LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL & Warga Parit Ayyub Kompak Bersihkan Parit Pasca Banjir

Mahasiswa KKL & Warga Parit Ayyub Kompak Bersihkan Parit Pasca Banjir


 Parit Ayyub, Sabtu 10 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bersama warga Parit Ayyub menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan sekitaran parit, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras pada hari sebelumnya. Hujan lebat yang turun membuat air parit meluap, mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan tumpukan sampah daun memenuhi area sekitar.

Sejak pagi, warga dan mahasiswa telah berkumpul membawa berbagai peralatan seperti cangkul, parang, karung, dan serok sampah. Suasana kebersamaan tampak kental ketika semua bekerja bergotong royong, saling membantu tanpa memandang usia maupun peran.

"Kalau dibiarkan, alirannya bisa tersumbat lagi. Makanya kita bersihkan sekalian, biar air lancar dan lingkungan juga rapi," ujar salah satu warga yang turut serta sambil mengangkat tumpukan ranting ke tepi jalan.

Mahasiswa KKL juga antusias terlibat. Mereka tidak hanya membersihkan sampah, tetapi juga membantu menebang dahan pohon yang roboh. Beberapa mahasiswa bahkan tampak bercanda dengan warga, membuat suasana kerja bakti menjadi lebih akrab dan penuh tawa.

Kerja bakti yang berlangsung hingga menjelang siang ini berhasil membersihkan sebagian besar area yang terdampak. Aliran air parit kini kembali lancar, dan lingkungan sekitar terlihat lebih tertata. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen mempererat hubungan antara mahasiswa KKL dan warga Parit Ayyub.

Penulis : Dwi Nurul Fadillah

Puskesmas Rasau Jaya Gelar Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di Desa Rasau Jaya Umum

Puskesmas Rasau Jaya Gelar Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di Desa Rasau Jaya Umum


 

Rasau Jaya, Minggu 10 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Puskesmas Rasau Jaya menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi bagi remaja di Aula Balai Desa Rasau Jaya Umum. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh petugas kesehatan, perwakilan perangkat desa, guru pendamping sekolah, serta puluhan peserta remaja dari perwakilan setiap dusun di Desa Rasau Jaya Umum.

Penyuluhan dipandu oleh Ibu dr. Nurlaili bersama tim tenaga kesehatan yang menyampaikan materi seputar kesehatan organ reproduksi, pubertas, pencegahan penyakit menular seksual, serta pentingnya menjaga perilaku hidup sehat.

Acara berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para peserta aktif bertanya mengenai perubahan fisik dan emosional pada masa remaja, cara menjaga kebersihan organ reproduksi, hingga risiko pernikahan usia dini. Dalam penyampaiannya, dr. Nurlaili menegaskan bahwa edukasi reproduksi sejak dini sangat penting agar remaja memahami tubuhnya, mampu mengambil keputusan sehat, dan terhindar dari perilaku berisiko.

Salah satu peserta, Laila, menyampaikan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini. “Biasanya kami hanya dapat informasi dari internet, tapi sekarang penjelasannya lebih jelas dan bisa langsung tanya ke ahlinya,” ujarnya.

Kegiatan ditutup pada pukul 11.00 WIB dengan pembagian leaflet edukasi serta sesi foto bersama seluruh peserta, petugas puskesmas, dan perangkat desa sebagai dokumentasi kegiatan.

Penulis : Tri Susanti

Senam Bersama Mahasiswa KKL IAIN dan UPGRI Pontianak Semarakkan Desa Rasau Jaya Umum

Senam Bersama Mahasiswa KKL IAIN dan UPGRI Pontianak Semarakkan Desa Rasau Jaya Umum


 Rasau Jaya, 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Kelompok KKL Rasau Jaya Umum bekerja sama dengan mahasiswa Universitas PGRI (UPGRI) Pontianak menggelar kegiatan senam bersama di halaman Balai Desa Rasau Jaya Umum. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini diikuti oleh perangkat desa, warga setempat, serta seluruh anggota KKL.

Senam dipandu langsung oleh instruktur dari mahasiswa IAIN Pontianak dan UPGRI Pontianak yang memiliki pengalaman dalam bidang olahraga kebugaran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran jasmani, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.

Suasana senam berlangsung semarak dengan gerakan variatif yang diiringi musik energik, sehingga membuat peserta dari berbagai kalangan—mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua—antusias mengikuti hingga akhir acara.

Kepala Desa Rasau Jaya Umum dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif mahasiswa KKL dan UPGRI Pontianak. Menurutnya, kegiatan semacam ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin agar masyarakat semakin peduli menjaga kesehatan.

Salah satu peserta senam, Ibu Sri Wahyuni, mengungkapkan rasa senangnya bisa berpartisipasi. “Selain menyehatkan, kami juga bisa berkumpul dan bersosialisasi dengan warga lainnya. Terima kasih kepada mahasiswa KKL IAIN dan UPGRI yang telah mengajak kami bergerak bersama,” ujarnya sambil tersenyum.

Acara senam ditutup pada pukul 09.00 WIB dengan sesi foto bersama seluruh peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembagian air mineral dan snack ringan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta.

Penulis : Tri Susanti

Rapat Koordinasi Persiapan HUT RI ke-80 di Desa Rasau Jaya Umum Libatkan Mahasiswa Tiga Kampus

Rapat Koordinasi Persiapan HUT RI ke-80 di Desa Rasau Jaya Umum Libatkan Mahasiswa Tiga Kampus


 Rasau Jaya, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)  – Bertempat di Balai Desa Rasau Jaya Umum, telah dilaksanakan rapat koordinasi dalam rangka persiapan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Rapat dimulai pukul 09.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Desa Rasau Jaya Umum.

Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak, Kuliah Kerja Usaha (KKU) dari Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP), serta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dari Universitas PGRI (UPGRI) Pontianak.

Agenda rapat membahas pembagian tugas, rangkaian kegiatan, serta anggaran untuk pelaksanaan peringatan 17 Agustus. Dari hasil musyawarah, disepakati bahwa kegiatan akan meliputi berbagai lomba tradisional, seperti lomba makan kerupuk, lomba bawa kelereng, makan biskuit, tiup gelas, balap karung, dan bola dangdut.

Adapun pembagian tugas melibatkan kolaborasi mahasiswa lintas kampus. Mahasiswa KKL IAIN bertanggung jawab pada koordinasi lomba makan kerupuk dan makan biskuit. Mahasiswa KKU UMP mendapat tanggung jawab pada lomba tiup gelas dan balap karung. Sementara itu, mahasiswa KKM UPGRI mengoordinasi lomba bawa kelereng dan bola dangdut. Perangkat desa berperan dalam mendukung sarana prasarana, perizinan, serta keamanan acara.

Suasana rapat berlangsung penuh semangat dan kekompakan. Dalam wawancara, Ketua Panitia terpilih,  Ahmad Hidayat, menyampaikan, “Kolaborasi lintas kampus ini sangat positif karena memberikan ide-ide kreatif baru untuk memeriahkan 17 Agustus, sekaligus menumbuhkan rasa persatuan di masyarakat.”

Rapat yang berakhir pukul 11.00 WIB ini menghasilkan kesepakatan bahwa seluruh pihak akan melakukan persiapan intensif dan pertemuan lanjutan dua hari sebelum acara.

Penulis : Tri Susanti


Senam Bersama Tingkatkan Kebugaran dan Keakraban di Desa Sungai Kakap

Senam Bersama Tingkatkan Kebugaran dan Keakraban di Desa Sungai Kakap

 


Sungai Kakap, Jum’at 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bersama perangkat desa, mengikuti kegiatan senam bersama yang dilaksanakan di halaman Kantor Desa Sungai Kakap pada Jumat 8 Agustus 2025 pagi. Kegiatan dimulai pukul 07.00- 08.30 WIB dan berlangsung dalam suasana penuh semangat serta kekeluargaan.

Senam bersama ini menjadi salah satu proker yang dibuatoleh mahasiswa KKL dari Desa Sungai Kakap sebagai upaya untuk menjaga kesehatan jasmani dan meningkatkan kebugaran masyarakat. Sejak pagi, para peserta sudah mulai berkumpul, mengenakan pakaian olahraga, dan bersiap mengikuti gerakan yang dipandu oleh instruktur senam. Alunan musik enerjik membuat suasana semakin hidup, memacu semangat peserta untuk mengikuti setiap gerakan dengan antusias.

Selain manfaat kesehatan, kegiatan ini juga memiliki tujuan sosial, yakni mempererat hubungan antara perangkat desa dan mahasiswa KKL. Melalui interaksi langsung dan suasana santai, komunikasi antara berbagai pihak menjadi lebih hangat dan terbuka. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program-program desa ke depan.

Salah satu mahasiswa KKL mengungkapkan bahwa keikutsertaan mereka dalam senam bersama ini merupakan bentuk partisipasi aktif dalam kegiatan masyarakat, sekaligus cara untuk membangun kedekatan dengan pihak desa. “Kami merasa senang bisa ikut bergabung, karena selain sehat, kami juga bisa mengenal staf desa lebih dekat,” ujarnya.

Penulis: Syahrul Zaman 

Rutinan Malam Jum’at: Yasinan Bersama Antara Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap dan Warga Dusun Merpati

Rutinan Malam Jum’at: Yasinan Bersama Antara Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap dan Warga Dusun Merpati


 Sungai Kakap, Kamis 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Pada malam hari pukul 18.30-19.15 WIB, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mengikuti kegiatan yasinan bersama warga Dusun Merpati. Acara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan yasinan rutin ini menjadi momen berharga bagi para peserta KKL untuk lebih mendekatkan diri secara spiritual, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat setempat. Bertempat di salah satu rumah warga, suasana terasa hangat dan penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh rasa saling menghargai dan memperkuat ikatan sosial antara mahasiswa dan warga Dusun Merpati. Selain sebagai sarana ibadah, yasinan juga menjadi ruang interaksi yang positif bagi kedua belah pihak. Partisipasi aktif mahasiswa peserta KKL dalam kegiatan keagamaan ini mendapat sambutan baik dari masyarakat. Warga berharap sinergi semacam ini dapat terus terjalin selama masa pengabdian mahasiswa di dusun tersebut.

Penulis: Usnida Mubarokah


Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap Kenali dan Dukung Pengembangan UMKM Gula Merah di Desa Sungai Kakap

Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap Kenali dan Dukung Pengembangan UMKM Gula Merah di Desa Sungai Kakap

 


Sungai Kakap, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) melaksanakan kunjungan lapangan ke salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) unggulan desa, yakni usaha gula merah, pada pukul 09.30 - 11.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengenalan potensi ekonomi lokal yang diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus peluang pengembangan usaha bagi masyarakat setempat.

Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa disambut langsung oleh pemilik usaha yang telah menekuni produksi gula merah selama bertahun-tahun. Mereka diajak untuk melihat secara langsung seluruh proses produksi, mulai dari pengambilan nira kelapa, proses pemasakan hingga pengentalan, pencetakan, dan pengemasan. Mahasiswa juga mendapat penjelasan mengenai teknik menjaga kualitas gula agar tetap memiliki cita rasa manis khas dan warna alami yang disukai konsumen.

Tidak hanya observasi, mahasiswa KKL juga terlibat dalam diskusi interaktif dengan pelaku UMKM. Topik pembahasan mencakup tantangan yang dihadapi, seperti fluktuasi harga bahan baku, cuaca yang memengaruhi ketersediaan nira, serta persaingan dengan produk gula kemasan pabrik. Selain itu, dibahas pula peluang yang dapat dikembangkan, di antaranya inovasi kemasan, perluasan pasar melalui media digital, serta kerja sama dengan pihak luar untuk memperkuat branding produk. Pemilik UMKM menyampaikan harapannya agar generasi muda, termasuk mahasiswa, dapat membantu mempromosikan produk lokal melalui media sosial dan memberikan masukan kreatif untuk meningkatkan daya saing di pasar.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL tidak hanya mengenal proses produksi gula merah, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang pentingnya pemberdayaan ekonomi lokal. Kunjungan ini menjadi langkah konkret untuk menjembatani dunia akademik dengan realitas lapangan, sehingga ke depan diharapkan dapat tercipta kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan pelaku usaha desa. 

Penulis: Usnida Mubarokah 

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dukung Pengembangan UMKM Ikan Keropok di Sungai Kakap

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dukung Pengembangan UMKM Ikan Keropok di Sungai Kakap

 


Desa Sungai Kakap, Kamis 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Pukul 10:00 WIB, Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap Kelompok 47 melakukan kunjungan ke salah satu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengolah Ikan Keropok di Dusun Nirwana, Desa Sungai Kakap. Kunjungan ini bertujuan untuk memahami lebih dalam mengenai proses produksi, tantangan yang dihadapi dalam usaha, serta potensi pengembangan UMKM yang berbasis hasil laut di daerah pesisir.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa disambut langsung oleh bapak Ilham, selaku pemilik UMKM Ikan Keropok yang telah menjalankan usahanya selama lebih dari lima tahun. Ia menjelaskan bahwa proses pembuatan ikan keropok dimulai dengan pemilihan ikan segar, pemberishan ikan, pencampuran ikan dengan air garam, khusus ikan yang tidak dijemur dihari itu maka pencampuran air garam di campur bersamaan dengan es batu, hingga proses pengeringan alami dan pengemasan produk. Saat ini, produk Ikan Keropok yang dihasilkannya dipasarkan ke beberapa agen lokal dengan harga Rp55.000 per kilogram. 

Sebagai bentuk dukungan dan kontribusi nyata terhadap pengembangan UMKM lokal, mahasiswa KKL Kelompok 47 menawarkan bantuan dalam pembuatan metode pembayaran berbasis QRIS, yang bertujuan untuk mempermudah transaksi dan menarik minat konsumen yang lebih modern. Selain itu, mereka juga berinisiatif mendesain logo usaha yang dapat meningkatkan daya tarik visual produk. Tak hanya itu, mahasiswa juga akan membuat video dokumentasi mengenai proses produksi ikan keropok milik bapak Ilham, yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan promosi di media sosial atau untuk menarik mitra usaha potensial. 

Mahasiswa juga melakukan observasi langsung terhadap proses kerja dan melakukan wawancara ringan untuk mendokumentasikan aktivitas Ilham dalam menjalankan usahanya sehari-hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat oleh mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap, khususnya dalam mendukung pengembangan UMKM yang berbasis potensi lokal. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL Kelompok 47 menunjukkan komitmen mereka dalam menggali potensi ekonomi desa dan membangun kerja sama yang berkelanjutan untuk mendukung kemajuan UMKM di wilayah Sungai Kakap.

Oleh: Reza Anugraha Ansyari

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Lakukan Audiensi di SMAN 1 Sungai Kakap  Terkait Program Sosialisasi Kampus

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Lakukan Audiensi di SMAN 1 Sungai Kakap Terkait Program Sosialisasi Kampus

 

Sungai Kakap, Senin 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melakukan audiensi dengan pihak SMAN 1 Sungai Kakap pada Senin, 4 Agustus 2025 pukul 09.30-10.30 WIB.Audiensi ini bertujuan untuk menindaklanjuti rencana pelaksanaan program sosialisasi pengenalan kampus kepada para siswa SMA sebagai bagian dari program kerja mahasiswa KKL dengan tema “EXPO IAIN (SMART CAMPUS SMART GENERATION)”

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan maksud dan tujuan program serta menjelaskan agenda kegiatan yang dirancang untuk memberikan informasi mengenai dunia perkuliahan, khususnya di IAIN Pontianak. Pihak sekolah merespons positif rencana tersebut dan menyatakan dukungan atas pelaksanaan program sosialisasi, dengan harapan dapat memberikan motivasi serta wawasan kepada siswa mengenai jenjang pendidikan tinggi.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis mahasiswa KKL dalam mendukung peningkatan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di kalangan pelajar SMA, khususnya di wilayah Sungai Kakap.

Penulis : Usnida Mubarokah

Bimbingan Belajar Gratis Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Parit Ayyub Diminati Anak-Anak Desa Mega Timur

Bimbingan Belajar Gratis Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Parit Ayyub Diminati Anak-Anak Desa Mega Timur


 MEGA TIMUR (lp2m.iainptk.ac.id) – Minggu (10/8/2025) pagi di Parit Ayyub, Desa Mega Timur, tampak pemandangan berbeda dari biasanya. Sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak terlihat bersemangat membimbing anak-anak desa dalam kegiatan bimbingan belajar gratis. Inisiatif ini digagas sebagai wujud nyata kontribusi mahasiswa untuk memajukan pendidikan di wilayah tersebut.

Bertempat di posko KKL IAIN Pontianak, kegiatan yang diadakan setiap hari Minggu pukul 10.00–12.00 WIB ini berhasil menarik perhatian banyak orang tua serta menumbuhkan antusiasme anak-anak. Mereka berkumpul dengan wajah ceria, siap mengulang dan memperdalam materi pelajaran sekolah. Bimbingan belajar ini dirancang untuk membantu anak-anak memahami pelajaran yang sudah atau belum diajarkan di sekolah, sekaligus mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan positif dan bermanfaat.

Kegiatan ini lahir dari kesadaran para mahasiswa KKL akan pentingnya pendidikan sebagai kunci kemajuan. Mereka melihat adanya kebutuhan di masyarakat Desa Mega Timur, khususnya Parit Ayyub, untuk mendapatkan dukungan pendidikan tambahan. Oleh karena itu, mereka memutuskan membuka bimbingan belajar secara gratis, menghilangkan hambatan biaya yang sering menjadi kendala bagi sebagian besar keluarga.

Risma Adelia, salah satu anggota KKL IAIN Pontianak di Desa Mega Timur, menjelaskan latar belakang dan tujuan dari program ini. “Adanya bimbingan belajar untuk anak-anak ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, meningkatkan prestasi akademik mereka, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan minat belajar,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar mengajar, tetapi juga berupaya menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan agar anak-anak tidak merasa terbebani.

Lebih lanjut, Risma Adelia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mereka memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. “Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kontribusi pada masyarakat dengan membantu meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan masyarakat di Desa Mega Timur,” ungkapnya. Melalui bimbingan belajar ini, para mahasiswa berharap dapat menanamkan semangat belajar sejak dini yang kelak akan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka.

Antusiasme anak-anak dan dukungan penuh dari masyarakat setempat menjadi bukti bahwa inisiatif mahasiswa KKL IAIN Pontianak ini diterima dengan baik. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia kampus dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif yang signifikan, khususnya di bidang pendidikan.

Diharapkan kegiatan bimbingan belajar ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk melakukan hal serupa di berbagai daerah.

Penulis : Shafira Ramadania

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak