LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap Tingkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Santri TPA

Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap Tingkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Santri TPA


 Sungai Kakap, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Pukul 12.15 WIB, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Desa Sungai Kakap melaksanakan kegiatan mengajar santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di salah satu masjid dusun Merak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, termasuk tajwid dan makhraj huruf.

Pembelajaran dimulai dengan latihan membaca huruf hijaiyah dan tajwid dasar. Mahasiswa membimbing santri satu per satu untuk memastikan bacaan sesuai kaidah yang benar. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada kemampuan membaca, tetapi juga memperkuat karakter Islami dan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

Kolaborasi antara mahasiswa, ustaz/ustazah TPA, dan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang berakhlak mulia serta mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Setelah selesai membaca, para santri duduk tertib untuk membaca doa bersama dan bersalaman dengan mahasiswa dan ustadz/ustazah. Santri kemudian pulang dengan tertib, dimulai dari perempuan terlebih dahulu diikuti laki-laki.

Penulis : Reza Anugraha Ansyari

Warga Desa Bintang Mas dan Mahasiswa KKL Buat Zebra Cross untuk Keselamatan Siswa

Warga Desa Bintang Mas dan Mahasiswa KKL Buat Zebra Cross untuk Keselamatan Siswa

 

Bintang Mas, 6 Agustus 2025 — Warga Desa Bintang Mas, bersama perangkat desa, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak, dan pihak sekolah bergotong royong membuat zebra cross di depan area sekolah. Langkah ini bertujuan meningkatkan keselamatan siswa saat menyeberang jalan, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah.

Proses pembuatan meliputi pembersihan permukaan jalan, pengecatan garis putih zebra cross, serta pemasangan tanda peringatan bagi pengendara. Mahasiswa KKL mengaku senang dapat berkontribusi dalam proyek yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan anak-anak bisa menyeberang dengan aman, dan pengendara juga lebih waspada saat melewati kawasan sekolah,” ujar salah satu mahasiswa KKL IAIN Pontianak.

Kepala Desa Bintang Mas mengapresiasi kolaborasi ini dan berharap zebra cross baru dapat mengurangi risiko kecelakaan serta menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Dengan keberadaan zebra cross, siswa, guru, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman, sementara pengendara diharapkan semakin disiplin.

Penulis : Ningsih

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Jadi Pembina LKBB di SDN 01 Sungai Kakap

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Jadi Pembina LKBB di SDN 01 Sungai Kakap


 Punggur Kecil, 13 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Memasuki hari ke-22 Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Punggur Kecil, mahasiswa IAIN Pontianak mendapat kepercayaan menjadi pembina Latihan Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) di SDN 01 Sungai Kakap. Kegiatan ini berlangsung sore hari dan diikuti oleh enam kelompok siswa dengan antusiasme tinggi.

Para mahasiswa membimbing siswa mulai dari pengenalan gerakan dasar hingga latihan formasi barisan secara rapi. Suasana latihan terasa akrab karena diselingi tawa dan keceriaan, meski setiap siswa serius mengikuti arahan.

Ibu Ziza, salah satu guru SDN 01 Sungai Kakap, memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKL. “Terima kasih banyak atas kesediaannya membantu. Saat latihan apa pun yang dibutuhkan, sekolah insyaallah menyediakan,” ujarnya.

Kegiatan ini menegaskan sinergi antara mahasiswa KKL dan pihak sekolah dalam membentuk kedisiplinan serta kerja sama tim di kalangan siswa. Kehadiran mahasiswa diharapkan tidak hanya mempersiapkan siswa untuk lomba atau acara tertentu, tetapi juga menanamkan nilai karakter yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Penulis : Indah syafitri

Siswa SMK Bustanul Ulum Semangat Belajar Microsoft Word di Malam Hari Bersama Mahasiswa KKL

Siswa SMK Bustanul Ulum Semangat Belajar Microsoft Word di Malam Hari Bersama Mahasiswa KKL


 Sungai Enau, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Meski waktu telah beranjak malam, sejumlah siswa SMK Bustanul Ulum tetap datang ke posko KKL untuk menambah ilmu dalam pelajaran Microsoft Word. Kegiatan ini dipandu oleh mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak dengan penuh kesabaran dan antusiasme.

Jijah, salah satu pengajar, mengapresiasi semangat siswa. “Meskipun malam, mereka tetap mau datang untuk belajar. Semangat ini yang membuat saya yakin, mereka akan menjadi generasi hebat,” ujarnya.

Para siswa dibimbing mulai dari mengetik, mengatur format teks, hingga membuat tabel sederhana. Suasana belajar terasa menyenangkan karena sesekali terdengar gelak tawa, meski sebagian masih canggung dengan materi baru.

Kegiatan belajar malam ini menunjukkan bahwa motivasi dan tekad siswa tidak mengenal batas waktu. Selain menambah keterampilan komputer, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara mahasiswa KKL dan peserta didik, menciptakan kenangan berharga yang akan terus dikenang meski program KKL telah berakhir.

Penulis : Salsabila aulia safitri

Semangat Belajar Tak Terhalang Jumlah, Siswa Kelas 7 MTS Bustanul Ulum Tunjukkan Dedikasi Tinggi

Semangat Belajar Tak Terhalang Jumlah, Siswa Kelas 7 MTS Bustanul Ulum Tunjukkan Dedikasi Tinggi


 Sungai Enau, 12 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Meskipun hanya berjumlah delapan siswa, kelas 7 MTS Bustanul Ulum tetap menunjukkan semangat belajar yang membara. Keterbatasan jumlah justru menciptakan suasana belajar lebih fokus, hangat, dan penuh kebersamaan layaknya keluarga.

Setiap siswa mendapat perhatian intensif dari guru, sehingga proses pembelajaran berjalan efektif dan menyenangkan. Antusiasme mereka terlihat jelas; tidak ada wajah lesu maupun alasan untuk menyerah. Pendidikan dianggap sebagai bekal penting untuk masa depan, sehingga setiap kesempatan belajar dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Lita, salah satu mahasiswa KKL yang mendampingi, mengungkapkan kebanggaannya terhadap motivasi siswa. “Walaupun jumlahnya sedikit, anak-anak ini punya motivasi luar biasa. Dengan semangat seperti ini, mereka akan menjadi generasi sukses dan bermanfaat,” ujarnya.

Kisah kelas 7 MTS Bustanul Ulum menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak diukur dari jumlah, tetapi dari tekad dan usaha. Delapan siswa ini bagaikan bintang di langit malam—jumlahnya sedikit, tetapi cahayanya tetap terang, memberi harapan bagi masa depan pendidikan di desa Sungai Enau.

Penulis : Annisya Jasmine Shalma Qanayla

Pesona Seragam Putih Biru di MI Bustanul Ulum Sungai Enau A: Warna yang Membawa Cerita

Pesona Seragam Putih Biru di MI Bustanul Ulum Sungai Enau A: Warna yang Membawa Cerita


 Sungai Enau A, 2025 – MI Bustanul Ulum Sungai Enau A menampilkan ciri khas unik melalui pilihan seragam putih–biru, berbeda dari kebiasaan sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di sekitar yang umumnya menggunakan seragam putih–merah atau putih–hijau. Warna biru yang berpadu dengan putih memberi nuansa segar sekaligus menjadi identitas tersendiri bagi sekolah ini.

Setiap pagi, siswa berjalan rapi mengenakan kemeja putih bersih dipadukan celana atau rok biru cerah. Warna biru identik dengan ketenangan dan keteguhan, merepresentasikan semangat belajar yang santun namun penuh energi. Keunikan ini juga menarik perhatian warga sekitar yang sering tersenyum kagum melihat barisan siswa di pagi hari.

Selain estetik, seragam putih–biru meningkatkan kekompakan dan rasa percaya diri siswa, terutama saat mengikuti lomba atau kegiatan di luar sekolah. Orang tua pun merasa lebih mudah mengawasi anak-anak karena warna seragam yang mencolok namun tetap rapi.

Keunikan seragam ini lebih dari sekadar warna. Ia menjadi simbol identitas, kebanggaan, dan semangat kebersamaan yang terus tumbuh di lingkungan MI Bustanul Ulum Sungai Enau A. Putih–biru bukan hanya seragam, tetapi cerita yang akan selalu dikenang oleh para siswanya.

Penulis : Nurlita Sari

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sosialisasikan Hidup Sehat di SDN 26 dan SDN 29 Kubu

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sosialisasikan Hidup Sehat di SDN 26 dan SDN 29 Kubu


 

Desa Teluk Nangka, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan bertajuk “Edukasi Sehat Sejak Dini” di SDN 26 dan SDN 29 Kubu, Desa Teluk Nangka, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini diinisiasi oleh Lailatul Muslimah dan Try Sabella dengan tujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB di SDN 26 Kubu. Kepala sekolah menyambut baik inisiatif mahasiswa dan menekankan pentingnya membiasakan kebiasaan sehat sejak kecil. Mahasiswa KKL kemudian memandu siswa dalam sosialisasi cuci tangan dengan enam langkah sesuai anjuran Kementerian Kesehatan dan WHO, mulai dari membasahi tangan, mengoleskan sabun, menggosok telapak dan punggung tangan, membersihkan sela jari dan ujung kuku, hingga membilas dan mengeringkan tangan. Demonstrasi langsung diikuti praktik siswa dengan bimbingan mahasiswa.

Sesi berikutnya adalah sosialisasi gosok gigi yang benar. Menggunakan model gigi besar dan sikat contoh, mahasiswa memperagakan teknik menyikat gigi metode “tutup-buka” dan gerakan memutar dari gusi ke ujung gigi. Anak-anak tampak antusias mengikuti arahan, dan semua siswa mempraktikkan langsung menggunakan sikat dan pasta gigi yang dibagikan.

Pada pukul 09.00 WIB, kegiatan dilanjutkan di SDN 29 Kubu dengan materi yang sama, disesuaikan dengan jumlah dan karakter siswa. Suasana semakin meriah ketika mahasiswa mengadakan kuis singkat terkait materi. Anak-anak yang berhasil menjawab mendapat hadiah sebagai apresiasi.

Metode pembelajaran interaktif ini membuat siswa lebih mudah memahami dan mengingat materi. Pertanyaan sederhana seperti “Kapan waktu terbaik untuk sikat gigi?” atau “Kalau habis main di luar, harus cuci tangan nggak?” menunjukkan antusiasme dan pemahaman mereka terhadap kebiasaan hidup sehat.

Dengan kegiatan ini, diharapkan siswa SDN 26 dan SDN 29 Kubu dapat menerapkan kebiasaan cuci tangan dan sikat gigi secara rutin di rumah maupun di sekolah. Kolaborasi antara sekolah, mahasiswa, dan masyarakat menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang sehat dan sadar pentingnya kebersihan sejak dini.

Penulis : Nurhasanah, Muhammad Ridwan, Rima Muktiyani

Mahasiswa KKL Arus Deras Meriahkan Lomba 17-an Bersama Anak TK dan Warga

Mahasiswa KKL Arus Deras Meriahkan Lomba 17-an Bersama Anak TK dan Warga


 Arus Deras, 12 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Semarak perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa istimewa di Desa Arus Deras. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bekerja sama dengan guru TK setempat menggelar berbagai lomba 17-an yang disambut antusias oleh anak-anak, orang tua, dan guru.

Salah satu momen paling meriah adalah lomba memasukkan paku ke dalam botol, di mana gelak tawa dan sorak riang menjadi irama utama. Lomba ini tidak hanya diikuti anak-anak, tetapi juga orang tua dan guru, menciptakan kebersamaan yang hangat dan penuh keceriaan.

Mahasiswa KKL yang bertugas sebagai panitia lomba, termasuk Rendi, Lily, Sadiah, Nisa, dan Maulida, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Sadiah mengungkapkan, “Kami senang melihat perlombaan ini bukan hanya untuk anak-anak TK, tetapi juga ibu-ibu, guru, dan kami sendiri ikut berpartisipasi. Gelak tawa dan kehebohan hari ini menjadi momen yang sulit dilupakan.”

Sinergi positif antara mahasiswa KKL, guru, dan warga desa menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan tetap hidup, menjadikan perayaan kemerdekaan di Arus Deras kali ini penuh makna dan kenangan indah.

Penulis : HALIMATUN SA'DIAH

Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Ciptakan Photo Frame Mini Kekinian untuk Lomba 17 Agustus

Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Ciptakan Photo Frame Mini Kekinian untuk Lomba 17 Agustus


 

Sungai Enau, 12 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 menghadirkan inovasi kreatif dengan membuat photo frame mini untuk anak-anak. Frame ini dirancang khusus bagi siswa PAUD dan sekolah dasar yang mengikuti lomba 17 Agustus, agar dapat berfoto dengan gaya kekinian seperti tren TikTok.

Photo frame mini ini terbuat dari kardus bekas dengan ukuran yang pas untuk digenggam anak-anak. Dekorasinya penuh warna, menampilkan bendera merah putih, angka “80”, serta ilustrasi lomba rakyat seperti balap karung dan panjat pinang. Setiap elemen dicetak, dipotong, dan ditempel dengan rapi agar hasil foto terlihat menarik.

Caca, salah satu mahasiswa pembuat frame, menjelaskan, “Kami ingin anak-anak bisa berfoto dengan frame lucu yang sedang viral di TikTok. Selain untuk kenang-kenangan, mereka juga bisa mengikuti tren dengan gaya foto kekinian.”

Proses pembuatan dilakukan secara gotong-royong di posko KKL, mulai dari memotong kardus, menempel dekorasi, hingga memastikan frame cukup kuat untuk digunakan anak-anak.

Kehadiran frame mini ini diharapkan tidak hanya menambah keseruan lomba 17 Agustus, tetapi juga memberi pengalaman baru bagi anak-anak untuk tampil percaya diri di depan kamera. Melalui ide kreatif ini, mahasiswa KKL Sungai Enau 2 berhasil menyatukan semangat kemerdekaan dengan inovasi digital masa kini.

Penulis : Salsabila aulia safitri

Hangatkan Malam, Eratkan Persaudaraan: KKL IAIN Pontianak Pererat Silaturahmi Bersama Karang Taruna Desa Arus Deras

Hangatkan Malam, Eratkan Persaudaraan: KKL IAIN Pontianak Pererat Silaturahmi Bersama Karang Taruna Desa Arus Deras


 Desa Arus Deras, 12 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak mengadakan kegiatan silaturahmi bersama Karang Taruna Desa Arus Deras pada Selasa malam, 12 Agustus 2025. Acara yang digelar di halaman Balai Desa ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan KKL untuk memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Malam keakraban ini diisi dengan kegiatan sederhana namun penuh makna, seperti membakar ayam dan ikan nila bersama-sama, serta makan malam bersama di bawah cahaya lampu temaram. Gelak tawa, canda, dan obrolan hangat mewarnai suasana, menciptakan momen kebersamaan yang berkesan.

Ketua Karang Taruna Desa Arus Deras menyambut hangat kegiatan ini. “Kami senang bisa berinteraksi langsung dengan mahasiswa. Kegiatan ini mempererat hubungan, saling mengenal, dan saling belajar antara pemuda desa dan mahasiswa,” ujarnya.

Ketua kelompok KKL, Muhammad Ulil Albab, berharap silaturahmi ini terus berlanjut meski program KKL berakhir. “Kegiatan ini menjadi jembatan untuk memahami budaya, kehidupan, dan potensi masyarakat desa. Kami ingin keberadaan KKL memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa maupun warga desa,” jelasnya.

Acara malam keakraban ini juga diharapkan menumbuhkan semangat gotong royong dan kolaborasi dalam membangun desa, membuktikan bahwa interaksi sederhana dapat menghadirkan ikatan yang kuat antara mahasiswa dan masyarakat.

Penulis : Halimatun sa'diah

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak