LP2M IAIN PONTIANAK
Tingkatkan Pemahaman Religi: Mahasiswa KKL Kelompok 40 Ajarkan Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam

Tingkatkan Pemahaman Religi: Mahasiswa KKL Kelompok 40 Ajarkan Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam

 


Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok 40 menjadi tenaga pendidik dan mengajarkan pelajaran Pendidikan Agama Islam dikelas 6 SDN 02 Selakau Tua Kecamatan Selakau Timur Kabupaten Sambas, Senin (12/08/2024).

Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di SDN 02 Selakau Tua. Selama beberapa minggu terakhir, mereka secara rutin memberikan pelajaran tambahan kepada siswa-siswi sekolah tersebut.

Materi yang diajarkan beragam, mulai dari kisah-kisah para nabi, tata cara sholat, hingga akhlak mulia. Para mahasiswa KKL tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga memberikan contoh-contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Zikri selaku mahasiswa yang memberikan materi tentang Pendidikan agama menyampaikan “Ketika abang-abang masuk ke kelas kalian tolong di dengarkan baik baik, kita belajarnya santai saja tapi kita serius” ucap Zikri.

Kehadiran mahasiswa KKL memberikan angin segar bagi pendidikan agama Islam di SDN 02 Selakau Tua. Melalui kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan, siswa-siswi menjadi lebih tertarik untuk mempelajari agama dan menjalankan ajaran-ajarannya. Kegiatan belajar berlangsung dengan damai dan begitu tenang, siswa di kelas 6 juga begitu antusias mengikuti kegiatan pembelajaran yang disampaikan oleh mahasiswa KKL.

Mus salah satu guru di SDN O2 Sekalau Tua mengapresiasi cara mengajar yang dilakukan oleh mahasiswa KKL. Dengan perbedaan sedikit dari jenjang Pendidikan dapat membuat koneksi antara siswa dan mahasiswa yang mengajar lebih mudah dipahami dan tidak ada ketegangan ketika melaksanakan kegiatan mengajar dikelas. Mus sempat menyampaikan, “Jika adik-adik mahasiswa tidak memiliki kesibukan kami harap bisa terus ikut serta dalam kegiatan mengajar di SD kami tercinta ini” ucap Mus.

Penulis : Muhammad Aidil


Mempererat Tali Silaturahmi: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ngopi Bersama di Warung Kopi Desa Selakau Tua

Mempererat Tali Silaturahmi: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ngopi Bersama di Warung Kopi Desa Selakau Tua

 


Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok 40 ngopi bersama membahas progres-progres yang akan dikerjakan dalam minggu dekat ini di Desa Selakau Tua Kecamatan Selakau Timur Kabupaten Sambas, Minggu (11/08/2024).

Dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak dengan masyarakat, para mahasiswa menggelar kegiatan ngopi bersama di salah satu warung kopi di Desa Selakau Tua. Kegiatan ini menjadi momen yang hangat dan penuh keakraban di antara mahasiswa dan warga desa setempat.

Mahasiswa yang identik dengan kebiasan yang suka ngopi diwarung kopi atau coffe shop adalah kebiasaan yang tidak bisa dihilangkan dimanapun mereka berada. Salah satu warung kopi yang  menjadi saksi pertemuan yang penuh canda tawa antara mahasiswa KKL. Salah seorang mahasiswa KKL, Azizul mengatakan, "Ngopi bersama ini adalah cara kita untuk lebih dekat dengan antar sesama mahasiswa yang berasal dari daerah kita di sini." Ucap Azizul.

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Desa Selakau Tua memang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Selain menjalankan program kerja yang telah direncanakan, mereka juga berusaha membaur dengan masyarakat, salah satunya dengan kegiatan sederhana seperti ngopi bersama ini. "Kami ingin kegiatan ini menjadi kebiasaan baik yang dapat terus berlanjut selama kami di sini," tambah Azizul.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara mahasiswa KKL dan masyarakat Desa Selakau Tua akan semakin erat dan harmonis, menciptakan pengalaman yang berharga bagi kedua belah pihak.

Penulis : Muhammad Aidil


Perkuat Hubungan Persaudaraan: Mahasiswa KKL Kelompok 40 Liburan Ke Eria Singkawang

Perkuat Hubungan Persaudaraan: Mahasiswa KKL Kelompok 40 Liburan Ke Eria Singkawang

 


Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok 40 mengadakan liburan bersama ke tempat wisata Eria di Kota Singkawang, pada Minggu (11/08/2024), guna meningkatkan dan mempererat tali silaturahmi. 

Setelah berminggu-minggu menjalankan program KKL, mahasiswa dari IAIN Pontianak memanfaatkan waktu luang untuk berlibur bersama. Kegiatan rekreasi ini bertujuan mempererat kekeluargaan di antara sesama anggota KKL.

Selama liburan, berbagai kegiatan menarik dilakukan, seperti mengunjungi objek wisata lokal, berkemah di alam bebas, hingga mengadakan acara bakti sosial. Selain menyegarkan pikiran dan tubuh, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa KKL untuk saling berbagi cerita dan pengalaman.

Saddam, ketua kelompok 40, menyampaikan, “Kegiatan ini sangat baik dan positif. Kawan-kawan dapat saling mengenal satu sama lain, menjalin keakraban, dan berbagi pengalaman yang memperkaya hubungan persaudaraan.”

Liburan bersama yang dilakukan mahasiswa KKL IAIN Pontianak dinilai sangat bermanfaat untuk meningkatkan semangat dan soliditas tim. Dengan pikiran yang lebih segar dan hubungan yang lebih erat, diharapkan mahasiswa KKL dapat menjalankan program-programnya dengan lebih efektif. 

Saddam juga menambahkan, “Saya berharap kegiatan ini dapat memperkuat kebersamaan dan kekeluargaan di antara kami dalam melaksanakan KKL, baik selama kegiatan berlangsung maupun setelahnya.”

Inisiatif yang diadakan oleh mahasiswa KKL ini membawa banyak nilai positif yang dapat dijadikan pelajaran dan kenang-kenangan yang indah di masa depan.

Penulis ; Muhammad Aidil


Mahasiswa KKL Kelompok 40 Mengambil Bambu Untuk Pemasangan Bendera Merah Putih Di Selakau Tua

Mahasiswa KKL Kelompok 40 Mengambil Bambu Untuk Pemasangan Bendera Merah Putih Di Selakau Tua


Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok 40 bekerjasama mengambil bambu untuk pemasangan bendera merah putih dalam rangka memeriah kan HUT RI yang ke-79 di desa Selakau Tua Selakau Timur Kabupaten Sambas, Sabtu (09/08/2024).

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak turut berpartisipasi dalam persiapan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79. Salah satu kegiatan yang mereka lakukan adalah mengambil bambu dari hutan setempat untuk digunakan sebagai tiang bendera merah putih yang akan dipasang di berbagai sudut desa.

Kegiatan ini dimulai dengan perjalanan mahasiswa ke hutan bambu di sekitar desa, dipandu oleh warga lokal yang sudah berpengalaman. Proses pemilihan bambu dilakukan dengan cermat untuk memastikan tiang yang digunakan kuat dan tahan lama.

Hadi, seorang tokoh masyarakat Selakau Tua, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKL ini. Menurutnya, kehadiran mereka tidak hanya membantu mempersiapkan perayaan kemerdekaan, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat desa.

“Kami sangat senang dengan kedatangan mahasiswa KKL di desa ini. Mereka bukan hanya belajar dari kami, tapi juga mengajarkan semangat gotong royong kepada generasi muda di sini. Ini adalah contoh yang baik bagi warga desa, terutama anak-anak kami,” ungkap Hadi.

Setelah bambu diambil, mahasiswa dan warga bersama-sama memasang bendera merah putih di sepanjang jalan utama dan di depan rumah-rumah penduduk. Aktivitas ini dilakukan dengan penuh semangat dan antusiasme, menciptakan suasana kebersamaan yang semakin mempererat ikatan antara mahasiswa dan masyarakat.

Dengan kontribusi mahasiswa KKL IAIN Pontianak, perayaan HUT RI di Desa Selakau Tua tahun ini menjadi lebih meriah dan penuh semangat nasionalisme. Mahasiswa berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman yang berkesan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Penulis : Muhammad Aidil


Mempererat Silaturahmi, Mahasiswa KKL Kelompok 40 Bercerita Dan Bercengkrama Bersama Tokoh Agama Dan Pengurus Mesjid

Mempererat Silaturahmi, Mahasiswa KKL Kelompok 40 Bercerita Dan Bercengkrama Bersama Tokoh Agama Dan Pengurus Mesjid

 


Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok 40 semakin mempererat hubungan antara mahasiswa yang sedang mengabdi dan pengurus masjid A-Mu’minin di desa Selakau Tua Selakau Timur Kabupaten Sambas, Sabtu (09/08/2024).

Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Kali ini, mereka aktif menjalin silaturahmi dengan pengurus masjid Al-Mu’minin yang berada di desa tersebut.

Selama beberapa minggu terakhir, mahasiswa KKL telah aktif terlibat dalam berbagai kegiatan bersama pengurus masjid. Mulai dari membantu membersihkan lingkungan masjid, mengikuti kegiatan pengajian, hingga berdiskusi mengenai program-program keagamaan yang dapat dilaksanakan bersama.

Sukiran selaku ketua Mesjid Al-Mu’minin menyampaikan bahwa hubungan silaturahmi antara mahasiswa KKL dan pengurus masjid tetap terjalin maskipun sampai pengabdian mereka selesai. “Harapan nya ilmu yang adek-adek mahasiswa terapkan berguna untuk kedepan nya, dan semoga silaturahmi antar sesama kita tidak akan putus” ujar Sukiran.

Kehadiran mahasiswa KKL di Desa Selakau Tua memberikan warna tersendiri bagi masyarakat, terutama dalam hal pembinaan keagamaan. Kerja sama yang terjalin antara mahasiswa KKL dan pengurus masjid Al-Mu’minin dinilai sangat efektif dalam meningkatkan keimanan masyarakat. Silaturahmi yang terjalin antara mahasiswa KKN dan pengurus masjid Al-Mu’minin tidak hanya bermanfaat bagi kedua belah pihak, namun juga memberikan dampak positif bagi masyarakat secara keseluruhan.

Sukiran juga menyampaikan apresiasinya atas kehadiran mahasiswa KKN. "Kami sangat terbantu dengan semangat dan pengabdian dari adik-adik mahasiswa. Semoga kehadiran kalian dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli terhadap agama dan masyarakat," ungkapnya.

Penulis : Muhammad Aidil


Mahasiswa KKL Mendapatkan Pengalaman dan Ilmu yang Berharga dari Petani Sayur Cabe Desa Selakau Tua

Mahasiswa KKL Mendapatkan Pengalaman dan Ilmu yang Berharga dari Petani Sayur Cabe Desa Selakau Tua

 


Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Selakau Tua kelompok 40 ikut memanen cabe bersama masyarakat yang memiliki kebun dan menambah ilmu tentang berkebun yang baik di Selakau Tua Kecamatan Selakau Timur Kabupaten Sambas, Sabtu (09/08/2024).

Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak berhasil memperoleh wawasan dan ilmu berharga dari petani cabe di Desa Selakau Tua. Kunjungan ini merupakan bagian dari program KKL yang bertujuan untuk mempelajari kearifan lokal serta teknik pertanian yang diterapkan oleh masyarakat setempat.

Para mahasiswa disambut hangat oleh para petani, yang dengan antusias berbagi pengetahuan tentang budidaya cabe. Salah satu petani, Sahmi yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam bercocok tanam, menjelaskan teknik-teknik penting dalam menanam dan merawat tanaman cabe agar hasilnya optimal.

“Kami di sini menanam cabe dengan cara tradisional, namun tetap memperhatikan perkembangan teknologi agar hasil panen semakin baik. Salah satu kunci sukses dalam menanam cabe adalah menjaga kelembaban tanah dan rutin melakukan pemupukan organik,” jelas Sahmi.

Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk terjun langsung ke ladang cabe, belajar tentang proses pemilihan bibit unggul, penanaman, hingga cara pengendalian hama yang ramah lingkungan. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis yang tidak hanya memperkaya pengetahuan mereka, tetapi juga membuka mata mereka akan pentingnya sektor pertanian bagi kehidupan masyarakat pedesaan.

Tentunya mahasiswa belajar banyak dari para petani di sini, terutama tentang kesabaran dan ketekunan dalam bertani. Ini adalah ilmu yang sangat berharga dan dapat di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan adanya kegiatan ini, para mahasiswa berharap dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh dalam membantu masyarakat dan mengembangkan potensi agrikultur di daerah lain. Mereka juga berharap bahwa kunjungan ini dapat menjadi awal dari kerjasama yang lebih erat antara akademisi dan petani lokal untuk pengembangan pertanian yang lebih baik di masa depan.

Penulis : Muhammad Aidil


Mahasiswa KKL Menguak Misteri Air Sungai Selakau Tua yang Dikenal Sakral

Mahasiswa KKL Menguak Misteri Air Sungai Selakau Tua yang Dikenal Sakral

 


Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Selakau Tua kelompok 40 mengunjungi Sungai yang dikenal sakral dengan cerita mitor masyarakat di Selakau Tua Kecamatan Selakau Timur Kabupaten Sambas, Sabtu (09/08/2024).

Sungai Selakau Tua memiliki keunikan tersendiri di mata masyarakat. Konon, air dari sungai ini diyakini memiliki kekuatan mistis. Menurut kepercayaan yang berkembang, siapa saja yang berasal dari luar desa dan menggunakan air sungai tersebut untuk mandi, akan terikat dengan desa ini. Dalam banyak kasus, orang tersebut akan memilih menetap di desa ini, baik melalui perkawinan atau alasan lainnya.

Sebagai mahasiswa yang dituntut kritis dan selalu ingin tahu tentang sesuatu yang baru tentunya mahasiswa tertarik dengan cerita-cerita yang ada di masyarakat di lokasi mereka melaksanakan KKL ini. Tidak sampai disitu juga, kegiatan yang dilakukan mahasiswa ini adalah untuk mendokumentasikan dan memahami lebih dalam tentang kepercayaan serta nilai-nilai lokal yang masih kuat dipegang oleh masyarakat Selakau Tua.

Kegiatan mencari tahu ini didukung penuh oleh tokoh masyarakat setempat, bapak Mahrus yang telah lama tinggal di desa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa mitos tentang air Sungai Selakau Tua telah ada sejak lama dan menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas desa.

“Banyak orang luar yang datang ke sini dan setelah mandi di sungai, mereka merasa nyaman dan memilih untuk tinggal di desa ini. Tidak hanya melalui perkawinan, tapi ada juga yang tertarik dengan ketenangan dan keindahan alam desa ini,” ujar Mahrus 

Sebagian orang banyak yang tidak percaya akan hal ini, tapi pada kenyataan nya apa yang disampaikan masyarakat sekitar memang benar-benar terjadi, “Mitos ini telah menjadi bagian dari kehidupan kami, dan kami merasa bangga dengan tradisi ini.” Lanjut Mahrus.

Dengan adanya kegiatan pengabdian ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak berharap dapat memberikan wawasan baru tentang kearifan lokal yang ada di Kalimantan Barat, serta mempromosikan Desa Selakau Tua sebagai destinasi wisata budaya yang menarik.

Penulis : Muhammad Aidil


Mahasiswa KKL Kelompok 40 Pasang Bendera Tertinggi Dan Terbesar Di Desa Selakau Tua

Mahasiswa KKL Kelompok 40 Pasang Bendera Tertinggi Dan Terbesar Di Desa Selakau Tua

 


Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Selakau Tua kelompok 40 memasang bendera terbesar dan tertinggi dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di Selakau Tua Kecamatan Selakau Timur Kabupaten Sambas, Sabtu (09/08/2024).

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-79, Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak melakukan aksi yang menarik perhatian masyarakat di Desa Selakau Tua. Mereka berhasil memasang bendera merah putih dengan ukuran yang sangat besar dan di ketinggian yang belum pernah dicapai sebelumnya di desa tersebut.

Bendera yang dipasang oleh para mahasiswa ini memiliki ukuran panjang 2 meter dan lebar 1 meter. Bendera ini dikibarkan pada tiang setinggi 10 meter, menjadikannya bendera tertinggi dan terbesar yang pernah ada di Desa Selakau Tua.

Mahasiswa ingin memberikan sesuatu yang berbeda dan berkesan untuk merayakan HUT RI ke-79 di Desa Selakau Tua. Dengan memasang bendera tertinggi dan terbesar ini, dengan harapan semangat nasionalisme dan kebanggaan terhadap Indonesia semakin terasa di tengah masyarakat.

Proses pemasangan bendera ini dilakukan secara gotong royong oleh para mahasiswa KKL, dengan dukungan dari warga desa setempat. Bendera tersebut dipasang di lapangan terbuka yang merupakan pusat kegiatan masyarakat desa. Tidak hanya sekadar pemasangan bendera, acara ini juga dilanjutkan dengan berbagai kegiatan lainnya seperti lomba-lomba tradisional dan doa bersama untuk kemajuan bangsa.

Kepala Desa Selakau Tua, Herlambang, menyampaikan apresiasinya kepada para mahasiswa yang telah berkontribusi dalam memeriahkan HUT RI di desanya. "Ini adalah momen yang sangat berharga bagi desa kami. Bendera yang dipasang oleh mahasiswa KKL IAIN Pontianak ini bukan hanya simbol kebanggaan, tetapi juga wujud dari semangat persatuan dan gotong royong yang harus kita jaga bersama," kata Herlambang.

Dengan aksi ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak berhasil menorehkan sejarah baru di Desa Selakau Tua, serta memberikan inspirasi kepada masyarakat untuk terus merayakan kemerdekaan dengan penuh semangat dan cinta tanah air.

Penulis : Muhammad Aidil

Mahasiswa IAIN Pontianak dan UIN Mataram Kunjungi Tokoh Agama Desa Anjungan Dalam

Mahasiswa IAIN Pontianak dan UIN Mataram Kunjungi Tokoh Agama Desa Anjungan Dalam

 


Anjungan Dalam (lp2m.iainptk.ac.id) - 06 Agustus 2024, Dalam rangka mendukung program kerja Kuliah Kerja Lapangan (KKL), mahasiswa IAIN Pontianak dan UIN Mataram melakukan kunjungan ke Tokoh Agama Desa Anjungan Dalam pada hari Selasa, 06 Agustus 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta mendapatkan dukungan dan pandangan dari para tokoh agama dalam pelaksanaan program kerja mereka di desa.

Rombongan mahasiswa diterima dengan hangat di kediaman Ustaz Supianto atau yang akrab disapa dengan pak minto, salah satu tokoh agama di Desa Anjungan Dalam. Pertemuan ini diawali dengan sambutan dari ketua KKL, Husnul Haliqin. Dalam sambutannya, Husnul mengungkapkan tujuan kunjungan mereka serta harapan agar kegiatan KKL ini dapat berjalan dengan baik berkat bimbingan dan dukungan dari para tokoh agama.

"Melalui kunjungan ini, kami ingin mendengar pandangan dan nasehat dari pak ustadz, khususnya dalam konteks pelaksanaan program kerja yang kami rencanakan di Desa Anjungan Dalam. Kami berharap program kami bisa bermanfaat bagi masyarakat dan mendapat restu dari para tokoh agama," ujar Husnul.

Ustadz Supianto dalam sambutannya menyambut baik kedatangan para mahasiswa. Beliau menyampaikan pentingnya sinergi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

 "Kami sangat mendukung program kerja yang akan dilaksanakan oleh adik-adik mahasiswa. Semoga kegiatan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan di desa kita," ungkapnya.

Para mahasiswa kemudian memaparkan beberapa program kerja yang akan mereka laksanakan, seperti Literasi Digital, Kampanye Literasi, Pelatihan Fardu Kifayah serta program kebersihan lingkungan. Ustaz Supianto memberikan berbagai masukan berharga, terutama dalam konteks penerapan nilai-nilai agama Islam dalam setiap program tersebut.

Diskusi berlangsung interaktif dengan para mahasiswa yang antusias mengajukan berbagai pertanyaan. Mereka ingin memastikan bahwa setiap langkah yang mereka ambil sesuai dengan ajaran agama dan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat desa. Ustadz Supianto juga mengajak beberapa tokoh agama lainnya untuk turut serta memberikan pandangan dan nasehat.

Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama. Para mahasiswa tampak puas dan bersemangat untuk segera memulai program kerja mereka dengan dukungan penuh dari para tokoh agama. Mereka berharap kunjungan ini dapat menjadi awal yang baik untuk kerjasama yang lebih erat antara mahasiswa dan masyarakat desa.

Tokoh agama Desa Anjungan Dalam menyambut baik kunjungan ini dan berharap bahwa program kerja yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa IAIN Pontianak dan UIN Mataram dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan dukungan dari para tokoh agama, diharapkan program-program ini bisa berjalan lancar dan membawa berkah bagi semua pihak.

penulis : DESWITA 


Berkunjung ke Mts Muhammadiyah Olak-Olak Kubu: Mahasiswa KKL 33 Koordinasi untuk Mengajar

Berkunjung ke Mts Muhammadiyah Olak-Olak Kubu: Mahasiswa KKL 33 Koordinasi untuk Mengajar

 


Olak – olak Kubu (lp2m.iainptk.ac.id) - Senin, 12 Agustus 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok 33 lakukan kunjungan ke Mts Muhammadiyah Olak-Olak Kubu. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi dengan pihak sekolah terkait rencana mahasiswa KKL 33 untuk melaksanakan program mengajar di sekolah tersebut. 

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKL 33 mengadakan diskusi dengan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, serta para staf guru di Mts Muhammadiyah Olak-Olak Kubu. Diskusi ini berfokus pada penjadwalan kegiatan mengajar yang akan dilakukan oleh mahasiswa KKL, serta pembahasan mengenai kondisi sekolah, termasuk keterbatasan fasilitas dan tenaga pengajar.

Bapak Didik, Kepala Sekolah Mts Muhammadiyah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para mahasiswa KKL yang bersedia datang dan membantu mengajar di sekolah tersebut. 

"Saya sangat senang dan berterima kasih kepada adik-adik KKL yang mau datang dan membantu mengajar di sekolah kami. Inilah keadaan sekolah kami, dan saya berharap kehadiran kalian dapat memberikan semangat bagi para siswa untuk belajar serta memotivasi mereka melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya," ujar Didik.

Beliau juga menambahkan bahwa banyak siswa di Olak-Olak Kubu yang cenderung memilih bekerja setelah lulus sekolah, sehingga kehadiran mahasiswa KKL diharapkan dapat menjadi dorongan bagi siswa untuk lebih giat belajar dan meraih cita-cita mereka.

Dalam kunjungan ini, mahasiswa KKL 33 tidak hanya mendapatkan wawasan tentang tantangan yang dihadapi oleh Mts Muhammadiyah Olak-Olak Kubu, tetapi untuk memberikan kontribusi nyata. Mereka berharap program KKL ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di daerah tersebut, serta menjadi inspirasi bagi para siswa untuk terus mengejar pendidikan lebih tinggi.

Penulis : Tim PDD


Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak