LP2M IAIN PONTIANAK
Momen Sederhana Penuh Makna Menikmati Senja Ditepi Sungai Desa Padi Jaya

Momen Sederhana Penuh Makna Menikmati Senja Ditepi Sungai Desa Padi Jaya


 
Padi Jaya, 26 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Suasana sore hari di Desa Padi Jaya terasa begitu damai dan menyenangkan. Di sela-sela padatnya kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), sekelompok mahasiswa IAIN Pontianak memanfaatkan waktu luang di sore hari dengan berjalan-jalan santai dan menikmati indahnya senja di tepi sungai desa.

Kegiatan sederhana ini menjadi momen yang penuh makna bagi para mahasiswa. Duduk bersama di pinggiran sungai, sembari menyaksikan matahari perlahan tenggelam di ufuk barat, menghadirkan ketenangan dan rasa syukur atas kesempatan yang mereka jalani selama pengabdian di desa.

Beberapa dari mahasiswa bahkan tampak bermain sampan kecil dengan semangat dan keceriaan. Suara tawa, candaan, dan cerita-cerita ringan menyatu dengan suara alam yang menenangkan. Momen ini menjadi ruang untuk melepas penat, mempererat kebersamaan, dan merayakan keindahan alam yang sering kali terlupakan di tengah kesibukan.

Senja di Desa Padi Jaya bukan hanya sekadar panorama alam yang menawan, tetapi juga menjadi simbol kehangatan dan kebersamaan. Kebersahajaan alam dan keramahan suasana desa menambah kesan mendalam dalam perjalanan KKL yang dijalani.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kebahagiaan tak selalu harus megah dan mewah. Terkadang, momen sederhana seperti menikmati sunset di tepi sungai bersama teman-teman bisa menjadi kenangan yang paling berkesan.

Penulis : Lili Rahmawati


Menjalin Keakraban : Silaturahmi Mahasiswa KKL padi jaya 2  ke Rumah Alumni IAIN

Menjalin Keakraban : Silaturahmi Mahasiswa KKL padi jaya 2 ke Rumah Alumni IAIN


 Padi Jaya, 27 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa ketika mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak kelompok Padi Jaya 2 melakukan silaturahmi ke rumah salah satu alumni IAIN Pontianak yang tinggal di kampung tempat mereka mengabdi, yakni saudara Muin.

Silaturahmi ini bermula dari pertemuan hangat yang tidak disengaja saat di masjid. Saat mengetahui bahwa mahasiswa yang sedang KKL di desanya berasal dari almamater yang sama, Muin dengan antusias mengundang para mahasiswa untuk datang berkunjung ke rumahnya. Ajakan ini disambut baik oleh mahasiswa, sebagai bentuk menjalin keakraban sekaligus menambah relasi dan pengalaman.

Keesokan harinya, para mahasiswa pun memenuhi undangan tersebut. Setibanya di rumah Muin, mereka disambut dengan ramah dan penuh kekeluargaan. Dalam suasana santai, Muin membagikan banyak cerita dan pengalaman berharga selama ia menjalani masa PKL (Praktik Kerja Lapangan) semasa kuliah. Cerita-cerita itu disampaikan dengan penuh semangat dan menjadi motivasi tersendiri bagi para mahasiswa KKL yang sedang menjalani pengabdian di desa.

Tak hanya berbagi cerita, Muin juga mengajak para mahasiswa untuk melihat secara langsung proses pemanenan kelapa sawit, yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat setempat. Dengan penuh semangat, para mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut dan mendapatkan pengalaman baru yang tak mereka jumpai di bangku perkuliahan.

Setelah menyaksikan proses panen sawit, silaturahmi dilanjutkan dengan santai bersama di rumah Muin. Para mahasiswa diajak ngobrol sambil menikmati aneka hidangan yang telah disiapkan oleh tuan rumah. Suasana penuh kehangatan dan keakraban itu menjadi momen berharga yang mempererat hubungan antara alumni dan mahasiswa aktif IAIN Pontianak.

Kegiatan ini membuktikan bahwa silaturahmi bukan hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga menjadi jembatan berbagi inspirasi antar generasi kampus. Semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan keinginan untuk saling belajar menjadi nilai utama dalam pertemuan sederhana namun bermakna ini.

Penulis : Lili Rahmawati

Mahasiswa KKL Melakukan Persiapan untuk Melaksanakan Program Taman Belajar

Mahasiswa KKL Melakukan Persiapan untuk Melaksanakan Program Taman Belajar


 
Padi Jaya, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Dalam semangat pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang tergabung dalam kelompok Padi Jaya 2 melakukan persiapan awal untuk melaksanakan salah satu program unggulan mereka, yakni Program Taman Belajar. Kegiatan persiapan ini dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung dengan penuh antusias.

Program Taman Belajar dirancang sebagai wadah edukatif yang menggabungkan unsur belajar sambil bermain, khususnya ditujukan untuk anak-anak mulai dari kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga kelas 9 Madrasah Tsanawiyah (MTs). Tujuan dari program ini adalah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kreatif, dan tidak membosankan, agar anak-anak tetap bersemangat dalam menempuh Pendidikan.

Dalam kegiatan persiapan tersebut, para mahasiswa terlihat aktif mendiskusikan konsep kegiatan, menyusun materi pembelajaran, serta menyiapkan berbagai alat peraga dan permainan edukatif yang akan digunakan. Mereka juga mengatur pembagian tugas agar pelaksanaan program nantinya berjalan dengan lancar dan terorganisir.

“Program Taman Belajar ini kami susun dengan konsep yang ramah anak dan menyenangkan. Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar materi pelajaran, tetapi juga nilai-nilai sosial, kerja sama, serta keberanian untuk berekspresi,” ujar salah satu anggota tim KKL.

Persiapan ini juga mencakup pembagian kelas berdasarkan jenjang usia, dan mempersiapkan alat untuk kegiatan taman belajar seperti kardus untuk bermain estafet kardus, pipet dan karet untuk bermain estafet karet dan tali untuk bermain galah kepung. Mahasiswa KKL berupaya menciptakan suasana belajar yang berbeda dari biasanya, agar anak-anak merasa nyaman dan termotivasi.

Dengan semangat gotong royong dan niat tulus untuk mengajar, mahasiswa KKL Padi Jaya 2 terus mematangkan persiapan mereka. Harapannya, Program Taman Belajar ini tidak hanya menjadi sarana edukatif semata, tetapi juga menjadi kenangan indah yang membekas di hati anak-anak Desa Padi Jaya.

Penulis : Lili Rahmawati

Mahasiswa KKL Manfaatkan pelepah Nipah untuk Disulap Jadi Lidi Bunga Manggar

Mahasiswa KKL Manfaatkan pelepah Nipah untuk Disulap Jadi Lidi Bunga Manggar

 

Padi Jaya, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) -  Kreativitas dan semangat inovatif kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak kelompok Padi Jaya 2. Mengisi waktu luang dengan kegiatan produktif, mereka memanfaatkan sumber daya alam sekitar untuk mendukung dekorasi menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Para mahasiswa memulai proses pengolahan pelepah daun nipah yang tumbuh subur di lingkungan desa. Pelepah tersebut diraut secara hati-hati untuk diambil bagian lidinya, yang kemudian akan digunakan sebagai bahan utama pembuatan bunga manggar, hiasan khas dalam perayaan 17 Agustus mendatang.

Lidi dari daun nipah dipilih karena memiliki keunggulan dibandingkan dengan lidi dari pohon kelapa maupun sawit. Selain lebih panjang dan lentur, lidi nipah juga tidak mudah patah, sehingga menjadikan bunga manggar lebih tahan lama dan estetik saat dijadikan dekorasi.

“Kami sengaja memilih pelepah nipah karena selain mudah ditemukan di sekitar desa, lidi dari nipah juga lebih kuat dan membuat bunga manggar terlihat lebih indah,” ujar salah satu mahasiswa KKL.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya hadir untuk menjalankan program kerja, tetapi juga mampu mengolah potensi lokal menjadi karya kreatif yang bernilai. Selain mendukung persiapan perayaan kemerdekaan, kegiatan ini juga menumbuhkan kebersamaan antar anggota kelompok. 

Penulis : Lili Rahmawati

Kebersamaan di Desa: Mahasiswa KKL dan Ibu Lila dalam Suasana Akrab

Kebersamaan di Desa: Mahasiswa KKL dan Ibu Lila dalam Suasana Akrab

 

Padi Jaya, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Suasana keakraban begitu terasa saat mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok Padi Jaya 2 bersilaturahmi ke rumah Ibu Lila, salah satu warga yang dikenal ramah dan aktif di lingkungan sekitar. Kunjungan tersebut menjadi momen hangat yang penuh cerita dan canda tawa.

Dalam pertemuan itu, Ibu Lila menyampaikan rasa senangnya atas kehadiran mahasiswa KKL di desanya. Ia mengaku bahwa kedatangan para mahasiswa membawa semangat baru bagi masyarakat.

“Senang sekali ada anak-anak KKL di sini. Rumah jadi ramai, desa juga terasa lebih hidup,” ujar Ibu Lila sambil tersenyum hangat.

Tak hanya berbincang, Ibu Lila juga secara spontan mengajak mahasiswa untuk ikut bersamanya mengambil daun pucuk ubi, yang biasa diolah menjadi masakan khas desa. Ajakannya ini disambut antusias oleh para mahasiswa. Para mahasiswa pun mengaku merasa senang bisa menjalankan KKL di Desa Padi Jaya.

“Kami bersyukur bisa ditempatkan di sini. Warganya sangat ramah kepada kami, dan banyak hal baru yang kami pelajari langsung dari masyarakat,” ujar salah satu mahasiswa.

Kegiatan silaturahmi sederhana ini bukan hanya mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga, tetapi juga menjadi sarana belajar langsung tentang kearifan lokal yang ada di masyarakat.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Inisiasi program Bimbel  Wujud Kepedulian terhadap Siswa Pendidikan Dasar

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Inisiasi program Bimbel Wujud Kepedulian terhadap Siswa Pendidikan Dasar


 Padi Jaya, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak di Desa Padi Jaya 2 menginisiasi Program Bimbingan Belajar (Bimbel) Calistung (Baca, Tulis, Hitung) untuk anak-anak yang masih mengalami kesulitan dalam kemampuan dasar tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan di posko KKL dan semua siswa boleh ikut. Anak-anak datang dengan penuh semangat dan wajah antusias. Dengan pendekatan yang ramah dan penuh kasih, para mahasiswa mendampingi satu per satu anak dalam proses belajar, memberikan latihan membaca, menulis huruf dan angka, serta menghitung dengan metode yang sederhana namun menyenangkan.

“Kami melihat masih ada beberapa anak yang belum lancar membaca dan menulis, padahal itu adalah kemampuan dasar yang penting. Maka dari itu, kami berinisiatif membuat program bimbel ini agar bisa membantu mereka lebih percaya diri dalam belajar,” ujar salah satu anggota KKL.

Program bimbel ini juga menjadi ruang yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar tanpa tekanan. Kebersamaan antara mahasiswa dan anak-anak terjalin erat, menciptakan suasana belajar yang hangat dan bersahabat.

Tidak hanya anak-anak yang merasa terbantu, tetapi para orang tua pun menyambut baik kegiatan ini. Mereka merasa terbantu karena adanya pendampingan belajar tambahan di luar jam sekolah, apalagi dilakukan secara sukarela oleh mahasiswa.

“Kami sangat senang bisa membantu anak-anak desa ini. Meskipun hanya dengan metode sederhana, kami berharap bisa memberikan dampak nyata terhadap semangat belajar mereka. Ini juga menjadi pengalaman berharga bagi kami dalam berbagi ilmu,” tambah mahasiswa lainnya.

Program bimbel ini akan terus berlangsung selama masa KKL, dan direncanakan untuk dilaksanakan setiap hari bagi siapapun yang mau belajar. Mahasiswa berharap, lewat kegiatan ini, mereka bisa turut berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan dasar di desa Padi Jaya serta mendorong anak-anak untuk semakin berani dan percaya diri dalam belajar.

Penulis : Lili RAHMAWATI

Isi Waktu dengan Harmoni: KKL Padi Jaya 2 Latihan Paduan Suara Sambut Hari Kemerdekaan

Isi Waktu dengan Harmoni: KKL Padi Jaya 2 Latihan Paduan Suara Sambut Hari Kemerdekaan


 
Padi Jaya, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) -  Suasana posko KKL Padi Jaya 2 pagi itu terdengar berbeda dari biasanya. Alunan suara merdu berpadu harmonis, menandai dimulainya latihan paduan suara oleh para mahasiswa KKL. Kegiatan ini bukan sekadar mengisi waktu luang, namun juga sebagai persiapan penting menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.

Kelompok KKL Padi Jaya 2 mendapat amanah istimewa dari Madrasah Mambaul Ulum untuk menjadi tim paduan suara pada upacara bendera 17 Agustus mendatang. Tanggung jawab ini disambut dengan penuh semangat oleh seluruh anggota kelompok.

Hari pertama latihan, yang dimulai pada 1 Agustus, berlangsung penuh antusias. Para mahasiswa melatih kekompakan suara, mengatur pernapasan, dan menyatukan nada agar mampu memberikan penampilan terbaik pada hari peringatan kemerdekaan. Latihan dilakukan di posko KKL, yang kini tak hanya menjadi pusat koordinasi kegiatan, tetapi juga tempat terciptanya harmoni kebersamaan.

“Kali ini kami mendapatkan amanah untuk menjadi tim paduan suara untuk menyanyikan lagu indonesia raya dan kami juga ada membawakan lagu nasional yaitu 17 agustus dengan lagu tanah air. Kami ingin memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk sekolah, tapi juga untuk masyarakat Desa Padi Jaya. Latihan ini menjadi momen yang menyenangkan sekaligus mempererat kekompakan tim,” ujar salah satu anggota KKL.

Dengan semangat juang yang sejalan dengan makna kemerdekaan, KKL Padi Jaya 2 berharap penampilan mereka kelak mampu memberikan kesan mendalam dan menjadi bagian dari kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan di Madrasah Mambaul Ulum.

Penulis : Lili Rahmawati
Ciptakan Lingkungan Nyaman, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Rutin Bersihkan Posko

Ciptakan Lingkungan Nyaman, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Rutin Bersihkan Posko

 


Padi Jaya, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Demi menjaga kenyamanan dan kebersihan lingkungan tempat tinggal sementara selama menjalani Kuliah Kerja Lapangan (KKL), mahasiswa KKL IAIN Pontianak kelompok Padi Jaya 2 melaksanakan kegiatan bersih-bersih posko secara bersama-sama. Kegiatan ini dilakukan pada Minggu pagi, bertepatan dengan waktu luang karena tidak ada agenda kerja lapangan di hari tersebut.

Dengan semangat gotong royong, para mahasiswa membawa alat kebersihan seperti sapu, kantong sampah untuk membersihkan seluruh area posko. Mulai dari menyapu halaman, merapikan barang-barang, hingga membakar sampah. Semua dilakukan bersama dalam suasana santai dan penuh canda tawa.

“Kami sadar, posko adalah rumah kedua kami selama KKL berlangsung. Jadi sudah menjadi tanggung jawab kami untuk menjaga kebersihannya. Dengan posko yang bersih, kami pun lebih nyaman dalam beraktivitas,” ujar salah satu mahasiswa KKL.

Kegiatan bersih-bersih ini tidak hanya sekadar rutinitas menjaga kebersihan, tetapi juga menjadi momen mempererat kebersamaan antar anggota kelompok. Melalui kegiatan sederhana ini, rasa tanggung jawab, solidaritas, dan kebersamaan dalam tim semakin tumbuh.

Menjaga kebersihan posko juga menjadi bagian dari refleksi nilai-nilai Islam yang diajarkan di bangku kuliah, bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Oleh karena itu, mahasiswa KKL Padi Jaya 2 berkomitmen untuk menjaga lingkungan tempat tinggal mereka tetap bersih, rapi, dan nyaman selama masa pengabdian berlangsung.

Kegiatan ini direncanakan akan dilakukan secara rutin selama KKL berlangsung sebagai bentuk komitmen mahasiswa dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.

Dengan lingkungan posko yang bersih dan nyaman, mahasiswa KKL berharap mereka bisa lebih fokus dan semangat dalam menjalankan setiap program kerja serta berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Penulis : Lili Rahmawati


Belajar Sambil Bermain Galah Kepung:  Latih Konsentrasi Dan Ketangkasan Siswa MTs Mambaul Ulum

Belajar Sambil Bermain Galah Kepung: Latih Konsentrasi Dan Ketangkasan Siswa MTs Mambaul Ulum


 Padi Jaya, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Sorak sorai dan tawa penuh semangat terdengar dari halaman Madrasah Mambaul Ulum. Suasana sore yang cerah dengan antusiasme luar biasa para siswa kelas 7, 8, dan 9 dalam mengikuti kegiatan Taman Belajar (Outbound) Bermain Galah Kepung yang digagas oleh mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak.

Permainan Galah Kepung, permainan tradisional yang memadukan strategi, kecepatan, dan kekompakan tim, menjadi pilihan dalam kegiatan Taman Belajar untuk remaja. Dalam kegiatan ini, sebanyak 6 tim yang masing-masing beranggotakan 5 siswa, saling berlomba menjadi tim terbaik dalam mengatur taktik, fokus, dan kekompakan untuk menaklukkan lawan.

Dengan wajah penuh semangat dan tubuh yang lincah, para siswa menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Mereka berlari cepat, menghindar, menyerang, dan bertahan dalam permainan yang bukan hanya menghibur, tetapi juga melatih konsentrasi, ketangkasan, kerja sama tim, kecepatan, serta pengambilan keputusan cepat di lapangan.

“Kami sangat senang bisa ikut kegiatan ini. Meski seperti main biasa, tapi ternyata susah juga. Harus cepat, fokus, dan kompak. Seru banget!” ujar salah satu siswa kelas 9 sambil tersenyum puas setelah pertandingan.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh mahasiswa KKL yang berperan sebagai fasilitator Mereka menjelaskan aturan permainan, memandu jalannya kompetisi, serta mengawasi jalannya pertandingan dengan sportif dan adil. Dalam prosesnya, para siswa tidak hanya bersaing, tetapi juga saling mendukung, menciptakan suasana yang sehat dan menyenangkan.

“Kami ingin menghadirkan suasana belajar yang berbeda. Galah Kepung bukan hanya permainan, tapi juga sarana untuk menumbuhkan jiwa sportivitas, kepemimpinan, fokus, dan kekompakan yang sangat penting dalam pembentukan karakter remaja,” ujar lili salah satu mahasiswa KKL Padi Jaya 2.

Dari enam tim yang bertanding, akhirnya terpilih satu tim sebagai pemenang utama yang berhasil menunjukkan kerja sama terbaik, refleks yang cepat, serta konsentrasi tinggi sepanjang permainan. Sebagai bentuk penghargaan, tim pemenang diberikan hadiah simbolis yang semakin menambah semangat dan kebanggaan mereka.

Melalui permainan Galah Kepung, mahasiswa KKL IAIN Pontianak berhasil menghadirkan suasana belajar yang aktif, kreatif, menyenangkan, dan membangun nilai-nilai positif bagi siswa madrasah. Kegiatan ini membuktikan bahwa proses belajar bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, tanpa harus kehilangan esensi edukatifnya.

Dengan semangat kebersamaan dan tujuan membentuk generasi muda yang tangguh dan cerdas, Taman Belajar berdampak nyata bagi siswa-siswi MTs Mambaul Ulum.

Penulis : Lili Rahmawati

Belajar sambil bermain Estafet Karet Latih Konsentrasi dan Kerja Sama Siswa Kelas awal

Belajar sambil bermain Estafet Karet Latih Konsentrasi dan Kerja Sama Siswa Kelas awal


 Padi Jaya, 31 juli  2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Suasana riang dan penuh semangat menyelimuti halaman Madrasah Mambaul Ulum pagi itu. Siswa-siswi dari kelas 1,2,3 MIS Mambaul Ulum tampak antusias mengikuti kegiatan Taman Belajar (outbound ) yang merupakan Program Kerja mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak. Salah satu permainan yang paling menyita perhatian adalah estafet karet, permainan sederhana namun penuh manfaat edukatif.

Dengan konsep belajar sambil bermain, permainan estafet karet ini dirancang untuk melatih konsentrasi, keseimbangan, kerja sama tim, dan fokus anak dalam suasana yang menyenangkan. Permainan ini dimainkan secara berkelompok, terdiri dari 4 orang dalam satu tim, dan dalam kegiatan kali ini dibentuk 6 tim yang saling berlomba menyelesaikan tantangan dengan cepat dan tepat.

Setiap peserta diminta memindahkan karet menggunakan sedotan tanpa bantuan tangan, lalu mengoperkannya ke rekan satu tim secara berurutan hingga ke anggota terakhir. Permainan ini tidak hanya menguji ketangkasan, tetapi juga mendorong siswa untuk fokus, saling bekerja sama, dan membangun kekompakan dalam tim.

“Awalnya kami pikir ini hanya permainan biasa, tapi ternyata butuh konsentrasi dan kerja sama yang kuat. Anak-anak sangat menikmatinya,” ujar salah satu mahasiswa KKL yang menjadi fasilitator kegiatan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Taman Belajar yang bertujuan menghadirkan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Anak-anak tampak begitu semangat dan gembira. Mereka tertawa bersama, saling menyemangati, dan menunjukkan semangat kompetisi yang sehat.

“Senang sekali main estafet. Seru! Kakak KKL juga baik,” ujar siswa kelas 2 dengan wajah ceria.

Kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah kepada tim yang memenangkan permainan. Mahasiswa KKL berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang lebih humanis dan menyenangkan.

Dengan pendekatan yang ceria namun edukatif, Program Taman Belajar melalui permainan estafet karet telah berhasil memberikan pengalaman belajar yang tak terlupakan bagi siswa kelas awal. Ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas, tetapi bisa dihadirkan dalam bentuk yang lebih kreatif, menyenangkan, dan penuh makna.

Penulis : Lili Rahmawati

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak