LP2M IAIN PONTIANAK
Senam Bersama Tingkatkan Kebugaran dan Keakraban di Desa Sungai Kakap

Senam Bersama Tingkatkan Kebugaran dan Keakraban di Desa Sungai Kakap

 


Sungai Kakap, Jum’at 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bersama perangkat desa, mengikuti kegiatan senam bersama yang dilaksanakan di halaman Kantor Desa Sungai Kakap pada Jumat 8 Agustus 2025 pagi. Kegiatan dimulai pukul 07.00- 08.30 WIB dan berlangsung dalam suasana penuh semangat serta kekeluargaan.

Senam bersama ini menjadi salah satu proker yang dibuatoleh mahasiswa KKL dari Desa Sungai Kakap sebagai upaya untuk menjaga kesehatan jasmani dan meningkatkan kebugaran masyarakat. Sejak pagi, para peserta sudah mulai berkumpul, mengenakan pakaian olahraga, dan bersiap mengikuti gerakan yang dipandu oleh instruktur senam. Alunan musik enerjik membuat suasana semakin hidup, memacu semangat peserta untuk mengikuti setiap gerakan dengan antusias.

Selain manfaat kesehatan, kegiatan ini juga memiliki tujuan sosial, yakni mempererat hubungan antara perangkat desa dan mahasiswa KKL. Melalui interaksi langsung dan suasana santai, komunikasi antara berbagai pihak menjadi lebih hangat dan terbuka. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program-program desa ke depan.

Salah satu mahasiswa KKL mengungkapkan bahwa keikutsertaan mereka dalam senam bersama ini merupakan bentuk partisipasi aktif dalam kegiatan masyarakat, sekaligus cara untuk membangun kedekatan dengan pihak desa. “Kami merasa senang bisa ikut bergabung, karena selain sehat, kami juga bisa mengenal staf desa lebih dekat,” ujarnya.

Penulis: Syahrul Zaman 

Rutinan Malam Jum’at: Yasinan Bersama Antara Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap dan Warga Dusun Merpati

Rutinan Malam Jum’at: Yasinan Bersama Antara Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap dan Warga Dusun Merpati


 Sungai Kakap, Kamis 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Pada malam hari pukul 18.30-19.15 WIB, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mengikuti kegiatan yasinan bersama warga Dusun Merpati. Acara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan yasinan rutin ini menjadi momen berharga bagi para peserta KKL untuk lebih mendekatkan diri secara spiritual, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat setempat. Bertempat di salah satu rumah warga, suasana terasa hangat dan penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh rasa saling menghargai dan memperkuat ikatan sosial antara mahasiswa dan warga Dusun Merpati. Selain sebagai sarana ibadah, yasinan juga menjadi ruang interaksi yang positif bagi kedua belah pihak. Partisipasi aktif mahasiswa peserta KKL dalam kegiatan keagamaan ini mendapat sambutan baik dari masyarakat. Warga berharap sinergi semacam ini dapat terus terjalin selama masa pengabdian mahasiswa di dusun tersebut.

Penulis: Usnida Mubarokah


Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap Kenali dan Dukung Pengembangan UMKM Gula Merah di Desa Sungai Kakap

Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap Kenali dan Dukung Pengembangan UMKM Gula Merah di Desa Sungai Kakap

 


Sungai Kakap, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) melaksanakan kunjungan lapangan ke salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) unggulan desa, yakni usaha gula merah, pada pukul 09.30 - 11.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengenalan potensi ekonomi lokal yang diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus peluang pengembangan usaha bagi masyarakat setempat.

Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa disambut langsung oleh pemilik usaha yang telah menekuni produksi gula merah selama bertahun-tahun. Mereka diajak untuk melihat secara langsung seluruh proses produksi, mulai dari pengambilan nira kelapa, proses pemasakan hingga pengentalan, pencetakan, dan pengemasan. Mahasiswa juga mendapat penjelasan mengenai teknik menjaga kualitas gula agar tetap memiliki cita rasa manis khas dan warna alami yang disukai konsumen.

Tidak hanya observasi, mahasiswa KKL juga terlibat dalam diskusi interaktif dengan pelaku UMKM. Topik pembahasan mencakup tantangan yang dihadapi, seperti fluktuasi harga bahan baku, cuaca yang memengaruhi ketersediaan nira, serta persaingan dengan produk gula kemasan pabrik. Selain itu, dibahas pula peluang yang dapat dikembangkan, di antaranya inovasi kemasan, perluasan pasar melalui media digital, serta kerja sama dengan pihak luar untuk memperkuat branding produk. Pemilik UMKM menyampaikan harapannya agar generasi muda, termasuk mahasiswa, dapat membantu mempromosikan produk lokal melalui media sosial dan memberikan masukan kreatif untuk meningkatkan daya saing di pasar.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL tidak hanya mengenal proses produksi gula merah, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang pentingnya pemberdayaan ekonomi lokal. Kunjungan ini menjadi langkah konkret untuk menjembatani dunia akademik dengan realitas lapangan, sehingga ke depan diharapkan dapat tercipta kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan pelaku usaha desa. 

Penulis: Usnida Mubarokah 

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dukung Pengembangan UMKM Ikan Keropok di Sungai Kakap

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dukung Pengembangan UMKM Ikan Keropok di Sungai Kakap

 


Desa Sungai Kakap, Kamis 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Pukul 10:00 WIB, Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap Kelompok 47 melakukan kunjungan ke salah satu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengolah Ikan Keropok di Dusun Nirwana, Desa Sungai Kakap. Kunjungan ini bertujuan untuk memahami lebih dalam mengenai proses produksi, tantangan yang dihadapi dalam usaha, serta potensi pengembangan UMKM yang berbasis hasil laut di daerah pesisir.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa disambut langsung oleh bapak Ilham, selaku pemilik UMKM Ikan Keropok yang telah menjalankan usahanya selama lebih dari lima tahun. Ia menjelaskan bahwa proses pembuatan ikan keropok dimulai dengan pemilihan ikan segar, pemberishan ikan, pencampuran ikan dengan air garam, khusus ikan yang tidak dijemur dihari itu maka pencampuran air garam di campur bersamaan dengan es batu, hingga proses pengeringan alami dan pengemasan produk. Saat ini, produk Ikan Keropok yang dihasilkannya dipasarkan ke beberapa agen lokal dengan harga Rp55.000 per kilogram. 

Sebagai bentuk dukungan dan kontribusi nyata terhadap pengembangan UMKM lokal, mahasiswa KKL Kelompok 47 menawarkan bantuan dalam pembuatan metode pembayaran berbasis QRIS, yang bertujuan untuk mempermudah transaksi dan menarik minat konsumen yang lebih modern. Selain itu, mereka juga berinisiatif mendesain logo usaha yang dapat meningkatkan daya tarik visual produk. Tak hanya itu, mahasiswa juga akan membuat video dokumentasi mengenai proses produksi ikan keropok milik bapak Ilham, yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan promosi di media sosial atau untuk menarik mitra usaha potensial. 

Mahasiswa juga melakukan observasi langsung terhadap proses kerja dan melakukan wawancara ringan untuk mendokumentasikan aktivitas Ilham dalam menjalankan usahanya sehari-hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat oleh mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap, khususnya dalam mendukung pengembangan UMKM yang berbasis potensi lokal. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL Kelompok 47 menunjukkan komitmen mereka dalam menggali potensi ekonomi desa dan membangun kerja sama yang berkelanjutan untuk mendukung kemajuan UMKM di wilayah Sungai Kakap.

Oleh: Reza Anugraha Ansyari

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Lakukan Audiensi di SMAN 1 Sungai Kakap  Terkait Program Sosialisasi Kampus

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Lakukan Audiensi di SMAN 1 Sungai Kakap Terkait Program Sosialisasi Kampus

 

Sungai Kakap, Senin 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melakukan audiensi dengan pihak SMAN 1 Sungai Kakap pada Senin, 4 Agustus 2025 pukul 09.30-10.30 WIB.Audiensi ini bertujuan untuk menindaklanjuti rencana pelaksanaan program sosialisasi pengenalan kampus kepada para siswa SMA sebagai bagian dari program kerja mahasiswa KKL dengan tema “EXPO IAIN (SMART CAMPUS SMART GENERATION)”

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan maksud dan tujuan program serta menjelaskan agenda kegiatan yang dirancang untuk memberikan informasi mengenai dunia perkuliahan, khususnya di IAIN Pontianak. Pihak sekolah merespons positif rencana tersebut dan menyatakan dukungan atas pelaksanaan program sosialisasi, dengan harapan dapat memberikan motivasi serta wawasan kepada siswa mengenai jenjang pendidikan tinggi.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis mahasiswa KKL dalam mendukung peningkatan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di kalangan pelajar SMA, khususnya di wilayah Sungai Kakap.

Penulis : Usnida Mubarokah

Bimbingan Belajar Gratis Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Parit Ayyub Diminati Anak-Anak Desa Mega Timur

Bimbingan Belajar Gratis Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Parit Ayyub Diminati Anak-Anak Desa Mega Timur


 MEGA TIMUR (lp2m.iainptk.ac.id) – Minggu (10/8/2025) pagi di Parit Ayyub, Desa Mega Timur, tampak pemandangan berbeda dari biasanya. Sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak terlihat bersemangat membimbing anak-anak desa dalam kegiatan bimbingan belajar gratis. Inisiatif ini digagas sebagai wujud nyata kontribusi mahasiswa untuk memajukan pendidikan di wilayah tersebut.

Bertempat di posko KKL IAIN Pontianak, kegiatan yang diadakan setiap hari Minggu pukul 10.00–12.00 WIB ini berhasil menarik perhatian banyak orang tua serta menumbuhkan antusiasme anak-anak. Mereka berkumpul dengan wajah ceria, siap mengulang dan memperdalam materi pelajaran sekolah. Bimbingan belajar ini dirancang untuk membantu anak-anak memahami pelajaran yang sudah atau belum diajarkan di sekolah, sekaligus mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan positif dan bermanfaat.

Kegiatan ini lahir dari kesadaran para mahasiswa KKL akan pentingnya pendidikan sebagai kunci kemajuan. Mereka melihat adanya kebutuhan di masyarakat Desa Mega Timur, khususnya Parit Ayyub, untuk mendapatkan dukungan pendidikan tambahan. Oleh karena itu, mereka memutuskan membuka bimbingan belajar secara gratis, menghilangkan hambatan biaya yang sering menjadi kendala bagi sebagian besar keluarga.

Risma Adelia, salah satu anggota KKL IAIN Pontianak di Desa Mega Timur, menjelaskan latar belakang dan tujuan dari program ini. “Adanya bimbingan belajar untuk anak-anak ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, meningkatkan prestasi akademik mereka, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan minat belajar,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar mengajar, tetapi juga berupaya menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan agar anak-anak tidak merasa terbebani.

Lebih lanjut, Risma Adelia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mereka memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. “Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kontribusi pada masyarakat dengan membantu meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan masyarakat di Desa Mega Timur,” ungkapnya. Melalui bimbingan belajar ini, para mahasiswa berharap dapat menanamkan semangat belajar sejak dini yang kelak akan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka.

Antusiasme anak-anak dan dukungan penuh dari masyarakat setempat menjadi bukti bahwa inisiatif mahasiswa KKL IAIN Pontianak ini diterima dengan baik. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia kampus dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif yang signifikan, khususnya di bidang pendidikan.

Diharapkan kegiatan bimbingan belajar ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk melakukan hal serupa di berbagai daerah.

Penulis : Shafira Ramadania

Mahasiswa KKL Sungai Deras Meriahkan Pembukaan Perlombaan HUT RI ke-80 di Dusun Beringin

Mahasiswa KKL Sungai Deras Meriahkan Pembukaan Perlombaan HUT RI ke-80 di Dusun Beringin

 


Sungai Deras, 10 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Desa Sungai Deras turut menghadiri dan memeriahkan acara pembukaan perlombaan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 yang diselenggarakan di Dusun Beringin pada Minggu malam. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sungai Deras dan masyarakat. 

Pembukaan perlombaan ini menjadi awal rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga puncak peringatan kemerdekaan pada 17 Agustus mendatang. Kegiatan bertujuan mempererat kebersamaan warga sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme melalui berbagai lomba dan hiburan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sungai Deras menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKL atas kontribusi yang telah diberikan, baik dalam membantu persiapan acara maupun keterlibatan aktif mereka dalam kegiatan masyarakat.

"Terima kasih kepada mahasiswa KKL Sungai Deras yang telah ikut berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kehadiran kalian membawa energi positif dan semangat baru bagi masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut selama masa KKL berlangsung," ujar beliau.

Acara pembukaan berlangsung dengan lancar dan meriah. Setelah sambutan resmi, kegiatan dilanjutkan dengan hiburan karaoke bersama yang diikuti oleh Kepala Desa, mahasiswa KKL, dan warga. Suasana hangat dan penuh keceriaan tercipta melalui nyanyian bersama yang disambut tepuk tangan dan tawa riang para hadirin.

Bagi mahasiswa KKL, keikutsertaan dalam acara ini merupakan kesempatan berharga untuk lebih dekat dengan masyarakat dan memahami nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas Desa Sungai Deras. Selain menjalankan program kerja, mereka juga berperan aktif dalam kegiatan sosial dan budaya sebagai bagian dari upaya membangun hubungan harmonis dengan warga.

Panitia perlombaan telah menyiapkan berbagai jenis lomba yang akan digelar selama beberapa hari ke depan, di antaranya balap karung, tarik karaoke, bola dandut, serta permainan tradisional lainnya. Seluruh kegiatan diharapkan dapat menjadi wadah hiburan sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

Kehadiran mahasiswa KKL dalam pembukaan perlombaan HUT RI ke-80 ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan masyarakat. Semangat kebersamaan yang terjalin pada malam tersebut diharapkan terus terjaga hingga akhir masa KKL dan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu serta membangun kepedulian sosial.

Penulis : Khatimatul Husna

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Beri Edukasi Antiperundungan di MIS Mujahidin Parit  Ayyub Desa Mega Timur

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Beri Edukasi Antiperundungan di MIS Mujahidin Parit Ayyub Desa Mega Timur

 



Mega Timur (lp2m.iainptk.ac.id) – Sabtu pagi, 9 Agustus 2025, suasana di MIS Mujahidin Parit Ayyub, Desa Mega Timur, terasa berbeda dari biasanya. Para siswa kelas 4, 5, dan 6 berkumpul di dalam kelas untuk mengikuti sosialisasi anti perundungan yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKL Desa Mega Timur IAIN Pontianak. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Para mahasiswa KKL menyadari pentingnya edukasi sejak dini mengenai isu perundungan (bullying). Program sosialisasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman tentang lingkungan sekolah yang aman dan penuh empati, di mana setiap anak merasa dihargai. Dengan pendekatan yang interaktif dan mudah dipahami, para mahasiswa menjelaskan apa itu perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun psikologis.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKL tidak hanya berfokus pada definisi, tetapi juga pada pembentukan karakter. Mereka berupaya menumbuhkan rasa peduli agar siswa tidak menyakiti atau membiarkan teman mereka disakiti. Selain itu, siswa juga dibekali dengan keberanian untuk melaporkan perundungan kepada orang dewasa yang mereka percaya, seperti guru atau orang tua. Tujuannya jelas, yaitu menciptakan generasi yang percaya diri, menghargai perbedaan, dan mampu membangun pertemanan yang positif.

Salah satu anggota KKL IAIN Pontianak, Miswandy, menekankan pesan utama dari sosialisasi ini. "Stop bullying dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar," ajaknya kepada anak-anak MI dengan penuh semangat. Kalimat ini menjadi kunci dan inti dari keseluruhan kegiatan, menanamkan kesadaran bahwa perubahan positif dimulai dari komitmen personal.

Sosialisasi ini disambut antusias oleh para siswa. Mereka aktif bertanya dan berbagi cerita, menunjukkan bahwa isu perundungan adalah hal yang relevan dan penting untuk dibahas. Pihak sekolah juga menyambut baik inisiatif ini, berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. Aksi nyata dari mahasiswa KKL IAIN Pontianak ini menjadi bukti bahwa peran kaum muda sangat vital dalam membentuk karakter dan mental anak-anak bangsa sejak dini, khususnya dalam mewujudkan lingkungan belajar yang penuh empati dan penghargaan.

Penulis : Shafira Ramadania


Senam Pagi di Desa Mega Timur Meriah, Mahasiswa KKL Siap Dukung Jalan Sehat HUT RI ke-80

Senam Pagi di Desa Mega Timur Meriah, Mahasiswa KKL Siap Dukung Jalan Sehat HUT RI ke-80


 Mega Timur (lp2m.iainptk.ac.id) – Jumat pagi, 8 Agustus 2025, halaman Kantor Desa Mega Timur dipenuhi suasana ceria dan semangat. Puluhan warga, termasuk mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan mahasiswa UM Pontianak, antusias mengikuti senam bersama yang telah menjadi tradisi rutin di desa tersebut. Kehadiran para mahasiswa semakin menyemarakkan kegiatan pagi ini.

Meski bukan inisiatif mahasiswa KKL, mereka dengan hangat berpartisipasi, menunjukkan komitmen untuk berbaur dan bersinergi dengan masyarakat setempat. Dengan iringan musik energik dan gerakan yang mudah diikuti, senam pagi menciptakan keakraban antara warga, ibu-ibu PKK, dan para mahasiswa.

Kepala Desa Mega Timur turut hadir dan mengikuti gerakan senam, memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kunci terciptanya kehidupan desa yang harmonis dan penuh semangat.

Usai senam, suasana hangat berlanjut dengan pengumuman dari perwakilan Kantor Desa Mega Timur. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan terima kasih atas partisipasi mahasiswa dan secara resmi mengajak mereka untuk ikut berkontribusi pada kegiatan Jalan Sehat Berhadiah yang akan digelar minggu depan, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-80 RI.

Ajakan ini menandakan bahwa kehadiran mahasiswa KKL di Desa Mega Timur telah diterima dengan baik dan peran mereka diharapkan dalam setiap agenda desa. Partisipasi mahasiswa dalam tradisi senam pagi ini menjadi bukti nyata bahwa adaptasi dan kolaborasi dapat membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi desa.

Penulis : Shafira Ramadania

TPA Al-Ikhlas Desa Teluk Nangka Gelar Kegiatan Mengajar Ngaji untuk Tingkatkan Kemampuan Santri

TPA Al-Ikhlas Desa Teluk Nangka Gelar Kegiatan Mengajar Ngaji untuk Tingkatkan Kemampuan Santri


Teluk Nangka (lp2m.iainptk.ac.id)
– TPA Al-Ikhlas, Desa Teluk Nangka, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, menggelar kegiatan mengajar ngaji pada Senin, 4 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti para santri yang mayoritas merupakan anak-anak usia sekolah dasar, dengan tujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, memahami tajwid, serta menanamkan nilai-nilai akhlak Islami sejak dini.

Kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB dengan pembukaan dan doa bersama yang dipimpin oleh ustadz setempat. Para santri dibagi menjadi beberapa kelompok belajar sesuai tingkat kemampuan masing-masing. Proses belajar mengajar berlangsung interaktif, dengan bimbingan membaca iqra’ dan Al-Qur’an, pembetulan makhraj huruf, serta penyampaian motivasi agar santri tetap semangat dalam belajar agama.

Suasana belajar berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Para santri tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap sesi pembelajaran. Diharapkan, kegiatan ini dapat membentuk generasi muda Desa Teluk Nangka yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan diakhiri pukul 17.00 WIB dengan doa penutup serta penyampaian pesan moral kepada santri untuk terus rajin belajar dan berbakti kepada orang tua.

Penulis : Nurhasanah, Muhammad Ridwan, Rima Muktiyani

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak