LP2M IAIN PONTIANAK
Kebersamaan di Desa: Mahasiswa KKL dan Ibu Lila dalam Suasana Akrab

Kebersamaan di Desa: Mahasiswa KKL dan Ibu Lila dalam Suasana Akrab

 

Padi Jaya, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Suasana keakraban begitu terasa saat mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok Padi Jaya 2 bersilaturahmi ke rumah Ibu Lila, salah satu warga yang dikenal ramah dan aktif di lingkungan sekitar. Kunjungan tersebut menjadi momen hangat yang penuh cerita dan canda tawa.

Dalam pertemuan itu, Ibu Lila menyampaikan rasa senangnya atas kehadiran mahasiswa KKL di desanya. Ia mengaku bahwa kedatangan para mahasiswa membawa semangat baru bagi masyarakat.

“Senang sekali ada anak-anak KKL di sini. Rumah jadi ramai, desa juga terasa lebih hidup,” ujar Ibu Lila sambil tersenyum hangat.

Tak hanya berbincang, Ibu Lila juga secara spontan mengajak mahasiswa untuk ikut bersamanya mengambil daun pucuk ubi, yang biasa diolah menjadi masakan khas desa. Ajakannya ini disambut antusias oleh para mahasiswa. Para mahasiswa pun mengaku merasa senang bisa menjalankan KKL di Desa Padi Jaya.

“Kami bersyukur bisa ditempatkan di sini. Warganya sangat ramah kepada kami, dan banyak hal baru yang kami pelajari langsung dari masyarakat,” ujar salah satu mahasiswa.

Kegiatan silaturahmi sederhana ini bukan hanya mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga, tetapi juga menjadi sarana belajar langsung tentang kearifan lokal yang ada di masyarakat.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Inisiasi program Bimbel  Wujud Kepedulian terhadap Siswa Pendidikan Dasar

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Inisiasi program Bimbel Wujud Kepedulian terhadap Siswa Pendidikan Dasar


 Padi Jaya, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak di Desa Padi Jaya 2 menginisiasi Program Bimbingan Belajar (Bimbel) Calistung (Baca, Tulis, Hitung) untuk anak-anak yang masih mengalami kesulitan dalam kemampuan dasar tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan di posko KKL dan semua siswa boleh ikut. Anak-anak datang dengan penuh semangat dan wajah antusias. Dengan pendekatan yang ramah dan penuh kasih, para mahasiswa mendampingi satu per satu anak dalam proses belajar, memberikan latihan membaca, menulis huruf dan angka, serta menghitung dengan metode yang sederhana namun menyenangkan.

“Kami melihat masih ada beberapa anak yang belum lancar membaca dan menulis, padahal itu adalah kemampuan dasar yang penting. Maka dari itu, kami berinisiatif membuat program bimbel ini agar bisa membantu mereka lebih percaya diri dalam belajar,” ujar salah satu anggota KKL.

Program bimbel ini juga menjadi ruang yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar tanpa tekanan. Kebersamaan antara mahasiswa dan anak-anak terjalin erat, menciptakan suasana belajar yang hangat dan bersahabat.

Tidak hanya anak-anak yang merasa terbantu, tetapi para orang tua pun menyambut baik kegiatan ini. Mereka merasa terbantu karena adanya pendampingan belajar tambahan di luar jam sekolah, apalagi dilakukan secara sukarela oleh mahasiswa.

“Kami sangat senang bisa membantu anak-anak desa ini. Meskipun hanya dengan metode sederhana, kami berharap bisa memberikan dampak nyata terhadap semangat belajar mereka. Ini juga menjadi pengalaman berharga bagi kami dalam berbagi ilmu,” tambah mahasiswa lainnya.

Program bimbel ini akan terus berlangsung selama masa KKL, dan direncanakan untuk dilaksanakan setiap hari bagi siapapun yang mau belajar. Mahasiswa berharap, lewat kegiatan ini, mereka bisa turut berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan dasar di desa Padi Jaya serta mendorong anak-anak untuk semakin berani dan percaya diri dalam belajar.

Penulis : Lili RAHMAWATI

Isi Waktu dengan Harmoni: KKL Padi Jaya 2 Latihan Paduan Suara Sambut Hari Kemerdekaan

Isi Waktu dengan Harmoni: KKL Padi Jaya 2 Latihan Paduan Suara Sambut Hari Kemerdekaan


 
Padi Jaya, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) -  Suasana posko KKL Padi Jaya 2 pagi itu terdengar berbeda dari biasanya. Alunan suara merdu berpadu harmonis, menandai dimulainya latihan paduan suara oleh para mahasiswa KKL. Kegiatan ini bukan sekadar mengisi waktu luang, namun juga sebagai persiapan penting menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.

Kelompok KKL Padi Jaya 2 mendapat amanah istimewa dari Madrasah Mambaul Ulum untuk menjadi tim paduan suara pada upacara bendera 17 Agustus mendatang. Tanggung jawab ini disambut dengan penuh semangat oleh seluruh anggota kelompok.

Hari pertama latihan, yang dimulai pada 1 Agustus, berlangsung penuh antusias. Para mahasiswa melatih kekompakan suara, mengatur pernapasan, dan menyatukan nada agar mampu memberikan penampilan terbaik pada hari peringatan kemerdekaan. Latihan dilakukan di posko KKL, yang kini tak hanya menjadi pusat koordinasi kegiatan, tetapi juga tempat terciptanya harmoni kebersamaan.

“Kali ini kami mendapatkan amanah untuk menjadi tim paduan suara untuk menyanyikan lagu indonesia raya dan kami juga ada membawakan lagu nasional yaitu 17 agustus dengan lagu tanah air. Kami ingin memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk sekolah, tapi juga untuk masyarakat Desa Padi Jaya. Latihan ini menjadi momen yang menyenangkan sekaligus mempererat kekompakan tim,” ujar salah satu anggota KKL.

Dengan semangat juang yang sejalan dengan makna kemerdekaan, KKL Padi Jaya 2 berharap penampilan mereka kelak mampu memberikan kesan mendalam dan menjadi bagian dari kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan di Madrasah Mambaul Ulum.

Penulis : Lili Rahmawati
Ciptakan Lingkungan Nyaman, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Rutin Bersihkan Posko

Ciptakan Lingkungan Nyaman, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Rutin Bersihkan Posko

 


Padi Jaya, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Demi menjaga kenyamanan dan kebersihan lingkungan tempat tinggal sementara selama menjalani Kuliah Kerja Lapangan (KKL), mahasiswa KKL IAIN Pontianak kelompok Padi Jaya 2 melaksanakan kegiatan bersih-bersih posko secara bersama-sama. Kegiatan ini dilakukan pada Minggu pagi, bertepatan dengan waktu luang karena tidak ada agenda kerja lapangan di hari tersebut.

Dengan semangat gotong royong, para mahasiswa membawa alat kebersihan seperti sapu, kantong sampah untuk membersihkan seluruh area posko. Mulai dari menyapu halaman, merapikan barang-barang, hingga membakar sampah. Semua dilakukan bersama dalam suasana santai dan penuh canda tawa.

“Kami sadar, posko adalah rumah kedua kami selama KKL berlangsung. Jadi sudah menjadi tanggung jawab kami untuk menjaga kebersihannya. Dengan posko yang bersih, kami pun lebih nyaman dalam beraktivitas,” ujar salah satu mahasiswa KKL.

Kegiatan bersih-bersih ini tidak hanya sekadar rutinitas menjaga kebersihan, tetapi juga menjadi momen mempererat kebersamaan antar anggota kelompok. Melalui kegiatan sederhana ini, rasa tanggung jawab, solidaritas, dan kebersamaan dalam tim semakin tumbuh.

Menjaga kebersihan posko juga menjadi bagian dari refleksi nilai-nilai Islam yang diajarkan di bangku kuliah, bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Oleh karena itu, mahasiswa KKL Padi Jaya 2 berkomitmen untuk menjaga lingkungan tempat tinggal mereka tetap bersih, rapi, dan nyaman selama masa pengabdian berlangsung.

Kegiatan ini direncanakan akan dilakukan secara rutin selama KKL berlangsung sebagai bentuk komitmen mahasiswa dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.

Dengan lingkungan posko yang bersih dan nyaman, mahasiswa KKL berharap mereka bisa lebih fokus dan semangat dalam menjalankan setiap program kerja serta berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Penulis : Lili Rahmawati


Belajar Sambil Bermain Galah Kepung:  Latih Konsentrasi Dan Ketangkasan Siswa MTs Mambaul Ulum

Belajar Sambil Bermain Galah Kepung: Latih Konsentrasi Dan Ketangkasan Siswa MTs Mambaul Ulum


 Padi Jaya, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Sorak sorai dan tawa penuh semangat terdengar dari halaman Madrasah Mambaul Ulum. Suasana sore yang cerah dengan antusiasme luar biasa para siswa kelas 7, 8, dan 9 dalam mengikuti kegiatan Taman Belajar (Outbound) Bermain Galah Kepung yang digagas oleh mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak.

Permainan Galah Kepung, permainan tradisional yang memadukan strategi, kecepatan, dan kekompakan tim, menjadi pilihan dalam kegiatan Taman Belajar untuk remaja. Dalam kegiatan ini, sebanyak 6 tim yang masing-masing beranggotakan 5 siswa, saling berlomba menjadi tim terbaik dalam mengatur taktik, fokus, dan kekompakan untuk menaklukkan lawan.

Dengan wajah penuh semangat dan tubuh yang lincah, para siswa menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Mereka berlari cepat, menghindar, menyerang, dan bertahan dalam permainan yang bukan hanya menghibur, tetapi juga melatih konsentrasi, ketangkasan, kerja sama tim, kecepatan, serta pengambilan keputusan cepat di lapangan.

“Kami sangat senang bisa ikut kegiatan ini. Meski seperti main biasa, tapi ternyata susah juga. Harus cepat, fokus, dan kompak. Seru banget!” ujar salah satu siswa kelas 9 sambil tersenyum puas setelah pertandingan.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh mahasiswa KKL yang berperan sebagai fasilitator Mereka menjelaskan aturan permainan, memandu jalannya kompetisi, serta mengawasi jalannya pertandingan dengan sportif dan adil. Dalam prosesnya, para siswa tidak hanya bersaing, tetapi juga saling mendukung, menciptakan suasana yang sehat dan menyenangkan.

“Kami ingin menghadirkan suasana belajar yang berbeda. Galah Kepung bukan hanya permainan, tapi juga sarana untuk menumbuhkan jiwa sportivitas, kepemimpinan, fokus, dan kekompakan yang sangat penting dalam pembentukan karakter remaja,” ujar lili salah satu mahasiswa KKL Padi Jaya 2.

Dari enam tim yang bertanding, akhirnya terpilih satu tim sebagai pemenang utama yang berhasil menunjukkan kerja sama terbaik, refleks yang cepat, serta konsentrasi tinggi sepanjang permainan. Sebagai bentuk penghargaan, tim pemenang diberikan hadiah simbolis yang semakin menambah semangat dan kebanggaan mereka.

Melalui permainan Galah Kepung, mahasiswa KKL IAIN Pontianak berhasil menghadirkan suasana belajar yang aktif, kreatif, menyenangkan, dan membangun nilai-nilai positif bagi siswa madrasah. Kegiatan ini membuktikan bahwa proses belajar bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, tanpa harus kehilangan esensi edukatifnya.

Dengan semangat kebersamaan dan tujuan membentuk generasi muda yang tangguh dan cerdas, Taman Belajar berdampak nyata bagi siswa-siswi MTs Mambaul Ulum.

Penulis : Lili Rahmawati

Belajar sambil bermain Estafet Karet Latih Konsentrasi dan Kerja Sama Siswa Kelas awal

Belajar sambil bermain Estafet Karet Latih Konsentrasi dan Kerja Sama Siswa Kelas awal


 Padi Jaya, 31 juli  2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Suasana riang dan penuh semangat menyelimuti halaman Madrasah Mambaul Ulum pagi itu. Siswa-siswi dari kelas 1,2,3 MIS Mambaul Ulum tampak antusias mengikuti kegiatan Taman Belajar (outbound ) yang merupakan Program Kerja mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak. Salah satu permainan yang paling menyita perhatian adalah estafet karet, permainan sederhana namun penuh manfaat edukatif.

Dengan konsep belajar sambil bermain, permainan estafet karet ini dirancang untuk melatih konsentrasi, keseimbangan, kerja sama tim, dan fokus anak dalam suasana yang menyenangkan. Permainan ini dimainkan secara berkelompok, terdiri dari 4 orang dalam satu tim, dan dalam kegiatan kali ini dibentuk 6 tim yang saling berlomba menyelesaikan tantangan dengan cepat dan tepat.

Setiap peserta diminta memindahkan karet menggunakan sedotan tanpa bantuan tangan, lalu mengoperkannya ke rekan satu tim secara berurutan hingga ke anggota terakhir. Permainan ini tidak hanya menguji ketangkasan, tetapi juga mendorong siswa untuk fokus, saling bekerja sama, dan membangun kekompakan dalam tim.

“Awalnya kami pikir ini hanya permainan biasa, tapi ternyata butuh konsentrasi dan kerja sama yang kuat. Anak-anak sangat menikmatinya,” ujar salah satu mahasiswa KKL yang menjadi fasilitator kegiatan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Taman Belajar yang bertujuan menghadirkan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Anak-anak tampak begitu semangat dan gembira. Mereka tertawa bersama, saling menyemangati, dan menunjukkan semangat kompetisi yang sehat.

“Senang sekali main estafet. Seru! Kakak KKL juga baik,” ujar siswa kelas 2 dengan wajah ceria.

Kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah kepada tim yang memenangkan permainan. Mahasiswa KKL berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang lebih humanis dan menyenangkan.

Dengan pendekatan yang ceria namun edukatif, Program Taman Belajar melalui permainan estafet karet telah berhasil memberikan pengalaman belajar yang tak terlupakan bagi siswa kelas awal. Ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas, tetapi bisa dihadirkan dalam bentuk yang lebih kreatif, menyenangkan, dan penuh makna.

Penulis : Lili Rahmawati

Taman Belajar Outbound di Madrasah Mambaul Ulum Hadirkan Semangat dan Kreativitas Anak-Anak

Taman Belajar Outbound di Madrasah Mambaul Ulum Hadirkan Semangat dan Kreativitas Anak-Anak


 Padi Jaya, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Semangat dan tawa riang anak-anak kembali mewarnai kegiatan Taman Belajar (Outbound) yang digagas oleh mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak di Madrasah Mambaul Ulum. Kali ini, kegiatan dirancang khusus untuk siswa kelas 4, 5, dan 6, dengan mengusung permainan Estafet Kardus yang menguji ketangkasan, kerja sama, keseimbangan, dan konsentrasi.

Bertempat di halaman sekolah, permainan ini disambut antusias oleh para siswa. Dengan suasana yang ceria dan penuh semangat, sebanyak enam tim yang masing-masing beranggotakan lima siswa berlomba-lomba menyelesaikan estafet kardus dengan cepat dan tepat. Dalam permainan ini, peserta harus berdiri di atas kardus dan berpindah tempat secara estafet tanpa menyentuh tanah, bekerja sama untuk menjaga keseimbangan tim sambil tetap fokus dan tangkas.

Permainan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukatif yang efektif. Melalui kegiatan ini, para siswa belajar pentingnya kerja sama tim, ketangkasan tubuh, keseimbangan, serta fokus dalam menghadapi tantangan. Anak-anak tampak sangat menikmati prosesnya, sekaligus belajar banyak hal tanpa tekanan.

“Ini bagian dari metode belajar aktif yang kami rancang untuk siswa-siswa di desa. Anak-anak diajak untuk bermain, namun tetap belajar tentang nilai-nilai seperti strategi, kerja sama, dan kesabaran,” ujar salah satu mahasiswa KKL Padi Jaya 2.

Selama berlangsungnya kegiatan, para mahasiswa KKL bertindak sebagai fasilitator sekaligus pendamping setiap tim. Mereka memandu jalannya permainan dan memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang adil untuk berpartisipasi.

Dari enam tim yang bertanding, akhirnya terpilih satu tim sebagai pemenang yang berhasil menyelesaikan tantangan dengan waktu tercepat dan kerja sama yang solid. Sebagai bentuk apresiasi, tim pemenang diberikan hadiah yang menambah semangat dan keceriaan para peserta lainnya.

Para guru madrasah menyambut positif kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKL yang telah membawa suasana belajar yang menyenangkan dan penuh makna. Menurut mereka, pendekatan seperti ini sangat cocok untuk anak-anak usia sekolah dasar, karena mampu meningkatkan semangat belajar sambil membangun karakter.

Kegiatan Estafet Kardus ini menjadi bukti bahwa belajar tidak selalu harus dilakukan secara formal di dalam kelas, namun bisa dikemas secara kreatif dan menyenangkan di luar ruangan. Taman Belajar menjadi wadah tumbuh kembang yang positif bagi anak-anak di Desa Padi Jaya.

Penulis : Lili Rahmawati 

Madrasah Mambaul Ulum, Padi Jaya – Antusiasme Belajar Siswa Meningkat dengan Kehadiran Mahasiswa KKL Padi Jaya 2

Madrasah Mambaul Ulum, Padi Jaya – Antusiasme Belajar Siswa Meningkat dengan Kehadiran Mahasiswa KKL Padi Jaya 2

 

Padi Jaya, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Madrasah Mambaul Ulum menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Kali ini, antusiasme belajar siswa semakin terpacu dengan kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Padi Jaya 2 yang menggelar kegiatan pembelajaran interaktif di madrasah tersebut.

Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan mahasiswa menghadirkan metode pembelajaran yang menyenangkan dan kreatif, sehingga membuat siswa lebih aktif dan bersemangat dalam mengikuti pelajaran. Mahasiswa KKL Padi Jaya 2 tidak hanya memberikan materi pelajaran, tetapi juga membagikan pengalaman serta motivasi yang menginspirasi siswa untuk terus giat belajar.

“Kami sangat senang dengan antusias adik-adik untuk belajar bersama kakak mahasiswa, dan kami pun sangat senang dan sangat berterima kasih bisa diberi kesempatan mengajar adik-adik. Metode yang kami terapkan diharapkan dapat dengan mudah dipahami, dan pelajaran yang kami sampaikan membuat siswa tidak merasa bosan,” ujar salah satu mahasiswa.

Kepala Madrasah Mambaul Ulum menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKL Padi Jaya 2 yang telah berkontribusi dalam meningkatkan minat belajar siswa. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut dan menjadi program rutin yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.

Program KKL tersebut juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat di kampus sekaligus memberikan dampak positif bagi siswa, khususnya di bidang pendidikan.

Dengan kolaborasi yang harmonis antara mahasiswa dan siswa Madrasah Mambaul Ulum, proses belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan dan inspiratif. Semangat belajar siswa pun semakin membara, membuka peluang masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa.

Penulis : Lili Rahmawati

Bawa Energi Positif Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dedikasikan Waktu untuk Mengajar Ngaji di Masjid  Asy-Syuhada

Bawa Energi Positif Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dedikasikan Waktu untuk Mengajar Ngaji di Masjid Asy-Syuhada

 

Padi Jaya, 28 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) Suasana hangat dan penuh semangat terasa setiap malam di Masjid Asy-Syuhada, Dusun Karya Indah. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Padi Jaya 2 IAIN Pontianak secara rutin mengisi waktu pengabdian mereka dengan mengajar ngaji anak-anak desa, sebagai salah satu bentuk kontribusi nyata di bidang pendidikan keagamaan.

Kegiatan ini berlangsung setiap malam selepas salat Maghrib hingga menjelang Isya, dan menjadi salah satu kegiatan rutin mahasiswa KKL di Desa Padi Jaya. Dengan sistem bergiliran antaranggota, para mahasiswa berbagi peran dalam membimbing dan mendampingi anak-anak dalam belajar membaca Al-Qur’an. Adapun kegiatan belajar mengaji ini diliburkan pada malam Selasa dan Jumat. Karna pada malam itu kegiatan diisi dengan yasinan, tahlilan, dan pada hari jumat di lanjutkan dengan shalawatan. 

“Ini adalah salah satu bentuk pengabdian yang sangat kami syukuri. Anak-anak sangat antusias belajar, dan kami juga merasa senang bisa terlibat dalam proses mereka mencintai Al-Qur’an,” ungkap salah satu mahasiswa pengajar.

Kegiatan ini disambut sangat positif oleh masyarakat sekitar. Kehadiran mahasiswa tidak hanya menambah semangat anak-anak untuk belajar, tetapi juga menciptakan suasana religius yang kian terasa hangat di lingkungan sekitar Masjid Asy-Syuhada.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, mahasiswa KKL Padi Jaya 2 membuktikan bahwa peran mereka tidak hanya sebatas akademik, tetapi juga menyentuh sisi sosial dan spiritual masyarakat. Kegiatan mengaji malam, menjadi salah satu bukti nyata bahwa keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat Desa Padi Jaya benar-benar membawa manfaat dan keberkahan.

Selama masa pengabdian yang berlangsung hingga awal September mendatang, para mahasiswa akan terus melanjutkan program-program unggulan mereka, khususnya di bidang pendidikan keagamaan dan sosial kemasyarakatan, demi meninggalkan kesan dan kontribusi yang berarti bagi warga desa.

Penulis : Lili Rahmawati

Hangatnya Silaturahmi: Mahasiswa KKL Padi Jaya Hadiri Yasinan dan Jamuan Sekretaris Desa

Hangatnya Silaturahmi: Mahasiswa KKL Padi Jaya Hadiri Yasinan dan Jamuan Sekretaris Desa


 Padi Jaya, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana malam Jumat di Desa Padi Jaya terasa lebih hangat dan penuh makna. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari kelompok Padi Jaya 2 dan Padi Jaya 1 mendapat undangan khusus dari Bapak Mukhtar, Sekretaris Desa Padi Jaya, untuk menghadiri yasinan dan makan malam bersama di kediaman beliau.

Acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang berlangsung khidmat. Mahasiswa dan tuan rumah mengikuti dengan penuh kekhusyukan, menjadikan malam itu sebagai momen spiritual yang menenangkan.

Setelah yasinan, acara dilanjutkan dengan makan malam bersama. Hidangan khas rumahan disajikan, menambah keakraban antara mahasiswa dan keluarga besar Bapak Sekdes. Suasana penuh kehangatan tampak jelas saat mahasiswa dan tuan rumah saling bercengkerama dalam suasana santai dan kekeluargaan.

Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan dokumentasi bersama. Mahasiswa dari dua kelompok KKL berfoto bersama Bapak Mukhtar sebagai bentuk kenangan dan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan. Foto-foto tersebut menjadi simbol kebersamaan dan bentuk terima kasih atas undangan yang sangat berarti bagi para mahasiswa.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak