LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dampingi Pembelajaran dan Tata Ruang Guru di SDN 08 Sungai Kakap

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dampingi Pembelajaran dan Tata Ruang Guru di SDN 08 Sungai Kakap


 Sungai Kakap, 12 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak aktif mendukung kegiatan belajar mengajar di SDN 08 Sungai Kakap. Kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB dengan pembelajaran calistung (membaca, menulis, dan berhitung) bagi siswa, yang berlangsung dengan antusias dan interaktif.

Selain mendampingi siswa, mahasiswa juga membantu guru menata dan membereskan ruang guru dari pukul 11.30 hingga 13.00, menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertata dan nyaman. Kegiatan berlanjut dengan pendampingan pelajaran Matematika untuk siswa kelas 3B dari pukul 13.30 hingga 15.30. Mahasiswa memberikan penjelasan materi, membantu siswa mengerjakan soal, dan mendorong partisipasi aktif dalam kelas.

Suasana kelas menjadi hidup berkat interaksi antara siswa dan mahasiswa, menjadikan proses belajar lebih menyenangkan dan efektif. Kehadiran mahasiswa KKL diharapkan memberikan pengalaman belajar berkesan bagi siswa serta dukungan nyata bagi guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan kreatif.

Penulis : Reza Anugraha Ansyari

Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Optimalkan Dokumentasi Desa Lewat Publikasi Digital

Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Optimalkan Dokumentasi Desa Lewat Publikasi Digital


 Sungai Enau A, 13 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 kembali menunjukkan kontribusi di bidang informasi dan komunikasi dengan mengelola publikasi dan dokumentasi kegiatan desa. Kegiatan ini dilaksanakan di Simpang Sungai Enau A, salah satu titik strategis desa.

Para mahasiswa membawa laptop, kamera, dan perlengkapan pendukung untuk mengolah berbagai materi dokumentasi, mulai dari foto kerja bakti, kegiatan KKL, hingga momen kebersamaan warga. Setiap materi diedit dengan rapi, diberi keterangan menarik, dan disesuaikan dengan format publikasi profesional untuk dibagikan melalui media sosial seperti Instagram.

Nayla, salah satu mahasiswa, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah agar informasi mengenai aktivitas Desa Sungai Enau A tersampaikan dengan baik dan mudah diakses masyarakat luas. Publikasi digital ini tidak hanya berfungsi sebagai arsip, tetapi juga sebagai sarana promosi potensi lokal.

Proses pengeditan dilakukan secara teliti, mulai dari pemilihan foto terbaik hingga penyusunan narasi singkat yang menggambarkan suasana kegiatan. Mahasiswa juga berkoordinasi dengan pihak desa untuk memastikan akurasi informasi.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara mahasiswa dan warga dalam mengelola citra positif desa. Dengan memanfaatkan teknologi, Desa Sungai Enau A kini tidak hanya dikenal karena tradisi yang kuat, tetapi juga karena mampu membagikan kisah dan potensinya kepada dunia secara kreatif dan profesional.

Penulis : Nurlita Sari

Harmoni Kebersamaan: Mahasiswa KKL dan Warga Sungai Enau A Gotong Royong Bersihkan Pemakaman

Harmoni Kebersamaan: Mahasiswa KKL dan Warga Sungai Enau A Gotong Royong Bersihkan Pemakaman


 

Sungai Enau A, 13 Agustus 2025 — Semangat kebersamaan terasa pagi ini di Desa Sungai Enau A, saat mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 bergabung dengan warga, ketua RT, dan ketua RW dalam kegiatan kerja bakti membersihkan area pemakaman desa.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sabit, sapu lidi, dan karung sampah. Bersama-sama, mereka membersihkan rumput liar, memangkas semak, serta merapikan jalur peziarah. Meskipun terik matahari mulai terasa, semangat peserta tetap tinggi, diselingi canda tawa yang menambah keakraban.

Menurut tokoh masyarakat setempat, kerja bakti di pemakaman merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus menjaga amanah tradisi desa. Kehadiran mahasiswa KKL dinilai membawa energi positif dan memperkuat sinergi antara dunia akademik dan kehidupan masyarakat.

Setelah pekerjaan selesai, warga dan mahasiswa duduk bersama menikmati hidangan sederhana. Momen ini dimanfaatkan untuk berbagi cerita, mempererat hubungan, dan menumbuhkan rasa persaudaraan.

Kegiatan kerja bakti ini menjadi bukti bahwa tradisi gotong royong masih hidup di Sungai Enau A. Dengan kolaborasi antara mahasiswa dan warga, diharapkan semangat kebersamaan ini terus lestari dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Penulis : Salsabila aulia safitri

Menghidupkan Kebersamaan: Tradisi Tahlilan yang Tetap Lestari di Desa Sungai Enau A

Menghidupkan Kebersamaan: Tradisi Tahlilan yang Tetap Lestari di Desa Sungai Enau A


 Sungai Enau A, 13 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Warga Desa Sungai Enau A terus memegang teguh tradisi tahlilan sebagai wujud kebersamaan dan spiritualitas yang telah mengakar selama puluhan tahun. Kegiatan ini tidak hanya sekadar doa bersama, tetapi juga simbol kepedulian dan silaturahmi antarwarga.

Tahlilan biasanya digelar saat ada warga yang berduka atau pada momen-momen tertentu, seperti peringatan hari besar Islam. Acara diawali dengan pembacaan doa, tahlil, dan surah pilihan yang dipimpin tokoh agama atau sesepuh desa. Suasana hangat tercipta ketika warga duduk bersama secara khidmat di ruang tamu atau balai pertemuan yang telah disiapkan.

Setelah doa selesai, tuan rumah menyajikan hidangan sederhana seperti kopi, teh, kue tradisional, atau makanan khas desa. Momen ini dimanfaatkan warga untuk saling berbincang, bertukar kabar, dan mempererat persaudaraan.

Bagi masyarakat Sungai Enau A, tahlilan juga menjadi simbol solidaritas sosial. Tetangga bersedia membantu mulai dari persiapan tempat, memasak, hingga mengundang peserta. Tradisi ini sekaligus menjadi sarana pendidikan bagi generasi muda, mengenalkan doa-doa dan nilai kebersamaan.

Dengan adanya tahlilan, warga desa berharap warisan budaya ini dapat terus dilestarikan, menjaga harmoni, dan memperkuat persatuan antarwarga di tengah arus modernisasi.

Penulis : Annisya Jasmine Shalma Qanayla

Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap Tingkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Santri TPA

Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap Tingkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Santri TPA


 Sungai Kakap, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Pukul 12.15 WIB, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Desa Sungai Kakap melaksanakan kegiatan mengajar santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di salah satu masjid dusun Merak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, termasuk tajwid dan makhraj huruf.

Pembelajaran dimulai dengan latihan membaca huruf hijaiyah dan tajwid dasar. Mahasiswa membimbing santri satu per satu untuk memastikan bacaan sesuai kaidah yang benar. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada kemampuan membaca, tetapi juga memperkuat karakter Islami dan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

Kolaborasi antara mahasiswa, ustaz/ustazah TPA, dan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang berakhlak mulia serta mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Setelah selesai membaca, para santri duduk tertib untuk membaca doa bersama dan bersalaman dengan mahasiswa dan ustadz/ustazah. Santri kemudian pulang dengan tertib, dimulai dari perempuan terlebih dahulu diikuti laki-laki.

Penulis : Reza Anugraha Ansyari

Warga Desa Bintang Mas dan Mahasiswa KKL Buat Zebra Cross untuk Keselamatan Siswa

Warga Desa Bintang Mas dan Mahasiswa KKL Buat Zebra Cross untuk Keselamatan Siswa

 

Bintang Mas, 6 Agustus 2025 — Warga Desa Bintang Mas, bersama perangkat desa, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak, dan pihak sekolah bergotong royong membuat zebra cross di depan area sekolah. Langkah ini bertujuan meningkatkan keselamatan siswa saat menyeberang jalan, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah.

Proses pembuatan meliputi pembersihan permukaan jalan, pengecatan garis putih zebra cross, serta pemasangan tanda peringatan bagi pengendara. Mahasiswa KKL mengaku senang dapat berkontribusi dalam proyek yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan anak-anak bisa menyeberang dengan aman, dan pengendara juga lebih waspada saat melewati kawasan sekolah,” ujar salah satu mahasiswa KKL IAIN Pontianak.

Kepala Desa Bintang Mas mengapresiasi kolaborasi ini dan berharap zebra cross baru dapat mengurangi risiko kecelakaan serta menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Dengan keberadaan zebra cross, siswa, guru, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman, sementara pengendara diharapkan semakin disiplin.

Penulis : Ningsih

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Jadi Pembina LKBB di SDN 01 Sungai Kakap

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Jadi Pembina LKBB di SDN 01 Sungai Kakap


 Punggur Kecil, 13 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Memasuki hari ke-22 Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Punggur Kecil, mahasiswa IAIN Pontianak mendapat kepercayaan menjadi pembina Latihan Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) di SDN 01 Sungai Kakap. Kegiatan ini berlangsung sore hari dan diikuti oleh enam kelompok siswa dengan antusiasme tinggi.

Para mahasiswa membimbing siswa mulai dari pengenalan gerakan dasar hingga latihan formasi barisan secara rapi. Suasana latihan terasa akrab karena diselingi tawa dan keceriaan, meski setiap siswa serius mengikuti arahan.

Ibu Ziza, salah satu guru SDN 01 Sungai Kakap, memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKL. “Terima kasih banyak atas kesediaannya membantu. Saat latihan apa pun yang dibutuhkan, sekolah insyaallah menyediakan,” ujarnya.

Kegiatan ini menegaskan sinergi antara mahasiswa KKL dan pihak sekolah dalam membentuk kedisiplinan serta kerja sama tim di kalangan siswa. Kehadiran mahasiswa diharapkan tidak hanya mempersiapkan siswa untuk lomba atau acara tertentu, tetapi juga menanamkan nilai karakter yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Penulis : Indah syafitri

Siswa SMK Bustanul Ulum Semangat Belajar Microsoft Word di Malam Hari Bersama Mahasiswa KKL

Siswa SMK Bustanul Ulum Semangat Belajar Microsoft Word di Malam Hari Bersama Mahasiswa KKL


 Sungai Enau, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Meski waktu telah beranjak malam, sejumlah siswa SMK Bustanul Ulum tetap datang ke posko KKL untuk menambah ilmu dalam pelajaran Microsoft Word. Kegiatan ini dipandu oleh mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak dengan penuh kesabaran dan antusiasme.

Jijah, salah satu pengajar, mengapresiasi semangat siswa. “Meskipun malam, mereka tetap mau datang untuk belajar. Semangat ini yang membuat saya yakin, mereka akan menjadi generasi hebat,” ujarnya.

Para siswa dibimbing mulai dari mengetik, mengatur format teks, hingga membuat tabel sederhana. Suasana belajar terasa menyenangkan karena sesekali terdengar gelak tawa, meski sebagian masih canggung dengan materi baru.

Kegiatan belajar malam ini menunjukkan bahwa motivasi dan tekad siswa tidak mengenal batas waktu. Selain menambah keterampilan komputer, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara mahasiswa KKL dan peserta didik, menciptakan kenangan berharga yang akan terus dikenang meski program KKL telah berakhir.

Penulis : Salsabila aulia safitri

Semangat Belajar Tak Terhalang Jumlah, Siswa Kelas 7 MTS Bustanul Ulum Tunjukkan Dedikasi Tinggi

Semangat Belajar Tak Terhalang Jumlah, Siswa Kelas 7 MTS Bustanul Ulum Tunjukkan Dedikasi Tinggi


 Sungai Enau, 12 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Meskipun hanya berjumlah delapan siswa, kelas 7 MTS Bustanul Ulum tetap menunjukkan semangat belajar yang membara. Keterbatasan jumlah justru menciptakan suasana belajar lebih fokus, hangat, dan penuh kebersamaan layaknya keluarga.

Setiap siswa mendapat perhatian intensif dari guru, sehingga proses pembelajaran berjalan efektif dan menyenangkan. Antusiasme mereka terlihat jelas; tidak ada wajah lesu maupun alasan untuk menyerah. Pendidikan dianggap sebagai bekal penting untuk masa depan, sehingga setiap kesempatan belajar dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Lita, salah satu mahasiswa KKL yang mendampingi, mengungkapkan kebanggaannya terhadap motivasi siswa. “Walaupun jumlahnya sedikit, anak-anak ini punya motivasi luar biasa. Dengan semangat seperti ini, mereka akan menjadi generasi sukses dan bermanfaat,” ujarnya.

Kisah kelas 7 MTS Bustanul Ulum menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak diukur dari jumlah, tetapi dari tekad dan usaha. Delapan siswa ini bagaikan bintang di langit malam—jumlahnya sedikit, tetapi cahayanya tetap terang, memberi harapan bagi masa depan pendidikan di desa Sungai Enau.

Penulis : Annisya Jasmine Shalma Qanayla

Pesona Seragam Putih Biru di MI Bustanul Ulum Sungai Enau A: Warna yang Membawa Cerita

Pesona Seragam Putih Biru di MI Bustanul Ulum Sungai Enau A: Warna yang Membawa Cerita


 Sungai Enau A, 2025 – MI Bustanul Ulum Sungai Enau A menampilkan ciri khas unik melalui pilihan seragam putih–biru, berbeda dari kebiasaan sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di sekitar yang umumnya menggunakan seragam putih–merah atau putih–hijau. Warna biru yang berpadu dengan putih memberi nuansa segar sekaligus menjadi identitas tersendiri bagi sekolah ini.

Setiap pagi, siswa berjalan rapi mengenakan kemeja putih bersih dipadukan celana atau rok biru cerah. Warna biru identik dengan ketenangan dan keteguhan, merepresentasikan semangat belajar yang santun namun penuh energi. Keunikan ini juga menarik perhatian warga sekitar yang sering tersenyum kagum melihat barisan siswa di pagi hari.

Selain estetik, seragam putih–biru meningkatkan kekompakan dan rasa percaya diri siswa, terutama saat mengikuti lomba atau kegiatan di luar sekolah. Orang tua pun merasa lebih mudah mengawasi anak-anak karena warna seragam yang mencolok namun tetap rapi.

Keunikan seragam ini lebih dari sekadar warna. Ia menjadi simbol identitas, kebanggaan, dan semangat kebersamaan yang terus tumbuh di lingkungan MI Bustanul Ulum Sungai Enau A. Putih–biru bukan hanya seragam, tetapi cerita yang akan selalu dikenang oleh para siswanya.

Penulis : Nurlita Sari

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak