LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok 27 Tawarkan Kerja Sama dengan Koperasi "BMT" Desa Pinang Luar

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok 27 Tawarkan Kerja Sama dengan Koperasi "BMT" Desa Pinang Luar


Desa Pinang Luar (lp2m.iainptk.ac.id) – Dalam rangka menjalankan program Kuliah Kerja Lapangan (KKL), mahasiswa dari Kelompok 27 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak mengadakan kunjungan ke Koperasi "BMT" di Desa Pinang Luar pada tanggal 5 Agustus 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mempresentasikan proposal kerja sama yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh manajer Koperasi BMT beserta jajaran pengurusnya. Acara dimulai dengan pemaparan singkat mengenai sejarah dan perkembangan Koperasi "BMT", yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi tentang peluang kerja sama antara mahasiswa KKL dan koperasi.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari adik-adik mahasiswa. Harapan kami, kerja sama ini dapat meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat Desa Pinang Luar," ujar Manajer BMT dalam sambutannya.

Perwakilan dari Kelompok KKL 27 kemudian menjelaskan beberapa program yang telah direncanakan dalam proposal mereka. "Kami telah menyiapkan beberapa program, antara lain pelatihan manajemen keuangan, pemasaran produk lokal, serta pendampingan dalam penggunaan teknologi informasi. Kami berharap program ini dapat membantu koperasi dalam mengembangkan usahanya," ungkap perwakilan kelompok.

Setelah presentasi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang berlangsung secara interaktif. Anggota koperasi memberikan berbagai masukan dan pertanyaan yang kemudian ditanggapi dengan baik oleh anggota Kelompok KKL 27. Diskusi ini menjadi momen penting untuk memahami kebutuhan koperasi dan bagaimana mahasiswa KKL dapat memberikan kontribusi yang lebih efektif.

"Kunjungan ini menjadi langkah awal yang baik untuk kolaborasi ke depan. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi koperasi dan masyarakat dalam jangka waktu KKL ini," tambah perwakilan kelompok di akhir pertemuan.

Dengan adanya kunjungan dan presentasi proposal ini, diharapkan dapat terjalin kerja sama yang solid antara Kelompok KKL 27 IAIN Pontianak dengan Koperasi "BMT" Desa Pinang Luar. Kerja sama ini diharapkan dapat membawa kemajuan bagi koperasi serta kesejahteraan masyarakat Desa Pinang Luar secara keseluruhan.

Penulis : Tisa Haerani


Mahasiswa KKL dan Panitia 17 Agustus Gotong Royong Mencari Bambu untuk Umbul-Umbul di Desa Pinang Luar

Mahasiswa KKL dan Panitia 17 Agustus Gotong Royong Mencari Bambu untuk Umbul-Umbul di Desa Pinang Luar


Kubu Raya (lp2m.iainptk.ac.id) – Pada tanggal 7 Agustus 2024, dalam semangat gotong royong yang kental, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak bersama panitia 17 Agustus di Desa Pinang Luar bersatu untuk mencari bambu yang akan digunakan dalam pembuatan umbul-umbul di lapangan bola TR 10. Kegiatan ini bertujuan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus.

Pagi itu, sekitar pukul 08.00 WIB, mahasiswa KKL dan panitia 17 Agustus mulai berkumpul di lapangan voli TR 10 dengan membawa peralatan seperti kapak, parang, dan gergaji. Dengan semangat kebersamaan, mereka bergerak menuju hutan untuk mencari bambu yang akan digunakan sebagai umbul-umbul.

Proses gotong royong ini melibatkan berbagai tahapan, mulai dari mencari dan menebang bambu, hingga memasang dan menancapkan umbul-umbul di sekitar lapangan. Kerja sama yang solid terlihat jelas dalam pembagian tugas yang terkoordinasi dengan baik, sehingga pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dengan cepat dan efisien.

Setelah semua umbul-umbul dipasang, suasana keakraban dan kegembiraan menyelimuti acara penutupan kegiatan. Para peserta berharap kegiatan gotong royong seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin, sebagai sarana menjaga tali silaturahmi antara mahasiswa KKL dan warga Desa Pinang Luar.

Mahasiswa KKL merasa bangga dapat berkontribusi positif dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan dan berharap dapat terus berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan sosial di Desa Pinang Luar. Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga desa, tetapi juga menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

Penulis : Tisa Haerani


Pembukaan Bimbingan Belajar "Teman Belajar" di Desa Kubu Disambut Antusias Anak-Anak

Pembukaan Bimbingan Belajar "Teman Belajar" di Desa Kubu Disambut Antusias Anak-Anak


Desa Kubu (lp2m.iainptk.ac.id) – Pada tanggal 8 Agustus 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak mengadakan pembukaan kegiatan bimbingan belajar (bimbel) "Teman Belajar" di pendopo Masjid Khairusa’adah, Desa Kubu. Kegiatan ini berlangsung pada sore hari setelah salat Ashar dan mendapat sambutan hangat serta antusiasme tinggi dari anak-anak setempat.

Sejak siang hari, anak-anak sudah berkumpul di pendopo masjid dengan penuh semangat, meskipun mereka harus menempuh jarak sekitar 1 km dengan berjalan kaki dari rumah mereka. Kehadiran mereka lebih awal menunjukkan semangat dan kesiapan untuk mengikuti kegiatan bimbel yang diselenggarakan oleh para mahasiswa.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari koordinator kelompok KKL, Windy Astari, yang menyampaikan harapannya agar bimbel ini dapat menjadi ruang yang mendukung perkembangan akademik, kreativitas, serta kegembiraan dalam belajar dan berbagi ilmu.

 “Mudah-mudahan dengan adanya bimbel yang kami adakan ini, dapat membantu meningkatkan proses belajar anak-anak Desa Kubu. Kami berharap kegiatan ini dapat memberi tambahan pemahaman dan motivasi kepada anak-anak untuk lebih giat belajar,” ujarnya.

Windy juga mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme yang luar biasa dari anak-anak Desa Kubu, dengan lebih dari 50 anak yang bergabung dalam program ini. Program bimbel ini diselenggarakan secara gratis setiap hari Senin dan Rabu sore pukul 15.00-16.30 WIB, agar tidak mengganggu aktivitas sekolah anak-anak di pagi hari. 

Bimbel ini bertujuan untuk membantu anak-anak dalam belajar dan mengerjakan pekerjaan rumah (PR), serta diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar di kalangan mereka. Peserta bimbel terdiri dari siswa kelas 1 hingga kelas 6 Sekolah Dasar (SD).

Kepala sekolah SDN 01 Kubu, M. Asri, S.Pd, dan Kepala Sekolah SDN 05 Kubu, Syahmiri, S.Pd, turut memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Mereka menyatakan bahwa program bimbel yang dilakukan oleh mahasiswa IAIN Pontianak dapat memotivasi dan menambah ilmu bagi anak-anak, sekaligus membantu meningkatkan kepercayaan diri dan melatih kedisiplinan mereka.

"Berharap dengan adanya mahasiswa IAIN Pontianak di sini, mereka bisa memberikan warna baru dalam proses pembelajaran melalui program bimbel. Mahasiswa yang sudah dibekali ilmu selama proses perkuliahan diharapkan yakin dan bisa menyalurkan ilmu yang sudah didapatkannya kepada anak-anak Desa Kubu," jelas M. Asri.

Dengan dukungan dari masyarakat dan pihak sekolah, mahasiswa KKL IAIN Pontianak berkomitmen untuk terus menjalankan program bimbel ini dengan penuh semangat. Mereka berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan akademik dan karakter anak-anak Desa Kubu, serta menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang lebih berilmu dan bersemangat belajar.

(Penulis: Norma. S, Umi. K, Risa. N, Vira. R, Aulia. A, Intan. F, Chindy. S.A, Randi. D, Irfan.)


Generasi Muda Berdakwah, Mahasiswa KKL Kelompok 40 Jadi Khatib

Generasi Muda Berdakwah, Mahasiswa KKL Kelompok 40 Jadi Khatib


 Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 40 menjadi petugas Jum’at di beberapa masjid yang berlokasi di tempat pelaksanaan kegiatan KKL di desa Selakau Tua Kecamatan Selakau Timur Kabupaten Sambas, Jum’at (09/08/2024).

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKL) kelompok 40 mahasiswa IAIN Pontianak berhasil menyita perhatian masyarakat. Tidak hanya melakukan pengabdian di desa, mahasiswa kelompok ini juga turut aktif dalam kegiatan keagamaan, salah satunya menjadi khatib di masjid-masjid sekitar lokasi KKL.

Dengan semangat muda dan pengetahuan yang mereka miliki, para mahasiswa ini berhasil menyampaikan pesan-pesan Islam yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Ceramah-ceramah yang disampaikan pun menarik minat banyak kalangan, terutama generasi muda.

Menurut pengurus masjid yaitu Asnadi kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, “Ini adalah salah satu cara agar yang muda lebih unggul, karena kalian-kalian inilah yang akan menggantikan kami dimasa yang akan datang” ujar Asnadi.

Pemuda sebagai tonggak peradaban umat harus lebih unggul, disatu sisi keilmuan yang mereka miliki sudah layak untuk diterapkan dilingkungan masyarakat. Terutama dalam Upaya menerapkan nilai-nilai Islam di masyarakat maka dari itu mahasiswa harus faham dan mengerti bagaiman dinamika yang sedang dijalani oleh masyarakat. Meskipun mereka harus menghadapi berbagai tantangan, tapi para mahasiswa  tetap semangat dalam menjalankan tugasnya. 

Jamaah masjid juga menilai bahwa kegiatan yang dilakukan mahasiswa ini memberikan kesan yang baik sehingga bisa menjadi motivasi untuk pemuda-pemuda sekitar agar bisa menggantikan posisi yang pernah diduduki oleh para orang tua. 

Kontribusi dari pemuda lah yang sangat diperlukan, Asnadi juga mengatakan “ Pemuda harus berani, mental pemuda harus besar karena pemuda ini yang akan menjadikan bangsa kita menjadi bangsa yang heba” tutup Asnadi.


Jalin Kedekatan Dengan Masyarakat, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Adakan Kegiatan Mancing Di Desa Selakau Tua

Jalin Kedekatan Dengan Masyarakat, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Adakan Kegiatan Mancing Di Desa Selakau Tua


Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ikut memancing bersama warga dalam rangka menjalin kedekatan antara mahasiswa dan masyarakat desa Selakau Tua, Selakau Timur, Kabupaten Sambas, Jum’at (09/08/2024).

Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak mengadakan kegiatan memancing bersama warga Desa Selakau Tua pada akhir pekan lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga desa setempat.

Kegiatan memancing ini diikuti oleh sekitar 20 mahasiswa KKL yang tersebar di beberapa titik pemancingan di desa tersebut. Selain memancing, mahasiswa juga berinteraksi langsung dengan warga, belajar tentang kehidupan sehari-hari mereka, dan berdiskusi mengenai potensi desa yang dapat dikembangkan.

Ketua kelompok KKL, Saddam menyampaikan bahwa kegiatan memancing ini dipilih sebagai cara yang santai namun efektif untuk menjalin keakraban dengan masyarakat. "Kami ingin lebih dekat dengan warga Desa Selakau Tua dan memahami kehidupan mereka. Melalui kegiatan memancing ini, kami bisa berdialog langsung sambil menikmati suasana alam yang asri," ujar Saddam.

Salah satu warga desa, Pak Mahrus yang turut serta dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan rasa senangnya atas kehadiran mahasiswa KKL di desanya. "Saya senang mahasiswa mau datang dan ikut memancing bersama kami. Kegiatan seperti ini bagus untuk mempererat hubungan kami dengan orang-orang luar desa," katanya.

Selain kegiatan memancing, mahasiswa KKL IAIN Pontianak juga berencana untuk mengadakan berbagai program lain, seperti pelatihan keterampilan, pengajian bersama, dan kegiatan sosial lainnya selama masa pengabdian mereka di Desa Selakau Tua.

Melalui kegiatan-kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam berinteraksi dan memahami kondisi masyarakat di pedesaan.

Penulis : Muhammad Aidil


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sampaikan Materi Suara Demokrasi di SMPN 02 Selakau Tua

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sampaikan Materi Suara Demokrasi di SMPN 02 Selakau Tua


Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) -Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak memberikan sosialisasi tentang demokrasi di SMPN 02 Selakau Timur Kabupaten Sambas, Jum’at (09/08/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi mengenai pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi, khususnya dalam konteks pemilihan OSIS yang akan segera dilaksanakan di sekolah tersebut.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKL menyampaikan materi tentang “Suara Demokrasi” yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas VII hingga IX. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya suara setiap individu dalam proses demokrasi, bagaimana pemilihan OSIS menjadi salah satu bentuk nyata dari praktik demokrasi di sekolah, dan cara memilih yang bijak dan bertanggung jawab.

Salah satu mahasiswa KKL, Saddam dalam penyampaiannya menekankan bahwa pemilihan OSIS bukan sekadar ajang memilih pemimpin sekolah, tetapi juga sebagai bentuk pembelajaran awal mengenai hak dan kewajiban dalam kehidupan berdemokrasi.

“Pemilihan OSIS ini adalah kesempatan bagi kalian semua untuk belajar menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab. Pilihlah kandidat yang benar-benar memiliki visi dan misi yang jelas untuk memajukan sekolah ini,” ujar Saddam kepada para siswa.

Selain itu, mahasiswa KKL juga memberikan simulasi pemilihan OSIS agar siswa-siswi dapat memahami tahapan-tahapan dalam proses pemilihan yang sesungguhnya. Simulasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih nyata dan menambah antusiasme siswa-siswi dalam mengikuti pemilihan OSIS mendatang.

Salah satu siswa, Erin menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan wawasan baru. “Saya jadi lebih mengerti pentingnya memilih dengan bijak, dan bagaimana suara kita bisa mempengaruhi masa depan sekolah,” tuturnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang aktif antara mahasiswa KKL dan siswa-siswi SMPN 02 Selakau Tua. Para siswa terlihat antusias dan banyak yang mengajukan pertanyaan seputar demokrasi dan pemilihan OSIS.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMPN 02 Selakau Tua semakin memahami pentingnya demokrasi dan bisa menjadi pemilih yang cerdas dalam pemilihan OSIS yang akan datang.

Penulis : Muhammad Aidil 

 

Guna Meningkatkan Mental: Guru SMPN 02 Selakau Timur Ajarkan Siswa Berwirausaha

Guna Meningkatkan Mental: Guru SMPN 02 Selakau Timur Ajarkan Siswa Berwirausaha


Selakau Tua (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) turut ikut serta dalam kegiatan wirausaha yang diadakan di SMPN 02 Selakau Timur dan ikut sarapan bersama dengan siswa siswi SMPN 02 Selakau Timur Kabupaten Sambas, Jum’at (09/08/2024).

Dalam rangka membekali siswa dengan keterampilan berwirausaha, SMPN 02 Selakau Timur mengadakan kegiatan kewirausahaan sekolah. Selama beberapa minggu, siswa rutin melakukan kegiatan kewirausahaan tersebut, mulai dari memasarkan hasil oalahan minuman, pencatatan penjualan, hingga pelayanan pelanggan.

Kegiatan wirausaha yang dilaksanakan di SMPN 02 Selakau Timur merupakan salah satu dari program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Ini juga merupakan salah satu mata pelajaran yang ditempuh dikelas 9 dengan upaya untuk melatih mental dan Kerjasama siswa didalam dunia kewirausahaan. 

Nur selaku guru yang mengajar mata pelajaran tersebut menyampaikan “Kegiatan wirausaha ini adalah upaya untuk melatih mental dan kerjasama siswa siswi dalam dunia kewirausahaan” ucap Nur. Pada kegiatan wirausaha yang diadakan oleh siswa kelas 9 hanya sekedar berjualan minuman tapi ada Pelajaran disebalik itu semua. 

Diantara nya siswa juga diajarkan untuk bagaimana cara memutarkan kembali modal yang mereka keluarkan untuk kegiatan wirausaha tersebut. Sri juga menyampaikan bahwa “Dari hasil mereka berdagang tersebut 20 persen nya kembali ke saku mereka masing-masing dan sisa nya itu akan diputarkan lagi untuk modal berikutnya” tutur beliau.

Harapannya kegiatan ini menjadi bekal untuk para siswa agar bisa melatih mental dan kepercayaan diri serta kerjasamanya didalam dunia kewirausahaan.

Penulis : Muhammad Aidil


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Lakukan Kunjungan Penting ke SMP 5 Sungai Kunyit Dalam untuk Sosialisasi Anti-Bullying

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Lakukan Kunjungan Penting ke SMP 5 Sungai Kunyit Dalam untuk Sosialisasi Anti-Bullying


Sungai Kunyit Dalam (lp2m.iainptk.ac.id) – Pada tanggal 5 Agustus 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak melakukan kunjungan penting ke SMP 5 Sungai Kunyit Dalam. Kunjungan ini bertujuan untuk memohon izin mengadakan program sosialisasi tentang bullying, sebuah isu yang sangat relevan dan penting bagi lingkungan sekolah.

Mahasiswa KKL tiba di SMP 5 Sungai Kunyit Dalam dengan penuh semangat dan harapan. Kehangatan sambutan dari kepala sekolah dan beberapa guru membuat suasana pertemuan sangat mendukung. Setelah perkenalan singkat, mahasiswa menjelaskan tujuan kunjungan mereka dan pentingnya sosialisasi tentang bullying bagi para siswa.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa KKL memaparkan rencana kegiatan sosialisasi yang mencakup sesi diskusi interaktif dan permainan edukatif. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang pentingnya saling menghormati serta menjaga lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

"Kami sangat menghargai inisiatif dari mahasiswa KKL untuk mengadakan sosialisasi ini. Isu bullying memang sangat perlu diperhatikan, dan kami berharap program ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa kami," ujar kepala sekolah SMP 5 Sungai Kunyit Dalam.

Mahasiswa KKL juga menyampaikan komitmen mereka untuk bekerja sama dengan pihak sekolah dalam menyiapkan segala kebutuhan dan materi sosialisasi. Dukungan dan kolaborasi dari guru serta staf sekolah sangat diharapkan untuk suksesnya program ini. "Kami siap mendukung dan berkolaborasi dengan mahasiswa KKL dalam pelaksanaan sosialisasi ini," tambah salah satu guru.

Setelah pertemuan tersebut, mahasiswa KKL merasa optimis dan semakin termotivasi untuk melaksanakan program sosialisasi tentang bullying. Dengan izin dan dukungan penuh dari pihak sekolah, mereka segera mempersiapkan segala kebutuhan dan menyusun jadwal pelaksanaan sosialisasi. 

Kunjungan ke SMP 5 Sungai Kunyit Dalam ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya mahasiswa KKL untuk memberikan edukasi dan kesadaran tentang bullying. Mereka berharap program sosialisasi ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat positif bagi seluruh siswa di sekolah tersebut. Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama, mahasiswa KKL yakin dapat menciptakan perubahan yang berarti dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying dan lebih harmonis.

Penulis : Tim PDD


Sabtu Pagi yang Aktif: Senam, Voli, dan Badminton Bersama Mahasiswa KKL

Sabtu Pagi yang Aktif: Senam, Voli, dan Badminton Bersama Mahasiswa KKL


Sungai Kunyit Dalam (lp2m.iainptk.ac.id) - Pada pagi hari Sabtu yang dimulai pada tanggal 3 Agustus 2024, Di Posko KKl kelompok 46 di Desa Kunyit Dalam dipenuhi semangat dan keceriaan. Mahasiswa KKL IAIN Pontianak memanfaatkan waktu akhir pekan mereka dengan mengadakan kegiatan senam, voli, dan badminton bersama. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik, tetapi juga untuk mempererat hubungan antar sesama mahasiswa yang sedang menjalani masa KKL.

Kegiatan dimulai dengan senam pagi, dipandu oleh mahasiswa KKL yang berpengalaman. Suara musik yang enerjik mengiringi setiap gerakan, membuat suasana menjadi lebih hidup dan menyenangkan. 

Setelah sesi senam, kegiatan dilanjutkan dengan permainan voli. Mahasiswa dibagi menjadi beberapa tim dan bermain dengan penuh semangat. Tawa dan sorak sorai terdengar saat mereka berusaha memenangkan setiap set. 

Tidak hanya voli, permainan badminton juga menjadi bagian dari kegiatan olahraga pagi tersebut. Lapangan badminton dipenuhi mahasiswa yang antusias memukul shuttlecock. Gerakan lincah dan cepat terlihat saat mereka berusaha mencetak poin. 

Kegiatan olahraga ini tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga mempererat hubungan antar sesama mahasiswa. Mereka berinteraksi dengan akrab, saling mengenal lebih dalam, dan berbagi cerita. 

Dengan berakhirnya kegiatan olahraga, para mahasiswa merasa lebih segar dan berenergi untuk melanjutkan tugas-tugas KKL mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi rutinitas yang membawa banyak manfaat positif, tidak hanya untuk kesehatan fisik tetapi juga untuk mempererat hubungan sosial di antara mahasiswa KKL.

Secara keseluruhan, senam, voli, dan badminton bersama sesama mahasiswa pada pagi hari Sabtu ini menjadi momen yang penuh semangat dan kebersamaan. Kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kesehatan fisik melalui olahraga dan betapa bermanfaatnya membangun hubungan sosial yang kuat di lingkungan KKL. Mahasiswa KKL IAIN Pontianak berhasil menciptakan suasana yang sehat, ceria, dan penuh keceriaan di Desa Kunyit Dalam.

Penulis : Tim PDD


Mahasiswa KKL Kelompok 33 Sosialisasikan dampak Negative Bentakan Orangtua Pada Anak Kepada Ibu-Ibu

Mahasiswa KKL Kelompok 33 Sosialisasikan dampak Negative Bentakan Orangtua Pada Anak Kepada Ibu-Ibu


Olak – Olak Kubu (lp2m.iainptk.ac.id) - Pada Kamis, 8 Agustus 2024, Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menggelar sosialisasi yang bertemakan “Dampak Negatif dari Orangtua Yang Sering Membentak dan Berteriak Pada Anak”. 

Sosialisasi ini ditujukan kepada para ibu di desa Olak-Olak Kubu. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari program pengabdian Masyarakat yang menjadi salah satu agenda mahasiswa KKL Desa Olak-Olak Kubu. 

Dalam sosialisasi yang di adakan dirumah salah satu warga, ibu Pur, para mahasiswa menyampaikan berbagai informasi penting terkait pengaruh buruk dari kebiasaan membentak anak. Melalui sosialisasi tersebut, kami menjelaskan bagaimana bentakan yang sering dilakukan orang tua dapat berdampak negatif terhadap perkembangan mental dan emosional anak.

Salah satu mahasiswa, Juliawati menyampaikan “berteriak memarahi dapat meningkatkan resiko anak mengalami depresi. Anak- anak mungkin akan merasa sedih, takut, dan cemas ketika orang tuanya berteriak”.

Selain itu, kami juga memberikan Solusi praktis kepada para ibu mengenai cara berkomunikasi yang lebih efektif dan positif dengan anak. Kami menekankan pentingnya pendekatan yang lembut, penuh kasih sayang dan konsisten dalam mendidik anak.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para ibu yang hadir. Mereka mengakui bahwa sering kali teriakan dan bentakan dilakukan karena kurangnya pemahaman mengenai dampaknya. 

Adapun Ibu Siti Rohani, salah satu peserta yang hadir di acara tersebut sedikit menyampaikan terkait parenting cara membangunkan anak yang baik seperti, “Saat membangunkan anak jangan sampai membentak tetapi membangunkan diiringi pembicaraan yang anak suka terkait hobi dan lain-lain, anak akan merespon dengan baik dan akan sadar sendirinya”

Sosialisasi ini ditutup dengan makan bersama ibu-ibu. Melalui sosialisasi ini, kami berharap dapat menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran lebih luas di Masyarakat tentang pentingnya menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dan mendukung perkembangan anak secara optimal.

Penulis : Tim PDD


Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak