LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Sosialisasi Seminar Menabung di SD Negeri 20 Sungai Raya

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Sosialisasi Seminar Menabung di SD Negeri 20 Sungai Raya


Kuala Dua, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak melaksanakan kegiatan Sosialisasi Seminar Menabung bagi siswa kelas 6B di SD Negeri 20 Sungai Raya, Kamis, 7 Agustus 2025.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan sambutan dari Cahaya Askiya, perwakilan mahasiswa KKL sekaligus pemateri. Dalam kesempatan tersebut, Cahaya menekankan pentingnya menanamkan kebiasaan menabung sejak dini serta memperkenalkan konsep dasar menabung kepada para siswa.

Materi yang disampaikan meliputi:

  • Pengertian menabung

  • Manfaat menabung bagi masa depan

  • Cara-cara menabung yang sederhana untuk anak usia sekolah dasar

  • Simulasi praktik menabung secara sederhana

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Sesi ditutup dengan tanya jawab serta pembuatan celengan oleh siswa, sebagai sarana praktik langsung agar semangat menabung dapat terus diterapkan.

Seminar ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKL dalam menanamkan nilai literasi keuangan dan membentuk kebiasaan positif sejak usia dini.

Penulis : Aini

Perpisahan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di TPA As-Syifa

Perpisahan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di TPA As-Syifa


Jangkang 1, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Suasana haru menyelimuti TPA As-Syifa saat mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak mengadakan acara perpisahan. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian pengabdian mahasiswa selama beberapa minggu mengajar dan membimbing anak-anak di TPA tersebut.

Dalam kesempatan ini, mahasiswa memberikan bingkisan berupa makanan ringan sebagai kenang-kenangan. Anak-anak tampak senang sekaligus sedih harus berpisah dengan para kakak pembimbing yang selama ini mendampingi mereka. Salah seorang mahasiswa menyampaikan pesan:
“Assalamualaikum adik-adik, hari ini kakak-kakak pamit. Semoga ilmu yang kami ajarkan bisa terus kalian amalkan,” ujar mahasiswa dalam sambutannya.

Anak-anak pun membalas dengan ucapan terima kasih dan ungkapan kebahagiaan karena telah diajarkan mengaji dan mendapatkan motivasi. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kenangan yang mengabadikan momen kebersamaan.

Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam, membuktikan bahwa pengabdian singkat sekalipun dapat memberikan dampak positif dan menginspirasi anak-anak untuk terus belajar serta mengamalkan ilmu yang diterima.

Penulis : Sucy Ramadani

Bangun Kesadaran Remaja, Mahasiswa KKL Kuala Dua 1 Sosialisasikan Dampak Pergaulan Bebas di SMPN 13

Bangun Kesadaran Remaja, Mahasiswa KKL Kuala Dua 1 Sosialisasikan Dampak Pergaulan Bebas di SMPN 13


 Kuala Dua, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Remaja merupakan generasi yang rentan terhadap berbagai pengaruh negatif lingkungan, termasuk pergaulan bebas. Menyadari pentingnya memberikan edukasi dini mengenai bahaya pergaulan bebas, Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak kelompok Kuala Dua 1 menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Bijak dalam Pergaulan” kepada siswa-siswi kelas IX C SMP Negeri 13 Kuala Dua pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKL dalam bidang pendidikan dan sosial yang bertujuan untuk membangun kesadaran remaja akan pentingnya menjaga diri, memahami batasan pergaulan, serta membekali diri dengan nilai-nilai agama dan moral yang kuat.

Kegiatan sosialisasi dimulai pada pukul 09.00 WIB di ruang kelas IX C, yang diikuti oleh lebih dari 30 siswa. Suasana kelas tampak antusias menyambut kedatangan para mahasiswa KKL yang hadir dengan semangat mengedukasi. Materi disampaikan oleh Surya dan Puput Nurkholipah dan juga Murtado sebagai operator, Yaya dan Zahra sebagai ice breaking perwakilan mahasiswa KKL, dengan bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami oleh para siswa.

Dalam penyampaian materinya, ia menjelaskan pengertian pergaulan bebas, jenis-jenisnya, faktor penyebab, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan, mulai dari rusaknya moral, prestasi yang menurun, hingga risiko kesehatan dan sosial yang mengancam masa depan remaja. Tak hanya itu, mahasiswa juga menyampaikan pentingnya memperkuat iman dan taqwa sebagai benteng diri, memilih teman yang baik, serta membangun komunikasi terbuka dengan orang tua dan guru. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari siswa yang menunjukkan rasa ingin tahu mereka terhadap materi yang disampaikan.

Salah satu siswa, Raka, mengaku bahwa kegiatan ini membuka pandangannya terhadap dunia remaja yang ternyata menyimpan banyak tantangan. “Saya jadi lebih paham batasan dalam pergaulan. Ternyata, banyak hal yang sebelumnya saya anggap biasa, tapi bisa berdampak besar kalau tidak hati-hati,” ungkapnya.

Di akhir sesi, mahasiswa membagikan lembar edukasi berupa poster dan stiker bertema “Remaja Hebat, Bijak dalam Pergaulan” sebagai bentuk pengingat visual kepada para siswa untuk terus berhati-hati dalam bergaul.

Dengan berakhirnya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa kelas IX C SMPN 13 Kuala Dua memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga pergaulan serta mampu membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan. Mahasiswa KKL kelompok Kuala Dua 1 berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi langkah awal bagi perubahan sikap remaja ke arah yang lebih positif dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga menjadi media pembelajaran langsung bagi mereka dalam menyampaikan nilai-nilai agama dan sosial yang aplikatif. Ke depannya, mahasiswa KKL berkomitmen untuk terus aktif berkontribusi dalam upaya membangun generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing tinggi.

Penulis : Arrohman


SMPN 13 Jadi Sasaran Edukasi: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kampanyekan Bahaya Pergaulan Bebas

SMPN 13 Jadi Sasaran Edukasi: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kampanyekan Bahaya Pergaulan Bebas

 


Kuala Dua, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Kesadaran akan pentingnya pendidikan karakter dan moral di kalangan remaja mendorong Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak, Kelompok Kuala Dua 1, untuk menggelar sosialisasi bertajuk “Bahaya Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja” yang dilaksanakan di SMP Negeri 13, khususnya untuk siswa-siswi kelas IX D. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja tematik yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya menjaga pergaulan di era modern yang penuh tantangan. Sosialisasi dimulai pukul 08.00 WIB dan disambut antusias oleh para siswa dan guru pendamping.

Dalam pembukaannya, salah satu anggota tim KKL, Nazwa, menyampaikan bahwa remaja merupakan usia yang sangat rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan, termasuk dalam hal pergaulan bebas. “Masa remaja adalah fase pencarian jati diri, dan di masa ini banyak godaan yang bisa menjauhkan kita dari nilai-nilai agama dan moral. Itulah mengapa penting untuk membekali para siswa dengan pengetahuan yang tepat,” ujarnya.

Materi sosialisasi disampaikan secara interaktif oleh para mahasiswa KKL dengan pendekatan persuasif dan ramah. Mereka memaparkan pengertian pergaulan bebas, jenis-jenisnya, serta dampak negatif yang dapat timbul, baik dari sisi kesehatan, psikologis, maupun sosial. Salah satu fokus utama adalah pada pentingnya menjaga batasan dalam pertemanan, mengenali ciri-ciri lingkungan yang tidak sehat, serta meningkatkan kesadaran diri dan kontrol terhadap pengaruh negatif media sosial.

Untuk menarik perhatian peserta, mahasiswa KKL juga menampilkan simulasi kasus dan mengajak siswa berperan serta dalam diskusi kelompok. Banyak siswa yang aktif bertanya dan menceritakan pengalaman mereka, yang kemudian dijadikan contoh kasus untuk dianalisis bersama.

Salah satu siswa kelas IX D, Salsabila, mengungkapkan bahwa ia merasa senang dan lebih paham setelah mengikuti sosialisasi ini. “Kadang kita nggak sadar kalau lingkungan pertemanan itu bisa pengaruh banget. Tadi dijelasin dengan contoh nyata, jadi mudah dimengerti,” ujarnya sambil tersenyum.

Di akhir sesi, para mahasiswa memberikan pesan moral dan motivasi kepada siswa agar tetap menjaga diri, menghormati orang tua dan guru, serta menjadikan agama sebagai pedoman hidup. Mereka juga membagikan lembar edukasi singkat berisi ringkasan materi yang telah disampaikan agar siswa dapat membacanya kembali di rumah.

Kepala Sekolah SMPN 13, Adnansyah, S.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKL IAIN Pontianak atas inisiatif kegiatan ini. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena sangat membantu kami dalam membina karakter siswa. Kami berharap kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Dengan terlaksananya sosialisasi ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak berharap dapat menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda, khususnya para siswa SMPN 13. Edukasi tentang bahaya pergaulan bebas bukan hanya tugas guru dan orang tua, namun juga menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari perubahan besar menuju generasi yang lebih bijak dan berakhlak mulia.

Penulis : Arrohman


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok Kuala Dua 1 Gelar Sosialisasi Bahaya Pergaulan Bebas di SMPN 13

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok Kuala Dua 1 Gelar Sosialisasi Bahaya Pergaulan Bebas di SMPN 13

 


Kuala Dua, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Dalam rangka meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya pergaulan bebas, Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak kelompok Kuala Dua 1 menggelar kegiatan sosialisasi dengan tema “Bijak Bergaul, Selamatkan Masa Depan” di SMP Negeri 13 Kuala Dua. Acara ini berlangsung pada Kamis, 7 Agustus 2025 dan diikuti oleh seluruh siswa kelas IX A, B, C, dan D.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKL dalam bidang penyuluhan sosial dan keagamaan yang bertujuan memberikan edukasi moral serta membentengi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan sosial, khususnya yang berkaitan dengan pergaulan bebas.

Acara sosialisasi dimulai pukul 08.30 WIB di aula sekolah, dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMPN 13, H. Adnansyah, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif para mahasiswa KKL yang telah memilih tema penting dan relevan untuk disampaikan kepada para siswa.

“Kami menyambut baik kegiatan seperti ini karena sangat membantu kami dalam membentuk karakter siswa yang lebih waspada dan bertanggung jawab terhadap perilaku pergaulan mereka,” ujar beliau.

Selanjutnya, perwakilan mahasiswa KKL, saudari Wardaniyah Arda, memperkenalkan tim dan menyampaikan maksud dari kegiatan tersebut. Sosialisasi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan materi, tayangan video edukatif, diskusi kelompok, serta tanya jawab.

Materi inti dibawakan oleh saudara Ryan Fathi Farhad, mahasiswa Prodi Manajemen Bisnis Islam, yang menyoroti bahaya pergaulan bebas dari aspek agama, kesehatan, dan sosial. Ia menegaskan pentingnya kontrol diri, memilih teman yang baik, serta meningkatkan keimanan untuk menjaga diri dari perilaku menyimpang.

“Pergaulan bebas bukan hanya merusak masa depan, tetapi juga menjauhkan kita dari nilai-nilai agama. Oleh karena itu, remaja harus paham bagaimana membatasi diri dan bergaul secara sehat,” tegas Ridwan dalam pemaparannya.

Para siswa terlihat antusias dan aktif mengikuti kegiatan. Banyak dari mereka yang mengajukan pertanyaan, terutama tentang bagaimana menyikapi tekanan dari teman sebaya dan bagaimana mencari lingkungan yang sehat dan mendukung. Dalam sesi penutup, mahasiswa KKL memberikan kuis interaktif dengan hadiah kecil untuk menambah semangat peserta.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan doa bersama serta pembagian selebaran edukatif yang memuat ringkasan materi dan tips bergaul sehat bagi remaja. Para guru dan siswa mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini dan berharap dapat berkelanjutan di masa mendatang.

Kegiatan sosialisasi bahaya pergaulan bebas yang digagas oleh Mahasiswa KKL IAIN Pontianak kelompok Kuala Dua 1 menjadi salah satu upaya konkret dalam membina karakter pelajar agar menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan bermoral. Melalui pendekatan yang edukatif dan menyenangkan, kegiatan ini diharapkan mampu meninggalkan kesan positif dan membekas dalam diri para siswa SMPN 13, sebagai bekal dalam menghadapi pergaulan di masa remaja yang penuh tantangan.

Penulis : Arrohman


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sosialisasi Anti Bullying di MTs Miftahul Ulum

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sosialisasi Anti Bullying di MTs Miftahul Ulum

 


Punggur Besar, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan Sosialisasi Anti Bullying di MTs Miftahul Ulum, Desa Punggur Besar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya mencegah dan menangani perundungan di lingkungan sekolah.

Acara diawali sambutan dari pihak sekolah yang menyambut positif kehadiran mahasiswa dalam memberikan edukasi karakter, toleransi, dan empati. Tim mahasiswa KKL menjelaskan definisi bullying, jenis-jenisnya (verbal, fisik, sosial, dan siber), serta dampak psikologis dan akademis bagi korban.

Siswa diajak berperan aktif, tidak hanya menghindari bullying, tetapi juga menjadi agen perubahan untuk melindungi teman. Sesi interaktif meliputi diskusi, tanya jawab, dan simulasi kasus bullying untuk memberikan gambaran nyata cara menangani situasi tersebut.

Kegiatan ditutup dengan pesan motivasi agar siswa selalu menghargai perbedaan, menjaga etika pergaulan, dan berani melaporkan tindakan bullying. Sosialisasi ini diharapkan membentuk budaya sekolah yang ramah, inklusif, dan penuh kepedulian.

Penulis : Raden Muhammad Afiq Dzikrillah,Nurhalida ,Rizki Romadoni & Puan Aisyah Maharani.

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di Sekolah Al-Falah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di Sekolah Al-Falah

 


Padi Jaya, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang sedang melaksanakan pengabdian di Desa Padi Jaya, Dusun Karya Bersama, mengadakan kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah kepada para siswa SD dan SMP di Sekolah Al-Falah, Kamis (07/08/2025) pukul 14.00–15.00 WIB.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi sejak dini kepada anak-anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan cara memilah sampah organik dan anorganik dengan benar. Dalam sosialisasi ini, para mahasiswa menggunakan media gambar, poster, dan permainan edukatif agar materi lebih mudah dipahami dan menarik minat siswa.

Koordinator kegiatan, Efrijal, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKL dalam bidang lingkungan dan pendidikan.

“Kami ingin menanamkan kesadaran kepada generasi muda tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Salah satunya dengan memahami jenis-jenis sampah dan bagaimana mengelolanya dengan bijak,” jelas Lya.

Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif menjawab pertanyaan, ikut serta dalam diskusi ringan, serta bersemangat saat mengikuti permainan yang disiapkan oleh mahasiswa.

Kepala Sekolah Al-Falah, mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa KKL IAIN Pontianak.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama dalam membentuk karakter peduli lingkungan bagi anak-anak. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, bahkan setelah masa KKL selesai,” ujarnya.

Sosialisasi ditutup dengan pembagian hadiah kecil kepada siswa yang aktif serta ajakan untuk bersama-sama menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan sekitar.

Penulis : SULISTRIANINGSIH
Peringati Bulan Safar, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikut Selamatan Bubur Safar Bersama Warga Di Desa Padi Jaya

Peringati Bulan Safar, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikut Selamatan Bubur Safar Bersama Warga Di Desa Padi Jaya


 Padi Jaya, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Dalam rangka memperingati masuknya bulan Safar dalam penanggalan Hijriah, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang bertugas di Desa Padi Jaya, Dusun Karya Bersama, turut serta dalam kegiatan tradisi "Selamatan Bubur Safar" pada Senin, 4 Agustus 2025.

Tradisi ini merupakan warisan budaya yang berasal dari masyarakat Madura dan masih dijaga dengan baik oleh warga Desa Padi Jaya. Mahasiswa IAIN Pontianak tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga turut membantu mempersiapkan segala keperluan acara selamatan.

Kegiatan selamatan dilaksanakan dua kali. Pertama, di Masjid Dusun Karya Bersama bersama warga sekitar, dan yang kedua di musholla posko KKL, yang diikuti oleh para mahasiswa serta beberapa tokoh masyarakat dan anak-anak.

Dalam kegiatan tersebut, warga dan mahasiswa bersama-sama membaca doa, tahlil, dan dzikir, yang kemudian dilanjutkan dengan menyantap bubur safar secara bersama-sama sebagai bentuk syukur dan harapan agar dijauhkan dari bala (musibah) selama bulan Safar.

Koordinator KKL, Suhud Abdillah, mengatakan bahwa mengikuti tradisi ini merupakan pengalaman yang berharga dan mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.

“Ini adalah tradisi yang sarat makna. Kami merasa senang bisa ikut serta, belajar nilai-nilai kearifan lokal, dan sekaligus mempererat silaturahmi dengan warga,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat yang juga keturunan Madura, Slamet, mengapresiasi keikutsertaan mahasiswa.

“Anak-anak KKL ini cepat menyatu dengan warga. Mereka membantu dari awal sampai akhir. Ini membuktikan bahwa mereka tidak hanya belajar teori, tapi juga menghargai budaya lokal,” tuturnya.

Kegiatan selamatan Bubur Safar ini menjadi bukti sinergi yang harmonis antara mahasiswa KKL IAIN Pontianak dengan masyarakat Desa Padi Jaya, serta menjadi bagian dari pelestarian tradisi Islam Nusantara yang penuh nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas.

Penulis : SULISTRIANINGSIH

Mahasiswa KKL Padi Jaya Tanam Jahe Bersama Warga

Mahasiswa KKL Padi Jaya Tanam Jahe Bersama Warga


 Padi Jaya, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Padi Jaya, Kecamatan Kuala Mandor B, melaksanakan kegiatan berkebun bersama warga. Pada Rabu pagi, 6 Agustus 2025, mereka melakukan penanaman jahe di halaman rumah Muhlisin, selaku Kepala Yayasan Al-Falah.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB dengan penuh semangat. Mahasiswa terlibat langsung mulai dari menggemburkan tanah, membuat lubang tanam, hingga menanam bibit jahe secara bergiliran. Selain sebagai kegiatan produktif, momen ini juga menjadi sarana belajar dan menjalin kebersamaan antara mahasiswa dan warga setempat.

Koordinator kegiatan,Suhud Abdillah , menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program KKL dalam bidang pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pertanian rumah tangga.

“Penanaman jahe ini tidak hanya sekadar aktivitas fisik, tapi juga bentuk pembelajaran bagi kami dalam mengenal lebih dekat budaya bertani di desa. Selain itu, kami ingin mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan dengan tanaman yang bernilai ekonomi,” ujarnya.

Muhlisin mengaku sangat senang dengan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan berkebun di halaman rumahnya.

“Saya sangat mengapresiasi semangat anak-anak KKL. Mereka tidak hanya aktif di kegiatan pendidikan, tapi juga ikut mendorong warga agar produktif, salah satunya dengan berkebun. Tanaman jahe ini mudah dirawat dan bermanfaat untuk kesehatan,” tutur beliau.

Kegiatan berkebun ini rencananya akan terus dikembangkan selama masa KKL sebagai bagian dari edukasi pertanian sederhana bagi masyarakat sekitar, khususnya generasi muda.

Penulis : SULISTRIANINGSIH

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bersama Kepala Yayasan Al-Falah Perbaiki Gapura Sekolah Di Desa Padi Jaya

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bersama Kepala Yayasan Al-Falah Perbaiki Gapura Sekolah Di Desa Padi Jaya

 


Padi Jaya, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang bertugas di Desa Padi Jaya kembali melaksanakan kegiatan nyata dalam pengabdian masyarakat. Pada Sabtu, 3 Agustus 2025, mereka turut serta dalam kegiatan perbaikan gapura Sekolah Al-Falah bersama Muhlisin, selaku Kepala Yayasan Al-Falah.

Gapura yang terletak di bagian depan sekolah tersebut sebelumnya mengalami kerusakan ringan dan mulai tampak usang. Untuk memperindah tampilan dan menyambut momen Hari Kemerdekaan RI ke-80, dilakukan perbaikan dengan pengecatan ulang, perbaikan struktur kayu dan semen, serta pembersihan area sekitar gapura.

Muhlisin memimpin langsung kegiatan perbaikan tersebut, dengan didampingi oleh para mahasiswa KKL IAIN Pontianak yang turut membantu dari awal hingga akhir proses pengerjaan.

“Gapura ini adalah wajah sekolah. Kami senang sekali mahasiswa KKL ikut terlibat dalam memperbaikinya. Semangat mereka luar biasa, ini bentuk kepedulian nyata terhadap lembaga pendidikan di desa,” ujar Muhlisin.

Mahasiswa juga menunjukkan semangat gotong royong dalam kegiatan ini. Mereka bekerja membaur tanpa canggung, mulai dari mencampur cat, membersihkan dinding, hingga mengecat bagian atas gapura.

Salah satu mahasiswa, Faizul, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kontribusi sederhana namun bermakna bagi masyarakat.

“Kami ingin meninggalkan kesan yang baik dan bermanfaat selama berada di Desa Padi Jaya. Salah satunya dengan ikut serta memperbaiki fasilitas yang ada, seperti gapura sekolah ini,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, sekaligus memperindah lingkungan sekolah Al-Falah yang menjadi lokasi posko utama mahasiswa KKL 2025.

Penulis : SULISTRIANINGSIH



Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak