LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Hidupkan Suasana Masjid At-Takwa dengan Sholat Berjamaah dan Sosialisasi Keagamaan

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Hidupkan Suasana Masjid At-Takwa dengan Sholat Berjamaah dan Sosialisasi Keagamaan

 


Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id) - Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak mengadakan kegiatan sholat Magrib dan Isya berjamaah di Masjid At-Takwa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKL mahasiswa yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat setempat dan menghidupkan suasana religius di lingkungan sekitar.

Masjid At-Takwa, yang terletak di Dusun Sedayu, menjadi lokasi yang dipilih untuk melaksanakan sholat berjamaah ini. Para mahasiswa KKL yang tergabung dalam kegiatan ini aktif mengajak warga sekitar untuk turut serta dalam pelaksanaan sholat berjamaah. Tidak hanya itu, mahasiswa juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya memakmurkan masjid dan menjaga ukhuwah Islamiyah melalui kegiatan ibadah bersama.

Mutia, salah satu mahasiswa KKL IAIN Pontianak yang turut serta dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa sholat berjamaah ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung keberlangsungan kegiatan keagamaan di masyarakat. 

“Kami ingin berkontribusi lebih dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Melalui sholat berjamaah ini, kami berharap bisa mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga setempat, serta memberikan teladan bagi generasi muda untuk aktif beribadah di masjid,” ujar Mutia.

Kegiatan sholat berjamaah ini mendapat respon positif dari warga sekitar. Kehadiran mahasiswa KKL di Masjid At-Takwa dianggap membawa semangat baru dalam menghidupkan suasana masjid yang lebih aktif dan dinamis. Salah satu warga, Bapak Ahmad, menyatakan, 

“Kami sangat senang dengan kehadiran mahasiswa KKL ini. Mereka tidak hanya sekadar datang, tetapi juga mengajak kami untuk bersama-sama meramaikan masjid. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut.”

Selain sholat berjamaah, mahasiswa KKL IAIN Pontianak juga berencana untuk mengadakan berbagai kegiatan keagamaan lainnya di Masjid At-Takwa, seperti pengajian, diskusi keislaman, dan bakti sosial. Kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial.

Penulis : Indra Fitri


Sambutan Hangat: Kedatangan Mahasiswa KKL Disambut Baik oleh TK Bunga Bangsa

Sambutan Hangat: Kedatangan Mahasiswa KKL Disambut Baik oleh TK Bunga Bangsa


Dusun Senirak (lp2m.iainptk.ac.id) - Selasa, 13 Agustus 2024, hari yang istimewa bagi mahasiswa KKL yang bertugas di Dusun Senirak saat mereka tiba di TK Bunga Bangsa untuk menjalankan program pengabdian masyarakat. Kedatangan mereka disambut dengan penuh kehangatan oleh pihak sekolah, khususnya oleh Lina, kepala sekolah TK Bunga Bangsa.

Setibanya di sekolah, para mahasiswa disambut dengan senyuman ramah dan sapaan hangat dari guru-guru dan anak-anak TK Bunga Bangsa. Lina dengan senang hati mengajak para mahasiswa untuk berkeliling sekolah, memperkenalkan mereka kepada para guru dan staf, serta menunjukkan fasilitas yang ada di TK Bunga Bangsa. Dalam kesempatan itu, Lina juga berbagi cerita tentang sejarah dan perkembangan sekolah yang dipimpinnya.

"Kami sangat berterima kasih atas kedatangan kalian. Kehadiran mahasiswa KKL di sini sangat berarti bagi kami, terutama dalam membantu kami mengadakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-79," ujar Lina.

Mahasiswa KKL merasa sangat dihargai dengan sambutan yang begitu hangat ini. Mereka segera merasakan ikatan kekeluargaan dan semangat kebersamaan yang ada di TK Bunga Bangsa. Kegiatan pengenalan ini tidak hanya membuat mahasiswa merasa diterima, tetapi juga memberi mereka pemahaman lebih baik tentang lingkungan tempat mereka akan bekerja.

Selama beberapa hari ke depan, mahasiswa KKL akan terlibat dalam berbagai kegiatan di TK Bunga Bangsa, mulai dari mendampingi anak-anak dalam lomba, membantu kegiatan belajar mengajar, hingga berpartisipasi dalam perbaikan infrastruktur sekolah. Sambutan hangat yang mereka terima menjadi motivasi tambahan bagi para mahasiswa untuk memberikan yang terbaik selama masa pengabdian mereka di TK Bunga Bangsa.

Penulis : Siti Farida


Keseruan Lomba Lari Sarung: Tiga Orang Satu Sarung, Kekompakan Ibu Guru, Wali Murid, dan Mahasiswa KKL di TK Bunga Bangsa

Keseruan Lomba Lari Sarung: Tiga Orang Satu Sarung, Kekompakan Ibu Guru, Wali Murid, dan Mahasiswa KKL di TK Bunga Bangsa

 


Dusun Senirak (lp2m.iainptk.ac.id) - Selasa, 13 Agustus 2024, dalam perayaan HUT RI ke-79 di TK Bunga Bangsa, Dusun Senirak, sebuah lomba unik dan penuh tawa berhasil mencuri perhatian semua orang. Lomba lari sarung, di mana tiga orang harus berbagi satu sarung untuk mencapai garis finish, menjadi ajang kebersamaan dan kekompakan yang mengesankan antara ibu guru, wali murid, dan mahasiswa KKL.

Lomba ini bukan hanya menuntut kecepatan, tetapi juga kerjasama yang baik antar anggota tim. Setiap tim yang terdiri dari tiga orang harus memastikan langkah mereka seirama agar tidak terjatuh atau tersandung. Kesulitan dalam mengatur langkah sering kali menghasilkan tawa riuh dari para peserta dan penonton yang menyaksikan.

Lina, kepala sekolah TK Bunga Bangsa, menyampaikan bahwa lomba ini diadakan untuk meningkatkan kebersamaan dan menciptakan suasana yang menyenangkan bagi semua pihak. "Kami ingin semua orang merasakan kebersamaan dan keceriaan dalam perayaan ini. Lomba lari sarung ini adalah salah satu cara untuk mewujudkannya," ujar Lina.

Selama perlombaan, suasana semakin seru saat beberapa tim terjatuh atau tersandung, namun mereka dengan cepat bangkit dan melanjutkan lomba dengan penuh semangat. Penonton yang terdiri dari anak-anak, orang tua, dan guru-guru tampak menikmati setiap momen, memberikan dukungan kepada tim yang berlomba.

Pada akhir perlombaan, meskipun hanya satu tim yang keluar sebagai pemenang, semua peserta merasakan kebahagiaan dan kebersamaan yang terjalin selama lomba. Lomba lari sarung ini membuktikan bahwa kekompakan dan kerjasama adalah kunci untuk mencapai kemenangan, dan tentu saja, membawa banyak tawa dan keceriaan di tengah perayaan.

Penulis : Siti Farida


Istirahat di Tengah Kesibukan: Momen Santai Mahasiswi KKL di Sela Perlombaan TK Bunga Bangsa

Istirahat di Tengah Kesibukan: Momen Santai Mahasiswi KKL di Sela Perlombaan TK Bunga Bangsa

 


Dusun Senirak (lp2m.iainptk.ac.id) - Selasa, 13 Agustus 2024, dalam suasana penuh semangat perayaan HUT RI ke-79 di TK Bunga Bangsa, Dusun Senirak, para mahasiswi KKL yang bertugas mendampingi berbagai perlombaan akhirnya mendapat waktu istirahat sejenak. Setelah mendampingi anak-anak dalam berbagai aktivitas yang menguras tenaga dan pikiran, momen istirahat ini terasa sangat berharga bagi mereka.

Di bawah rindangnya pohon di sekitar halaman sekolah, para mahasiswi berkumpul, melepas penat dan berbagi cerita tentang pengalaman mereka selama mendampingi anak-anak TK Bunga Bangsa. Suasana santai ini dimanfaatkan oleh mereka untuk saling menguatkan, memberi semangat, dan tentunya memulihkan tenaga untuk kembali melanjutkan aktivitas.

Lina, kepala sekolah TK Bunga Bangsa, turut menghampiri para mahasiswi untuk memberikan apresiasi atas dedikasi mereka selama mendampingi anak-anak. "Saya sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras kalian. Istirahatlah sejenak, karena kita masih memiliki banyak kegiatan yang harus diselesaikan," ujar Lina dengan senyum hangat.

Meskipun hanya sejenak, momen istirahat ini membantu para mahasiswi untuk merelaksasi tubuh dan pikiran mereka. Beberapa dari mereka bahkan sempat bercanda dan bermain bersama anak-anak yang datang menghampiri. Keceriaan dan kebersamaan yang tercipta di momen ini menambah semangat para mahasiswi untuk kembali melanjutkan tugas mereka dengan penuh antusiasme.

Setelah beristirahat, para mahasiswi kembali dengan semangat baru, siap untuk mendampingi perlombaan berikutnya. Momen istirahat ini bukan hanya memberi mereka waktu untuk memulihkan tenaga, tetapi juga mempererat ikatan kebersamaan di antara mereka.

Penulis : Siti farida


Lomba Seru: Guru, Wali Murid, dan Mahasiswa KKL Berlomba Memasukkan Air ke Botol dengan Wajah Ditutupi Kerucut

Lomba Seru: Guru, Wali Murid, dan Mahasiswa KKL Berlomba Memasukkan Air ke Botol dengan Wajah Ditutupi Kerucut

 


Merarai satu (lp2m.iainptk.ac.id) - Selasa, 13 Agustus 2024, dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-79, TK Bunga Bangsa di Dusun Senirak menggelar lomba yang tak hanya unik tetapi juga penuh tawa. Lomba ini melibatkan ibu guru, wali murid, dan beberapa mahasiswa KKL dalam tantangan yang berbeda dari biasanya: memasukkan air ke dalam botol dengan wajah ditutupi kertas kerucut.

Lomba ini menuntut ketelitian dan koordinasi yang tinggi, karena para peserta harus menuangkan air ke dalam botol tanpa bisa melihat dengan jelas. Kertas kerucut yang menutupi wajah mereka hanya menyisakan sedikit ruang untuk melihat, membuat setiap gerakan menjadi lebih menantang dan tak terduga. Para peserta harus merasakan aliran air dan memastikan botol terisi dengan tepat.

Lina, kepala sekolah TK Bunga Bangsa, menjelaskan bahwa lomba ini diadakan untuk menambah keseruan dan kekompakan di antara para peserta. "Kami ingin menciptakan suasana yang ceria dan menghibur. Lomba ini tidak hanya melatih keterampilan tetapi juga mempererat kebersamaan," ujar Bu Lina.

Suasana perlombaan penuh dengan gelak tawa dari penonton yang menyaksikan kesulitan para peserta dalam mencoba mengisi botol. Beberapa peserta tampak kesulitan dan terkadang air yang mereka tuangkan malah tumpah, membuat suasana semakin riuh. Namun, semua peserta menunjukkan semangat yang tinggi dan tidak menyerah meskipun tantangan terasa sulit.

Pada akhir lomba, pemenang diumumkan berdasarkan siapa yang berhasil memasukkan air terbanyak ke dalam botol dalam waktu yang ditentukan. Keceriaan dan tawa yang tercipta selama lomba ini membuatnya menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perayaan HUT RI ke-79 di TK Bunga Bangsa. Lomba ini menunjukkan bahwa dengan semangat kebersamaan, setiap tantangan dapat dihadapi dengan senyuman.

Penulis : Siti farida


Penentuan Kemenangan Lewat Pinalti: Momen Mendebarkan di Lomba Bola Dangdut TK Bunga Bangsa

Penentuan Kemenangan Lewat Pinalti: Momen Mendebarkan di Lomba Bola Dangdut TK Bunga Bangsa

 


Merarai satu (lp2m.iainptk.ac.id) Selasa, 13 Agustus 2024, suasana di TK Bunga Bangsa Dusun Senirak semakin memanas saat perlombaan bola dangdut memasuki babak penentuan melalui tendangan pinalti. Setelah melalui pertandingan yang ketat dan penuh semangat, dua tim terbaik akhirnya bertemu di babak pinalti untuk menentukan siapa yang akan menjadi juara.

Lomba bola dangdut yang diadakan dalam rangka HUT RI ke-79 ini telah menarik perhatian banyak orang, mulai dari guru, wali murid, hingga mahasiswa KKL. Penonton yang terdiri dari anak-anak, orang tua, dan guru-guru tampak antusias menyaksikan momen-momen mendebarkan saat peserta bersiap untuk melakukan tendangan pinalti.

Lina, kepala sekolah TK Bunga Bangsa, menyampaikan bahwa pinalti merupakan momen yang paling dinantikan oleh semua orang. "Penentuan kemenangan melalui pinalti selalu menjadi momen yang mendebarkan. Ini adalah bagian dari lomba yang menunjukkan ketangguhan mental dan keterampilan peserta," ujar Lina.

Saat pinalti dimulai, suasana berubah menjadi tegang. Setiap tendangan diikuti dengan napas tertahan dan sorakan dari penonton. Beberapa peserta berhasil mengeksekusi tendangan dengan baik, sementara yang lain harus berusaha keras mengatasi tekanan. Suasana semakin memuncak ketika skor kedua tim berada di posisi imbang, dan tendangan terakhir menjadi penentu kemenangan.

Pada akhirnya, tim yang mampu menjaga ketenangan dan konsentrasi di bawah tekanan berhasil meraih kemenangan. Kegembiraan meluap saat para pemenang menerima hadiah dan pengakuan dari semua yang hadir. Meskipun hanya satu tim yang keluar sebagai juara, momen pinalti ini akan dikenang sebagai salah satu momen paling mendebarkan dalam perayaan HUT RI ke-79 di TK Bunga Bangsa.

Penulis : Siti farida


Kolaborasi Seru: Mahasiswa KKL dan Wali Murid TK Bunga Bangsa Bergabung dalam Lomba Bola Dangdut

Kolaborasi Seru: Mahasiswa KKL dan Wali Murid TK Bunga Bangsa Bergabung dalam Lomba Bola Dangdut

 


Merarai satu (lp2m.iainptk.ac.id) - Selasa, 13 Agustus 2024, di tengah kemeriahan perayaan HUT RI ke-79, suasana semakin meriah di TK Bunga Bangsa Dusun Senirak saat mahasiswa KKL dan wali murid bersatu dalam lomba bola dangdut. Lomba ini menjadi momen kebersamaan yang tak terlupakan, di mana mahasiswa, guru, dan orang tua berbaur dalam satu tim, menciptakan ikatan yang erat.

Lomba bola dangdut, yang memadukan gerakan menendang bola dengan irama musik dangdut, menjadi ajang hiburan yang mengocok perut. Peserta harus menendang bola ke gawang lawan sambil mengikuti irama musik, yang menambah tantangan dan keseruan. Mahasiswa KKL yang turut serta dalam lomba ini menunjukkan semangat yang luar biasa, berbaur dengan wali murid dalam suasana yang penuh tawa.

Lina, kepala sekolah TK Bunga Bangsa, menyampaikan bahwa lomba ini bertujuan untuk menciptakan kebersamaan antara mahasiswa, guru, dan orang tua. "Melalui lomba ini, kami ingin mempererat hubungan antara semua pihak yang terlibat dalam pendidikan anak-anak. Kami percaya bahwa kebersamaan adalah kunci suksesnya pendidikan," ujar Lina.

Suasana penuh kegembiraan terlihat jelas selama lomba berlangsung. Setiap tendangan bola diiringi dengan sorak-sorai dari penonton yang mendukung tim mereka. Musik dangdut yang mengiringi gerakan para peserta menambah suasana menjadi semakin meriah dan penuh keceriaan.

Pada akhir lomba, meskipun kemenangan hanya diraih oleh satu tim, kebersamaan dan keceriaan yang tercipta di antara peserta dan penonton menjadi kemenangan yang sejati. Lomba bola dangdut ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan bisa membawa kegembiraan yang luar biasa.

Penulis : Siti farida


Serunya Lomba Menjepit Kertas Anak Kelas B di TK Bunga Bangsa

Serunya Lomba Menjepit Kertas Anak Kelas B di TK Bunga Bangsa

 


Merarai Satu (lp2m.iainptk.ac.id) - Selasa, 13 Agustus 2024, dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-79, TK Bunga Bangsa di Dusun Senirak kembali menyelenggarakan lomba yang menantang dan menghibur untuk anak-anak kelas B. Kali ini, lomba menjepit kertas menjadi pusat perhatian, di mana anak-anak usia 5 tahun harus menunjukkan keterampilan motorik halus mereka.

Setiap peserta diberikan sebuah jemuran kecil dan beberapa lembar kertas warna-warni. Tugas mereka adalah menjepitkan kertas-kertas tersebut dengan rapi dan cepat dalam waktu yang telah ditentukan. Meskipun terlihat sederhana, lomba ini membutuhkan koordinasi tangan dan mata yang baik serta konsentrasi tinggi dari para peserta.

Lina, kepala sekolah TK Bunga Bangsa, menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan untuk melatih ketelitian dan keterampilan motorik halus anak-anak. "Lomba ini tidak hanya menghibur, tetapi juga membantu anak-anak dalam mengasah kemampuan dasar mereka. Kami ingin mereka belajar sambil bersenang-senang," ujar Bu Lina.

Suasana perlombaan penuh dengan semangat dan antusiasme. Anak-anak berusaha dengan sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas mereka. Sorak-sorai dan dukungan dari guru, orang tua, dan mahasiswa KKL yang hadir menambah keceriaan suasana. Beberapa anak terlihat sangat teliti, sementara yang lain berusaha dengan cepat untuk menjepitkan semua kertas dalam waktu yang singkat.

Pada akhir perlombaan, pemenang diumumkan dan diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Namun, yang paling penting adalah pelajaran yang didapatkan anak-anak dari pengalaman ini. Lomba menjepit kertas ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar tentang ketelitian, kesabaran, dan koordinasi dalam suasana yang menyenangkan.

Penulis : Siti Farida


Mahasiswa IAIN Pontianak Gelar Seminar Memuliakan Al-Qur'an di Desa Sungai Asam

Mahasiswa IAIN Pontianak Gelar Seminar Memuliakan Al-Qur'an di Desa Sungai Asam

 


Kuburaya (lp2m.iainptk.ac.id) – Sekelompok mahasiswa IAIN Pontianak yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Sungai Asam kembali menggelar seminar dengan tema "Memuliakan Al-Qur'an." Acara ini berlangsung di TPA Minhajul Amilin, Desa Sungai Asam (14/08/2024).

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak TPA mengenai pentingnya memuliakan Al-Qur'an dan menjaga adab saat berinteraksi dengan kitab suci tersebut. Randi, salah satu pemateri, menjelaskan, “Kami mengadakan kegiatan ini karena kami masih melihat bahwa ada kekurangan dalam hal adab terhadap Al-Qur'an di kalangan anak-anak TPA di sini.”

Selain seminar ini, rencana kegiatan di TPA akan dilanjutkan setiap hari Selasa dengan tema yang berbeda. Farhan, pemateri kedua, menambahkan, “Kami berencana mengadakan seminar rutin setiap hari Selasa. Dengan kegiatan ini, kami berharap anak-anak TPA dapat lebih memahami dan memuliakan Al-Qur'an.”

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang Al-Qur'an tetapi juga membentuk kebiasaan yang baik dalam berinteraksi dengan kitab suci di kalangan anak-anak TPA.

Penulis: Imam.


Mengancing Baju: Lomba Unik Anak Kelas B TK Bunga Bangsa yang Seru dan Menghibur

Mengancing Baju: Lomba Unik Anak Kelas B TK Bunga Bangsa yang Seru dan Menghibur

 


Merarai satu (lp2m.iainptk.ac.id) - Selasa, 13 Agustus 2024, dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-79, TK Bunga Bangsa di Dusun Senirak menggelar lomba yang penuh tantangan bagi anak-anak kelas B, yaitu lomba mengancing baju. Lomba ini dirancang untuk melatih keterampilan motorik halus dan kemandirian anak-anak usia 5 tahun dalam mengancingkan baju mereka sendiri.

Lomba ini dilaksanakan di halaman sekolah, di mana setiap peserta diberikan sebuah kemeja kecil dengan kancing di bagian depan. Tugas mereka adalah mengancingkan kemeja tersebut dengan benar dan cepat dalam waktu yang telah ditentukan. Meskipun terdengar sederhana, bagi anak-anak, ini adalah tugas yang membutuhkan konsentrasi, ketelitian, dan kesabaran.

Lina, kepala sekolah TK Bunga Bangsa, menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan untuk melatih kemandirian anak-anak. "Kami ingin anak-anak belajar untuk melakukan hal-hal sederhana seperti mengancingkan baju mereka sendiri. Ini adalah keterampilan penting yang harus dimiliki setiap anak," ujar Lina.

Suasana lomba penuh dengan semangat dan antusiasme. Para orang tua dan guru yang hadir memberikan dukungan penuh kepada anak-anak. Beberapa anak tampak serius dan hati-hati dalam mengancingkan baju, sementara yang lain berusaha dengan cepat untuk menyelesaikan tugas mereka. Meskipun ada yang sedikit kesulitan, semua anak menunjukkan usaha terbaik mereka.

Setelah lomba berakhir, pemenang diumumkan dan diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas usaha mereka. Namun, yang lebih penting adalah pelajaran berharga yang didapatkan anak-anak dari pengalaman ini. Lomba mengancing baju ini tidak hanya menghibur, tetapi juga membantu anak-anak menjadi lebih mandiri dan percaya diri dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Penulis : Siti Farida


Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak