kepada sekolah.

Proses pembuatan kenang-kenangan ini memakan waktu hingga tiga hari, bahkan hingga larut malam, dengan semangat yang tak kenal lelah. Setiap mahasiswa terlibat langsung dalam proses pembuatan, mulai dari penyusunan stik hingga pengecatan untuk memastikan hasilnya rapi dan menarik.

Ketua kelompok Hidayatul Rizki mengungkapkan rasa syukurnya atas inisiatif dan kerja keras mahasiswa dalam membuat kenang-kenangan tersebut. "Meskipun tidak besar, kenang-kenangan ini memiliki makna yang mendalam bagi siswa dan guru di MI Babussalam. Kami sangat mengapresiasi semangat mereka yang tak mengenal lelah untuk menghasilkan sesuatu yang berarti," ujarnya.

Penyerahan kenang-kenangan ini merupakan bentuk penghargaan dan rasa terima kasih atas kesempatan mengabdi di MI Babussalam. Harapannya, kenang-kenangan ini akan membuat guru dan siswa merasa dihargai dan mengingat masa-masa berharga selama kegiatan KKL.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara mahasiswa dan pihak sekolah, serta menjadi kenangan indah bagi semua pihak yang terlibat.

Penulis Marianti Amaliah


Proses Pemberian Sekam untuk Taman di Dekat PAUD Ceria

Proses Pemberian Sekam untuk Taman di Dekat PAUD Ceria


 Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id) - Dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan sekitar PAUD Ceria, proses pemberian sekam ke taman di sekitarnya telah dimulai. Sekam, yang merupakan hasil sampingan dari penggilingan padi, dipilih sebagai bahan untuk memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kesuburan tanah di taman. Ini merupakan bagian dari program penghijauan dan perbaikan lingkungan yang dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan menyenangkan bagi anak-anak.

Proses ini dimulai dengan persiapan lahan yang melibatkan pembersihan area taman dari sampah dan gulma. Setelah itu, sekam yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber diolah untuk memastikan kualitas dan kebersihannya. Sekam kemudian disebar merata di permukaan taman, dan proses ini melibatkan partisipasi aktif mahasiswa. 

Para mahasiswa terlibat dalam kegiatan ini dengan penuh semangat, menggarap lahan secara bergotong royong. Tujuan dari penggunaan sekam ini adalah untuk meningkatkan aerasi tanah serta menambah bahan organik yang akan mendukung pertumbuhan tanaman. Sekam juga berfungsi sebagai pengatur kelembapan tanah, yang penting untuk pertumbuhan tanaman di musim panas yang panas.

Pihak pengelola PAUD Ceria berharap, dengan adanya peningkatan kualitas tanah, taman di sekitar PAUD akan menjadi tempat yang lebih baik untuk bermain dan belajar. Program ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan sejak dini kepada anak-anak. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan taman ini akan terus berkembang dan menjadi contoh bagi upaya penghijauan di komunitas lain.

Penulis: Indra Fitri


Proses Pemberian Label pada Tong Sampah oleh Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Desa Sayang Sedayu

Proses Pemberian Label pada Tong Sampah oleh Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Desa Sayang Sedayu

 


Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak telah melaksanakan kegiatan penting di Desa Sayang Sedayu dengan fokus pada pengelolaan sampah. Salah satu kegiatan utama mereka adalah pemberian label pada tong sampah yang ada di desa tersebut. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat mengenai pemilahan sampah yang benar.

Pemberian label ini dilakukan untuk membedakan jenis sampah yang harus dibuang ke tong yang sesuai, seperti sampah organik, anorganik, dan berbahaya. Dengan adanya label yang jelas dan informatif, diharapkan warga desa dapat lebih mudah memahami dan menerapkan pemilahan sampah dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini penting untuk mengurangi volume sampah yang tidak terkelola dengan baik dan untuk mendukung program kebersihan lingkungan.

Mahasiswa KKL terlibat dalam setiap tahap proses, mulai dari merancang desain label yang menarik hingga menempelkan label pada tong sampah. Mereka juga memberikan edukasi singkat kepada warga tentang pentingnya pemilahan sampah dan cara yang tepat untuk mengelolanya. Proses ini melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, pihak desa, dan masyarakat setempat.

Selain pemberian label, kegiatan ini juga mencakup sosialisasi tentang dampak positif dari pengelolaan sampah yang baik, seperti pengurangan pencemaran dan pemanfaatan sampah untuk kompos. Aktivitas ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup warga Desa Sayang Sedayu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa IAIN Pontianak untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui tindakan konkret dan edukatif.

Penulis : Indra Fitri


Proses Pemberian Sekam pada Taman Depan Posko Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Desa Sayang Sedayu

Proses Pemberian Sekam pada Taman Depan Posko Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Desa Sayang Sedayu

 


Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id) - Dalam upaya memperindah dan memelihara taman di depan Posko Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak di Desa Sayang Sedayu, mahasiswa melakukan kegiatan pemberian sekam sebagai salah satu bentuk pengelolaan lingkungan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan estetika dan kesehatan taman yang ada di sekitar posko.

Proses pemberian sekam dimulai dengan penyiapan area taman yang akan diberi sekam. Mahasiswa terlebih dahulu membersihkan area tersebut dari sampah dan gulma untuk memastikan bahwa sekam dapat tersebar merata dan efektif. Setelah area bersih, sekam yang telah disiapkan sebelumnya ditaburkan secara merata di seluruh permukaan taman. Sekam ini berfungsi untuk menjaga kelembapan tanah, mengurangi pertumbuhan gulma, serta memberikan nutrisi tambahan bagi tanaman.

Selama proses ini, mahasiswa juga melakukan pemantauan dan perawatan rutin untuk memastikan bahwa sekam dapat memberikan manfaat maksimal. Mereka memastikan bahwa sekam tidak menutupi tanaman yang ada, melainkan hanya mengisi ruang kosong di sekitar tanaman. Selain itu, mahasiswa juga memberikan informasi kepada masyarakat setempat tentang manfaat penggunaan sekam dan cara perawatan taman yang benar.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga desa yang merasa terbantu dengan adanya perawatan taman yang lebih baik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak tidak hanya berkontribusi pada perbaikan lingkungan, tetapi juga membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat setempat. Di akhir kegiatan, mahasiswa berharap taman depan Posko akan menjadi area yang lebih nyaman dan indah, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Penulis : Indra Fitri


Mahasiswa KKL Angkatan 39 IAIN Pontianak Gelar Kegiatan Edukatif di Desa Sayang Sedayu

Mahasiswa KKL Angkatan 39 IAIN Pontianak Gelar Kegiatan Edukatif di Desa Sayang Sedayu

 


Desa Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) angkatan 39 dari IAIN Pontianak baru-baru ini mengadakan kegiatan bersama dengan MTs Yasti Pimpinan di Desa Sayang Sedayu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk memahami kehidupan masyarakat desa lebih dalam dan meningkatkan kontribusi mereka dalam bidang pendidikan.

Kegiatan dimulai dengan sesi perkenalan di mana mahasiswa memperkenalkan diri kepada guru-guru dan siswa MTs Yasti Pimpinan. Mereka memberikan gambaran singkat mengenai tujuan dan manfaat program KKL mereka. Para siswa dan guru menyambut dengan antusias, berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan dampak positif pada proses belajar mengajar.

Berbagai program edukatif dilaksanakan selama kegiatan, termasuk workshop dan sesi tanya jawab mengenai topik seperti pengembangan keterampilan, teknologi, dan kepemimpinan. Mahasiswa juga terlibat langsung dalam pengajaran, membantu siswa dengan materi pelajaran yang belum sepenuhnya mereka kuasai.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kenang-kenangan. Foto tersebut tidak hanya menandai akhir dari kegiatan, tetapi juga mencerminkan hubungan baik yang terjalin antara mahasiswa IAIN Pontianak dan MTs Yasti Pimpinan. 

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara akademisi dan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi semua pihak yang terlibat.

Penulis : Indra Fitri


Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak