LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL punggur kapuas Sosialisasi Pencegahan Tindakan Bullying di Lingkungan Sekolah

Mahasiswa KKL punggur kapuas Sosialisasi Pencegahan Tindakan Bullying di Lingkungan Sekolah

 


Punggur Kapuas (lp2m.iainptk.ac.id) - Sabtu, 10 agustus 2024, Mahasiswa KKL Punggur kapuas kunjungan untuk bersosialisasi di SDN 46 Selat Kering. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat kami, dan tujuan utama kami adalah sosialisasi pencegahan bullying di lingkungan sekolah.

Setibanya di sekolah, mahasiswa KKL disambut dengan hangat oleh kepala sekolah dan para guru. Mahasiswa KKL punggur kapaus pun langsung menyiapkan alat-alat yang akan di gunakan untuk pemaparan materi bullying.

Salah satu mahasiswa, berlian puja, memulai dengan ice breaking terlebih dahulu sebelum Pemateri dari mahasiswa KKL, Abdul fatah, memulai menyampaikan materi. Kami berharap Anak-anak dapat membuka mata siswa tentang pentingnya sikap saling menghargai dan dampak dari tindakan bullying. Setelah menyampaikan materi tentang bullying , mahasiswa KKL mengadakan diskusi interaktif di mana siswa-siswa diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan pendapat mereka tentang bullying.

Pemateri, Abdul Fatah Menyatakan “sosialisasi ini  efektif untuk meningkatkan kualitas belajar siswa dalam dalam hal tidak boleh membuli, Jangan membuli kalau tidak ingin di buli, jadilah teman terbaik”.

Selain diskusi, mereka juga mengadakan berbagai permainan edukatif yang bertujuan untuk mengajarkan empati dan kerjasama. Melalui permainan ini dengan menanyakan contoh bagaimana terjadinya bullying, mahasiswa KKL menjelaskan bagaimana pentingnya berbicara dengan baik dan mendengarkan teman agar tidak terjebak dalam situasi yang dapat merugikan.

Para siswa dan guru terlihat antusias dan berterima kasih atas kegiatan yang telah dilakukan. Kepala sekolah SDN 46 Selat Kering mengungkapkan harapannya bahwa program ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dan membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan penuh kasih.

Mahasiswa KKL kembali ke posko mereka dengan perasaan puas dan penuh harapan, merasa bahwa mereka telah memberikan kontribusi yang berarti untuk komunitas. Mereka berharap bahwa langkah kecil yang mereka ambil ini dapat memberikan perubahan besar di masa depan, dan bahwa pesan mereka tentang pencegahan bullying akan terus diingat dan diterapkan oleh semua pihak di SDN 46 Selat Kering.

Penulis : Yesira 


Mahasiswa IAIN Pontianak dan UIN Yogyakarta Gelar Nonton Bareng dan Workshop Perfilman di SMPN 04 Rasau Jaya

Mahasiswa IAIN Pontianak dan UIN Yogyakarta Gelar Nonton Bareng dan Workshop Perfilman di SMPN 04 Rasau Jaya

 


Desa Bintang Mas (lp2m.iainptk.ac.id) – Pada tanggal 9 Agustus 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak dan Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta melaksanakan kegiatan KKL yang berbeda di SMPN 04 Rasau Jaya. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 09:00 hingga 10:00 WIB dan menghadirkan acara nonton bareng (nobar) film serta workshop perfilman.

Ruang kelas yang biasanya digunakan untuk belajar diubah menjadi mini bioskop yang nyaman dengan layar lebar yang siap menayangkan film-film pilihan. Film-film yang dipilih oleh mahasiswa KKL 24 tidak hanya untuk hiburan semata, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa-siswi. Setiap film mengandung pesan moral dan nilai-nilai positif yang diharapkan dapat menginspirasi dan memberikan wawasan tambahan kepada para siswa.

Acara berlangsung selama kurang lebih dua jam dan berhasil menarik antusiasme tinggi dari kepala sekolah dan seluruh siswa SMPN 04 Rasau Jaya. Rusino, S.Pd., selaku Kepala Sekolah SMPN 04 Rasau Jaya, menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKL. "Saya selaku kepala sekolah mengucapkan banyak terima kasih kepada mahasiswa KKL yang telah mengadakan acara ini. Semoga acara ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi para siswa-siswi SMPN 04 Rasau Jaya," ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga menambah pengetahuan dan pengalaman baru bagi siswa-siswi SMPN 04 Rasau Jaya. Mahasiswa KKL berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan menjadi inspirasi bagi para siswa dalam proses belajar mereka.

Penulis : Nadia Afilyana


KKL IAIN Pontianak: Mengenal Tradisi Tahlilan di Desa Jambu Lebih Dekat

KKL IAIN Pontianak: Mengenal Tradisi Tahlilan di Desa Jambu Lebih Dekat

 


Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak telah berpartisipasi dalam kegiatan tahlilan di Desa Jambu, Kabupaten Sambas. Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKL yang bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa pada kehidupan masyarakat serta nilai-nilai kearifan lokal yang ada di daerah penempatan mereka.

Tahlilan merupakan tradisi yang sudah mengakar kuat di Kabupaten Sambas, khususnya di Desa Jambu. Tradisi ini dilakukan untuk mendoakan arwah orang yang telah meninggal dunia, dengan harapan agar mereka mendapatkan tempat yang baik di sisi Tuhan. Kegiatan tahlilan biasanya diadakan secara rutin, terutama pada hari-hari tertentu setelah seseorang meninggal dunia, seperti pada hari pertama hingga ketujuh, lima belas, dua lima, empat puluh, dan seratus.

Dalam kegiatan tahlilan ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam prosesi yang dilaksanakan oleh warga Desa Jambu. Mereka duduk bersama masyarakat desa, mengikuti bacaan doa, serta mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh tokoh agama setempat. Melalui partisipasi ini, mahasiswa dapat lebih memahami makna dari tahlilan dan pentingnya menjaga tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Sambas.

Selain mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merefleksikan nilai-nilai spiritual dan sosial yang ada di tengah masyarakat. Mereka belajar bagaimana tradisi tahlilan tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang telah meninggal, tetapi juga sebagai sarana memperkuat silaturahmi dan kebersamaan di antara warga desa.

Selama mengikuti tahlilan, mahasiswa KKL IAIN Pontianak merasakan langsung suasana kekeluargaan yang tercipta di Desa Jambu. Kehadiran mereka diterima dengan baik oleh masyarakat, yang dengan senang hati berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang tradisi ini.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman mahasiswa KKL IAIN Pontianak dalam memahami dan menghargai budaya serta tradisi lokal. Dengan demikian, mereka tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan secara akademis, tetapi juga memiliki wawasan yang lebih luas mengenai kehidupan sosial dan spiritual masyarakat tempat mereka bertugas.

Penulis : Indra Fitri


Silaturahmi Mahasiswa KKL IAIN Pontianak ke Rumah Pak Obi: Kolaborasi dengan Pengurus Masjid Darul Hikmah

Silaturahmi Mahasiswa KKL IAIN Pontianak ke Rumah Pak Obi: Kolaborasi dengan Pengurus Masjid Darul Hikmah

 


Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak melakukan kunjungan silaturahmi ke rumah Pak Obi, salah satu tokoh masyarakat sekaligus pengurus Masjid Darul Hikmah, di Desa Sayang Sedayu. Kunjungan yang berlangsung pada hari Kamis ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKL yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat setempat.

Kunjungan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara mahasiswa dan masyarakat, khususnya dalam kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan. Mahasiswa KKL berharap melalui kunjungan ini, mereka dapat lebih memahami dinamika sosial di Desa Sayang Sedayu serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa disambut hangat oleh Pak Obi di kediamannya. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terlihat saat mereka berdiskusi tentang berbagai isu yang dihadapi oleh masyarakat desa, terutama yang berkaitan dengan perkembangan keagamaan dan pendidikan. Para mahasiswa juga menyampaikan niat mereka untuk turut serta dalam kegiatan di Masjid Darul Hikmah selama masa KKL berlangsung.

Pak Obi, dalam kesannya, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kunjungan mahasiswa KKL ini. “Saya sangat senang dan terharu dengan kunjungan adik-adik mahasiswa ini. Kehadiran mereka di desa kami menjadi angin segar, terutama dalam upaya kita bersama untuk memajukan desa melalui kegiatan keagamaan dan pendidikan,” ujar Pak Obi.

Arda, selaku Koordinator Humas (Co Humas) dalam kegiatan KKL ini, juga menyampaikan pandangannya mengenai kunjungan tersebut. "Kunjungan ini sangat berarti bagi kami sebagai mahasiswa. Kami bisa belajar langsung dari para tokoh masyarakat seperti Pak Obi tentang bagaimana mengelola kegiatan sosial dan keagamaan di tingkat lokal. Kami berharap bisa terus berkolaborasi dengan masyarakat di sini, sehingga kehadiran kami membawa manfaat yang nyata," ungkap Arda.

Penulis : Indra Fitri


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dukung Tim Bulu Tangkis Sayang Sedayu dalam Turnamen Lintas Benua Pisang

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dukung Tim Bulu Tangkis Sayang Sedayu dalam Turnamen Lintas Benua Pisang


 Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak menunjukkan dukungan mereka terhadap tim bulu tangkis lokal, Sayang Sedayu, dalam turnamen antar Benua Pisang. Acara tersebut diselenggarakan di Desa Matang Segantar, Kecamatan Teluk Keramat.

Turnamen Lintas Benua Pisang merupakan salah satu ajang bergengsi di dunia bulu tangkis yang mengumpulkan tim-tim dari berbagai desa. Dengan semangat sportivitas dan kebanggaan lokal, tim Sayang Sedayu berjuang keras untuk meraih prestasi terbaik dan menunjukkan kualitas permaina.

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak, yang tengah melaksanakan program pengabdian masyarakat, turut ambil bagian dalam mendukung tim Sayang Sedayu. Mereka terlibat dalam berbagai kegiatan, seperti menyediakan dukungan moral, membantu dalam logistik acara, serta melakukan promosi untuk meningkatkan antusiasme masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga berperan aktif dalam memfasilitasi acara tersebut agar berjalan dengan lancar.

“Kami sangat senang bisa berpartisipasi dalam mendukung tim bulu tangkis lokal dalam turnamen ini. Ini adalah kesempatan bagus untuk memperlihatkan bahwa mahasiswa IAIN Pontianak juga peduli dengan perkembangan olahraga di daerah kami,” ujar Farida.

Dengan semangat kolaborasi dan dukungan penuh dari berbagai pihak, tim Sayang Sedayu berhasil memberikan penampilan terbaiknya dalam turnamen tersebut, dan membanggakan masyarakat Pontianak. Dukungan mahasiswa KKL IAIN Pontianak membuktikan bahwa kontribusi mereka dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam berbagai bidang, termasuk olahraga.

Penulis : Indra Fitri


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikuti Senam Massal dalam Peringatan HUT RI ke-79 di Matang Segantar

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikuti Senam Massal dalam Peringatan HUT RI ke-79 di Matang Segantar

 


Matang Segantar (lp2m.iainptk.ac.id) 5 Agustus 2024 – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak turut serta dalam kegiatan senam massal yang diselenggarakan di Matang Segantar, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas. Kegiatan ini berlangsung meriah dengan partisipasi masyarakat dari berbagai kalangan dan latar belakang.

Senam massal ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan antar benua di Sangek dalam rangka menyambut HUT RI ke-79. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Camat Teluk Keramat, Bapak Budi Iswanto. Kehadiran para pejabat ini menjadi bukti dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa yang tengah melaksanakan program KKL.

Senam massal dimulai pada pukul 16.00 pagi, diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai wilayah di Kecamatan Teluk Keramat. Mahasiswa KKL IAIN Pontianak yang turut serta dalam kegiatan ini mengaku senang bisa berpartisipasi dalam peringatan HUT RI yang penuh semangat kebersamaan. Selain berolahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah setempat.

Menurut panitia penyelenggara, senam massal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangkitkan rasa cinta tanah air serta memperkuat semangat nasionalisme di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

Camat Teluk Keramat, Budi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta, terutama mahasiswa KKL IAIN Pontianak yang telah ikut berpartisipasi. Beliau berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk meningkatkan kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat.

Kegiatan senam massal ini diakhiri dengan foto bersama. Suasana kebersamaan dan kegembiraan terlihat jelas, mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan yang menjadi ciri khas peringatan HUT RI setiap tahunnya.

Penulis : Indra Fitri


KKL IAIN Pontianak Bawa Semangat Sehat ke MTs Yasti Pimpinan dengan Kegiatan Senam

KKL IAIN Pontianak Bawa Semangat Sehat ke MTs Yasti Pimpinan dengan Kegiatan Senam


 Pimpiman (lp2m.iainptk.ac.id) 10 Agustus 2024 - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menggelar kegiatan senam massal di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Yasti Pimpinan. Kegiatan yang diadakan pada 10 Agustus 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di kalangan siswa dan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan guru. Para mahasiswa KKL IAIN Pontianak, yang ditempatkan di MTs Yasti Pimpinan, menjadikan kegiatan senam sebagai salah satu program utama mereka untuk membangkitkan semangat sehat di lingkungan sekolah tersebut. Senam yang dilakukan terdiri dari gerakan-gerakan sederhana namun efektif untuk menjaga kebugaran tubuh.

Rendi, selaku inspektur senam dalam kegiatan tersebut, menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan fisik melalui aktivitas rutin seperti senam. "Senam bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga merupakan sarana untuk menjaga keseimbangan antara pikiran dan tubuh. Dengan rutin melakukan senam, kita bisa menjaga tubuh tetap bugar dan terhindar dari berbagai penyakit," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan senam ini diharapkan bisa menjadi kebiasaan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. "Kami berharap, melalui kegiatan ini, siswa-siswa di MTs Yasti Pimpinan bisa lebih peduli terhadap kesehatan mereka. Semoga ini bisa menjadi awal dari kebiasaan baik yang terus dilakukan di sekolah," tambah Rendi.

Kegiatan senam ini disambut antusias oleh para siswa dan guru. Mereka tampak bersemangat mengikuti setiap gerakan yang dipandu oleh para mahasiswa KKL. Salah seorang siswa mengungkapkan kegembiraannya bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. "Senam ini sangat menyenangkan, kami bisa bergerak bebas dan merasa lebih segar setelahnya," kata seorang siswa kelas 8.

Kegiatan senam ini merupakan bagian dari rangkaian program KKL yang diadakan oleh IAIN Pontianak di berbagai tempat. Selain senam, para mahasiswa juga akan mengadakan berbagai kegiatan lain yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan di masyarakat sekitar.

Penulis : Indra Fitri


Peresmian Wisata Mangrove Teratai di Desa Karimunting

Peresmian Wisata Mangrove Teratai di Desa Karimunting


Karimunting, (lp2m.iainptk.ac.id) – Pada hari Sabtu, 10 Agustus 2024, pemerintah Desa Karimunting menyelenggarakan acara peresmian Wisata Mangrove Teratai di Dusun Sungai Sinjun. Acara ini dihadiri oleh Penjabat (PJ) Gubernur Kalimantan Barat, berbagai tokoh masyarakat, serta pejabat daerah setempat, menjadikannya momen bersejarah bagi desa Karimunting.

Kegiatan dimulai pada pagi hari dengan suasana meriah dan penuh antusiasme. Setibanya di lokasi, tamu undangan disambut oleh panitia acara dan warga setempat yang telah mempersiapkan segalanya dengan baik. Area peresmian dihiasi dengan dekorasi indah dan tenda-tenda besar untuk menampung para tamu. Panorama mangrove yang hijau dan asri menambah keindahan suasana, memberikan kesan alami yang menenangkan.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Karimunting, yang mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan wisata Mangrove Teratai. Beliau menekankan pentingnya konservasi lingkungan dan potensi ekonomi yang dapat diperoleh dari ekowisata ini. Selanjutnya, PJ Gubernur Kalimantan Barat memberikan sambutan yang menggarisbawahi komitmen pemerintah dalam mendukung inisiatif lokal yang berkelanjutan seperti pengembangan wisata mangrove.

Prosesi peresmian dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh PJ Gubernur Kalimantan Barat, disaksikan oleh seluruh hadirin. Acara ini diakhiri dengan tur singkat mengelilingi area mangrove, di mana tamu undangan diajak menikmati keindahan alam dan memahami lebih dalam tentang pentingnya pelestarian ekosistem mangrove.

Kehadiran dalam acara ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan wisata berbasis kekayaan alam lokal. Diharapkan, Wisata Mangrove Teratai akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Desa Karimunting dan menjadi destinasi wisata yang diminati banyak orang.

Penulis : Rabi Egusno 


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Pesantren Kilat Bahasa Arab di Masjid Jami’atul Muslimin Desa Punggur Kapuas

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Pesantren Kilat Bahasa Arab di Masjid Jami’atul Muslimin Desa Punggur Kapuas


Punggur Kapuas (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak mengadakan pesantren kilat mengajar bahasa Arab di Masjid Jami’atul Muslimin, Desa Punggur Kapuas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Arab di kalangan anak-anak.

Selama periode pesantren kilat tersebut, mahasiswa IAIN Pontianak menyelenggarakan berbagai kegiatan pembelajaran yang mencakup pengenalan dasar bahasa Arab, tata bahasa, dan percakapan sehari-hari.

Pengurus masjid Bapak Abidin, menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan ini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga desa. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa IAIN Pontianak di desa kami. Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa Arab, tetapi juga mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat,” ujarnya.

Para mahasiswa KKL juga melibatkan diri dalam berbagai kegiatan sosial di desa, seperti gotong royong dan penyuluhan agama. Mereka berkomitmen untuk memanfaatkan waktu mereka secara maksimal guna memberikan kontribusi yang positif bagi desa.

Salah satu mahasiswa KKL IAIN Pontianak Nasrullah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak yang ada di Desa Punggur Kapuas dapat lebih memahami dan mempraktikkan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari,” kata anas

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memperkuat kemampuan bahasa Arab anak-anak Desa Punggur Kapuas dan mempererat hubungan antara kami dan warga sekitar.

Penulis : Syarifah Aida Kel 20 


Mini Bioskop ala Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Desa Sayang Sedayu

Mini Bioskop ala Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Desa Sayang Sedayu

 


Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id) - Sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak telah berhasil menghadirkan pengalaman sinematik yang unik di Desa Sayang Sedayu, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas. Dengan kreatifitas dan inovasi mereka, mahasiswa ini berhasil mengubah aula desa yang sederhana menjadi sebuah mini bioskop yang menarik perhatian warga setempat.

Inisiatif ini berawal dari keinginan para mahasiswa KKL untuk memberikan hiburan sekaligus edukasi kepada masyarakat Desa Sayang Sedayu. Dalam diskusi awal dengan perangkat desa, mereka menyadari bahwa akses terhadap hiburan dan informasi visual sangat terbatas di desa ini. Melihat peluang tersebut, mereka pun bersepakat untuk menyelenggarakan acara nonton bareng dengan tema edukasi dan kebudayaan.

Setelah mendapatkan izin dari kepala desa dan dukungan penuh dari masyarakat, para mahasiswa mulai merencanakan kegiatan ini. Mereka memanfaatkan peralatan proyektor yang sederhana, layar yang terbuat dari kain putih, serta sound system seadanya untuk menciptakan suasana bioskop di aula desa. Warga yang datang pun tidak dipungut biaya untuk menikmati film yang diputar.

Kegiatan nonton bareng ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Usai pemutaran film, para mahasiswa mengadakan diskusi singkat yang melibatkan warga untuk mendiskusikan pesan-pesan yang terkandung dalam film.

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak berhasil menunjukkan bahwa dengan semangat dan kreativitas, mereka bisa memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Mini bioskop ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan memberikan dampak positif di tengah masyarakat.

Penulis: Indra Fitri


Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak