LP2M IAIN PONTIANAK
Kehangatan Warga Sambut Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 dengan Pemberian Kue

Kehangatan Warga Sambut Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 dengan Pemberian Kue


 Sungai Enau, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Kehangatan pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 tidak hanya tercermin dari kegiatan sosial dan pendidikan yang mereka lakukan, tetapi juga dari kepedulian warga sekitar, khususnya tetangga yang tinggal di dekat posko mahasiswa.

Pada hari ini, salah satu warga yang tinggal tepat di sebelah posko menunjukkan sikap dermawan dengan memberikan aneka kue kepada mahasiswa. Pemberian ini tidak sekadar menjadi santapan, tetapi juga simbol dukungan moral dan kepedulian terhadap mahasiswa yang tengah mengabdi di desa.

Aneka kue yang diberikan, mulai dari yang manis hingga gurih, disambut dengan rasa syukur dan haru. Bagi para mahasiswa, momen ini menghadirkan kehangatan layaknya keluarga di tanah perantauan.

“Kami sangat bersyukur atas kebaikan warga. Makanan yang diberikan bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga membuat kami merasa diterima dan didukung sepenuh hati di desa ini,” ujar Cici, salah satu mahasiswa yang menerima langsung pemberian kue tersebut.

Kebaikan sederhana ini menjadi penyemangat tambahan bagi mahasiswa dalam menjalankan program kerja. Rasa kekeluargaan yang terjalin membuktikan bahwa keberadaan mereka di desa bukan hanya sebagai tamu sementara, melainkan bagian dari masyarakat yang saling peduli dan menghargai.

Dengan interaksi positif seperti ini, diharapkan hubungan harmonis antara mahasiswa dan warga terus terjaga, sehingga kolaborasi dalam kegiatan KKL dapat berjalan lancar dan memberi manfaat berkelanjutan.

Penulis : Salsabila aulia safitri

Meski Hanya Tiga Siswa, Kelas 12 SMK Bustanul Ulum Tetap Penuh Semangat Belajar

Meski Hanya Tiga Siswa, Kelas 12 SMK Bustanul Ulum Tetap Penuh Semangat Belajar


Sungai Enau, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Jumlah bukanlah penghalang untuk menuntut ilmu. Hal inilah yang terlihat di kelas 12 SMK Bustanul Ulum, tempat mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 melaksanakan tugas mengajar. Meskipun jumlah siswa hanya empat orang, dengan tiga di antaranya hadir saat pertemuan, semangat dan antusias mereka justru sangat menginspirasi.

Suasana kelas yang kecil dan tenang membuat proses belajar lebih fokus. Mahasiswa KKL yang menjadi pengajar merasa dihargai dan termotivasi melihat para siswa yang aktif menyimak, mendengarkan penjelasan, dan berinteraksi selama pembelajaran.

“Meskipun mereka hanya bertiga, tapi semangat mereka luar biasa. Semua mendengar dengan baik dan menyimak penjelasan kami sebagai pengajar,” ungkap Lita, salah satu mahasiswa KKL.

Kondisi ini menciptakan suasana pembelajaran yang lebih personal dan intensif. Mahasiswa dapat memberikan perhatian penuh kepada masing-masing siswa, menjawab pertanyaan secara langsung, dan membangun interaksi dua arah yang efektif. Siswa pun merasa lebih leluasa bertanya dan berdiskusi karena suasana yang kondusif.

Dengan semangat belajar tinggi dari para siswa dan dedikasi mahasiswa KKL, pembelajaran di SMK Bustanul Ulum diharapkan memberi manfaat tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter yang gigih dan penuh motivasi.

Penulis : Annisya Jasmine Shalma Qanayla

Semangat Sore: Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Jadikan Bulu Tangkis sebagai Olahraga Harian

Semangat Sore: Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Jadikan Bulu Tangkis sebagai Olahraga Harian


 Sungai Enau, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Di sela kesibukan menjalankan program pengabdian masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 tetap menjaga kebugaran tubuh dan kekompakan kelompok melalui kegiatan olahraga sore. Salah satu aktivitas yang paling digemari adalah bermain bulu tangkis, yang telah menjadi rutinitas setiap sore hari.

Kegiatan ini biasanya berlangsung selepas waktu Asar di halaman posko. Mahasiswa membawa raket masing-masing, lalu bermain dengan penuh semangat. Sorak sorai dan tawa mewarnai suasana, menjadikan olahraga ini bukan hanya ajang rekreasi, tetapi juga pelepas penat setelah seharian menjalankan aktivitas sosial, pendidikan, maupun gotong royong.

Bermain bulu tangkis bersama menjadi sarana untuk mempererat kerja sama dan solidaritas tim. Meski sederhana, kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan semangat kebersamaan sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental mahasiswa.

Dengan menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas, mahasiswa KKL Sungai Enau 2 berharap dapat terus menjaga kesehatan, semangat, dan kekompakan selama menjalankan tugas pengabdian di desa.

Penulis : Nurlita Sari

Menjaga Iman dan Kebersamaan: Sholat Berjamaah Jadi Rutinitas Mahasiswa KKL Sungai Enau

Menjaga Iman dan Kebersamaan: Sholat Berjamaah Jadi Rutinitas Mahasiswa KKL Sungai Enau

 


Sungai Enau, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok Sungai Enau 2 tidak hanya berkontribusi dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan, tetapi juga membangun kebersamaan spiritual melalui rutinitas sholat berjamaah yang dilaksanakan setiap hari.

Sholat berjamaah telah menjadi kebiasaan yang mereka jaga, baik di posko maupun di masjid dan musala sekitar desa. Kegiatan ini bukan sekadar menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat ukhuwah islamiyah di antara sesama anggota kelompok.

Rutinitas ini biasanya dilakukan pada waktu-waktu utama seperti Magrib dan Isya, khususnya setelah seharian beraktivitas. Para mahasiswa saling mengingatkan untuk menunaikan salat tepat waktu, menjadikan ibadah sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan selama pengabdian di Desa Sungai Enau.

Kebiasaan ini mendapat sambutan positif dari warga. Tidak jarang masyarakat dan anak-anak ikut bergabung dalam salat berjamaah bersama mahasiswa, sehingga kegiatan ini juga menjadi sarana dakwah dan pembiasaan ibadah di lingkungan sekitar.

“Sholat berjamaah adalah cara kami menjaga hati, menyatukan niat, dan merawat semangat dalam menjalani pengabdian ini,” ujar Hamdani, salah satu anggota KKL Sungai Enau 2.

Melalui rutinitas ini, mahasiswa berharap nilai-nilai spiritual dan kebersamaan yang terbentuk dapat terus terjaga, baik selama pengabdian maupun setelah kembali ke lingkungan kampus.

Penulis : Salsabila aulia safitri

Warna-Warni Ceria: Mahasiswa KKL Ajak Anak PAUD Bustanul Ulum Belajar Sambil Mewarnai

Warna-Warni Ceria: Mahasiswa KKL Ajak Anak PAUD Bustanul Ulum Belajar Sambil Mewarnai

 


Sungai Enau, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana ceria menyelimuti PAUD Bustanul Ulum saat mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 menggelar kegiatan mewarnai gambar bersama anak-anak. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi kreatif yang bertujuan melatih motorik halus, imajinasi, dan semangat belajar anak usia dini.

Mahasiswa KKL menyediakan beragam media gambar menarik, seperti hewan, tumbuhan, dan bentuk-bentuk sederhana yang mudah dikenali anak-anak. Dengan penuh antusias, mereka mulai mewarnai menggunakan krayon dan pensil warna yang telah disiapkan. Ekspresi gembira terlihat jelas ketika anak-anak memilih warna dan menghias gambar sesuai imajinasi masing-masing.

“Kami ingin memberikan suasana belajar yang menyenangkan dan tidak membosankan. Melalui mewarnai, anak-anak bisa berekspresi sekaligus belajar mengenal warna dan bentuk,” ujar Caca, salah satu mahasiswa yang turut mengajar di PAUD Bustanul Ulum.

Guru-guru PAUD menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan metode pembelajaran yang menyenangkan serta mampu merangsang kreativitas anak sejak dini. Interaksi akrab antara mahasiswa dan anak-anak juga menciptakan suasana penuh kehangatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh rasa percaya diri, ketekunan, dan kemandirian pada diri anak dalam menyelesaikan tugas-tugas sederhana. Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 berharap program edukatif seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran rutin di sekolah.

Penulis : Annisya Jasmine Shalma Qanayla

Manisnya Kebersamaan: Mahasiswa KKL Sungai Enau Merujak Jambu Usai Gotong Royong Bersihkan Masjid

Manisnya Kebersamaan: Mahasiswa KKL Sungai Enau Merujak Jambu Usai Gotong Royong Bersihkan Masjid

 


Sungai Enau, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Kebersamaan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Desa Sungai Enau 2 kembali terlihat dalam momen sederhana namun penuh makna. Setelah melaksanakan gotong royong membersihkan masjid pada pagi hari, sekitar pukul 09.00 WIB para mahasiswa berkumpul di posko untuk menikmati hasil panen jambu yang mereka petik sendiri dari pohon di sekitar area masjid.

Buah jambu segar tersebut kemudian diolah menjadi rujak sederhana, menjadi santapan bersama yang menyegarkan setelah lelah bergotong royong. Aktivitas ini tak hanya menjadi momen santai, tetapi juga mempererat hubungan antaranggota kelompok serta menjadi bentuk apresiasi kecil atas kerja keras mereka dalam merawat rumah ibadah.

Sebelumnya, kegiatan gotong royong meliputi menyapu dan mengepel lantai masjid, membersihkan area sekitar, hingga menata kembali perlengkapan ibadah agar lebih rapi dan nyaman digunakan. Program ini merupakan bagian dari agenda kerja mahasiswa KKL dalam bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Menikmati hasil alam sekitar menjadi bagian dari filosofi hidup sederhana dan kebersamaan yang dijunjung tinggi masyarakat desa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar untuk lebih menghargai alam sekaligus memperkuat tali silaturahmi dengan cara yang alami dan penuh kebersamaan.

Rujak jambu tersebut menjadi simbol kecil dari manisnya hasil kerja bersama. Semangat gotong royong dan rasa syukur yang tercermin dalam kegiatan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa selama masa pengabdian di Desa Sungai Enau .

Penulis : Nurlita Sari


Membiasakan Kebaikan Sejak Dini: Rutinitas Mengaji Anak-Anak Sungai Enau 2 Usai Maghrib

Membiasakan Kebaikan Sejak Dini: Rutinitas Mengaji Anak-Anak Sungai Enau 2 Usai Maghrib

 


Sungai Enau, 2 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana religius dan semangat belajar agama begitu terasa di Desa Sungai Enau 2 setiap usai salat Magrib. Anak-anak di desa ini telah terbiasa mengikuti rutinitas mengaji bersama yang dilaksanakan secara rutin di musala dan di depan posko mahasiswa KKL Sungai Enau 2.

Kegiatan ini menjadi pembiasaan positif yang ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Setelah melaksanakan salat Magrib berjamaah, mereka berkumpul membawa Al-Qur’an, lalu membaca, bertadarus, serta mempelajari tajwid dengan bimbingan mahasiswa maupun ustaz setempat.

Kehadiran mahasiswa KKL dari IAIN Pontianak memberikan tambahan semangat bagi anak-anak. Para mahasiswa tidak hanya mendampingi, tetapi juga aktif membimbing dan memotivasi agar mereka semakin mencintai Al-Qur’an. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tercipta di setiap sesi mengaji, menjadikan proses belajar terasa nyaman dan menyenangkan.

“Rutinitas ini adalah bentuk nyata pembiasaan kebaikan yang semoga terus berlanjut meskipun kami nanti sudah selesai masa KKL,” ujar Rayun, salah satu mahasiswa pengajar ngaji di depan posko.

Selain membentuk karakter religius, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara mahasiswa, anak-anak, dan masyarakat. Warga desa menyambut baik serta mendukung kegiatan tersebut karena dinilai membawa dampak positif bagi tumbuh kembang spiritual generasi muda.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman yang ditanamkan sejak dini, anak-anak Sungai Enau 2 diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara spiritual dan berakhlak mulia.

Penulis : Salsabila aulia safitri

Warga Desa Sungai Enau Manfaatkan Pasir Sungai untuk Pembangunan dan Mata Pencaharian

Warga Desa Sungai Enau Manfaatkan Pasir Sungai untuk Pembangunan dan Mata Pencaharian

 


Sungai Enau, Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Warga Desa Sungai Enau 2 memanfaatkan potensi alam sekitar dengan mengambil pasir dari jalur air yang mengalir di wilayah tersebut. Pasir hasil endapan alami sungai ini menjadi bahan penting untuk pembangunan dan kebutuhan rumah tangga masyarakat setempat.

Kegiatan pengambilan pasir umumnya dilakukan oleh para pedagang atau penjual pasir yang sudah berpengalaman di lokasi tersebut. Menggunakan peralatan sederhana dan perahu, pasir diangkut dari tengah jalur air menuju daratan untuk kemudian dijual atau digunakan sendiri. Proses ini dilakukan dengan memperhatikan arus dan kondisi sungai, guna menghindari kerusakan lingkungan dan gangguan aliran air.

Bagi sebagian warga, pemanfaatan pasir alami ini menjadi sumber mata pencaharian yang mendukung ekonomi keluarga. Ketersediaan pasir yang melimpah memudahkan pembangunan fisik, baik untuk fasilitas umum maupun kebutuhan pribadi warga.

Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 turut mengamati dan mendokumentasikan kegiatan ini sebagai bagian dari pembelajaran mengenai potensi ekonomi dan lingkungan desa. Mereka juga mempelajari praktik lokal dalam memanfaatkan sumber daya alam secara tradisional namun tetap efektif.

Masyarakat setempat berharap, kegiatan pengambilan pasir ini terus dilakukan secara bijak dan diawasi dengan baik agar keseimbangan ekosistem sungai tetap terjaga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan untuk jangka panjang.

Penulis : Annisya Jasmine Shalma Qanayla

Keceriaan Hari Libur Mahasiswa KKL Bersama Warga Parit Deraman Hulu dalam Senam Pagi

Keceriaan Hari Libur Mahasiswa KKL Bersama Warga Parit Deraman Hulu dalam Senam Pagi

 


Punggur Kecil, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Memasuki hari ke-13 pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), mahasiswa peserta program mengisi hari Minggu dengan kegiatan berbeda. Di Dusun Parit Deraman Hulu, Desa Punggur Kecil, para mahasiswa mengajak warga setempat mengikuti senam pagi bersama, menjadi momentum segar yang mempererat kebersamaan di tengah padatnya aktivitas KKL.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB di halaman salah satu rumah warga, diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga lansia. Diiringi lagu-lagu enerjik dan ceria, senam berlangsung meriah. Gerakan variatif yang dipandu instruktur lokal dengan bantuan mahasiswa membuat suasana semakin hidup dan penuh semangat.

Lebih dari sekadar olahraga, kegiatan ini menjadi ruang interaksi yang hangat antara mahasiswa dan warga. Tawa riang, canda, dan semangat kebersamaan mengiringi setiap gerakan. Anak-anak terlihat antusias mengikuti irama, sementara orang tua memanfaatkan momen ini untuk bersosialisasi sekaligus menjaga kebugaran.

Sebagai bentuk apresiasi, seusai senam mahasiswa menyajikan hidangan ringan dan minuman untuk dinikmati bersama. Momen makan bersama ini menambah keakraban, memperkuat ikatan emosional antara mahasiswa dan masyarakat yang telah menerima mereka dengan tangan terbuka.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui aktivitas yang menyenangkan dan penuh kebersamaan. Mahasiswa KKL tak hanya menjalankan program, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan warga, membangun hubungan sosial yang tulus dan membekas.

Penulis : Aisah

Mahasiswa KKL Desa Punggur Kecil Jalin Kedekatan dengan Warga dan Meriahkan MTQ Desa

Mahasiswa KKL Desa Punggur Kecil Jalin Kedekatan dengan Warga dan Meriahkan MTQ Desa

 


Punggur Kecil, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Hari ke-12 pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Punggur Kecil berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Sejak sore, para mahasiswa melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah rumah warga di kawasan Jalan Pelita 1, salah satu wilayah padat penduduk yang menjadi fokus pengabdian masyarakat dalam program KKL tahun ini.

Kedatangan mahasiswa disambut hangat oleh warga. Suasana akrab tercipta saat mereka berbincang santai, mendengarkan cerita keseharian masyarakat, sekaligus memperkenalkan tujuan kegiatan KKL. Momen ini tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga menjadi ajang diskusi mengenai potensi dan tantangan lingkungan sekitar.

Memasuki malam hari, mahasiswa KKL turut memeriahkan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Desa Punggur Kecil. Acara yang menjadi agenda tahunan desa ini bertujuan membina dan meningkatkan semangat keislaman masyarakat. MTQ dihadiri tokoh agama, perangkat desa, dan warga dari berbagai lapisan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai yang berbaris sesuai dusun, menampilkan kreativitas masing-masing. Sorak-sorai anak-anak, lantunan ayat suci, dan dekorasi panggung yang meriah menambah semarak suasana. Kehadiran mahasiswa KKL menjadi warna tersendiri yang menambah antusiasme peserta dan penonton.

Kegiatan hari ini menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa KKL, yang tidak hanya menimba ilmu dari buku dan teori, tetapi juga menyerap nilai-nilai sosial, budaya, dan religius secara langsung dari masyarakat. Hari ke-12 ini menjadi bukti bahwa pengabdian tidak sekadar memberi, tetapi juga menerima dan memahami kehidupan dari perspektif yang lebih luas.

Penulis : Aisah

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak