Keunikan Upacara Bendera 17 Agustus di Desa Merarai Satu: Anak-Anak Berdandan seperti Tuyul - LP2M IAIN PONTIANAK

Keunikan Upacara Bendera 17 Agustus di Desa Merarai Satu: Anak-Anak Berdandan seperti Tuyul

Keunikan Upacara Bendera 17 Agustus di Desa Merarai Satu: Anak-Anak Berdandan seperti Tuyul

 


Merarai Satu (lp2m.iainptk.ac.id) - Desa Merarai Satu kembali menunjukkan semangat kemerdekaan yang tinggi dengan menggelar upacara bendera yang penuh dengan keunikan pada perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu, 17 Agustus 2024. 

Di antara para peserta upacara, perhatian publik tertuju pada sekelompok anak-anak yang berdandan seperti tuyul, sosok mitos yang dikenal dalam budaya Indonesia. Penampilan unik ini menambah kesan meriah dan semarak dalam perayaan kemerdekaan tahun ini.

Anak-anak tersebut tidak hanya tampil dengan dandanan kepala plontos yang khas, tetapi juga mengenakan celana pendek dan membawa kantong kecil, meniru citra tuyul yang sering digambarkan dalam cerita rakyat. Salah satu orang tua yang hadir, Ibu Indah, mengatakan, “Saya sangat senang melihat anak-anak begitu antusias dan kreatif dalam merayakan hari kemerdekaan. Dandanan mereka sebagai tuyul benar-benar menghibur.”

Aksi mereka mengundang senyum dan tawa dari para peserta upacara lainnya, termasuk dari para orang tua dan perangkat desa yang hadir. Pak Suparno, ketua RT setempat, juga menyatakan bahwa penampilan anak-anak tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam upacara tahun ini. “Kami sangat mengapresiasi kreativitas anak-anak ini. Semangat mereka adalah cerminan dari kebersamaan dan kekompakan warga Desa Merarai Satu,” ujarnya.

Keikutsertaan anak-anak ini dalam upacara tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga sebagai bentuk partisipasi mereka dalam memeriahkan hari kemerdekaan. Penampilan mereka yang lucu dan kreatif ini menunjukkan bagaimana masyarakat Desa Merarai Satu, termasuk generasi muda, turut berperan serta dalam melestarikan budaya lokal dengan cara yang menyenangkan dan menghibur.

Upacara bendera yang berlangsung di lapangan desa ini memang selalu menjadi momen yang dinantikan oleh seluruh warga. Berbagai kreativitas yang ditunjukkan oleh peserta upacara menjadi salah satu daya tarik tersendiri yang membuat perayaan kemerdekaan di Desa Merarai Satu semakin semarak dan berkesan. Penampilan anak-anak sebagai tuyul menjadi salah satu momen yang tak terlupakan dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT RI tahun ini.

Penulis : Siti Farida


Disqus Comment

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak