LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL Kelompok 37 IAIN Pontianak Mulai Silaturahmi dan Pengabdian di Desa Pelita Jaya

Mahasiswa KKL Kelompok 37 IAIN Pontianak Mulai Silaturahmi dan Pengabdian di Desa Pelita Jaya

 


Pelita Jaya (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 37 dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak memulai kegiatan silaturahmi dan pengabdian di Desa Pelita Jaya dengan mengunjungi berbagai institusi pendidikan di desa tersebut pada Senin (29/7). Kunjungan ini mencakup Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Atas, Taman Kanak-kanak, serta Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang ada di desa tersebut.

Untuk mempermudah dan mengefisiensikan waktu, kelompok KKL 37 dibagi menjadi beberapa tim kecil dengan tugas yang sudah terkoordinasi. Tim yang berkunjung ke Sekolah Dasar dikoordinasikan oleh Syafri dengan anggota Agus, Puji, Mazroah, dan Susanti. 

Tim yang berkunjung ke Taman Kanak-kanak dikoordinasikan oleh Fadli dengan anggota Yeni, Firman, Mirda, dan Syifa. Kunjungan ke Sekolah Menengah Atas dikoordinasikan oleh Ridho dengan anggota Ihsan, Rahul, dan Leni. Sementara itu, kunjungan ke TPA dikoordinasikan oleh Khuluk dengan anggota Rizka, Putri, Gusti, Danu, Lasmi, dan Andriani.

Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk mendekatkan diri kepada siswa-siswi dengan memperkenalkan masing-masing anggota kelompok. Selain itu, para mahasiswa juga mengadakan sesi ice breaking dan pertanyaan pemantik terkait materi yang pernah dipelajari oleh para siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.

Di TPA, mahasiswa KKL langsung diarahkan untuk mengajar mengaji. TPA di Desa Pelita Jaya memiliki dua lokasi, yakni di rumah Mbak Wati dan Mbah Karim. Mahasiswa yang ditugaskan di kedua tempat tersebut langsung terlibat dalam proses pembelajaran Al-Qur’an yang sudah berlangsung di sana. Kegiatan pembelajaran di tempat Mbak Wati dimulai pada pukul 15:00 WIB hingga selesai, sementara di tempat Mbah Karim dimulai pada pukul 18:00 WIB atau setelah Maghrib hingga selesai.

Kegiatan silaturahmi dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa KKL Kelompok 37 ini merupakan awal dari rangkaian program pengabdian yang akan mereka laksanakan selama di Desa Pelita Jaya. Semangat dan dedikasi mereka diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat setempat.

Penulis : Agus Sucipto


Pematang Rambai Bergema Lantunan Lagu Kebangsaan, Paskibra Siap Berkibar

Pematang Rambai Bergema Lantunan Lagu Kebangsaan, Paskibra Siap Berkibar

 


Pematang Rambai (lp2m.iainptk.ac.id) - Suasana penuh semangat membara di Kampung Pematang Rambai, Kuala Mandor A. Ratusan pasang mata tertuju pada sekelompok pemuda-pemudi yang tengah melakukan gladi bersih sebagai persiapan untuk upacara peringatan HUT RI ke-79. Dengan gerakan kompak dan penuh semangat, mereka berlatih baris-berbaris, membawa bendera, dan melakukan penghormatan (16/08/2024). 

Latihan yang dilaksanakan di lapangan terbuka ini melibatkan seluruh anggota paskibra yang berasal dari berbagai sekolah di wilayah Kuala Mandor A. Mereka telah berlatih secara intensif selama beberapa minggu terakhir untuk memastikan penampilan yang sempurna pada hari pelaksanaan upacara.

“Kami sangat antusias menyambut HUT RI tahun ini. Latihan ini merupakan puncak dari semua persiapan yang telah kami lakukan. Semoga pada saat pelaksanaan nanti, kami dapat menjalankan tugas dengan baik dan mengharumkan nama kampung Pematang Rambai ini,” ujar Riziq, pemimpin pasukan parkibra. 

Selain latihan fisik, para paskibra juga diberikan pembekalan mengenai sejarah perjuangan bangsa, makna proklamasi kemerdekaan, dan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme pada generasi muda.

“Melalui kegiatan paskibra ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat nasionalisme pada generasi muda. Mereka adalah penerus bangsa yang akan melanjutkan perjuangan para pahlawan,” ungkap Widya selaku Pelatih Paskibra.

Gladi bersih ini juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Banyak warga yang datang untuk menyaksikan latihan dan memberikan semangat kepada para paskibra. Mereka merasa bangga melihat semangat juang para pemuda-pemudi dalam menjaga tradisi peringatan HUT RI.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Ini adalah bukti bahwa semangat kemerdekaan masih hidup di kalangan generasi muda. Semoga mereka bisa menjadi generasi yang lebih baik lagi,” ujar salah seorang warga.

Setelah melalui rangkaian latihan yang panjang dan melelahkan, para paskibra kini siap untuk melaksanakan tugasnya pada upacara peringatan HUT RI ke-79. Mereka berharap dapat memberikan penampilan terbaik dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.


Penulis : Alfiatul Hidayah 


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Resmi Mulai Pengabdian Masyarakat di Desa Sungai Terus

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Resmi Mulai Pengabdian Masyarakat di Desa Sungai Terus

 


Sungai Terus (lp2m.iainptk.ac.id) 26 Juli 2024 – Kelompok 34 Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak resmi memulai kegiatan pengabdian masyarakat mereka di Desa Sungai Terus, Kalimantan Barat, pada hari Jumat (26/7). Acara pembukaan ini dihadiri oleh dosen pembimbing, kepala desa, kepala dusun, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Dr. Ahmad Jais S., Ag., M., Ag., selaku dosen pembimbing, memperkenalkan 23 mahasiswa yang akan melaksanakan KKL di desa tersebut. "Ada 23 mahasiswa dengan berbagai program studi yang akan melaksanakan KKL di desa ini," ujarnya.

Kepala Desa Sungai Terus, Banuri, juga memberikan sambutan hangat atas kedatangan mahasiswa IAIN Pontianak. "Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat membantu desa ini," kata Banuri.

Selama 40 hari ke depan, mahasiswa IAIN Pontianak akan melaksanakan berbagai program yang sesuai dengan jurusan mereka. Program-program tersebut dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat desa.

Acara pembukaan ditutup dengan penyerahan simbolis peralatan edukasi dan kesehatan dari pihak IAIN Pontianak kepada perwakilan Desa Sungai Terus. Penyerahan ini menandai dimulainya serangkaian kegiatan pengabdian yang akan dilakukan oleh mahasiswa selama masa KKL mereka.

Penulis : Hilma Adilla Putri


Kunjungan Mahasiswa KKL ke Rumah Pintar Punggur Cerdas: Menyambut Kolaborasi untuk Program Literasi

Kunjungan Mahasiswa KKL ke Rumah Pintar Punggur Cerdas: Menyambut Kolaborasi untuk Program Literasi

 


Punggur Kecil (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok 18 Institut Agama Islam Negeri Pontianak melakukan silaturrahmi dan diskusi bersama pendiri Rumah Pintar Punggur Cerdas di Parit Tembakol, Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, pada Rabu, (15/8/2024).

Kedatangan mahasiswa disambut hangat oleh pengelola Rumah Pintar, Umilia. Kunjungan ini dipimpin oleh Shobirin, ketua KKL 18 IAIN Pontianak. Tujuan kunjungan ini adalah untuk mengenal lebih lanjut mengenai Rumah Pintar. Selain itu, mereka juga berencana untuk berkolaborasi dalam program-program literasi yang sudah berjalan.

Dalam kunjungan tersebut Umilia berbagi cerita kepada para mahasiswa yang hadir mengenai awal mula ia termotivasi untuk membangun Rumah Pintar Punggur Cerdas ialah berawal dari keresahan masyarakat setempat yang berlangsung selama 3 bulan berturut-turut.

“Berdirinya Rumah Pintar Punggur Cerdas ini berangkat dari keluhan masyarakat setempat terhadap motivasi belajar anaknya yang menurun dan ini berlangsung selama 3 bulan. Akhirnya Umilia menawarkan anak-anak yang mengaji Al-Qur’an dirumahnya untuk membaca buku. Hingga pada tahun 2018 Umilia mengadakan bimbingan belajar untuk semua jenjang.” Ungkap Umilia 

“Kemudian ketika orang mendengar kata Punggur yang terlintas di pikirannya pasti terkait Sumber Daya Alamnya. Kami ingin mengubah mindset masyarakat yang mengenal Punggur bahwa Punggur itu tidak hanya sekedar kaya dengan langsat dan durian ataupun jenis buah lainnya, tetapi yang ingin kita angkat yakni dari segi literasi untuk kesejahteraan masyarakatnya,” sambungnya

Umilia mengatakan Rumah Pintar Punggur Cerdas ini fokus pada gerakan literasi yang ada di Desa. Mulanya Rumah Pintar ini merupakan rumah pribadi yang dijadikan sebagai tempat literasi. Hingga pada tahun 2020, Umilia mendapat dukungan dari berbagai pihak dan berhasil mengumpulkan donasi sehingga Umilia bisa membangun saung yang saat ini menjadi tempat aktivitas literasi. 

“Rumah Pintar Punggur Cerdas ini fokusnya pada gerakan literasi yang ada di Desa tidak hanya sekedar literasi baca tulis tapi memang merangkul ke semuanya yang menjadi kebutuhan dari masyarakat. Rumah literasi ini berdiri sejak tahun 2018 dan memang dibantu sama kawan-kawan. Sebetulnya rumah ini merupakan rumah pribadi, Alhamdulillah pada tahun 2020 kita berhasil mengumpulkan donasi dan bisa membangun saung ini. Pada tahun 2021 kita mendapatkan bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Pendidikan Masyarakat. Tapi pada tahun 2023 saung ini roboh diterpa angin puting beliung,” ungkapnya

Mengenai kegiatan di Rumah Pintar ini, Umilia berusaha menghadirkan berbagai program yang bermanfaat dan inspiratif bagi komunitasnya.

“Terkait kegiatan disini bervariasi, mulai dari kegiatan baca tulis, ada sholat subuh berjamaah, paginya mereka sekolah. Kemudian pada pukul 15.30 sampai 17.00 mereka ada bimbel. Lalu malamnya ada hafalan dan itu konsisten setiap harinya.” ucapnya

penulis : Qudsiyah


Semarak 17 Agustus: Mahasiswa KKL Kuala Dua Bersih-Bersih dan Kreatif Menghias Posko Sambut HUT RI ke-79

Semarak 17 Agustus: Mahasiswa KKL Kuala Dua Bersih-Bersih dan Kreatif Menghias Posko Sambut HUT RI ke-79

 


Kuala Dua (lp2m.iainptk.ac.id) - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok dua dari IAIN Pontianak telah melakukan gotong royong untuk membersihkan dan menghias posko mereka di Kuala Dua. Posko yang awalnya tampak biasa saja kini disulap menjadi tempat yang meriah dengan dekorasi merah putih yang semarak.

Berbagai hiasan, seperti bendera merah putih, umbul-umbul, dan ornamen dari bahan daur ulang, menghiasi setiap sudut posko. Mahasiswa juga membersihkan seluruh area posko, termasuk menghilangkan lumut dan sampah yang berserakan.

"Kami ingin posko ini menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan untuk merayakan HUT RI bersama-sama," ujar Tri Sedya Handayani, salah satu anggota kelompok. "Kami sangat bersemangat mempersiapkan posko ini agar terlihat lebih baik dan rapi untuk perayaan 17 Agustus. Kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan fisik, tetapi juga tentang meningkatkan semangat dan kebersamaan di antara kami," tambahnya.

Selain menghias posko, mahasiswa KKL juga sibuk mempersiapkan berbagai lomba yang akan digelar untuk memeriahkan 17 Agustus. Beberapa lomba yang akan diadakan termasuk lomba makan kerupuk, lomba balap karung, dan lomba joget balon. "Kami berharap melalui kegiatan ini, semangat nasionalisme dan gotong royong dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda," ujar Laila Rantika.

Kegiatan bersih-bersih dan menghias posko ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa. Mereka belajar tentang pentingnya bekerja sama, memecahkan masalah, dan menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri dan kepemimpinan mereka.

Dengan posko yang telah bersih dan meriah, mahasiswa KKL kelompok dua siap menyambut perayaan 17 Agustus dengan penuh semangat. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk turut serta dalam memeriahkan hari kemerdekaan.

Penulis: Aisy El Baridah, Nawang Lestari, dan Dhea Aqilah


Kegiatan Seru dan Produktif: Mahasiswa KKL Bantu Bersih-Bersih Sekolah, Latihan Paskibra, dan Persiapan Syukuran

Kegiatan Seru dan Produktif: Mahasiswa KKL Bantu Bersih-Bersih Sekolah, Latihan Paskibra, dan Persiapan Syukuran


Pinang Dalam (lp2m.iainptk.ac.id) 15 Agustus 2024 – Pada pagi hari ini, kelompok Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang bertugas di SDN 30 Kubu melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah. 

Siswa dari kelas 1 hingga kelas 3 ditugaskan untuk memungut sampah di sekitar sekolah, sementara siswa dari kelas 4 hingga kelas 6 memindahkan potongan kayu ke tempat sampah. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga untuk meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar mereka.

Setelah bersih-bersih, kegiatan dilanjutkan dengan permainan bola voli yang diikuti oleh para guru, mahasiswa KKL, dan beberapa siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara guru, mahasiswa, dan siswa, serta memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk bersenang-senang dan berinteraksi dalam suasana yang santai.

Di Karang Taruna, kelompok KKL melaksanakan latihan paskibra dan paduan suara di lapangan bola Yudha Sakti sebagai persiapan untuk acara peringatan hari kemerdekaan yang akan datang. Latihan ini menunjukkan komitmen mahasiswa dalam mendukung perayaan hari besar nasional dan mempersiapkan diri untuk menyambut momen bersejarah.

Di SMP 03 Kubu, kegiatan belajar mengajar berjalan seperti biasa dengan kelompok KKL mendampingi para guru dalam proses pembelajaran. Kehadiran mahasiswa KKL memberikan dukungan tambahan bagi guru-guru dan siswa di sekolah tersebut.

Menjelang sore, beberapa mahasiswa KKL turut membantu ibu-ibu di desa dalam membuat kue untuk acara syukuran yang akan diadakan pada malam harinya. Kegiatan ini menunjukkan semangat gotong royong dan kebersamaan antara mahasiswa dan warga setempat, serta memperkuat ikatan sosial di komunitas.

Seluruh rangkaian kegiatan KKL pada hari ini berjalan dengan lancar dan penuh semangat, mencerminkan dedikasi dan komitmen mahasiswa dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat.

Penulis : Divia Taqwariva


Mahasiswa KKL Kelompok 40 Laksanakan Tradisi Yasinan untuk Mendoakan Warga yang Menjalani Walimatussafar Umrah

Mahasiswa KKL Kelompok 40 Laksanakan Tradisi Yasinan untuk Mendoakan Warga yang Menjalani Walimatussafar Umrah

 


Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) 15 Agustus 2024 – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 40 melaksanakan salah satu tradisi keagamaan yang penting bagi warga desa Selakau Tua, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas. Kegiatan yasinan ini diadakan di rumah salah satu warga desa sebagai bentuk doa dan dukungan untuk warga yang sedang menjalankan ibadah umrah.

Acara ini dihadiri oleh masyarakat setempat yang berkumpul dengan penuh antusias untuk bersama-sama mendoakan kelancaran dan keselamatan perjalanan ibadah umrah. Tradisi yasinan ini menjadi momen penting tidak hanya untuk aspek spiritual, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. 

Pak Ning, salah satu warga desa, menjelaskan bahwa yasinan merupakan bagian dari tradisi lokal untuk mendoakan keamanan dan keselamatan warga yang sedang menunaikan ibadah umrah. 

"Yasinan ini merupakan tradisi warga desa di sini dalam rangka mendoakan keamanan dan keselamatan warga kita yang sedang dalam perjalanan ke tanah suci," ungkap Pak Ning.

Ahmad, salah satu mahasiswa KKL yang turut serta dalam acara ini, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mereka kepada masyarakat sekaligus upaya untuk melestarikan tradisi keagamaan yang telah lama dilakukan. 

"Kami merasa terhormat bisa ikut serta dalam acara ini. Selain menjadi pengalaman berharga, ini juga mengajarkan kami pentingnya kebersamaan dan tolong-menolong dalam masyarakat," ujarnya.

Ustadz Sukiran, tokoh agama setempat, juga memberikan sambutan dalam acara tersebut. Beliau menekankan pentingnya menjaga tradisi keagamaan seperti yasinan, terutama di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. 

“Yasinan adalah salah satu bentuk ibadah yang bisa mempererat hubungan kita dengan Allah SWT dan juga dengan sesama manusia. Semoga kegiatan ini terus berlangsung dan membawa keberkahan bagi kita semua,” kata Ustadz Sukiran.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, diikuti oleh seluruh peserta dengan khusyuk. Setelah doa, warga yang hadir berbagi cerita dan makanan dalam suasana penuh kekeluargaan, memperkuat kebersamaan di tengah komunitas.

Penulis : Muhammad Aidil


Diskusi Santai: Mahasiswa KKL Kelompok 40 dan Guru SMK Bahas Pentingnya Menerima Diri

Diskusi Santai: Mahasiswa KKL Kelompok 40 dan Guru SMK Bahas Pentingnya Menerima Diri


 Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok 40 melakukan diskusi santai dengan salah satu guru di SMKN 01 Selakau Timur dengan pembahasan tentang pentingnya menerima diri yang bertempat di salah satu warung kopi di Kecamatan Selakau Timur Kabupaten Sambas, Kamis (15/08/2024).

Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak mengadakan diskusi bersama salah satu guru di SMKN 01 Selakau Timur dengan topik “Menerima Diri sebagai Modal Sukses”. 

Diskusi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para mahasiswa yang masih berproses dalam dunia perkuliah dan bagaimana tentang pentingnya menerima diri sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Wandi selaku guru dan mantan mahasiswa memberikan nasihat dan masukan kepada mahasiswa yang diajak nya berdiskusi, yang mana ia menyampaikan “Mahasiswa itu kebanyakan hanya di didik untuk menang dalam segala hal apapun tapi mereka tidak pernah diajar untuk menerima kenyataan” ujar Wandi.

Mahasiswa yang yang sedang duduk santai mendengar apa yang disampaikan oleh pak Wandi langsung senyap tanpa ada satu patah katapun yang keluar dari mulut mereka. Karena memang pada hakikat nya mahasiswa yang selalu keras dalam hal apapun, hal sekecil apapun di kritik tapi setelah mendengar kalimat tersebut mereka seketika menyadari kalau semua yang mereka lakukan adalah pembodohan yang dibodohi.

Tidak hanya sampai disitu, diskusi serta nasehat dari Wandi terus terlontar dari mulut beliau. Beliau juga sempat menyampaikan sebuah kiasan tentang seorang petani yang selalu merasa akan berhasil dalam bertani namun petani tersebut tidak tahu cobaan apa yang akan di hadapinya. 

“Ibarat petani yang selalu di didik untuk berhasil dalam Bertani tapi tidak pernah diajarkan untuk menerima kenyataan kalau seandainya petani itu akan gagal” tutup Wandi

Penulis : Muhammad Aidil


Mahasiswa KKL Kelompok 40 dan Camat Selakau Timur Matangkan Persiapan 17 Agustus

Mahasiswa KKL Kelompok 40 dan Camat Selakau Timur Matangkan Persiapan 17 Agustus

 


Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok 40 melakukan koordinasi terkait dengan persiapan untuk kegiatan pelaksanaan upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-79 dikantor Camat Selakau Timur Kabupaten Sambas, Kamis (15/08/2024).

Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak berkoordinasi dengan Camat Selakau Timur dan jajarannya dalam mempersiapkan rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia. 

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia, mahasiswa KKL dari IAIN Pontianak bersama Camat Selakau Timur dan stafnya menggelar rapat koordinasi di Kantor Kecamatan Selakau Timur. Rapat ini bertujuan untuk mematangkan persiapan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan, mulai dari teknis pelaksanaan lomba hingga pengamanan acara.

Agustian sebagai camat Selakau Timur mengundang langsung mahasiswa KKL sebagai tamu dalam kegiatan upacara kemerdekaan yang akan diadakan di halaman kantor camat Selakau Timur. Beliau mengatakan, “Nanti mahasiswa KKL diharapkan hadir dalam kegiatan upacara hari kemerdekaan sebagai tamu undangan nanti, dan ikut membantu staff dalam menyiapkan upacara kemerdekaan nanti” ujar beliau.

Pemerintah Kecamatan Selakau Tua memberikan apresiasi penuh terhadap partisipasi dan Kerjasama mahasiswa  Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dalam rangka mempersiapkan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia. Hal ini terlihat dari kehadiran Camat Selakau Timur dan jajarannya dalam rapat koordinasi yang membahas berbagai persiapan acara.

Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan meriah, tetapi juga dengan aksi nyata. Mahasiswa KKL dari IAIN Pontianak membuktikannya dengan mengabdikan dir berbagai kegiatan bakti sosial dan turut terlibat menjadi bagian dari persiapan untuk mematangkan persiapan upacara hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-79.

Penulis : Muhammad Aidil


Kelompok 17 Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan UIN Sunan Kalijaga Berhasil Gelar Pengajaran di Desa Sungai Deras

Kelompok 17 Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan UIN Sunan Kalijaga Berhasil Gelar Pengajaran di Desa Sungai Deras


 Sungai Deras (lp2m.iainptk.ac.id) 15 Agustus 2024 – Kelompok 17 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang merupakan kolaborasi antara IAIN Pontianak dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berhasil melaksanakan kegiatan pengajaran di delapan institusi pendidikan di Desa Sungai Deras, Kecamatan Teluk Pakedai.

Kegiatan ini melibatkan PAUD M.U, PAUD Beringin, PAUD Kemilau, Madrasah Ibtidaiyah, SMP Al-Falah, MTs Miftahul Ulum, SMA Bina Mandiri, dan SMK Al-Falah.

Kegiatan yang dilakukan pada 15 Agustus 2024 ini bertujuan untuk memperkuat pengalaman mengajar mahasiswa dan meningkatkan kompetensi serta keterampilan praktis dalam bidang pendidikan.

Selama satu hari, mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas, termasuk pengajaran di kelas, bimbingan belajar, dan pengembangan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

Sebanyak 21 mahasiswa terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari 8 mahasiswi dan 13 mahasiswa. Mereka tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator yang menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan. 

Mahasiswa menggunakan metode pengajaran inovatif untuk meningkatkan minat belajar siswa, dan memberikan pendekatan yang lebih personal untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan efektif.

Selama kegiatan berlangsung, pihak sekolah dan siswa memberikan tanggapan positif terhadap program ini. Kerjasama yang terjalin diharapkan dapat berlanjut untuk memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Desa Sungai Deras. Para guru juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif dan dedikasi mahasiswa dalam mendukung proses pendidikan di desa ini.

Kegiatan pengajaran ini merupakan bagian dari program KKL yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah dengan keterbatasan sumber daya pendidikan.

Dengan selesainya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Desa Sungai Deras dan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat.

Penulis : Suryana


Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak