LP2M IAIN PONTIANAK
Hangatkan Lingkungan: Stiker “Assalamu’alaikum” Hiasi Rumah Warga Parit Tambelan oleh  Mahasiswa KKL Kubu Padi 2

Hangatkan Lingkungan: Stiker “Assalamu’alaikum” Hiasi Rumah Warga Parit Tambelan oleh Mahasiswa KKL Kubu Padi 2

 


Kubu Padi, 6 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kubu Padi 2 menggelar kegiatan positif yang sarat makna sosial dan keagamaan dengan menempelkan stiker bertuliskan “Assalamu’alaikum” di rumah-rumah warga Parit Tambelan. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya salam sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.

Stiker yang didesain sederhana namun menarik ini menampilkan tulisan “Assalamu’alaikum” dengan warna dan font yang jelas terbaca. Penempelan dilakukan di pintu atau bagian depan rumah, sehingga setiap orang yang berkunjung atau melintas dapat teringat untuk saling mengucapkan salam.

Ketua kelompok, Luthfi, menjelaskan bahwa ide ini muncul sebagai upaya menghidupkan kembali kebiasaan baik yang sarat makna.“Salam bukan hanya kata pembuka, tapi doa dan tanda kasih sayang sesama Muslim. Lewat stiker ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan dampak positifnya,” ungkapnya.

Warga menyambut baik kegiatan ini. Banyak yang merasa rumah mereka kini memiliki sentuhan baru yang tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga mengingatkan pada nilai-nilai kebaikan.“Ini kegiatan sederhana, tapi punya arti besar,” ujar salah seorang warga.

Selain menempelkan stiker, mahasiswa KKL juga memanfaatkan momen ini untuk berinteraksi langsung dengan warga. Suasana kegiatan berlangsung penuh canda tawa, kerja sama, dan kehangatan, yang semakin mempererat hubungan antara mahasiswa KKL dan masyarakat Parit Tambelan.

Penulis : Sheila Aisyah Farenti

Indah Aulia, Mahasiswa KKL Prodi PGMI, Berbagi Ilmu dan Inspirasi di SDN 10 Rasau Jaya Desa Bintang Mas

Indah Aulia, Mahasiswa KKL Prodi PGMI, Berbagi Ilmu dan Inspirasi di SDN 10 Rasau Jaya Desa Bintang Mas


Bintang Mas, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Semangat mengabdi dan berbagi ilmu ditunjukkan oleh Indah Aulia, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Pontianak, yang turut serta mengajar di SDN 10 Rasau Jaya, Desa Bintang Mas.

Selama masa KKL, Indah tidak hanya hadir sebagai pengganti guru, tetapi juga menjadi sahabat dan inspirasi bagi para siswa. Ia mengajar berbagai mata pelajaran dasar seperti Bahasa Indonesia, Matematika, dan Pendidikan Agama Islam dengan pendekatan yang menyenangkan serta mudah dipahami anak-anak.

“Saya sangat senang bisa terlibat langsung di ruang kelas dan berbagi ilmu dengan adik-adik di SDN 10 ini. Mereka sangat antusias belajar, dan saya merasa bahagia bisa menjadi bagian dari tumbuhnya semangat belajar mereka,” ungkap Indah Aulia dengan penuh haru.

Selain mengajar, Indah juga membimbing siswa dalam kegiatan menggambar dan permainan edukatif untuk menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus meningkatkan semangat belajar.

Pihak SDN 10 Rasau Jaya menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKL.“Kami sangat terbantu. Mahasiswa seperti Indah membawa warna baru dalam pembelajaran. Anak-anak senang dan semangat belajar mereka meningkat,” ujar salah satu guru.

Kehadiran Indah Aulia di SDN 10 Rasau Jaya menjadi bukti nyata peran mahasiswa dalam pengembangan pendidikan dasar di wilayah pedesaan. Dedikasi ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berbagi, belajar, dan berkontribusi bagi masyarakat. 

Penulis : Ningsih

Mahasiswa KKL Gelar Kegiatan Pendidikan, Administrasi, dan Keagamaan dalam Satu Hari

Mahasiswa KKL Gelar Kegiatan Pendidikan, Administrasi, dan Keagamaan dalam Satu Hari

 


Rasau Jaya, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Rasau Jaya Satu menunjukkan komitmen dan semangat pengabdian mereka melalui serangkaian kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Dalam satu hari, mereka berhasil menjalankan program di tiga bidang sekaligus: pendidikan, administrasi pemerintahan, dan keagamaan.

Peserta KKL dibagi menjadi dua kelompok utama. Kelompok sosialisasi bergerak sejak pagi menuju SDN 02 Dusun 5 untuk mengedukasi siswa-siswi sekolah dasar tentang pentingnya menabung. Sosialisasi yang berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB ini membahas konsep menabung, manfaat jangka panjang, dan cara sederhana menabung dari uang jajan. Suasana berlangsung interaktif dengan metode kreatif agar anak-anak mudah memahami materi.

Sementara itu, kelompok lainnya bertugas di Kantor Desa Rasau Jaya Satu membantu penginputan data Kartu Keluarga (KK) dari pukul 09.00–14.00 WIB. Kegiatan ini menjadi dukungan nyata terhadap penguatan sistem administrasi pemerintahan desa melalui digitalisasi data kependudukan. Kecepatan dan ketelitian menjadi kunci, mengingat pentingnya data tersebut bagi pelayanan publik dan perencanaan pembangunan desa.

Pada sore hari, mahasiswa KKL juga berkontribusi di bidang keagamaan dengan membantu kegiatan belajar-mengajar di TPA Fastabiqul Khairat pukul 15.30–17.00 WIB. Materi pembelajaran difokuskan pada pengenalan tajwid dasar, seperti ikhfa’, iklab, dan izhar, kepada para santri. Dengan metode yang menyenangkan, mahasiswa berupaya menumbuhkan semangat belajar Al-Qur’an dan pemahaman bacaan yang benar.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa KKL tidak sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mendorong perubahan positif. Mulai dari edukasi keuangan, pelayanan administrasi, hingga pembinaan keagamaan, semua dilakukan dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, menghadirkan dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi Desa Rasau Jaya Satu.

Penulis : putri salsabila

Imtihan Madrasah Sullamul Athfal Meriah, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Turut Andil

Imtihan Madrasah Sullamul Athfal Meriah, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Turut Andil


Pasak Piang, 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
– Madrasah Sullamul Athfal di Dusun Belidak, Desa Pasak Piang 2, menggelar acara tahunan imtihan sebagai bentuk syukuran dan penutup tahun ajaran. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi siswa-siswi, dewan guru, dan wali murid untuk merayakan pencapaian selama satu tahun. Tak hanya bersifat internal, imtihan tahun ini juga melibatkan masyarakat luas dan dihadiri tamu undangan dari berbagai madrasah tetangga. Suasana acara berlangsung hangat, penuh semangat, dan kekeluargaan.

Menjelang sore, kemeriahan semakin terasa dengan berbagai perlombaan tradisional seperti balap karung, bola dangdung, dan joget balon. Peserta tidak hanya berasal dari Madrasah Sullamul Athfal, tetapi juga dari Madrasah Al-Furqon, Parit Timur, dan Parit Kalimantan. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antarmadrasah sekaligus menumbuhkan sportivitas di kalangan pelajar. Sorakan penonton menambah suasana riuh dan ceria yang dinantikan masyarakat setempat.

Mahasiswa IAIN Pontianak yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Pasak Piang 2 turut berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan. Mereka membantu persiapan perlombaan, menjadi panitia teknis, hingga mendampingi jalannya acara. Kehadiran mereka mendapat apresiasi warga karena mampu memberikan warna baru dan semangat muda yang inspiratif bagi anak-anak.

Bagi masyarakat Dusun Belidak, sinergi antara madrasah dan mahasiswa KKL ini dinilai positif karena memperkuat hubungan antar lembaga pendidikan dan menghadirkan suasana kolaboratif. Selain menjadi hiburan, rangkaian lomba juga memiliki nilai edukatif, mengajarkan anak-anak tentang kerja sama, keberanian tampil di depan umum, dan sportivitas.

Acara imtihan ini membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan kreatif dan menyenangkan. Mahasiswa KKL pun mendapat pengalaman berharga dalam mengelola kegiatan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. 

Penulis : Ahmad Syahbandiah

SDN 23 Kuala Mandor B dan Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 Siapkan Lomba HUT RI ke-80

SDN 23 Kuala Mandor B dan Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 Siapkan Lomba HUT RI ke-80


 Kuala Mandor B, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, tenaga pendidik SDN 23 Kuala Mandor B menggelar rapat persiapan bersama mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kubu Padi 2. Rapat ini membahas konsep dan teknis pelaksanaan lomba 17 Agustus yang akan diikuti para siswa.

Kepala SDN 23 Kuala Mandor B, Edita, menekankan pentingnya menghadirkan kegiatan yang sederhana namun tetap memberikan kesan mendalam bagi anak-anak.“Mari kita buat kegiatan 17-an yang sederhana namun dapat memberikan euforia bagi anak-anak,” ujarnya.

Dalam rapat, mahasiswa KKL mengusulkan sejumlah cabang lomba yang mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Selain itu, dibahas pula pembagian tugas panitia, penentuan jadwal kegiatan, dan kebutuhan perlengkapan lomba.

Kerja sama ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara mahasiswa KKL Kubu Padi 2 dan pihak sekolah. Dengan persiapan yang matang, kegiatan lomba HUT RI nantinya tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat sekitar.

Penulis : Sheila Aisyah Farenti

KKL IAIN Pontianak Jalin Kerja Sama dengan BNN Kubu Raya untuk Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Judi Online

KKL IAIN Pontianak Jalin Kerja Sama dengan BNN Kubu Raya untuk Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Judi Online

 


Pasak Piang (lp2m.iainptk.ac.id) – Ketua Kelompok Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak kelompok Pasak Piang 2, Rahman Wijaya, bersama perwakilan Divisi Hubungan Masyarakat (Humas), Mislum, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kubu Raya, Senin (4/8/2025). Kunjungan ini bertujuan menjalin koordinasi dan kerja sama terkait kegiatan penyuluhan yang akan diselenggarakan di Desa Pasak Piang 2, Dusun Belidak.

Kegiatan penyuluhan tersebut mengusung tema “Generasi Hebat Tahu Arah Jaga Langkah” sebagai wujud komitmen mahasiswa untuk berkontribusi dalam membangun karakter dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba serta judi online.

Dalam pertemuan itu, Rahman Wijaya menyerahkan surat permohonan resmi kepada BNN Kubu Raya untuk menghadirkan perwakilan sebagai pemateri pada kegiatan penyuluhan yang dijadwalkan berlangsung Kamis (7/8/2025). Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan program kerja utama KKL Pasak Piang 2 yang berfokus memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar memahami pentingnya menjauhi narkoba dan praktik perjudian online yang kian marak.

Pihak BNN menyambut positif ajakan kerja sama tersebut dan mengapresiasi semangat mahasiswa dalam menjadi pelopor perubahan positif di tengah masyarakat. BNN juga memastikan kesiapannya untuk menghadiri kegiatan, menyampaikan materi yang relevan dan mudah dipahami, serta membuka sesi tanya jawab agar masyarakat dapat mengutarakan langsung permasalahan yang mereka hadapi.

“Tema ini sangat tepat karena menggambarkan semangat kolektif untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif,” ujar perwakilan BNN.

Sementara itu, Mislum dari Divisi Humas berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara mahasiswa, masyarakat, dan instansi pemerintah. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agen perubahan di lingkungan kampus, tetapi juga harus hadir dan memberi manfaat langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial, edukatif, dan preventif.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan penyuluhan pada 7 Agustus 2025 mendatang dapat berjalan sukses dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Dusun Belidak. Semangat kebersamaan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak menjadi kunci terciptanya perubahan positif, sejalan dengan tema yang diusung: “Generasi Hebat Tahu Arah Jaga Langkah.”

Penulis : Ahmad Syahbandiah

Tradisi “Beruahan” di Dusun Anggrek, Kalimas: Wujud Kebersamaan dan Nilai Luhur Masyarakat

Tradisi “Beruahan” di Dusun Anggrek, Kalimas: Wujud Kebersamaan dan Nilai Luhur Masyarakat

 


Desa Kalimas (lp2m.iainptk.ac.id) — Masyarakat Dusun Anggrek menggelar tradisi “Beruahan” di rumah salah satu warga dengan mengundang seluruh Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Rabu malam, 23 Juli 2025.

Kegiatan yang diawali usai salat Isya berjamaah ini berisi doa bersama atau tahlilan, kemudian diakhiri dengan makan bersama yang unik—tidak menggunakan sistem prasmanan, melainkan makan dalam satu nampan secara berkelompok, yang dikenal dengan sebutan saprahan.

Berbeda dari kebiasaan umum, masyarakat Kalimas memiliki tata cara tersendiri dalam menyajikan hidangan. Makan dilakukan secara bergiliran untuk menjaga keteraturan dan menghormati tamu. “Di sini, kalau sudah selesai makan, harus langsung keluar dari rumah agar yang lain bisa masuk dan gantian makan. Karena kami tidak menggunakan prasmanan, tapi makan bareng dalam satu nampan, seperti saprahan,” ungkap Wak Doyok, salah satu warga.

Tradisi “Beruahan” tidak hanya menjadi sarana mendoakan keluarga yang telah wafat, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Duduk bersama dalam lingkaran kecil dan berbagi hidangan dari satu nampan mencerminkan nilai egaliter dan kebersamaan yang masih kuat dijaga oleh masyarakat Kalimas.

Mahasiswa KKL 43 IAIN Pontianak yang turut hadir dalam acara ini merasakan langsung kekayaan budaya lokal tersebut. Mereka ikut duduk bersama warga, menikmati hidangan khas desa, dan menyaksikan bagaimana tradisi turun-temurun ini menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Kalimas.

Penulis : AKSYA RIDHAVI

Tari Siswa Meriahkan Malam Haflatul Imtihanan di Desa Pasak Piang 1

Tari Siswa Meriahkan Malam Haflatul Imtihanan di Desa Pasak Piang 1


 Desa Pasak Piang, (lp2m.iainptk.ac.id)
— Malam Haflatul Imtihanan Lembaga Pendidikan Nurul Hikmah, Kampung Pak Nese, semakin semarak dengan penampilan tari dari para siswa-siswi yang sukses memukau penonton, khususnya kalangan ibu-ibu yang hadir memenuhi area panggung, Kamis malam, 31 Juli 2025.

Dengan mengenakan busana warna-warni dan senyum sumringah, para ibu duduk rapi sambil menyaksikan setiap gerakan tarian anak-anak yang dibawakan dengan penuh percaya diri dan semangat. Sorak-sorai, tepuk tangan, dan gelak tawa ringan terdengar sejak penampilan dimulai, menciptakan suasana hangat dan meriah.

Salah satu warga, Ibu Syariah, yang ikut menyaksikan acara, mengungkapkan kegembiraannya.
“Lihat anak-anak menari itu rasanya bangga dan terharu. Ibu-ibu di sini semua senang dan semangat nontonnya, apalagi acaranya bagus dan teratur,” ujarnya.

Penampilan tari menjadi salah satu puncak hiburan dalam Haflatul Imtihanan tahun ini. Tidak hanya menjadi ajang ekspresi bagi anak-anak, kegiatan ini juga menjadi media penguat hubungan emosional antara orang tua dan lembaga pendidikan.

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak yang bertugas sebagai panitia turut mengatur jalannya acara dengan tertib dan lancar, memastikan kenyamanan tamu undangan serta kelancaran setiap penampilan yang ditampilkan malam itu.

Penulis : Sindi Ayu Lestari

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Nobar Sepak Bola Bersama Warga Desa Bintang Mas

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Nobar Sepak Bola Bersama Warga Desa Bintang Mas


 Bintang Mas, 29 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola bersama masyarakat Desa Bintang Mas. Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor desa ini sukses menyatukan antusiasme warga, khususnya para pemuda pecinta olahraga.

Layar proyektor dipasang di area terbuka desa, dengan kursi dan alas sederhana, namun tidak mengurangi semangat warga yang hadir. Sorakan dan semangat penonton terdengar riuh saat pertandingan berlangsung, menciptakan suasana penuh semangat dan kebersamaan.

Umar, salah satu mahasiswa KKL, menyampaikan bahwa nobar ini menjadi cara efektif untuk membangun kedekatan antara mahasiswa dan masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga mempererat hubungan kami dengan masyarakat Desa Bintang Mas,” ujarnya.

Fahrul, mahasiswa KKL lainnya, juga menambahkan bahwa sepak bola menjadi sarana pemersatu yang menyenangkan.
“Kami senang bisa berkumpul dan berbagi semangat bersama warga. Momen ini sangat berkesan karena menunjukkan bahwa mahasiswa bisa menyatu dengan masyarakat melalui cara-cara sederhana,” ujarnya.

Melalui kegiatan nobar ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak berharap dapat terus memperkuat komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat selama masa pengabdian berlangsung di Desa Bintang Mas.

Penulis : Ningsih

Keceriaan Siswa-Siswi MI Nurul Hikmah Warnai Kegiatan Haflatul Imtihanan

Keceriaan Siswa-Siswi MI Nurul Hikmah Warnai Kegiatan Haflatul Imtihanan


Desa Pasak Piang (lp2m.iainptk.ac.id)
— Rangkaian kegiatan Haflatul Imtihanan Lembaga Pendidikan Nurul Hikmah, Kampung Pak Nese, menjadi momen penuh kebahagiaan bagi siswa-siswi MI yang turut serta aktif dalam berbagai kegiatan yang digelar. Dalam balutan seragam rapi dan wajah ceria, anak-anak tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang dipandu oleh mahasiswa KKL IAIN Pontianak.

Mulai dari perlombaan rohani hingga hiburan tradisional, siswa-siswi MI tampil dengan semangat tinggi. Tidak hanya menjadi peserta lomba, mereka juga ikut memeriahkan acara melalui pentas seni dan penampilan kreatif lainnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang bagi anak-anak untuk menunjukkan bakat dan keberanian mereka di depan publik.
“Seru sekali bisa ikut lomba dan tampil di depan teman-teman. Aku jadi lebih percaya diri,” ujar Somad, salah satu siswa MI Nurul Hikmah, dengan senyum bangga.

Kehadiran mahasiswa KKL juga memberi warna tersendiri dalam acara ini. Selain sebagai panitia, mereka menjadi pendamping hangat bagi para siswa selama kegiatan berlangsung. Interaksi positif antara mahasiswa dan siswa menciptakan suasana penuh semangat, keceriaan, dan keakraban.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara lembaga pendidikan, mahasiswa, dan masyarakat dalam mendidik generasi muda melalui kegiatan yang menyenangkan, edukatif, dan bermakna. 

Penulis : Sindi Ayu Lestari

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak