LP2M IAIN PONTIANAK
Taman Belajar Outbound di Madrasah Mambaul Ulum Hadirkan Semangat dan Kreativitas Anak-Anak

Taman Belajar Outbound di Madrasah Mambaul Ulum Hadirkan Semangat dan Kreativitas Anak-Anak


 Padi Jaya, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Semangat dan tawa riang anak-anak kembali mewarnai kegiatan Taman Belajar (Outbound) yang digagas oleh mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak di Madrasah Mambaul Ulum. Kali ini, kegiatan dirancang khusus untuk siswa kelas 4, 5, dan 6, dengan mengusung permainan Estafet Kardus yang menguji ketangkasan, kerja sama, keseimbangan, dan konsentrasi.

Bertempat di halaman sekolah, permainan ini disambut antusias oleh para siswa. Dengan suasana yang ceria dan penuh semangat, sebanyak enam tim yang masing-masing beranggotakan lima siswa berlomba-lomba menyelesaikan estafet kardus dengan cepat dan tepat. Dalam permainan ini, peserta harus berdiri di atas kardus dan berpindah tempat secara estafet tanpa menyentuh tanah, bekerja sama untuk menjaga keseimbangan tim sambil tetap fokus dan tangkas.

Permainan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukatif yang efektif. Melalui kegiatan ini, para siswa belajar pentingnya kerja sama tim, ketangkasan tubuh, keseimbangan, serta fokus dalam menghadapi tantangan. Anak-anak tampak sangat menikmati prosesnya, sekaligus belajar banyak hal tanpa tekanan.

“Ini bagian dari metode belajar aktif yang kami rancang untuk siswa-siswa di desa. Anak-anak diajak untuk bermain, namun tetap belajar tentang nilai-nilai seperti strategi, kerja sama, dan kesabaran,” ujar salah satu mahasiswa KKL Padi Jaya 2.

Selama berlangsungnya kegiatan, para mahasiswa KKL bertindak sebagai fasilitator sekaligus pendamping setiap tim. Mereka memandu jalannya permainan dan memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang adil untuk berpartisipasi.

Dari enam tim yang bertanding, akhirnya terpilih satu tim sebagai pemenang yang berhasil menyelesaikan tantangan dengan waktu tercepat dan kerja sama yang solid. Sebagai bentuk apresiasi, tim pemenang diberikan hadiah yang menambah semangat dan keceriaan para peserta lainnya.

Para guru madrasah menyambut positif kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKL yang telah membawa suasana belajar yang menyenangkan dan penuh makna. Menurut mereka, pendekatan seperti ini sangat cocok untuk anak-anak usia sekolah dasar, karena mampu meningkatkan semangat belajar sambil membangun karakter.

Kegiatan Estafet Kardus ini menjadi bukti bahwa belajar tidak selalu harus dilakukan secara formal di dalam kelas, namun bisa dikemas secara kreatif dan menyenangkan di luar ruangan. Taman Belajar menjadi wadah tumbuh kembang yang positif bagi anak-anak di Desa Padi Jaya.

Penulis : Lili Rahmawati 

Madrasah Mambaul Ulum, Padi Jaya – Antusiasme Belajar Siswa Meningkat dengan Kehadiran Mahasiswa KKL Padi Jaya 2

Madrasah Mambaul Ulum, Padi Jaya – Antusiasme Belajar Siswa Meningkat dengan Kehadiran Mahasiswa KKL Padi Jaya 2

 

Padi Jaya, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Madrasah Mambaul Ulum menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Kali ini, antusiasme belajar siswa semakin terpacu dengan kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Padi Jaya 2 yang menggelar kegiatan pembelajaran interaktif di madrasah tersebut.

Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan mahasiswa menghadirkan metode pembelajaran yang menyenangkan dan kreatif, sehingga membuat siswa lebih aktif dan bersemangat dalam mengikuti pelajaran. Mahasiswa KKL Padi Jaya 2 tidak hanya memberikan materi pelajaran, tetapi juga membagikan pengalaman serta motivasi yang menginspirasi siswa untuk terus giat belajar.

“Kami sangat senang dengan antusias adik-adik untuk belajar bersama kakak mahasiswa, dan kami pun sangat senang dan sangat berterima kasih bisa diberi kesempatan mengajar adik-adik. Metode yang kami terapkan diharapkan dapat dengan mudah dipahami, dan pelajaran yang kami sampaikan membuat siswa tidak merasa bosan,” ujar salah satu mahasiswa.

Kepala Madrasah Mambaul Ulum menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKL Padi Jaya 2 yang telah berkontribusi dalam meningkatkan minat belajar siswa. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut dan menjadi program rutin yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.

Program KKL tersebut juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat di kampus sekaligus memberikan dampak positif bagi siswa, khususnya di bidang pendidikan.

Dengan kolaborasi yang harmonis antara mahasiswa dan siswa Madrasah Mambaul Ulum, proses belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan dan inspiratif. Semangat belajar siswa pun semakin membara, membuka peluang masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa.

Penulis : Lili Rahmawati

Bawa Energi Positif Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dedikasikan Waktu untuk Mengajar Ngaji di Masjid  Asy-Syuhada

Bawa Energi Positif Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dedikasikan Waktu untuk Mengajar Ngaji di Masjid Asy-Syuhada

 

Padi Jaya, 28 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) Suasana hangat dan penuh semangat terasa setiap malam di Masjid Asy-Syuhada, Dusun Karya Indah. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Padi Jaya 2 IAIN Pontianak secara rutin mengisi waktu pengabdian mereka dengan mengajar ngaji anak-anak desa, sebagai salah satu bentuk kontribusi nyata di bidang pendidikan keagamaan.

Kegiatan ini berlangsung setiap malam selepas salat Maghrib hingga menjelang Isya, dan menjadi salah satu kegiatan rutin mahasiswa KKL di Desa Padi Jaya. Dengan sistem bergiliran antaranggota, para mahasiswa berbagi peran dalam membimbing dan mendampingi anak-anak dalam belajar membaca Al-Qur’an. Adapun kegiatan belajar mengaji ini diliburkan pada malam Selasa dan Jumat. Karna pada malam itu kegiatan diisi dengan yasinan, tahlilan, dan pada hari jumat di lanjutkan dengan shalawatan. 

“Ini adalah salah satu bentuk pengabdian yang sangat kami syukuri. Anak-anak sangat antusias belajar, dan kami juga merasa senang bisa terlibat dalam proses mereka mencintai Al-Qur’an,” ungkap salah satu mahasiswa pengajar.

Kegiatan ini disambut sangat positif oleh masyarakat sekitar. Kehadiran mahasiswa tidak hanya menambah semangat anak-anak untuk belajar, tetapi juga menciptakan suasana religius yang kian terasa hangat di lingkungan sekitar Masjid Asy-Syuhada.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, mahasiswa KKL Padi Jaya 2 membuktikan bahwa peran mereka tidak hanya sebatas akademik, tetapi juga menyentuh sisi sosial dan spiritual masyarakat. Kegiatan mengaji malam, menjadi salah satu bukti nyata bahwa keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat Desa Padi Jaya benar-benar membawa manfaat dan keberkahan.

Selama masa pengabdian yang berlangsung hingga awal September mendatang, para mahasiswa akan terus melanjutkan program-program unggulan mereka, khususnya di bidang pendidikan keagamaan dan sosial kemasyarakatan, demi meninggalkan kesan dan kontribusi yang berarti bagi warga desa.

Penulis : Lili Rahmawati

Hangatnya Silaturahmi: Mahasiswa KKL Padi Jaya Hadiri Yasinan dan Jamuan Sekretaris Desa

Hangatnya Silaturahmi: Mahasiswa KKL Padi Jaya Hadiri Yasinan dan Jamuan Sekretaris Desa


 Padi Jaya, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana malam Jumat di Desa Padi Jaya terasa lebih hangat dan penuh makna. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari kelompok Padi Jaya 2 dan Padi Jaya 1 mendapat undangan khusus dari Bapak Mukhtar, Sekretaris Desa Padi Jaya, untuk menghadiri yasinan dan makan malam bersama di kediaman beliau.

Acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang berlangsung khidmat. Mahasiswa dan tuan rumah mengikuti dengan penuh kekhusyukan, menjadikan malam itu sebagai momen spiritual yang menenangkan.

Setelah yasinan, acara dilanjutkan dengan makan malam bersama. Hidangan khas rumahan disajikan, menambah keakraban antara mahasiswa dan keluarga besar Bapak Sekdes. Suasana penuh kehangatan tampak jelas saat mahasiswa dan tuan rumah saling bercengkerama dalam suasana santai dan kekeluargaan.

Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan dokumentasi bersama. Mahasiswa dari dua kelompok KKL berfoto bersama Bapak Mukhtar sebagai bentuk kenangan dan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan. Foto-foto tersebut menjadi simbol kebersamaan dan bentuk terima kasih atas undangan yang sangat berarti bagi para mahasiswa.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

Praktik Hukum Newton 1, Siswa Kelas 8 Belajar dengan Antusias di MTs Mambaul Ulum Desa Padi Jaya 2

Praktik Hukum Newton 1, Siswa Kelas 8 Belajar dengan Antusias di MTs Mambaul Ulum Desa Padi Jaya 2


 Padi Jaya, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana kelas 8 di salah satu sekolah di Desa Padi Jaya 2 tampak berbeda dari biasanya. Dalam kegiatan belajar mengajar mata pelajaran IPA, para siswa melaksanakan praktik sederhana untuk memahami Hukum Newton 1 (Hukum Kelembaman).

Praktik ini dilakukan dengan menggunakan botol berisi air yang diletakkan di atas selembar kertas. Kertas tersebut kemudian diuji dengan dua cara: ditarik secara pelan dan ditarik secara cepat. Melalui percobaan ini, siswa dapat mengamati langsung bagaimana suatu benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan jika tidak ada gaya yang memengaruhinya.

Para siswa tampak antusias dan bersemangat mengikuti praktik ini. Mereka bergiliran mencoba percobaan sambil berdiskusi tentang hasil pengamatan masing-masing.

“Sesuai dengan konsep Hukum Newton 1, praktik ini menunjukkan bahwa suatu benda akan tetap dalam keadaan diam atau bergerak lurus beraturan jika tidak ada gaya yang bekerja padanya,” ujar Atika Luthfiyatil Fathinah, salah satu mahasiswi KKL Desa Padi Jaya 2 yang mendampingi proses belajar.

Melalui praktik ini, siswa tidak hanya memahami teori secara konsep, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan aplikatif. Diharapkan kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus diterapkan untuk menjadikan pembelajaran IPA lebih menarik dan bermakna.

Penulis :

Atika Luthfiyatil Fathinah
KKL Padi Jaya 2 Gandeng Tokoh Masyarakat untuk Edukasi Literasi Digital

KKL Padi Jaya 2 Gandeng Tokoh Masyarakat untuk Edukasi Literasi Digital


 

Padi Jaya, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Dalam rangka memperkuat kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan mendukung literasi digital di kalangan pelajar, kelompok KKL Padi Jaya 2 melaksanakan silaturahmi ke rumah Mahalli, salah satu tokoh pendidikan yang juga berperan aktif dalam pembangunan karakter generasi muda di Desa Padi Jaya. Beliau merupakan Ketua Yayasan di MI dan MTs Mambaul Ulum.

Dalam pertemuan hangat tersebut, tim KKL menyampaikan rencana kegiatan sosialisasi digital yang akan diberikan kepada para siswa. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan etika bermedia sosial dan bahaya hoaks yang marak terjadi di era digital saat ini.

“Sosialisasi ini penting sekali untuk anak-anak. Karena mereka sudah akrab dengan dunia digital, tapi belum tentu paham bagaimana menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab,” jelas salah satu anggota KKL, Atika, dalam perbincangan bersama Mahalli.

Mahalli menyambut sangat baik rencana kegiatan tersebut. Bahkan beliau memperbolehkan penggunaan fasilitas sekolah untuk mendukung kelancaran kegiatan sosialisasi. Beliau juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program yang menurutnya sangat relevan dengan tantangan pendidikan masa kini.

“Silakan digunakan ruang kelas kalau memang dibutuhkan. Saya senang ada kegiatan seperti ini, karena memang harus ada yang membimbing anak-anak soal dunia digital. Jangan sampai mereka pintar teknologi tapi tidak punya arah,” ujar beliau.

Silaturahmi ini menjadi awal yang baik untuk memperluas dampak pengabdian mahasiswa KKL di bidang edukasi dan pembentukan karakter digital. Kelompok Padi Jaya 2 berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah kecil yang membawa perubahan positif bagi generasi muda di Desa Padi Jaya.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

KKL Padi Jaya 2: Eratkan Silaturahmi Lewat Panen Singkong Bersama Mbah Dira

KKL Padi Jaya 2: Eratkan Silaturahmi Lewat Panen Singkong Bersama Mbah Dira


 Padi Jaya, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Di tengah kesibukan menjalankan program kerja Kuliah Kerja Lapangan (KKL), kelompok Padi Jaya 2 menyempatkan diri untuk bersilaturahmi ke rumah salah satu masyarakat setempat, Mbah Dira, yang dikenal ramah, bijaksana, dan sangat dekat dengan warga maupun mahasiswa KKL.

Kunjungan ini menjadi salah satu momen paling berkesan selama menjalani KKL di Desa Padi Jaya. Tak hanya disambut hangat, para mahasiswa juga diajak langsung oleh Mbah Dira untuk memanen singkong di kebun belakang rumahnya. Dengan penuh semangat, para anggota kelompok KKL ikut mencabut singkong satu per satu dari tanah, sambil sesekali bercanda dan tertawa bersama warga.

“Panennya bareng anak-anak muda begini rasanya beda. Alhamdulillah singkongnya subur, semoga rezeki kalian juga ikut subur,” ujar Mbah Dira dengan senyum khasnya.

Setelah panen, kegiatan dilanjutkan dengan berbincang santai di depan teras rumah Mbah Dira. Obrolan ringan seputar kehidupan desa, perjuangan masa muda, hingga motivasi hidup pun menjadi penghangat suasana sore itu.

Bagi kelompok KKL Padi Jaya 2, momen ini bukan sekadar kunjungan, melainkan pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya tentang program kerja, tapi tentang membangun hubungan, merawat rasa, dan belajar langsung dari kearifan lokal.

Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa meski berasal dari latar belakang berbeda, mahasiswa dan masyarakat bisa saling belajar dan menguatkan satu sama lain dalam suasana penuh kekeluargaan.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

Keakraban Terjalin Lewat Silaturahmi dan Buah Tangan  dari Halaman Rumah Bapak Mahalli

Keakraban Terjalin Lewat Silaturahmi dan Buah Tangan dari Halaman Rumah Bapak Mahalli


 Padi Jaya, 5 Agustus 2025  (lp2m.iainptk.ac.id)— Mahasiswa KKL Padi Jaya 2 menikmati momen hangat saat bersilaturahmi ke rumah Bapak Mahalli, tokoh masyarakat yang dikenal dermawan dan dekat dengan generasi muda.

Dalam suasana santai di halaman rumah, Bapak Mahalli berbagi cerita tentang kehidupan desa dan nilai gotong royong. Ia juga mempersilakan mahasiswa memetik buah kedondong langsung dari pohon di halamannya.

“Silakan kalau mau ambil kedondongnya. Mumpung sedang banyak buahnya. Mumpung kalian di sini, nikmati aja apa yang ada,” ujarnya.

Delia dan Olin, dua mahasiswa KKL, tampak antusias memetik buah bersama. Suasana semakin akrab dengan canda tawa ringan di tengah kegiatan tersebut.

Pengalaman ini menjadi momen berharga bagi mahasiswa KKL Padi Jaya 2, bukan hanya untuk menikmati buah segar, tetapi juga merasakan kehangatan dan kebaikan masyarakat desa. Kebaikan Pak Mahalli meninggalkan kesan mendalam bahwa hal-hal kecil yang tulus bisa memberi dampak besar.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

Cerita Kearifan Lokal dari Bapak Mahalli: Penghulu, MC, Hingga Gotong Royong yang Dilakukan dengan Ikhlas

Cerita Kearifan Lokal dari Bapak Mahalli: Penghulu, MC, Hingga Gotong Royong yang Dilakukan dengan Ikhlas

 

Padi Jaya, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, kelompok KKL Padi Jaya 2 berkunjung ke rumah Bapak Mahalli untuk melanjutkan silaturahmi sekaligus menyerap nilai-nilai lokal yang hidup di tengah masyarakat Desa Padi Jaya.

Dalam perbincangan sore itu, Bapak Mahalli berbagi cerita menarik tentang tradisi gotong royong dan keikhlasan warga desa, khususnya dalam acara pernikahan. Salah satu hal yang paling mencuri perhatian adalah fakta bahwa penghulu dan MC di Desa Padi Jaya seringkali tidak dibayar.

“Saya biasa jadi penghulu di pernikahan warga. Semuanya gratis, bahkan kadang MC juga, kami di sini saling bantu dengan ikhlas. Kalau ada yang menikah, ya kita bantu semampunya. Nggak ada tarif-tarifan,” ujar Bapak Mahalli dengan senyum tenang penuh ketulusan.

Cerita itu sontak menarik perhatian para mahasiswa, termasuk Indra, salah satu anggota KKL Padi Jaya 2, yang merespon dengan penuh antusias.

“Luar biasa, Pak. Di sini sangat kuat nilai gotong royongnya. Ini bisa jadi inspirasi untuk generasi muda,” ujarnya sambil mengangguk kagum.

Nilai-nilai gotong royong, keikhlasan, dan kebersamaan yang diceritakan Bapak Mahalli menjadi pelajaran berharga bagi para mahasiswa. Hal ini menunjukkan bahwa kearifan lokal di Desa Padi Jaya masih sangat terjaga dan menjadi kekuatan sosial yang nyata dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan silaturahmi seperti ini tidak hanya mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga, tapi juga menjadi ruang belajar yang sangat bermakna di luar kelas tentang hidup, kebersamaan, dan saling membantu tanpa pamrih.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Koding di Sungai Ambangah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Koding di Sungai Ambangah


 Sungai Ambangah, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang bertugas di Desa Sungai Ambangah mengikuti pelatihan terbaru dari Kementerian Pendidikan, bertempat di SDN 54 Sungai Ambangah mulai pukul 10.30 WIB.

Pelatihan ini mengusung tema Pembelajaran Mendalam (PM), menekankan pendekatan holistik, bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan bagi guru, kepala sekolah, serta peserta didik. Selain itu, sesi Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) diperkenalkan sebagai upaya adaptasi terhadap era digital.

Kegiatan interaktif ini memberi mahasiswa kesempatan memahami metode pembelajaran inovatif, meningkatkan motivasi belajar, dan mendorong terciptanya generasi kreatif, kritis, dan peduli lingkungan. Materi koding dan AI membuka wawasan tentang pemrograman dasar, aplikasi sederhana, dan pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran efektif.

Mahasiswa KKL menyambut antusias pelatihan ini, karena ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan saat mengabdi di sekolah maupun masyarakat. Kepala SDN 54 mengapresiasi program ini sebagai bekal berharga bagi guru dan calon pendidik, serta mendorong sinergi antara pendidikan dan teknologi.

Dengan pelatihan ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan bagi generasi mendatang.

Penulis : Naufal

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak