LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Aksi Bersih-Bersih di Lingkungan PAUD di Desa Sungai Keran Kepulauan

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Aksi Bersih-Bersih di Lingkungan PAUD di Desa Sungai Keran Kepulauan

 


Sungai Keran Kepulauan (lp2m.iainptk.ac.id) 23 Agustus 2024 – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan bersih-bersih di lingkungan PAUD yang terletak di Desa Sungai Keran Kepulauan.

Inisiatif ini diambil untuk meningkatkan kenyamanan bagi ibu-ibu dan anak-anak yang berada di sekitar PAUD, serta untuk menanamkan nilai pentingnya kebersihan lingkungan kepada masyarakat setempat.

Kegiatan bersih-bersih ini melibatkan beberapa anggota KKL yang bertugas di Desa Sungai Keran. Mereka membersihkan sampah dan memotong rumput yang telah memanjang di sekitar area PAUD. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman serta memberikan pengajaran kepada masyarakat, ibu-ibu, dan anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan yang sehat dan harmonis.

Pelaksanaan kegiatan ini telah dilaporkan kepada pihak masyarakat setempat dan berjalan dengan lancar meskipun sempat menghadapi beberapa hambatan awal yang akhirnya dapat diatasi dengan baik. 

Setelah kegiatan selesai, pihak PAUD dan warga sekitar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKL. Ratih, salah satu tokoh masyarakat, mengungkapkan bahwa kegiatan KKL ini memberikan manfaat besar tidak hanya bagi PAUD tetapi juga bagi warga sekitar. 

"Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini dan berharap perguruan tinggi terus melaksanakan program-program serupa untuk generasi penerus. Ini adalah langkah positif untuk mempererat hubungan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," kata  Ratih.

Dengan dukungan dari masyarakat, kegiatan KKL ini diharapkan dapat terus dilaksanakan dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat setempat.

Penulis : Nur Aisyah


Tanjung Pasir Kembali Meriah: Mahasiswa IAIN Pontianak Hadiri Upacara Bendera Perdana Pasca-Pandemi

Tanjung Pasir Kembali Meriah: Mahasiswa IAIN Pontianak Hadiri Upacara Bendera Perdana Pasca-Pandemi

 


Kuala Mandor A (lp2m.iainptk.ac.id) - Suasana meriah menyelimuti Desa Tanjung Pasir, Kuala Mandor A, saat peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79. Setelah dua tahun absen akibat pandemi Covid-19, masyarakat desa kembali menggelar upacara pengibaran bendera merah putih dengan khidmat. (17/08/2024)

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Kuala Mandor A Bapak H. Munawi dan pemerintahan desa Kuala mandor A, Dewan Guru Pondok Pesantren Nurul Huda, siswa siswi SMA Pelita Jaya, SMP Karya Bakti dan dihadiri perwakilan mahasiswa  KKL dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang sedang melaksanakan KKL di Kampung Pematang Rambai Kuala Mandor A.

Upacara yang berlangsung di lapangan desa, dimulai dengan pengibaran bendera merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang terdiri dari pemuda-pemudi terbaik desa. Dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan, suasana semakin khidmat dan membangkitkan semangat nasionalisme.

Nur Azizah, selaku perwakilan mahasiswa KKL IAIN Pontianak yang ikut berpartisipasi, mengungkapkan rasa syukurnya dapat menjadi bagian dari sejarah kecil desa. “Kami merasa sangat beruntung bisa ikut serta dalam upacara bendera pertama kali setelah pandemi. Ini adalah pengalaman yang tak terlupakan dan menjadi momen berharga bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat desa,” ujarnya.

Bapak H. Munawi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan berpartisipasi dalam upacara bendera. “Setelah melewati masa sulit akibat pandemi, kita akhirnya bisa kembali merayakan kemerdekaan dengan cara yang lebih meriah. Semoga semangat gotong royong dan persatuan kita semakin kuat,” ungkapnya.

Kehadiran mahasiswa KKL IAIN Pontianak memberikan warna tersendiri dalam upacara bendera tersebut. Mereka tidak hanya ikut serta dalam upacara, tetapi juga aktif menonton dalam berbagai kegiatan lainnya, seperti lomba-lomba dan pertunjukan seni. Hal ini menunjukkan semangat kolaborasi antara mahasiswa dengan masyarakat desa.


Penulis : Alfiatul Hidayah 


Hari ke-26 KKL di Desa Pinang Dalam: Mahasiswa IAIN Pontianak Aktif Berkontribusi di Berbagai Instansi

Hari ke-26 KKL di Desa Pinang Dalam: Mahasiswa IAIN Pontianak Aktif Berkontribusi di Berbagai Instansi

 


Pinang Dalam (lp2m.iainptk.ac.id) 23 Agustus 2024 – Mahasiswa IAIN Pontianak memasuki hari ke-26 pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Pinang Dalam. Seperti hari-hari sebelumnya, mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan di instansi-instansi desa untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Pada pagi hari, seorang mahasiswa yang bertugas di instansi pendidikan PAUD, turut serta dalam kegiatan belajar mengajar di PAUD Mutiara Hati. Mahasiswa tersebut berperan aktif mendampingi para guru dan memberikan materi pendidikan kepada anak-anak usia dini. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi mereka sekaligus membantu meningkatkan kualitas pendidikan di desa tersebut.

Sementara itu, di instansi pendidikan SMP, mahasiswa lain turut menyelenggarakan berbagai lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79. Lomba-lomba seperti makan kerupuk dan kelereng dalam sendok diikuti dengan antusias oleh para siswa SMP. Kegiatan ini bukan hanya memeriahkan suasana peringatan HUT RI, tetapi juga mempererat tali persaudaraan di antara siswa dan mahasiswa.

Pada malam hari, empat mahasiswa menjalani jadwal piket yang telah diatur sebelumnya dengan membantu mengajar ngaji di salah satu rumah warga di Desa Pinang Dalam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan spiritual dan pendidikan agama masyarakat setempat.

Seluruh rangkaian kegiatan KKL hari ini berjalan dengan lancar, dan mahasiswa IAIN Pontianak terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Desa Pinang Dalam selama masa KKL berlangsung.

Penulis : Nabila Syeban


Ini Dia Potret Kehangatan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bersama Kapolsek Teluk Keramat

Ini Dia Potret Kehangatan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bersama Kapolsek Teluk Keramat

 


Sekura (lp2m.iainptk.ac.id) - Desa Sekura, yang terletak di Kecamatan Teluk Keramat, baru-baru ini menjadi saksi momen hangat antara mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan Kapolsek Teluk Keramat. Setelah upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79, acara tersebut diwarnai dengan kehadiran mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di desa tersebut.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Sabtu lalu ini, menampilkan suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh semangat. Para mahasiswa yang tergabung dalam program KKL IAIN Pontianak, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi dengan masyarakat setempat, serta memupuk hubungan baik dengan aparat kepolisian setempat. 

Usai perayaan HUT RI ke-79 yang penuh khidmat, mahasiswa dan Kapolsek Teluk Keramat serta beberapa anggota kepolisian melakukan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergi antara aparat dan generasi muda. Potret tersebut menjadi lambang dari kerjasama yang harmonis serta dukungan terhadap program-program sosial yang dijalankan oleh mahasiswa KKL.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga melakukan berbagai aktivitas sosial di desa, termasuk membantu dalam program-program pengembangan masyarakat. Melalui kerjasama ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang teori-teori sosial tetapi juga langsung terlibat dalam implementasinya di lapangan, berinteraksi dengan masyarakat dan memahami dinamika yang ada di desa.

Acara tersebut menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam upaya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Kehadiran Kapolsek dan jajaran kepolisian turut menambah semangat mahasiswa dalam melaksanakan program KKL mereka, sekaligus mempererat hubungan antara institusi pendidikan dan aparat keamanan. Kegiatan ini pun diharapkan dapat menjadi contoh bagi program KKL di masa depan dalam menciptakan sinergi yang bermanfaat bagi semua pihak.

Penulis : Indra Fitri


Kehangatan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dalam Bingkai Pendidikan

Kehangatan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dalam Bingkai Pendidikan

 


Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id) - Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang dilaksanakan oleh mahasiswa IAIN Pontianak kali ini telah menunjukkan betapa besar komitmen mereka dalam membangun pendidikan di daerah. Di desa Sayang Sedayu, sebuah program pembelajaran sore hari yang digelar di Selasar Masjid Darul Hikmah telah menarik perhatian warga setempat dan mencerminkan semangat luar biasa para mahasiswa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa IAIN Pontianak untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari di kampus serta berkontribusi secara langsung dalam peningkatan kualitas pendidikan di desa tersebut. 

Setiap sore, setelah aktivitas akademik mereka selesai, para mahasiswa ini berkumpul di Selasar Masjid Darul Hikmah untuk memberikan les tambahan kepada anak-anak desa. Les ini mencakup berbagai mata pelajaran, mulai dari matematika hingga bahasa Inggris, dengan tujuan membantu anak-anak mempersiapkan ujian dan memperluas pengetahuan mereka.

Antusiasme dan keterlibatan anak-anak dalam kegiatan ini sangat terlihat. Mereka datang dengan penuh semangat, siap untuk belajar dan berinteraksi dengan para mahasiswa. Suasana hangat dan kekeluargaan di Selasar Masjid Darul Hikmah menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses belajar mengajar. 

Selain mendapatkan bimbingan akademik, anak-anak juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan para mahasiswa, yang tentunya sangat berharga bagi mereka.

Program ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Banyak orang tua yang merasa terbantu dengan adanya les sore ini, karena mereka melihat kemajuan nyata dalam kemampuan anak-anak mereka. Keberadaan mahasiswa IAIN Pontianak di desa Sayang Sedayu tidak hanya membawa perubahan positif dalam aspek pendidikan, tetapi juga mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat sekitar.

Secara keseluruhan, kegiatan KKL mahasiswa IAIN Pontianak ini menunjukkan dedikasi dan kepedulian yang tinggi dalam memajukan pendidikan di daerah. Semangat dan usaha yang mereka tunjukkan menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dapat menciptakan dampak yang signifikan.

Penulis: Indra Fitri


Tumbuhkan Kecintaan dengan Matematika: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ajarkan Perkalian

Tumbuhkan Kecintaan dengan Matematika: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ajarkan Perkalian

 


Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak sedang menjalankan program sosial yang bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap matematika di kalangan anak-anak. Program ini dilakukan dengan mengadakan les matematika setiap sore hari Senin dan Rabu.

Program ini, yang telah dimulai sejak awal bulan Juli, melibatkan sejumlah mahasiswa KKL sebagai mentor. Mereka bertugas mengajarkan konsep dasar matematika, khususnya perkalian, yang sering menjadi tantangan bagi para siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami dan menyukai matematika melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Sapura, salah seorang mentor dalam program ini, mengungkapkan, "Kami percaya bahwa matematika bukanlah pelajaran yang harus ditakuti. Melalui pendekatan yang kreatif dan penuh semangat, kami ingin menunjukkan kepada anak-anak bahwa matematika bisa menjadi hal yang menyenangkan dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari."

Senada dengan Sapura, Nurul, mentor lainnya, menambahkan, "Saat pertama kali kami mulai mengajarkan perkalian, banyak siswa yang merasa kesulitan. Namun, kami berusaha membuatnya lebih mudah dipahami dengan menggunakan alat bantu visual dan permainan edukatif. Kami sudah melihat banyak kemajuan dan rasa percaya diri yang meningkat pada siswa."

Program ini mendapat respons positif dari orang tua dan guru di sekolah tersebut. Banyak orang tua yang mengapresiasi upaya mahasiswa IAIN Pontianak dalam membantu anak-anak mereka mengatasi kesulitan dalam matematika. Di sisi lain, siswa juga tampak antusias dan menunjukkan peningkatan kemampuan dalam pelajaran ini.

Dengan terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas dan membangkitkan minat anak-anak terhadap matematika, para mahasiswa KKL IAIN Pontianak berharap dapat memberikan dampak positif.

Penulis : Indra Fitri


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Acungi Jempol Semangat Anak-anak Desa Sayang Sedayu dalam Belajar

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Acungi Jempol Semangat Anak-anak Desa Sayang Sedayu dalam Belajar


 Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id) - Program Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang diadakan oleh IAIN Pontianak di Desa Sayang Sedayu baru-baru ini mendapat pujian tinggi dari mahasiswa dan masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan dunia pendidikan dengan masyarakat, serta memberikan kontribusi positif dalam proses belajar mengajar di desa tersebut.

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak yang bertugas di desa ini, merasa terkesan dengan semangat belajar anak-anak Desa Sayang Sedayu. Dalam wawancara, Indra Fitri, salah satu mahasiswa KKL, mengungkapkan kekagumannya terhadap dedikasi anak-anak di desa tersebut. 

"Semangat belajar anak-anak di Desa Sayang Sedayu benar-benar luar biasa. Meskipun fasilitas terbatas, mereka tetap menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap pelajaran. Ini adalah motivasi besar bagi kami untuk terus berkontribusi dan memberikan yang terbaik selama program KKL ini," kata Indra Fitri.

Program KKL di Desa Sayang Sedayu melibatkan berbagai kegiatan, mulai dari pengajaran dasar, workshop keterampilan, hingga kegiatan ekstrakurikuler. Mahasiswa KKL juga berkolaborasi dengan penduduk setempat untuk meningkatkan metode pembelajaran serta mengadakan berbagai acara yang mendukung kreativitas anak-anak.

Menurut kepala desa Sayang Sedayu, program ini tidak hanya memberikan manfaat pendidikan tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat desa. "Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa IAIN Pontianak yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu kami. Anak-anak sangat antusias dan kami melihat banyak kemajuan sejak program ini dimulai," ujar kepala desa.

Dengan semangat yang tinggi dari semua pihak, diharapkan bahwa program KKL ini dapat berlanjut dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sayang Sedayu.

Penulis: Indra Fitri


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sampaikan Tausyiah dengan Tema Kemuliaan Al-Qur'an

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sampaikan Tausyiah dengan Tema Kemuliaan Al-Qur'an

 


Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak kelompok 39 yang sedang melakukan kegiatan di Desa Sayang Sedayu baru-baru ini menyampaikan tausyiah yang mengangkat tema kemuliaan Al-Qur'an. Tausyiah ini disampaikan oleh Rendi dalam rangkaian acara pengajian Jumatan di desa tersebut.

Acara ini menjadi salah satu kegiatan rutin yang diikuti oleh mahasiswa KKL IAIN Pontianak setiap minggu. Melalui tausyiah ini, Rendi berusaha mengingatkan masyarakat akan betapa pentingnya memahami dan mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ceramahnya, Rendi menjelaskan bahwa Al-Qur'an bukan hanya sekadar kitab suci, tetapi juga merupakan petunjuk hidup yang penuh hikmah dan kebaikan.

Rendi menguraikan berbagai aspek kemuliaan Al-Qur'an, mulai dari keindahan bahasa, kedalaman makna, hingga dampaknya dalam membentuk karakter dan moral umat Islam. Ia juga menekankan pentingnya membacanya dengan pemahaman yang benar dan menerapkan ajarannya dalam berbagai aspek kehidupan. Menurut Rendi, Al-Qur'an adalah sumber inspirasi dan pedoman yang harus menjadi pegangan setiap Muslim dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan.

Selain itu, Rendi juga memberikan motivasi kepada jamaah untuk terus memperdalam ilmu agama dan tidak hanya berhenti pada ritual ibadah semata. Ia berharap tausyiah ini bisa menjadi pendorong bagi masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbaiki kualitas hidup berdasarkan petunjuk Al-Qur'an.

Kegiatan tausyiah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Sayang Sedayu. Mereka mengapresiasi usaha mahasiswa KKL IAIN Pontianak yang tidak hanya melakukan kegiatan sosial tetapi juga memberikan kontribusi dalam penguatan nilai-nilai keagamaan di desa mereka. Ke depannya, kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat serta memperdalam pemahaman agama di komunitas tersebut.

Penulis : Indra Fitri


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bersama Karang Taruna dan Masyarakat Desa Pelita Jaya Gelar Gotong Royong Bersihkan Jalan

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bersama Karang Taruna dan Masyarakat Desa Pelita Jaya Gelar Gotong Royong Bersihkan Jalan


 Pelita Jaya (lp2m.iainptk.ac.id) 18 Agustus 2024 – Mengisi waktu luang di hari Minggu, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang bertugas di Desa Pelita Jaya bekerja sama dengan Karang Taruna dan organisasi masyarakat setempat melakukan kegiatan gotong royong membersihkan area jalan desa. Jalan tersebut sudah mulai dipenuhi oleh semak-semak dan tumbuhan liar yang mengganggu lalu lintas para pengguna jalan.

Kegiatan gotong royong ini dimulai pada pukul 08:00 WIB pagi dan berlangsung hingga pukul 11:12 WIB siang. Dengan semangat kebersamaan, para peserta bergantian membersihkan tanaman liar yang mengganggu. Peralatan yang digunakan dalam kegiatan ini antara lain tiga mesin potong rumput yang disediakan oleh pihak Karang Taruna, serta tiga parang, dua di antaranya dibawa oleh mahasiswa.

Mengingat alat-alat yang tersedia terbatas, para peserta gotong royong harus bergantian menggunakan mesin potong rumput dan parang. Meskipun demikian, semangat untuk membersihkan jalan tetap tinggi. Jalan yang dibersihkan cukup panjang, dengan rumput dan tanaman liar yang sudah cukup tinggi, sehingga kegiatan ini cukup menguras tenaga dan waktu.

Kegiatan gotong royong ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan jalan, tetapi juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antara mahasiswa KKL, Karang Taruna, dan masyarakat Desa Pelita Jaya. Dengan kerja sama yang solid, mereka berhasil membersihkan jalan yang kini menjadi lebih bersih dan aman untuk dilalui.

Penulis : Agus Sucipto


Pengukuhan Paskibraka di Desa Pelita Jaya: Kegiatan Sederhana Penuh Makna

Pengukuhan Paskibraka di Desa Pelita Jaya: Kegiatan Sederhana Penuh Makna

 


Pelita Jaya (lp2m.iainptk.ac.id) 15 Agustus 2024 – Sebanyak 60 undangan disebarkan kepada orang tua murid, staf desa, Karang Taruna, serta organisasi lainnya di Desa Pelita Jaya untuk menghadiri kegiatan pengukuhan Paskibraka yang dilaksanakan di Gedung Olahraga pada pukul 20:00 WIB. 

Acara yang berlangsung sederhana ini menjadi momen penting bagi para siswa/i yang akan menjadi bagian dari upacara pengibaran bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79.

Meskipun persiapan yang dilakukan sederhana, dengan hanya menyediakan camilan seperti gorengan dan air mineral, acara ini tetap berlangsung dengan penuh khidmat. Kepala Desa Pelita Jaya, Supriadi, membuka acara dengan memberikan sambutan yang penuh semangat dan harapan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada mahasiswa IAIN Pontianak yang telah melatih dan mendampingi para siswa/i dalam persiapan upacara pengibaran bendera.

"Terima kasih kepada mahasiswa IAIN Pontianak yang telah melatih dan mengukuhkan Paskibraka. Saya berharap anak-anak dapat menjaga kesehatan dan semangat agar upacara nanti bisa berjalan maksimal. Fisik dan mental harus siap, dan saya mohon kepada mahasiswa untuk mendampingi siswa/i selama pengukuhan ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Supriadi dalam sambutannya.

Setelah pembukaan oleh Supriadi, mahasiswa IAIN Pontianak langsung memberikan pengarahan kepada para siswa/i terkait rute yang akan mereka lewati dalam pengukuhan. Mahasiswa juga memastikan bahwa seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar hingga selesai.

Kegiatan pengukuhan ini bukan hanya menjadi ajang persiapan teknis, tetapi juga membangun semangat dan kesiapan mental para peserta, sehingga mereka siap menjalankan tugas mulia sebagai Paskibraka pada upacara 17 Agustus mendatang.

Penulis : Agus Sucipto


Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak