LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Koding di Sungai Ambangah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Koding di Sungai Ambangah


 Sungai Ambangah, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang bertugas di Desa Sungai Ambangah mengikuti pelatihan terbaru dari Kementerian Pendidikan, bertempat di SDN 54 Sungai Ambangah mulai pukul 10.30 WIB.

Pelatihan ini mengusung tema Pembelajaran Mendalam (PM), menekankan pendekatan holistik, bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan bagi guru, kepala sekolah, serta peserta didik. Selain itu, sesi Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) diperkenalkan sebagai upaya adaptasi terhadap era digital.

Kegiatan interaktif ini memberi mahasiswa kesempatan memahami metode pembelajaran inovatif, meningkatkan motivasi belajar, dan mendorong terciptanya generasi kreatif, kritis, dan peduli lingkungan. Materi koding dan AI membuka wawasan tentang pemrograman dasar, aplikasi sederhana, dan pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran efektif.

Mahasiswa KKL menyambut antusias pelatihan ini, karena ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan saat mengabdi di sekolah maupun masyarakat. Kepala SDN 54 mengapresiasi program ini sebagai bekal berharga bagi guru dan calon pendidik, serta mendorong sinergi antara pendidikan dan teknologi.

Dengan pelatihan ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan bagi generasi mendatang.

Penulis : Naufal

Senam Pagi Ceria Hiasi SD 04 Sungai Ambangah Bersama Mahasiswa KKL

Senam Pagi Ceria Hiasi SD 04 Sungai Ambangah Bersama Mahasiswa KKL


 

Sungai Ambangah, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Halaman SD 04 Sungai Ambangah dipenuhi semangat dan keceriaan saat mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 25 IAIN Pontianak menggelar senam bersama seluruh murid dan guru sekolah setempat.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dipimpin oleh mahasiswa KKL dengan diiringi musik energik, sementara guru dan siswa mengikuti gerakan senam secara antusias. Suasana penuh tawa tercipta saat semua peserta bergerak kompak.

“Saya berharap kegiatan ini bukan hanya olahraga, tapi juga momen kebersamaan yang bisa dikenang,” ujar salah satu mahasiswa KKL. Para guru menyambut positif kegiatan ini karena mampu memberikan penyegaran dan meningkatkan semangat belajar siswa.

Setelah senam, seluruh peserta melakukan sesi foto bersama di halaman sekolah dengan nuansa merah putih, sebagai dokumentasi kebersamaan antara mahasiswa, guru, dan siswa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program kerja mahasiswa KKL Kelompok 25 selama berada di Desa Sungai Ambangah, sekaligus mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat. Senam pagi ini membuktikan bahwa kebersamaan dan kesehatan dapat berjalan seiring, menciptakan suasana positif di lingkungan sekolah.

Penulis : dhea imeldha

Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 Latih Paskibra SDN 23 Kuala Mandor B Sambut Upacara 17 Agustus

Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 Latih Paskibra SDN 23 Kuala Mandor B Sambut Upacara 17 Agustus


 Kubu Padi, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Semangat kemerdekaan mulai terasa di SDN 23 Kuala Mandor B. Sejak awal Agustus, halaman sekolah menjadi saksi semaraknya latihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang tengah dipersiapkan untuk upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Uniknya, pelatihan paskibra ini dipandu langsung oleh beberapa mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kubu Padi 2.

Kegiatan yang dilaksanakan setiap sabtu pagi dengan tujuan untuk membentuk barisan paskibra yang disiplin, kompak dan percaya diri dalam mengibarkan Bendera Merah Putih di momen bersejarah nanti. Para mahasiswa KKL dengan sabar melatih siswa-siswi terpilih mulai dari teknik dasar baris-berbaris, sikap hormat, hingga tata cara pengibaran bendera yang sesuai dengan prosedur.

Latihan berlangsung penuh semangat. Meskipun terik matahari menyinari, para siswa tetap fokus dan antusias mengikuti arahan pelatih. Sesekali terdengar tawa kecil saat ada gerakan yang kurang tepat, namun dengan cepat mereka memperbaiki posisi dan kembali berlatih serius.

Salah satu pelatih, Selpia, menyampaikan bahwa melatih paskibra bukan hanya soal mengajarkan gerakan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kesabaran dan kerja sama tim.

“Alhamdulillah anak-anak sudah jauh lebih baik dari latihan sebelumnya. Mereka lebih cepat tanggap arahan dari kami,” ujarnya.

Pihak sekolah juga sangat mendukung pelatihan yang diberikan oleh mahasiswa KKL. Sekolah berharap di upacara 17 Agustus nanti, siswa-siswi petugas dapat menampilkan yang terbaik. Latihan ini pun menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat ditanamkan sejak dini melalui pembelajaran langsung yang penuh makna.

Penulis: Sheila Aisyah Farenti


Mahasiswa KKL Puguk 2 Sosialisasikan Kenakalan Remaja di Madrasah Raudhatul Ulum

Mahasiswa KKL Puguk 2 Sosialisasikan Kenakalan Remaja di Madrasah Raudhatul Ulum


 

Puguk 2, 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang bertugas di Desa Puguk 2 melaksanakan sosialisasi mengenai kenakalan remaja di Madrasah Raudhatul Ulum. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang bentuk-bentuk kenakalan remaja, penyebab, dampak, serta langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

Acara berlangsung interaktif dengan siswa aktif bertanya, berdiskusi, dan menanggapi materi yang disampaikan. Materi disajikan secara praktis dengan contoh kasus nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Sebagai bentuk apresiasi, tiga peserta terpilih yang aktif diberikan hadiah langsung oleh Ibu Ameldalia, narasumber sekaligus pembimbing kegiatan. “Penghargaan ini menjadi dorongan agar generasi muda berani bertanya, berpikir kritis, dan menjauhi perilaku merugikan masa depan,” ujarnya.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini, menilai sosialisasi mampu memperkuat pendidikan karakter siswa di tengah tantangan zaman. Mahasiswa KKL Puguk 2 menegaskan komitmen mereka untuk terus menghadirkan program bermanfaat di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan bagi masyarakat desa.

Penulis : Hilda Septiyani

Mahasiswa KKL Sungai Ambangah Latih Pasukan Pengibar Bendera HUT RI ke-80

Mahasiswa KKL Sungai Ambangah Latih Pasukan Pengibar Bendera HUT RI ke-80


 Sungai Ambangah, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang bertugas di Desa Sungai Ambangah berperan aktif dalam persiapan upacara Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan dilaksanakan di halaman SD Negeri 54 Sungai Ambangah, dengan melatih baris-berbaris bagi pasukan pengibar bendera merah putih.

Latihan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini diikuti siswa SMA dan SMK setempat. Mahasiswa KKL memberikan arahan terkait teknik baris-berbaris, kekompakan langkah, serta formasi upacara. Babinsa turut mengajarkan kedisiplinan dan sikap hormat kepada bendera.

Kerja sama antara mahasiswa, Babinsa, dan peserta mencerminkan kekompakan masyarakat dalam mempersiapkan peringatan kemerdekaan. Kepala SD Negeri 54 Sungai Ambangah mengapresiasi kegiatan ini, karena selain mempersiapkan upacara, kegiatan ini menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan pelajar.

Latihan diharapkan menjadi modal utama agar pengibaran bendera pada 17 Agustus 2025 berlangsung khidmat dan membanggakan.

Penulis : Naufak fikrie & dhea imeldha

KKL Kelompok 17 IAIN Pontianak Gelar Sosialisasi 'Remaja Masa Kini: Antara Harapan dan Kenyataan' di Sekolah Rodhatul Ulum 2 di Desa Puguk

KKL Kelompok 17 IAIN Pontianak Gelar Sosialisasi 'Remaja Masa Kini: Antara Harapan dan Kenyataan' di Sekolah Rodhatul Ulum 2 di Desa Puguk

 

Puguk, 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 17 IAIN Pontianak menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Remaja Masa Kini: Antara Harapan dan Kenyataan” di Sekolah Rodhatul Ulum 2 di desa Puguk. Acara ini di isi oleh pemateri dari perwakilan KPAD dan sebagai relawan LPSK  ibu Ameldalia, S.Hut.,M.Ling. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan yang bertujuan memberikan edukasi dan motivasi kepada para pelajar mengenai kenakalan remaja,tantantangan, peluang, serta sikap bijak yang harus dimiliki di era modern.

Acara berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para siswa. Kepala Desa Puguk , Bapak Rudi, S.Pd., yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasinya “Kegiatan ini sangat luar biasa, karena kegiatan ini sudah kami rencanakan sebelum adanya mahasiswa KKL, dan adanya mahasiswa KKL sekaramg sangat membantu dalam melaksanakan program ini,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari pihak Yayasan Pendidikan Al-Hidayah. H. Abdus Said menyatakan bahwa sosialisasi ini sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik. “Bagi saya sosialisasi ini sangat penting, tema yang diangkat hari ini bisa menambah wawasan bagi peserta didik kami dan juga bisa mengedukasi anak didik kami,” ujarnya.

Dalam sesi penyampaian materi,Salah satu siswa bertanya,“Apa saja faktor penyebab kenakalan remaja terjadi?” yang kemudian dijawab pemateri,“Tidak menggunakan waktu luang dengan baik.” Selain itu, pemateri menegaskan pesan penting bahwa “Setiap pilihan memiliki konsekuensi,” sebagai pengingat bagi remaja untuk bijak dalam mengambil keputusan.

Para peserta juga diajak untuk memahami bahwa meskipun tantangan zaman semakin kompleks, mereka tetap bisa meraih cita-cita melalui disiplin, semangat belajar, dan sikap positif.

Pihak sekolah Rodhatul Ulum 2 Puguk  berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, baik oleh mahasiswa KKL maupun pihak eksternal lainnya, untuk membimbing generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan.



Penulis: Keysa Alya Hapidah 

Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 dan Siswa SMPN 06 Kuala Mandor B Bersama-Sama Wujudkan Taman Belajar yang Nyaman

Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 dan Siswa SMPN 06 Kuala Mandor B Bersama-Sama Wujudkan Taman Belajar yang Nyaman


 Kubu Padi, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Suasana ceria dan penuh semangat terlihat di halaman SMPN 06 Kuala Mandor B. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kubu Padi 2 bersama siswa-siswi sekolah tersebut bergotong royong merenovasi taman belajar yang menjadi salah satu ruang hijau penting di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKL Kubu Padi 2 yang berfokus pada peningkatan kenyamanan dan keindahan fasilitas sekolah. Renovasi taman belajar dilakukan dengan menata ulang tanaman, membersihkan area dari rumput liar, memperbaiki tempat duduk, hingga menambahkan elemen dekoratif agar taman terlihat lebih menarik.

Sejak pagi, mahasiswa dan siswa sudah berkumpul membawa peralatan sederhana seperti arit, gergaji dan bibit tamanan. Mereka dibagi dalam kelompok kecil untuk mengerjakan bagian-bagian tertentu dari taman. Kerja sama yang terjalin membuat suasana semakin hidup. Beberapa siswa tampak antusias mewarnai botol bekas, sementara yang lain mencari bambu..

Koordinator program kerja, Adristy, menjelaskan bahwa taman belajar ini memiliki peran penting sebagai tempat siswa untuk membaca, berdiskusi atau sekadar beristirahat di sela kegiatan belajar mengajar. “Kami ingin taman ini menjadi ruang yang nyaman sehingga siswa betah berada di taman belajar. Renovasi ini juga mengajarkan siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan sekolah,” ujarnya.

Setelah renovasi selesai, taman belajar kini tampak lebih segar dan tertata rapi. Hasil kreasi botol bekas  menghiasi sudut-sudut taman, sementara bangku-bangku yang ditata kembali siap menjadi tempat nyaman bagi siswa untuk belajar. Kegiatan ini diakhiri dengan membersihkan sisa-sisa sampah.

Melalui renovasi ini, diharapkan taman belajar SMPN 06 Kuala Mandor B dapat menjadi pusat kegiatan positif yang mendukung semangat belajar siswa, sekaligus menjadi contoh nyata bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Penulis: Sheila Aisyah Farenti


Mahasiswa KKL Puguk 2 Cat Ulang Lapangan Desa untuk Kenyamanan Warga

Mahasiswa KKL Puguk 2 Cat Ulang Lapangan Desa untuk Kenyamanan Warga


 

Puguk, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang ditempatkan di Desa Puguk 2, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, melaksanakan kegiatan pengecatan lapangan desa. Program ini bertujuan memperbaiki dan memperindah fasilitas umum agar nyaman digunakan masyarakat.

Kegiatan dilakukan malam hari, dengan mahasiswa bekerja sama dengan warga sekitar untuk mengecat ulang permukaan lapangan yang mulai usang. Ketua Kelompok KKL Desa Puguk 2, Al-Fikri, menyampaikan, “Kami ingin memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, dimulai dari pembenahan fasilitas yang sering digunakan warga.”

Warga desa menyambut baik kegiatan ini. Seorang warga mengatakan, “Lapangan ini merupakan pusat berbagai kegiatan, mulai dari olahraga hingga acara desa, sehingga pengecatan ulang sangat membantu mempercantik dan memperpanjang usia pemakaian lapangan.”

Kegiatan KKL di Desa Puguk 2 akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan, dengan fokus pada pendidikan, sosial, keagamaan, dan perbaikan fasilitas umum. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga dalam berinteraksi dengan masyarakat.

Penulis : Hilda Septiyani

Mahasiswa KKL Kelompok 17 Gelar Aksi Bersih-Bersih di Sekolah Raudhatul Ulum 2 Desa Puguk

Mahasiswa KKL Kelompok 17 Gelar Aksi Bersih-Bersih di Sekolah Raudhatul Ulum 2 Desa Puguk

 

Desa Puguk, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 17 Desa Puguk menggelar kegiatan bersih-bersih di Sekolah Raudhatul Ulum 2. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKL yang bertujuan mendukung lingkungan belajar yang sehat dan nyaman bagi para siswa. Seluruh anggota kelompok terlibat aktif dalam kegiatan ini, mulai dari membersihkan halaman, menyapu ruang kelas, hingga merapikan lingkungan sekitar sekolah.

Ketua Kelompok KKL, Al-Fikri, menyampaikan rasa antusiasnya terhadap kegiatan ini. “Kami senang bisa berkontribusi langsung untuk menciptakan lingkungan belajar yang bersih. Harapannya, sekolah menjadi tempat yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi para siswa untuk menuntut ilmu,” ujarnya. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana mahasiswa KKL untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya pihak sekolah dan siswa.

Kepala Sekolah Raudhatul Ulum 2 mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKL di sekolahnya. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan kerja sama mahasiswa KKL. Lingkungan sekolah yang bersih tentu akan berdampak positif bagi kesehatan dan semangat belajar siswa,” ungkapnya. Beliau juga berharap kegiatan ini bisa menginspirasi siswa untuk menjaga kebersihan sekolah secara berkelanjutan.

Kegiatan bersih-bersih ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa lingkungan sekolah yang lebih bersih, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi para siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan. Mahasiswa KKL bersama guru turut mengingatkan para siswa untuk membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kerapian kelas setiap hari.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara mahasiswa KKL, pihak sekolah, dan masyarakat Desa Puguk dapat terus terjalin. Mahasiswa KKL Kelompok 17 berkomitmen untuk melaksanakan program-program lain yang bermanfaat bagi masyarakat selama masa pengabdian mereka di Desa Puguk.


Penulis : Fitri Kusuma Asih


Mahasiswa KKL Puguk 2 Dukung Lingkungan Sekolah Bersih dan Sehat

Mahasiswa KKL Puguk 2 Dukung Lingkungan Sekolah Bersih dan Sehat

 

Puguk , 2 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan bersih-bersih di lingkungan Sekolah Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) Desa Puguk 2. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi siswa maupun guru.

Kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB, dengan mahasiswa membagi tugas membersihkan halaman sekolah, merapikan ruang belajar, dan mengumpulkan sampah. Suasana penuh semangat dan kekompakan, diiringi canda tawa yang mempererat kebersamaan antaranggota kelompok.

Ketua KKL, Al Fikri, menyampaikan, “Kami ingin memberikan contoh nyata bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih membuat proses belajar lebih nyaman dan kondusif.”

Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Perwakilan guru menilai kegiatan mahasiswa tidak hanya berdampak positif secara fisik, tetapi juga edukatif bagi siswa, menanamkan nilai kerja sama, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap fasilitas pendidikan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mahasiswa mengaplikasikan nilai pengabdian masyarakat, membangun kerja sama, komunikasi, dan kepedulian sosial. Diharapkan, lingkungan sekolah tetap bersih dan mendukung terciptanya generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.

Penulis : keysa alya hapidah


Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak