LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Jalin Kerja Sama dengan TK Negeri Pembina 1 Kubu

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Jalin Kerja Sama dengan TK Negeri Pembina 1 Kubu


 Desa Kubu, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - 
Pada Kamis pagi (31/7), pukul 08.30 WIB, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak melakukan kunjungan ke TK Negeri Pembina Kubu yang beralamat di Jl. Soeprapto II, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan diri sekaligus mengonfirmasi program kerja (progja) yang akan dilaksanakan di lembaga pendidikan tersebut.

Kedatangan para mahasiswa disambut hangat oleh Kepala TK Negeri Pembina Kubu, Ibu Tafik Oktavia, S.Pd. Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban, kedua pihak berdiskusi terkait rencana pelaksanaan program pengabdian di TK, baik dalam bentuk pendampingan kegiatan maupun mengajar di kelas. “Kami sangat terbuka dan senang jika mahasiswa IAIN Pontianak dapat turut serta dalam kegiatan di TK Negeri Pembina Kubu. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar baru bagi anak-anak,” ujar Ibu Tafik Oktavia.

TK Negeri Pembina Kubu saat ini memiliki dua kelas yang menjadi ruang pembelajaran utama bagi para siswa. Masing-masing kelas diasuh oleh Ibu Juliana, S.Pd dan Ibu Siti Halimah sebagai guru kelas. Selain itu, terdapat Bapak Andi Ahmad Hasbillah yang berperan sebagai operator sekolah, serta Ibu Tafik Oktavia, S.Pd selaku Kepala Sekolah. Kehadiran mahasiswa KKL nantinya diharapkan dapat membantu memperkaya kegiatan pembelajaran, baik melalui pendekatan kreatif maupun metode edukatif yang sesuai dengan dunia anak.

Kunjungan ini menjadi langkah awal terjalinnya sinergi antara mahasiswa KKL dan pihak sekolah dalam menciptakan pembelajaran yang menarik, interaktif, dan bermanfaat bagi perkembangan anak-anak di Desa Kubu.

Penulis : Nurwahidah

Mahasiswa KKL IAIN Kunjungi Pengrajin Gula Merah untuk Konfirmasi Partisipasi Produksi

Mahasiswa KKL IAIN Kunjungi Pengrajin Gula Merah untuk Konfirmasi Partisipasi Produksi


Desa Kubu, 2 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Dalam rangka memperluas wawasan dan pengalaman lapangan, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melakukan kunjungan ke salah satu sentra pembuatan gula merah di wilayah Kecamatan Sungai Pinyuh. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan konfirmasi dan koordinasi terkait rencana partisipasi mahasiswa dalam proses produksi gula merah yang akan dilaksanakan pada kegiatan berikutnya.

Setibanya di lokasi, para mahasiswa disambut hangat oleh pemilik usaha gula merah dan mengikuti diskusi singkat mengenai tahapan produksi, mulai dari pengambilan nira, proses pemasakan, hingga pencetakan gula merah siap edar. Pemilik usaha juga memaparkan tantangan yang sering dihadapi, seperti pengaruh cuaca terhadap kualitas nira serta kebutuhan tenaga kerja dalam proses produksi.

Keterlibatan mahasiswa dalam proses pembuatan gula merah diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata di bidang produksi pangan tradisional sekaligus menumbuhkan rasa apresiasi terhadap kearifan lokal masyarakat. “Kami ingin belajar tidak hanya dari teori, tetapi juga melalui praktik langsung di lapangan, sehingga dapat memahami seluruh prosesnya dari awal hingga akhir,” ujar salah satu mahasiswa KKL.

Kunjungan ini ditutup dengan kesepakatan jadwal pelaksanaan partisipasi produksi yang akan dilaksanakan pada minggu berikutnya. Mahasiswa berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu bentuk pengabdian dan pembelajaran yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Penulis : Tiara Selvira

Mahasiswa KKL IAIN dan UPGri Matangkan Persiapan Acara HUT RI ke-80

Mahasiswa KKL IAIN dan UPGri Matangkan Persiapan Acara HUT RI ke-80


 Desa Kubu, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak bersama mahasiswa Universitas PGRI (UPGri) kembali menggelar rapat, kali ini untuk mematangkan persiapan dan menentukan susunan acara penyambutan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80.

Rapat yang berlangsung di Balai Desa Kubu membahas secara rinci jenis perlombaan, penampilan seni, serta teknis pelaksanaan acara puncak yang akan digelar di Alun-Alun Desa Kubu. Selain itu, panitia juga membagi peran dan tugas masing-masing anggota agar kegiatan dapat berjalan lancar sesuai jadwal.

Koordinator mahasiswa KKL IAIN Pontianak menyampaikan bahwa rapat kedua ini menjadi tahap penting untuk menyatukan konsep acara. “Kami ingin memastikan semua pihak memiliki peran yang jelas sehingga acara dapat terlaksana dengan baik dan meriah,” ujarnya.

Hasil rapat menetapkan beberapa agenda utama, termasuk lomba fashion show, lomba azan, lomba membaca surat pendek, serta panggung hiburan dengan penampilan akustik dari mahasiswa IAIN dan UPGri, ditambah hiburan dari warga setempat.

Dengan adanya rapat kedua ini, panitia optimistis persiapan penyambutan HUT RI ke-80 di Desa Kubu akan berjalan sesuai rencana dan mampu memberikan kesan terbaik bagi seluruh masyarakat.

Penulis : Tiara Selvira

Mahasiswa KKL IAIN dan UPGri Gelar Rapat Perdana Persiapan HUT RI ke-80

Mahasiswa KKL IAIN dan UPGri Gelar Rapat Perdana Persiapan HUT RI ke-80

 


Desa Kubu, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak dan Universitas PGRI (UPGri) menggelar rapat perdana untuk membahas persiapan acara penyambutan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80. Rapat ini turut dihadiri perwakilan Ibu PKK Desa Kubu sebagai mitra kolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan.

Pertemuan berlangsung di Galeri PKK di Balai Desa Kubu dengan suasana penuh semangat. Agenda rapat meliputi pembahasan konsep acara, pembagian tugas panitia, serta jadwal pelaksanaan berbagai kegiatan yang akan memeriahkan perayaan HUT RI.

Ketua KKL IAIN Pontianak menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan acara yang meriah sekaligus mempererat kebersamaan warga. “Kami ingin memastikan perayaan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mengangkat semangat persatuan,” ujarnya.

Ibu PKK Desa Kubu memberikan masukan terkait teknis pelaksanaan lomba, dekorasi, dan dukungan logistik. Hasil rapat memutuskan beberapa rangkaian kegiatan, termasuk lomba-lomba yang akan digelar di Alun-Alun Desa Kubu.

Rapat ini menjadi langkah awal penting untuk memastikan seluruh pihak memiliki visi dan komitmen yang sama demi suksesnya penyambutan HUT RI ke-80 di Desa Kubu.

Penulis : Tiara Selvira

Mahasiswa KKL Warnai Desa dengan Aktivitas Positif

Mahasiswa KKL Warnai Desa dengan Aktivitas Positif


 Rasau Jaya 1, 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Rasau Jaya 1 pagi hari ini, Jumat, 8 Agustus 2025, kembali diwarnai dengan berbagai aktivitas positif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sejak pagi, para mahasiswa membagi diri menjadi beberapa kelompok untuk melaksanakan program kerja sesuai kebutuhan di masing-masing dusun.

Kelompok pertama berfokus pada kegiatan gotong royong di Dusun 6 sebagai persiapan perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 yang akan diselenggarakan pada 17 Agustus mendatang. Dengan semangat kebersamaan, mahasiswa bersama warga membersihkan area sekitar lokasi acara, menata tempat, serta mempersiapkan perlengkapan yang akan digunakan. Kegiatan ini tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat.

Kelompok kedua berpartisipasi dalam kegiatan posyandu di Dusun 5. Di sana, mahasiswa membantu kader posyandu dalam proses penimbangan dan pengukuran tinggi badan balita, mencatat perkembangan kesehatan anak, hingga memberikan arahan ringan kepada orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang. Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh warga yang merasa terbantu dengan tambahan tenaga dalam melayani masyarakat.

Kelompok ketiga mengunjungi SDN 02 untuk menjalankan program edukasi Gemar Menabung. Mahasiswa menjelaskan manfaat menabung sejak dini, mengajarkan cara sederhana menyisihkan uang jajan, serta mengadakan simulasi menabung agar anak-anak lebih termotivasi untuk mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan membentuk kebiasaan positif yang bermanfaat bagi masa depan siswa.

Dengan pembagian tugas yang efektif dan koordinasi yang baik, seluruh rangkaian kegiatan hari ini berjalan lancar. Mahasiswa KKL Desa Rasau Jaya 1 berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif serta mendukung perkembangan desa melalui program-program kerja yang telah direncanakan. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial menjadi kunci keberhasilan dalam setiap langkah pengabdian mahasiswa di desa.

Penulis : putri salsabila

Mahasiswa KKL Laksanakan Sosialisasi dan Gotong Royong di Desa Rasau Jaya 1

Mahasiswa KKL Laksanakan Sosialisasi dan Gotong Royong di Desa Rasau Jaya 1

 


Rasau Jaya 1, 04 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa di Desa Rasau Jaya 1 hari ini berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Pada pagi hari, tim KKL mengadakan sosialisasi di MTs Al Ma’arif dengan materi pengenalan Microsoft Word. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar pengolahan kata bagi para siswa, sehingga dapat mendukung kebutuhan belajar mereka di era digital.

Selain itu, sebagian anggota tim KKL juga melaksanakan kegiatan bersih-bersih di area Posyandu yang berada di Dusun 5. Kegiatan gotong royong ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman bagi warga, khususnya ibu dan anak yang memanfaatkan fasilitas Posyandu.

Memasuki malam hari, sebagian anggota KKL menghadiri rapat di Dusun 6 bersama warga setempat. Rapat tersebut membahas persiapan pelaksanaan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang akan digelar pada 17 Agustus mendatang.

Dengan rangkaian kegiatan hari ini, diharapkan kehadiran mahasiswa KKL dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Rasau Jaya 1, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

Penulis : Putri Salsabila 

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Edukasi dan Pembinaan Karakter di Desa

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Edukasi dan Pembinaan Karakter di Desa

 


Rasau Jaya 1, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Pada hari Kamis, 31 Juli 2025, tim Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Desa Rasau Jaya 1 melaksanakan serangkaian kegiatan yang berfokus pada edukasi, pembinaan karakter, dan penguatan hubungan sosial dengan masyarakat.

Kegiatan diawali pada pagi hari dengan sosialisasi di MTs Al-Muhajirin yang mengangkat tema Pengenalan Microsoft Word. Materi ini diberikan untuk membekali para siswa dengan keterampilan dasar pengolahan kata yang bermanfaat dalam mendukung kegiatan belajar mereka. Mahasiswa KKL menjelaskan fungsi-fungsi dasar, cara membuat dokumen, serta tips penggunaan fitur penting yang dapat membantu siswa mengerjakan tugas sekolah. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta kesungguhan mereka saat mempraktikkan materi secara langsung.

Memasuki sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan belajar (bimbel) dan pembelajaran mengaji di TPQ Muhammadiyah. Program ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKL dalam mendukung pengembangan akademik sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan anak-anak desa. Sesi bimbel meliputi pendalaman materi sekolah, latihan soal, dan pembahasan tugas, sementara sesi mengaji difokuskan pada pembacaan Al-Qur’an dengan tajwid yang benar.

Selain kegiatan edukatif, sebagian anggota tim KKL juga ikut berpartisipasi dalam permainan voli bersama warga setempat. Kegiatan olahraga ini menjadi sarana rekreasi sekaligus media untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat. Suasana keakraban dan kebersamaan sangat terasa, mencerminkan semangat gotong royong khas Desa Rasau Jaya 1.

Melalui rangkaian kegiatan pada hari ini, diharapkan keberadaan mahasiswa KKL dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan keterampilan teknologi, kualitas pendidikan, serta mempererat hubungan sosial yang harmonis antara mahasiswa dan warga desa.

Penulis : putri salsabila

Warga Hidupkan Tradisi Tajin Merah Putih sebagai Warisan Budaya Madura

Warga Hidupkan Tradisi Tajin Merah Putih sebagai Warisan Budaya Madura


 Kampung Parit Pak Nisek, 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Kampung Parit Pak Nisek, Jumat, 8 Safar 1447 H / 8 Agustus 2025 – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat ketika masyarakat Kampung Parit Pak Nisek menghidupkan tradisi Tajin Merah Putih, atau dikenal juga sebagai Tajhin Mera Pote. Tradisi khas masyarakat Madura ini dilaksanakan setiap bulan Safar sebagai bentuk rasa syukur dan doa bersama agar dijauhkan dari marabahaya, bala, dan hal-hal buruk lainnya.

Kegiatan berlangsung setelah sholat Jumat di pelataran masjid, usai warga mengikuti pengajian atau doa bersama. Hidangan khas bubur merah putih dibungkus daun pisang dan disusun rapi di atas nampan besar. Warna putih melambangkan kesucian, sementara warna merah melambangkan keberanian dan semangat. Bubur ini tidak hanya dinikmati, tetapi juga dibagikan sebagai simbol kebersamaan dan sedekah.

“Ini bukan sekadar bubur, ini tradisi. Ini doa yang kami makan bersama,” ucap salah satu tokoh masyarakat di sela kegiatan.

Tajin merah putih tidak hanya soal makanan, tetapi juga sarat nilai-nilai luhur seperti silaturahmi, gotong royong, dan cinta pada adat istiadat yang diwariskan turun-temurun. Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan dapat mengenal dan mencintai budaya lokal, serta terus menjaga kekayaan tradisi Islam Nusantara yang penuh makna.

Penulis : Nuraini

Kegiatan Rutinan Yasinan Dan Sholawatan Setiap Kamis Sore Di Kampung Parit Pak Nisek

Kegiatan Rutinan Yasinan Dan Sholawatan Setiap Kamis Sore Di Kampung Parit Pak Nisek


 Pasak Piang, 14 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Desa Pasak Piang, Kampung Parit Pak Nisek, Kecamatan Sungai Ambawang, terus melestarikan tradisi keagamaan yang berlangsung setiap Kamis sore, yakni kegiatan yasinan dan sholawatan khusus bagi kaum laki-laki. Kegiatan ini dilaksanakan secara bergiliran di rumah-rumah warga dan menjadi momen penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah antar sesama.

Dalam kegiatan tersebut, para jamaah dari berbagai usia berkumpul untuk membaca surat Yasin, tahlil, dan bershalawat bersama sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang sedang melaksanakan pengabdian di desa Pasak Piang juga turut hadir dan berbaur dengan masyarakat, merasakan suasana kekeluargaan dan religius yang kental.

“Sangat bersyukur bisa ikut dalam kegiatan ini. Selain menambah ilmu dan pengalaman, kami juga belajar bagaimana masyarakat menjaga tradisi-tradisi Islam secara sederhana namun penuh makna,” ungkap Galih, salah satu mahasiswa KKL.

Suasana kegiatan berjalan khidmat dan penuh kehangatan. Setelah pembacaan doa, kegiatan biasanya ditutup dengan ramah tamah ringan, yang semakin mempererat hubungan antara mahasiswa KKL dan warga setempat. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai keislaman dan kebersamaan terus terjaga, menjadikan Desa Pasak Piang sebagai contoh masyarakat yang aktif menjaga tradisi keagamaan di tengah arus modernisasi.

Penulis : Nuraini

Adat Madura Memeriahkan Rangkaian Acara Pengajian Di Kampung Kota Baru

Adat Madura Memeriahkan Rangkaian Acara Pengajian Di Kampung Kota Baru

 


Pasak Piang, 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Kampung Kota Baru, Dusun Sungai Piang, Desa Pasak Piang, Kecamatan Sungai Ambawang, tampak berbeda dan semarak Jumat pagi saat pengajian rutin digelar. Suasana menjadi lebih hidup dengan kehadiran para tamu dari grup pengajian yang mengenakan pakaian khas Madura. Kehadiran mereka menambah warna budaya dalam kegiatan keagamaan tersebut.

Acara berlangsung lancar dan tertib berkat bantuan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak, yang turut membantu pelaksanaan mulai dari pengaturan tempat, konsumsi, hingga pendampingan peserta pengajian. “Kami senang dan terbantu dengan kehadiran mahasiswa. Mereka tidak hanya hadir, tapi juga aktif dalam membantu jalannya acara dari awal sampai akhir,” ujar Ibu Rahma, salah satu warga.

Pengajian yang diadakan di salah satu rumah warga ini diikuti oleh majelis ibu-ibu dan masyarakat sekitar. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga menjadi ajang pertukaran budaya yang harmonis antarwarga.

Penampilan tamu yang mengenakan baju adat khas Madura, berpadu dengan kaos loreng merah putih dan kopiah hitam, menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian acara. Suasana pengajian terasa hangat, penuh kekeluargaan, dan menunjukkan harmonisasi antara nilai keagamaan dan budaya.

Penulis : Nuraini

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak