LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL Arus Deras Mengajar di TPA, Tingkatkan Pemahaman Al-Qur’an Anak-anak

Mahasiswa KKL Arus Deras Mengajar di TPA, Tingkatkan Pemahaman Al-Qur’an Anak-anak


 Desa Arus Deras, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Semangat pengabdian kepada masyarakat terus berkobar di kalangan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Arus Deras. Pada hari ini, pukul 15.30–17.00 WIB, para mahasiswa terlihat antusias melaksanakan kegiatan mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) secara bergantian.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKL yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan agama. Setiap harinya, mahasiswa KKL Arus Deras secara bergantian membimbing anak-anak TPA dalam pembelajaran Al-Qur’an.

Salah satu mahasiswa KKL Arus Deras, Laili, menyampaikan rasa senangnya. “Kami sangat senang bisa berbagi ilmu dan pengalaman dengan adik-adik di TPA ini. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat bagi mereka dalam memahami dan mencintai Al-Qur’an,” ujarnya.

Para pengajar TPA juga memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran mahasiswa KKL. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKL Arus Deras yang telah bersedia meluangkan waktu dan tenaga untuk mengajar di TPA kami. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkap salah seorang pengajar.

Kegiatan mengajar ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi kepada masyarakat. Dengan semangat pengabdian dan kerja keras, mahasiswa KKL Arus Deras menunjukkan bahwa peran mereka tidak hanya sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai agen perubahan yang memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa dan negara.

Penulis : IRDA SETIA NINGSIH

Memori Tak Terlupakan: Menjelajah Bukit Indah Lestari Bersama Warga Desa Arus Deras

Memori Tak Terlupakan: Menjelajah Bukit Indah Lestari Bersama Warga Desa Arus Deras

 


Desa Arus Deras, 10 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Hari itu menjadi momen istimewa bagi tim Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak di Desa Arus Deras. Sekitar pukul 14.00 WIB, tim KKL memulai petualangan menjelajahi keindahan alam Bukit Indah Lestari yang terletak di Gunung Ambawang. Kegiatan ini semakin bermakna dengan ditemani Munir, salah seorang warga desa, beserta putranya.

Rombongan memulai pendakian ke puncak bukit dengan penuh semangat kebersamaan. Meski hujan turun dan suhu udara terasa dingin, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme mereka. Setibanya di puncak, tim KKL dan Munir menikmati hidangan sederhana bersama, menciptakan momen keakraban yang hangat dan tak terlupakan.

Dalam suasana kebersamaan, Munir mengungkapkan rasa harunya. “Ini salah satu momen yang tidak mungkin terulang kembali, makan bersama kalian. Meskipun cuaca dingin karena hujan, tapi inilah yang akan menjadi kenangan yang tidak mungkin terlupakan bagi kita semua,” ujarnya.

Pengalaman ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa KKL dan masyarakat setempat. Momen kebersamaan di Bukit Indah Lestari akan menjadi cerita indah yang dikenang sebagai bagian tak terpisahkan dari pengabdian tim KKL di Desa Arus Deras.

Penulis : HALIMATUN SA'DIAH


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok 17 Gelar Pengajaran Ngaji dan Tajwid di Desa Puguk

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok 17 Gelar Pengajaran Ngaji dan Tajwid di Desa Puguk


 Desa Puguk, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak Kelompok 17 mengadakan kegiatan mengajar ngaji serta memberikan pembelajaran ilmu tajwid kepada anak-anak di mushola terdekat dari posko mereka. Kegiatan dilaksanakan usai salat Maghrib dan diikuti dengan antusias oleh para santri cilik dari lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan ini, empat mahasiswa, yaitu Nawalia, Maulia, M. Fikri, dan Sohid turut hadir untuk membantu proses pembelajaran. Mereka membimbing anak-anak dalam membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar, sekaligus memberikan motivasi agar para santri terus semangat belajar.

Ketua Kelompok 17 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa KKL terhadap masyarakat. “Mengajar ngaji dan membenarkan tajwid anak-anak adalah salah satu bentuk pengabdian kami di Desa Puguk. Harapannya, ilmu yang kami bagikan dapat menjadi bekal bermanfaat bagi mereka di masa depan,” ujarnya.

Ustadz mushola yang turut mendampingi kegiatan, menyambut baik bantuan dari mahasiswa KKL. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa. Mereka bukan hanya membantu mengajarkan tajwid, tapi juga memberi semangat baru bagi anak-anak untuk lebih giat belajar Al-Qur’an,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok 17 berharap dapat mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat yang nyata bagi generasi muda di Desa Puguk. 


Penulis: Hilda Septiyani


Lentera Ilmu: Menginspirasi Generasi Muda Desa Arus Deras

Lentera Ilmu: Menginspirasi Generasi Muda Desa Arus Deras


Desa Arus Deras, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Tim Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak mengambil langkah konkret untuk memajukan pendidikan di Desa Arus Deras dengan menggelar program literasi. Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi yang disesuaikan dengan tingkat usia peserta, menunjukkan komitmen tim dalam memberikan bimbingan yang terstruktur dan efektif.

Pada sesi pertama, yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 15.30 WIB, fokus utama ditujukan pada siswa kelas 3 dan 4 sekolah dasar. Para mahasiswa KKL dengan penuh kesabaran membimbing mereka untuk meningkatkan kemampuan membaca dan mengasah pemahaman matematika. Suasana belajar di posko KKL terasa hidup dengan interaksi aktif antara pembimbing dan peserta.

Antusiasme berlanjut hingga malam hari. Sesi kedua, yang dimulai pukul 18.15 sampai 19.10 WIB, diperuntukkan bagi siswa kelas 2 dan 3 SD. Dengan metode yang lebih interaktif dan edukatif, tim KKL mengajak para siswa untuk lebih dalam memahami dasar-dasar membaca dan berhitung.

Program ini tidak hanya disambut hangat oleh anak-anak, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian tim KKL terhadap masa depan Desa Arus Deras. Melalui kegiatan ini, diharapkan minat belajar anak-anak dapat tumbuh dan fondasi pendidikan mereka semakin kokoh. Upaya ini merupakan langkah awal yang signifikan dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa tersebut.

Penulis : Halimatun sa'diah

Edukasi Sampah Organik dan Non-Organik: Aksi Nyata Siswa SD Memilah Sampah

Edukasi Sampah Organik dan Non-Organik: Aksi Nyata Siswa SD Memilah Sampah


Desa Arus Deras, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Siswa-siswi kelas 6 Sekolah Dasar 25 Satap mengikuti kegiatan edukasi tentang pengelolaan sampah organik dan non-organik yang berlangsung pada hari ini, pukul 08.30 hingga 11.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya memilah sampah demi menjaga kebersihan lingkungan.

Acara dimulai dengan penjelasan dari mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Arus Deras, Sri Sapriyanti, mengenai perbedaan antara sampah organik dan non-organik. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup dan dapat terurai secara alami, seperti sisa makanan, daun-daunan, dan ranting. Sedangkan sampah non-organik adalah sampah yang tidak dapat terurai secara alami, seperti plastik, kaca, dan logam.

"Penting bagi kita untuk memilah sampah karena sampah organik dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat untuk tanaman, sedangkan sampah non-organik dapat didaur ulang menjadi barang-barang yang berguna," ujar guru pendamping yang ikut memberikan materi edukasi.

Setelah mendapatkan penjelasan, siswa-siswi diajak untuk melakukan aksi nyata dengan memungut sampah di lingkungan sekolah. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok, di mana setiap kelompok bertugas memungut dan memilah sampah organik maupun non-organik. Dengan semangat tinggi, mereka mengumpulkan sampah yang berserakan dan memisahkannya sesuai jenisnya.

Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang bagaimana cara memilah sampah dengan benar. Selain itu, mereka belajar mengenai dampak positif dari pengelolaan sampah terhadap lingkungan.

"Saya senang bisa ikut kegiatan ini. Sekarang saya tahu bagaimana cara memilah sampah dan apa manfaatnya bagi lingkungan," kata Kalista, salah satu siswa kelas 6.

Dengan terselenggaranya kegiatan edukasi ini, diharapkan siswa-siswi SD 25 Satap dapat menjadi agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan. Mereka diharapkan mampu menerapkan ilmu yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari dan mengajak keluarga serta teman-teman untuk ikut serta dalam memilah sampah.

Penulis : IRDA SETIA NINGSIH

Perpisahan Mengajar di SMP 7 Satap: Momen Haru dan Kenangan Indah

Perpisahan Mengajar di SMP 7 Satap: Momen Haru dan Kenangan Indah


Arus Deras, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – SMP 7 Satap menggelar acara perpisahan mengajar yang berlangsung pada hari ini, pukul 10.00 hingga 11.30 WIB. Acara ini diwarnai dengan suasana haru dan penuh kenangan, menandai berakhirnya masa tugas para mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang telah memberikan dedikasi terbaiknya untuk kemajuan pendidikan di sekolah tersebut.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Sekolah, Safrudin, S.Pd., yang menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian para mahasiswa KKL selama bertugas di SMP 7 Satap. Beliau juga memberikan apresiasi atas kontribusi mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membimbing siswa-siswi menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi.

Salah satu momen paling menyentuh terjadi ketika para mahasiswa KKL menyampaikan kesan dan pesan mereka. Ibu Titin, S.Pd., salah satu pengajar yang turut hadir, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya bisa menjadi bagian dari keluarga besar SMP 7 Satap.
"Saya merasa terhormat bisa mengajar di sekolah ini. Banyak kenangan indah yang akan selalu saya ingat. Semoga SMP 7 Satap terus maju dan sukses," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Tidak hanya guru, perwakilan siswa juga turut menyampaikan ucapan terima kasih dan kesan mereka terhadap mahasiswa KKL Arus Deras. Mereka menyatakan bahwa mahasiswa KKL bukan sekadar pengajar, tetapi juga pembimbing dan motivator yang selalu memberikan dukungan serta semangat.

Acara perpisahan ditutup dengan pemberian cenderamata dari pihak sekolah dan siswa KKL Arus Deras kepada para mahasiswa sebagai tanda penghargaan atas jasa-jasa mereka. Suasana semakin haru ketika mahasiswa KKL dan siswa saling berpelukan, mengucapkan salam perpisahan, dan berharap tali silaturahmi tetap terjaga meskipun sudah tidak berada di lingkungan sekolah yang sama.

Perpisahan ini menjadi momen yang tak terlupakan bagi seluruh warga SMP 7 Satap. Semoga para mahasiswa KKL selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan, serta terus memberikan inspirasi bagi dunia pendidikan di manapun mereka berada.

Penulis : IRDA SETIA NINGSIH

Mahasiswa KKL Turut Sukseskan Lomba 17-an TK Tunas Harapan Dengan Konsep Konsep Edukatif dan Unik

Mahasiswa KKL Turut Sukseskan Lomba 17-an TK Tunas Harapan Dengan Konsep Konsep Edukatif dan Unik

 


Arus Deras, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana meriah dan penuh kehangatan mewarnai hari Senin di TK Tunas Harapan, Desa Arus Deras. Kegiatan lomba 17-an yang digelar berkat kolaborasi apik antara mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak dan para guru berhasil menciptakan momen yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi anak-anak dan orang tua.

Acara dimulai dengan senam pagi bersama yang energik, memancing semangat anak-anak sekaligus orang tua. Gerakan senam yang ceria tidak hanya berfungsi sebagai pemanasan, tetapi juga mengajarkan pentingnya aktivitas fisik sejak dini. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan lomba perdana yang paling ditunggu-tunggu, yaitu lomba makan kerupuk.

Lomba makan kerupuk kali ini hadir dengan konsep yang unik dan mengharukan. Alih-alih berlomba makan sendiri, anak-anak bergiliran menyuapi kerupuk kepada orang tua mereka. Ekspresi lucu, tawa riang, dan momen kehangatan yang tercipta membuat suasana semakin hidup dan tak terlupakan. Konsep lomba ini secara tidak langsung mengajarkan anak-anak tentang kasih sayang, perhatian, serta memperkuat ikatan emosional dalam keluarga.

Kesuksesan acara ini tak lepas dari kerja keras panitia gabungan. Mahasiswa KKL dan guru TK bekerja sama dengan penuh sinergi. Rendi memandu jalannya acara sebagai pembawa acara yang handal, sementara Khairun Nisa memastikan barisan peserta tetap rapi dan teratur. Di balik layar, Sa’diah dan Lily mencatat setiap data peserta dengan teliti, dan Maulida memastikan seluruh persiapan setiap perlombaan berjalan sesuai rencana. Kekompakan tim inilah yang menjadikan acara tidak hanya meriah, tetapi juga tertib dan terorganisir.

Salah satu guru TK menyampaikan apresiasinya:
"Bagi abang dan kakak-kakak, terima kasih banyak atas bantuannya. Sistem lomba ini menarik karena melibatkan orang tua, dan moment ini sangat seru serta meriah. Semuanya semangat dan penuh canda tawa."

Acara lomba 17-an di TK Tunas Harapan ini menjadi bukti nyata kontribusi positif mahasiswa KKL dalam menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan, sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh siswa, orang tua, dan warga sekolah.

Penulis : HALIMATUN SA'DIAH

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Hiasi MI Miftahul Ulum dengan “Pohon Cita-Cita” dan Pengecatan Kelas

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Hiasi MI Miftahul Ulum dengan “Pohon Cita-Cita” dan Pengecatan Kelas


 Desa Sungai Deras, 10 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan kreatif di MI Miftahul Ulum dengan membuat “Pohon Cita-Cita” di kelas satu dan dua, sekaligus melakukan pengecatan ulang beberapa bagian gedung sekolah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa yang bertujuan memberikan edukasi, inspirasi, serta mempercantik fasilitas belajar.

Pohon Cita-Cita dirancang sebagai media edukatif visual yang memberi ruang bagi siswa menempelkan gambar atau tulisan tentang cita-cita mereka, mulai dari menjadi dokter, guru, hingga atlet. Proses pembuatan melibatkan mahasiswa, guru, wali murid, bahkan siswa secara langsung, sehingga tercipta interaksi yang menyenangkan dan partisipatif. Penggunaan warna-warna cerah dan desain yang atraktif membuat kelas menjadi lebih hidup dan menyenangkan bagi anak-anak.

Selain itu, mahasiswa juga membantu pengecatan ulang bagian gedung yang mulai pudar, sehingga lingkungan belajar menjadi lebih nyaman dan menarik. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan kerja sama yang erat antar mahasiswa, guru, dan siswa.

Ketua kelompok KKL menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar dekorasi, tetapi juga sarana membangun motivasi dan karakter siswa sejak dini. “Senyum ceria dan antusiasme anak-anak setiap kali melihat Pohon Cita-Cita membuat seluruh usaha kami terasa sangat berarti,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi mahasiswa KKL, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi komunitas sekolah dan menanamkan semangat belajar serta percaya diri bagi generasi muda.

Penulis : Rizki Apriyani

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Berikan Pelayanan Kesehatan dan Membuat Papan Edukasi di Teluk Pakedai

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Berikan Pelayanan Kesehatan dan Membuat Papan Edukasi di Teluk Pakedai


 Teluk Pakedai, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak menjalani kegiatan sosial yang penuh makna di Teluk Pakedai. Hari tersebut menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui pelayanan kesehatan di Posyandu sekaligus pembuatan papan edukasi sebagai bagian dari program kerja mereka.

Sejak pagi, beberapa mahasiswa membantu tenaga kesehatan setempat melakukan pemeriksaan tinggi dan berat badan anak-anak serta wanita dewasa. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak dan memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat. Suasana Posyandu berlangsung lancar, dengan anak-anak yang ceria dan ibu-ibu yang merasa terbantu dengan kehadiran mahasiswa.

Sementara itu, sebagian mahasiswa lainnya memulai pembuatan papan edukasi dengan tema “Dampak Pergaulan Bebas dan Pentingnya Pendidikan”. Proses ini melibatkan pembelian bahan, pemotongan, hingga penataan dan pencetakan tulisan dengan cermat agar papan edukasi dapat tahan lama dan mudah dibaca. Kegiatan ini tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga mengajarkan nilai kolaborasi, ketelitian, dan kreativitas dalam menyampaikan informasi edukatif.

Ketua kelompok KKL menyampaikan bahwa pengalaman ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa. “Kegiatan di Posyandu dan pembuatan papan edukasi ini menunjukkan bahwa ilmu yang kami pelajari di kampus dapat diaplikasikan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tanggal 5 Agustus 2025 ini menjadi bukti bahwa mahasiswa KKL tidak hanya menimba ilmu, tetapi juga aktif berperan dalam membangun komunitas, mempererat hubungan dengan warga, serta memberikan kontribusi yang bermanfaat dan berkelanjutan.

Penulis : Rizki Apriyani

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Pelajari Anyaman Bakul dari Lidi Nipa di Sungai Kupah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Pelajari Anyaman Bakul dari Lidi Nipa di Sungai Kupah

 


Sungai Kupah (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan pelestarian kerajinan tradisional dengan membuat anyaman bakul dari lidi nipah. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja KKL yang menekankan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus melestarikan budaya lokal.

Kegiatan dimulai siang hari dengan kunjungan ke kebun nipah bersama Hj. Sakdiah. Daun nipah yang cukup tua dipanen menggunakan sabit, kemudian diolah menjadi lidi nipah yang siap untuk dianyam. Pada malam harinya, para mahasiswa melakukan proses anyaman bakul di posko dengan bimbingan Hj. Sakdiah.

Proses pembuatan membutuhkan ketelitian dan waktu yang cukup lama. Dari kegiatan ini, mahasiswa berhasil membuat empat bakul anyaman. Salah satu mahasiswa menyampaikan, “Kami ingin merasakan langsung seluruh proses, dari memanen daun nipah hingga membuat bakul. Ternyata butuh kesabaran dan ketelitian tinggi.”

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam melestarikan budaya lokal sekaligus menciptakan peluang ekonomi kreatif yang berkelanjutan di wilayah pesisir.

Penulis : Aisyah


Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak