LP2M IAIN PONTIANAK
Praktik Hukum Newton 1, Siswa Kelas 8 Belajar dengan Antusias di MTs Mambaul Ulum Desa Padi Jaya 2

Praktik Hukum Newton 1, Siswa Kelas 8 Belajar dengan Antusias di MTs Mambaul Ulum Desa Padi Jaya 2


 Padi Jaya, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana kelas 8 di salah satu sekolah di Desa Padi Jaya 2 tampak berbeda dari biasanya. Dalam kegiatan belajar mengajar mata pelajaran IPA, para siswa melaksanakan praktik sederhana untuk memahami Hukum Newton 1 (Hukum Kelembaman).

Praktik ini dilakukan dengan menggunakan botol berisi air yang diletakkan di atas selembar kertas. Kertas tersebut kemudian diuji dengan dua cara: ditarik secara pelan dan ditarik secara cepat. Melalui percobaan ini, siswa dapat mengamati langsung bagaimana suatu benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan jika tidak ada gaya yang memengaruhinya.

Para siswa tampak antusias dan bersemangat mengikuti praktik ini. Mereka bergiliran mencoba percobaan sambil berdiskusi tentang hasil pengamatan masing-masing.

“Sesuai dengan konsep Hukum Newton 1, praktik ini menunjukkan bahwa suatu benda akan tetap dalam keadaan diam atau bergerak lurus beraturan jika tidak ada gaya yang bekerja padanya,” ujar Atika Luthfiyatil Fathinah, salah satu mahasiswi KKL Desa Padi Jaya 2 yang mendampingi proses belajar.

Melalui praktik ini, siswa tidak hanya memahami teori secara konsep, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan aplikatif. Diharapkan kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus diterapkan untuk menjadikan pembelajaran IPA lebih menarik dan bermakna.

Penulis :

Atika Luthfiyatil Fathinah
KKL Padi Jaya 2 Gandeng Tokoh Masyarakat untuk Edukasi Literasi Digital

KKL Padi Jaya 2 Gandeng Tokoh Masyarakat untuk Edukasi Literasi Digital


 

Padi Jaya, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Dalam rangka memperkuat kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan mendukung literasi digital di kalangan pelajar, kelompok KKL Padi Jaya 2 melaksanakan silaturahmi ke rumah Mahalli, salah satu tokoh pendidikan yang juga berperan aktif dalam pembangunan karakter generasi muda di Desa Padi Jaya. Beliau merupakan Ketua Yayasan di MI dan MTs Mambaul Ulum.

Dalam pertemuan hangat tersebut, tim KKL menyampaikan rencana kegiatan sosialisasi digital yang akan diberikan kepada para siswa. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan etika bermedia sosial dan bahaya hoaks yang marak terjadi di era digital saat ini.

“Sosialisasi ini penting sekali untuk anak-anak. Karena mereka sudah akrab dengan dunia digital, tapi belum tentu paham bagaimana menggunakannya secara bijak dan bertanggung jawab,” jelas salah satu anggota KKL, Atika, dalam perbincangan bersama Mahalli.

Mahalli menyambut sangat baik rencana kegiatan tersebut. Bahkan beliau memperbolehkan penggunaan fasilitas sekolah untuk mendukung kelancaran kegiatan sosialisasi. Beliau juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program yang menurutnya sangat relevan dengan tantangan pendidikan masa kini.

“Silakan digunakan ruang kelas kalau memang dibutuhkan. Saya senang ada kegiatan seperti ini, karena memang harus ada yang membimbing anak-anak soal dunia digital. Jangan sampai mereka pintar teknologi tapi tidak punya arah,” ujar beliau.

Silaturahmi ini menjadi awal yang baik untuk memperluas dampak pengabdian mahasiswa KKL di bidang edukasi dan pembentukan karakter digital. Kelompok Padi Jaya 2 berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah kecil yang membawa perubahan positif bagi generasi muda di Desa Padi Jaya.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

KKL Padi Jaya 2: Eratkan Silaturahmi Lewat Panen Singkong Bersama Mbah Dira

KKL Padi Jaya 2: Eratkan Silaturahmi Lewat Panen Singkong Bersama Mbah Dira


 Padi Jaya, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Di tengah kesibukan menjalankan program kerja Kuliah Kerja Lapangan (KKL), kelompok Padi Jaya 2 menyempatkan diri untuk bersilaturahmi ke rumah salah satu masyarakat setempat, Mbah Dira, yang dikenal ramah, bijaksana, dan sangat dekat dengan warga maupun mahasiswa KKL.

Kunjungan ini menjadi salah satu momen paling berkesan selama menjalani KKL di Desa Padi Jaya. Tak hanya disambut hangat, para mahasiswa juga diajak langsung oleh Mbah Dira untuk memanen singkong di kebun belakang rumahnya. Dengan penuh semangat, para anggota kelompok KKL ikut mencabut singkong satu per satu dari tanah, sambil sesekali bercanda dan tertawa bersama warga.

“Panennya bareng anak-anak muda begini rasanya beda. Alhamdulillah singkongnya subur, semoga rezeki kalian juga ikut subur,” ujar Mbah Dira dengan senyum khasnya.

Setelah panen, kegiatan dilanjutkan dengan berbincang santai di depan teras rumah Mbah Dira. Obrolan ringan seputar kehidupan desa, perjuangan masa muda, hingga motivasi hidup pun menjadi penghangat suasana sore itu.

Bagi kelompok KKL Padi Jaya 2, momen ini bukan sekadar kunjungan, melainkan pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya tentang program kerja, tapi tentang membangun hubungan, merawat rasa, dan belajar langsung dari kearifan lokal.

Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa meski berasal dari latar belakang berbeda, mahasiswa dan masyarakat bisa saling belajar dan menguatkan satu sama lain dalam suasana penuh kekeluargaan.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

Keakraban Terjalin Lewat Silaturahmi dan Buah Tangan  dari Halaman Rumah Bapak Mahalli

Keakraban Terjalin Lewat Silaturahmi dan Buah Tangan dari Halaman Rumah Bapak Mahalli


 Padi Jaya, 5 Agustus 2025  (lp2m.iainptk.ac.id)— Mahasiswa KKL Padi Jaya 2 menikmati momen hangat saat bersilaturahmi ke rumah Bapak Mahalli, tokoh masyarakat yang dikenal dermawan dan dekat dengan generasi muda.

Dalam suasana santai di halaman rumah, Bapak Mahalli berbagi cerita tentang kehidupan desa dan nilai gotong royong. Ia juga mempersilakan mahasiswa memetik buah kedondong langsung dari pohon di halamannya.

“Silakan kalau mau ambil kedondongnya. Mumpung sedang banyak buahnya. Mumpung kalian di sini, nikmati aja apa yang ada,” ujarnya.

Delia dan Olin, dua mahasiswa KKL, tampak antusias memetik buah bersama. Suasana semakin akrab dengan canda tawa ringan di tengah kegiatan tersebut.

Pengalaman ini menjadi momen berharga bagi mahasiswa KKL Padi Jaya 2, bukan hanya untuk menikmati buah segar, tetapi juga merasakan kehangatan dan kebaikan masyarakat desa. Kebaikan Pak Mahalli meninggalkan kesan mendalam bahwa hal-hal kecil yang tulus bisa memberi dampak besar.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

Cerita Kearifan Lokal dari Bapak Mahalli: Penghulu, MC, Hingga Gotong Royong yang Dilakukan dengan Ikhlas

Cerita Kearifan Lokal dari Bapak Mahalli: Penghulu, MC, Hingga Gotong Royong yang Dilakukan dengan Ikhlas

 

Padi Jaya, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, kelompok KKL Padi Jaya 2 berkunjung ke rumah Bapak Mahalli untuk melanjutkan silaturahmi sekaligus menyerap nilai-nilai lokal yang hidup di tengah masyarakat Desa Padi Jaya.

Dalam perbincangan sore itu, Bapak Mahalli berbagi cerita menarik tentang tradisi gotong royong dan keikhlasan warga desa, khususnya dalam acara pernikahan. Salah satu hal yang paling mencuri perhatian adalah fakta bahwa penghulu dan MC di Desa Padi Jaya seringkali tidak dibayar.

“Saya biasa jadi penghulu di pernikahan warga. Semuanya gratis, bahkan kadang MC juga, kami di sini saling bantu dengan ikhlas. Kalau ada yang menikah, ya kita bantu semampunya. Nggak ada tarif-tarifan,” ujar Bapak Mahalli dengan senyum tenang penuh ketulusan.

Cerita itu sontak menarik perhatian para mahasiswa, termasuk Indra, salah satu anggota KKL Padi Jaya 2, yang merespon dengan penuh antusias.

“Luar biasa, Pak. Di sini sangat kuat nilai gotong royongnya. Ini bisa jadi inspirasi untuk generasi muda,” ujarnya sambil mengangguk kagum.

Nilai-nilai gotong royong, keikhlasan, dan kebersamaan yang diceritakan Bapak Mahalli menjadi pelajaran berharga bagi para mahasiswa. Hal ini menunjukkan bahwa kearifan lokal di Desa Padi Jaya masih sangat terjaga dan menjadi kekuatan sosial yang nyata dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan silaturahmi seperti ini tidak hanya mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga, tapi juga menjadi ruang belajar yang sangat bermakna di luar kelas tentang hidup, kebersamaan, dan saling membantu tanpa pamrih.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Koding di Sungai Ambangah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Koding di Sungai Ambangah


 Sungai Ambangah, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang bertugas di Desa Sungai Ambangah mengikuti pelatihan terbaru dari Kementerian Pendidikan, bertempat di SDN 54 Sungai Ambangah mulai pukul 10.30 WIB.

Pelatihan ini mengusung tema Pembelajaran Mendalam (PM), menekankan pendekatan holistik, bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan bagi guru, kepala sekolah, serta peserta didik. Selain itu, sesi Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) diperkenalkan sebagai upaya adaptasi terhadap era digital.

Kegiatan interaktif ini memberi mahasiswa kesempatan memahami metode pembelajaran inovatif, meningkatkan motivasi belajar, dan mendorong terciptanya generasi kreatif, kritis, dan peduli lingkungan. Materi koding dan AI membuka wawasan tentang pemrograman dasar, aplikasi sederhana, dan pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran efektif.

Mahasiswa KKL menyambut antusias pelatihan ini, karena ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan saat mengabdi di sekolah maupun masyarakat. Kepala SDN 54 mengapresiasi program ini sebagai bekal berharga bagi guru dan calon pendidik, serta mendorong sinergi antara pendidikan dan teknologi.

Dengan pelatihan ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan bagi generasi mendatang.

Penulis : Naufal

Senam Pagi Ceria Hiasi SD 04 Sungai Ambangah Bersama Mahasiswa KKL

Senam Pagi Ceria Hiasi SD 04 Sungai Ambangah Bersama Mahasiswa KKL


 

Sungai Ambangah, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Halaman SD 04 Sungai Ambangah dipenuhi semangat dan keceriaan saat mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 25 IAIN Pontianak menggelar senam bersama seluruh murid dan guru sekolah setempat.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dipimpin oleh mahasiswa KKL dengan diiringi musik energik, sementara guru dan siswa mengikuti gerakan senam secara antusias. Suasana penuh tawa tercipta saat semua peserta bergerak kompak.

“Saya berharap kegiatan ini bukan hanya olahraga, tapi juga momen kebersamaan yang bisa dikenang,” ujar salah satu mahasiswa KKL. Para guru menyambut positif kegiatan ini karena mampu memberikan penyegaran dan meningkatkan semangat belajar siswa.

Setelah senam, seluruh peserta melakukan sesi foto bersama di halaman sekolah dengan nuansa merah putih, sebagai dokumentasi kebersamaan antara mahasiswa, guru, dan siswa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program kerja mahasiswa KKL Kelompok 25 selama berada di Desa Sungai Ambangah, sekaligus mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat. Senam pagi ini membuktikan bahwa kebersamaan dan kesehatan dapat berjalan seiring, menciptakan suasana positif di lingkungan sekolah.

Penulis : dhea imeldha

Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 Latih Paskibra SDN 23 Kuala Mandor B Sambut Upacara 17 Agustus

Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 Latih Paskibra SDN 23 Kuala Mandor B Sambut Upacara 17 Agustus


 Kubu Padi, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Semangat kemerdekaan mulai terasa di SDN 23 Kuala Mandor B. Sejak awal Agustus, halaman sekolah menjadi saksi semaraknya latihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang tengah dipersiapkan untuk upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Uniknya, pelatihan paskibra ini dipandu langsung oleh beberapa mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kubu Padi 2.

Kegiatan yang dilaksanakan setiap sabtu pagi dengan tujuan untuk membentuk barisan paskibra yang disiplin, kompak dan percaya diri dalam mengibarkan Bendera Merah Putih di momen bersejarah nanti. Para mahasiswa KKL dengan sabar melatih siswa-siswi terpilih mulai dari teknik dasar baris-berbaris, sikap hormat, hingga tata cara pengibaran bendera yang sesuai dengan prosedur.

Latihan berlangsung penuh semangat. Meskipun terik matahari menyinari, para siswa tetap fokus dan antusias mengikuti arahan pelatih. Sesekali terdengar tawa kecil saat ada gerakan yang kurang tepat, namun dengan cepat mereka memperbaiki posisi dan kembali berlatih serius.

Salah satu pelatih, Selpia, menyampaikan bahwa melatih paskibra bukan hanya soal mengajarkan gerakan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kesabaran dan kerja sama tim.

“Alhamdulillah anak-anak sudah jauh lebih baik dari latihan sebelumnya. Mereka lebih cepat tanggap arahan dari kami,” ujarnya.

Pihak sekolah juga sangat mendukung pelatihan yang diberikan oleh mahasiswa KKL. Sekolah berharap di upacara 17 Agustus nanti, siswa-siswi petugas dapat menampilkan yang terbaik. Latihan ini pun menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat ditanamkan sejak dini melalui pembelajaran langsung yang penuh makna.

Penulis: Sheila Aisyah Farenti


Mahasiswa KKL Puguk 2 Sosialisasikan Kenakalan Remaja di Madrasah Raudhatul Ulum

Mahasiswa KKL Puguk 2 Sosialisasikan Kenakalan Remaja di Madrasah Raudhatul Ulum


 

Puguk 2, 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang bertugas di Desa Puguk 2 melaksanakan sosialisasi mengenai kenakalan remaja di Madrasah Raudhatul Ulum. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang bentuk-bentuk kenakalan remaja, penyebab, dampak, serta langkah pencegahan yang bisa dilakukan.

Acara berlangsung interaktif dengan siswa aktif bertanya, berdiskusi, dan menanggapi materi yang disampaikan. Materi disajikan secara praktis dengan contoh kasus nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Sebagai bentuk apresiasi, tiga peserta terpilih yang aktif diberikan hadiah langsung oleh Ibu Ameldalia, narasumber sekaligus pembimbing kegiatan. “Penghargaan ini menjadi dorongan agar generasi muda berani bertanya, berpikir kritis, dan menjauhi perilaku merugikan masa depan,” ujarnya.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini, menilai sosialisasi mampu memperkuat pendidikan karakter siswa di tengah tantangan zaman. Mahasiswa KKL Puguk 2 menegaskan komitmen mereka untuk terus menghadirkan program bermanfaat di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan bagi masyarakat desa.

Penulis : Hilda Septiyani

Mahasiswa KKL Sungai Ambangah Latih Pasukan Pengibar Bendera HUT RI ke-80

Mahasiswa KKL Sungai Ambangah Latih Pasukan Pengibar Bendera HUT RI ke-80


 Sungai Ambangah, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang bertugas di Desa Sungai Ambangah berperan aktif dalam persiapan upacara Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan dilaksanakan di halaman SD Negeri 54 Sungai Ambangah, dengan melatih baris-berbaris bagi pasukan pengibar bendera merah putih.

Latihan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini diikuti siswa SMA dan SMK setempat. Mahasiswa KKL memberikan arahan terkait teknik baris-berbaris, kekompakan langkah, serta formasi upacara. Babinsa turut mengajarkan kedisiplinan dan sikap hormat kepada bendera.

Kerja sama antara mahasiswa, Babinsa, dan peserta mencerminkan kekompakan masyarakat dalam mempersiapkan peringatan kemerdekaan. Kepala SD Negeri 54 Sungai Ambangah mengapresiasi kegiatan ini, karena selain mempersiapkan upacara, kegiatan ini menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan pelajar.

Latihan diharapkan menjadi modal utama agar pengibaran bendera pada 17 Agustus 2025 berlangsung khidmat dan membanggakan.

Penulis : Naufak fikrie & dhea imeldha

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak