LP2M IAIN PONTIANAK
Sinergi Pengabdian: Mahasiswa KKL Turun Mengajar di SDN 37 Jeruju Besar

Sinergi Pengabdian: Mahasiswa KKL Turun Mengajar di SDN 37 Jeruju Besar


 Jeruju Besar, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Dua mahasiswa KKL dari kelompok Jeruju Besar, Kholilurrahman dan Febrianie, berkesempatan mengisi kekosongan guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas IV SDN 37 Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan berlangsung pada Selasa pagi, pukul 07.30 hingga 09.00 WIB, dengan suasana kelas yang kondusif dan antusiasme tinggi dari siswa.

Dalam proses belajar-mengajar, Kholil dan Febrianie membawakan materi tentang “Adab Berteman dalam Islam” yang dikaitkan langsung dengan kehidupan sehari-hari siswa. Selain itu, mereka memeriksa tugas sebelumnya dan mengevaluasi capaian pembelajaran guna menjaga keberlanjutan akademik selama masa KKL. Suasana kelas pun diwarnai interaksi aktif, diskusi ringan, dan senyum siswa yang menikmati pembelajaran.

Pihak sekolah sangat mengapresiasi keterlibatan mahasiswa. Ibu Masita, Waka Kurikulum SDN 37, menyatakan, “Kehadiran mereka menjadi solusi yang sangat membantu, apalagi saat guru tidak bisa hadir. Anak-anak jadi tetap belajar dan tidak kehilangan semangat.” Kepala Sekolah, Bapak Tri Wuriyani, S.Pd.I, menambahkan bahwa kolaborasi seperti ini sangat positif untuk menunjang mutu pendidikan di daerah.

Syifa, salah satu siswi, juga memberikan komentar polos namun bermakna, “Senang diajar kakak mahasiswa, jadi cepat ngerti dan suasananya seru.” Momen ini menjadi bukti nyata bahwa program KKL tak hanya hadir secara fisik di tengah masyarakat, tetapi juga memberikan dampak edukatif yang langsung menyentuh generasi penerus bangsa.

Penulis : Ahmad Fauzi

Pasang Plang Hati-Hati, Mahasiswa KKL Ajak Warga Peduli Keselamatan Jalan

Pasang Plang Hati-Hati, Mahasiswa KKL Ajak Warga Peduli Keselamatan Jalan

 


Jeruju Besar, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kelompok KKL 42 Desa Jeruju Besar menggelar aksi peduli lingkungan dengan memasang plang rambu-rambu peringatan di bahu jalan utama desa pada Selasa, 5 Agustus 2025. Kegiatan berlangsung pukul 15.30 hingga menjelang Magrib dan melibatkan warga sekitar, termasuk Bapak Juliansyah, serta sejumlah mahasiswa yang terjun langsung ke lapangan.

Plang yang dipasang memuat pesan sederhana namun penting, antara lain: “Hati-hati di depan ada persimpangan” dan “Kurangi kecepatan, banyak anak-anak.” Lokasi pemasangan dipilih di titik-titik rawan lalu lintas, terutama yang dekat permukiman dan area bermain anak-anak, guna meningkatkan kewaspadaan pengendara.

Randa, salah satu anggota KKL, menjelaskan, “Lokasi dipilih berdasarkan pengamatan langsung terhadap lalu lintas dan aktivitas warga. Ini bentuk kepedulian kecil kami, semoga bisa menumbuhkan kesadaran berkendara yang lebih aman.”

Respon positif datang dari warga. Bapak Hamdani yang melintas mengatakan, “Tulisan-tulisan seperti ini penting. Kadang orang lupa pelan kalau lewat kampung, apalagi banyak anak-anak.” Bapak Juliansyah juga berharap aksi serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL tidak hanya hadir di tengah masyarakat, tetapi juga aktif menumbuhkan budaya tertib, aman, dan peduli lingkungan sekitar.

Penulis : Ahmad Fauzi

Mahasiswa KKL Kubu Padi 1 Latih Paskibra Menyambut HUT RI ke-80

Mahasiswa KKL Kubu Padi 1 Latih Paskibra Menyambut HUT RI ke-80

 


Kubu Padi, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus, mahasiswa KKL Kubu Padi 1 memulai latihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di halaman kantor Desa Kubu Padi, Rabu, 6 Agustus 2025.

Latihan dimulai setelah Ashar dan dijadwalkan berlangsung rutin setiap hari hingga menjelang upacara bendera. Kegiatan ini telah mendapat izin dan dukungan penuh dari pihak desa sebagai bagian dari persiapan HUT RI.

Para mahasiswa terlihat penuh semangat saat berlatih baris-berbaris. Salah satu peserta, Alwi, menyatakan:“Latihan ini akan kami lakukan dengan istiqamah setiap hari sampai hari H, demi suksesnya upacara 17 Agustus nanti.”

Latihan Paskibra yang digagas mahasiswa KKL Kubu Padi 1 ini menjadi bukti nyata kontribusi mereka dalam memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan RI. Semangat dan komitmen mahasiswa mencerminkan kepedulian terhadap nilai-nilai kebangsaan dan kesiapan untuk berperan aktif dalam kegiatan desa secara berkelanjutan.

Penulis : MUHAMMAD AKBAR

Mahasiswa KKL Kubu Padi 1 Turut Sukseskan Kegiatan Posyandu Lansia di Dusun Harapan Bersama

Mahasiswa KKL Kubu Padi 1 Turut Sukseskan Kegiatan Posyandu Lansia di Dusun Harapan Bersama

 


Kubu Padi, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kelompok KKL Kubu Padi 1 kembali menunjukkan peran aktifnya dalam kegiatan kemasyarakatan. Pada Selasa, 5 Agustus 2025, mereka ikut serta dalam kegiatan Posyandu Lansia yang berlangsung di Dusun Harapan Bersama, Desa Kubu Padi.

Kegiatan ini diikuti sekitar 40 lansia, terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu yang telah memasuki usia senja. Mahasiswa KKL membantu berbagai tahapan kegiatan, mulai dari pencatatan data diri, pengukuran kesehatan, hingga kelancaran alur pemeriksaan.

Tim Posyandu sendiri terdiri dari tenaga kesehatan Puskesmas Kecamatan Kuala Mandor B dan kader Posyandu Desa Kubu Padi. Salah satu petugas menyampaikan:“Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa KKL Kubu Padi 1. Mereka sigap dan cekatan membantu jalannya kegiatan dari awal hingga akhir.”

Keterlibatan mahasiswa KKL ini tidak hanya membantu teknis kegiatan, tetapi juga memperkuat sinergi antara mahasiswa dan tenaga kesehatan. Kehadiran mereka membuktikan bahwa program KKL tidak hanya bersifat akademis, namun juga memberi manfaat nyata bagi kehidupan sosial dan kesehatan masyarakat.

Penulis : Muhammad Akbar

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikut Persiapkan Turnamen Sepak Bola Desa Jangkang Satu

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikut Persiapkan Turnamen Sepak Bola Desa Jangkang Satu


 Jangkang Satu, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Semangat gotong royong terlihat nyata di Desa Jangkang Satu pada Rabu sore (6/8). Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak turut ambil bagian dalam persiapan turnamen sepak bola antarwarga, yang akan digelar mulai 8 Agustus 2025.

Mahasiswa dan warga desa bekerja sama membersihkan lapangan, merapikan rumput, menggali tiang gawang, hingga membuat garis lapangan menggunakan kapur. Meski cuaca terik, semangat kerja sama tetap tinggi demi kelancaran acara desa.

Turnamen sepak bola ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT RI ke-80 dan akan mempertemukan berbagai tim dari lingkungan sekitar, termasuk desa tetangga. Antusiasme warga tampak dari banyaknya pemuda yang turut mempersiapkan semua kebutuhan, agar kompetisi berlangsung meriah dan sportif.

Dimas, salah satu mahasiswa KKL yang terlibat, mengungkapkan kesannya:“Kegiatan seperti ini membuat kami merasa jadi bagian dari desa. Capek sih, tapi seru karena bisa kerja bareng warga sambil ngobrol santai juga.”

Warga desa pun menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa. Persiapan yang biasanya berat terasa lebih ringan dengan hadirnya tenaga tambahan dan semangat baru dari mahasiswa KKL.

Turnamen sepak bola ini diperkirakan akan berlangsung meriah dengan partisipasi banyak tim lokal dari Desa Jangkang Satu maupun desa sekitar, dijadwalkan hingga menjelang Hari Kemerdekaan.

Penulis : IKHSAN GUNAWAN

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Latih Paskibra SMAN 2 Kubu Menjelang HUT RI ke-80

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Latih Paskibra SMAN 2 Kubu Menjelang HUT RI ke-80

 


Jangkang Satu, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, persiapan upacara bendera di Desa Jangkang Satu semakin giat. Salah satu fokus utama adalah latihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), yang tahun ini melibatkan mahasiswa KKL IAIN Pontianak sebagai pelatih.

Dua mahasiswa, Fatwa dan Putri, ditunjuk secara resmi untuk mendampingi latihan peserta Paskibra. Latihan perdana digelar Rabu (6/8) di halaman SDN 28 Kubu dan dijadwalkan berlangsung rutin setiap pagi dan sore hingga hari H upacara.

Peserta Paskibra merupakan siswa-siswi pilihan dari SMAN 2 Kubu yang telah melalui seleksi sebelumnya. Latihan dipandu koordinasi Bapak Pulung Widjanarko, pembina upacara sekaligus penanggung jawab lapangan.

Dalam sesi latihan perdana, Fatwa menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab.“Latihan ini bukan hanya soal fisik, tapi juga mental dan tanggung jawab. Kami ingin mereka tidak cuma bisa baris-berbaris, tapi juga membawa nama baik desa di upacara nanti. Ini momen yang akan mereka kenang selamanya.”

Putri menambahkan bahwa meski beberapa peserta awalnya malu-malu dan belum kompak, semangat kebersamaan mulai terlihat seiring latihan berjalan.“Yang penting mereka mau belajar dan terus berlatih. Kami sebagai mahasiswa KKL bangga bisa membantu, sekecil apa pun kontribusinya,” ujar Putri.

Pak Pulung menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa.“Kami sangat terbantu dengan adik-adik mahasiswa. Mereka tidak hanya membantu latihan, tapi juga memberi semangat dan warna baru bagi anak-anak yang dilatih,” tuturnya.

Latihan Paskibra ini menjadi bagian penting rangkaian kegiatan HUT RI ke-80 di Desa Jangkang Satu, sekaligus mempererat hubungan mahasiswa KKL dengan masyarakat melalui semangat nasionalisme dan gotong royong.

Penulis : IKHSAN GUNAWAN

HUT RI ke-80 Desa Jangkang Satu, Mahasiswa KKL Dukung Turnamen Bola Voli Antarwarga

HUT RI ke-80 Desa Jangkang Satu, Mahasiswa KKL Dukung Turnamen Bola Voli Antarwarga

 


Jangkang Satu, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Semarak Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Desa Jangkang Satu terus berlangsung. Setelah turnamen badminton, warga desa kembali dihibur dengan dibukanya turnamen bola voli antarwarga yang digelar pada Senin sore (4/8) di lapangan voli desa. Mahasiswa KKL IAIN Pontianak turut berperan aktif sebagai panitia pelaksana, meski tidak turun sebagai pemain.

Turnamen voli ini terbuka untuk kategori putra dan putri, dan dijadwalkan berlangsung beberapa hari hingga menjelang 17 Agustus. Pertandingan pembuka mempertemukan tim SMAN 2 Kubu melawan RW 01, yang disambut sorak-sorai penonton dari berbagai kalangan, termasuk warga desa dan pelajar.

Sejak sore hari, mahasiswa KKL sibuk membantu panitia lokal mengatur jalannya pertandingan, mencatat skor, serta mendokumentasikan seluruh kegiatan. Ikhsan, mahasiswa KKL yang menjadi penanggung jawab dokumentasi, menyampaikan pengalamannya.

“Walaupun kami nggak ikut main, tapi jadi bagian dari panitia juga seru. Apalagi bagian dokumentasi, jadi bisa mengabadikan momen-momen seru yang mungkin akan dikenang warga ke depannya,” ujarnya.

Menurut Ikhsan, keterlibatan dalam kepanitiaan membuat mahasiswa lebih dekat dengan masyarakat dan belajar bagaimana kegiatan komunitas di desa dijalankan dengan semangat gotong royong.

Pertandingan pembuka berlangsung sengit dengan aksi-aksi memukau dari kedua tim. Meski bertajuk turnamen desa, antusiasme para pemain dan penonton tidak kalah dengan event skala besar.

Ketua panitia HUT RI ke-80, Suwanto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa.“Anak-anak KKL ini luar biasa, meski tidak bermain, mereka tetap membantu dari awal sampai akhir. Ini bentuk kolaborasi yang kami harapkan sejak lama,” ucapnya.

Turnamen bola voli ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan sehat, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80.

Penulis : IKHSAN GUNAWAN

Semarak HUT RI ke-80, Desa Jangkang Satu Gelar Turnamen Badminton dengan Keterlibatan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak

Semarak HUT RI ke-80, Desa Jangkang Satu Gelar Turnamen Badminton dengan Keterlibatan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak


 Jangkang Satu, 2 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Suasana perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia mulai terasa di Desa Jangkang Satu dengan digelarnya turnamen badminton antarwarga yang resmi dibuka pada Sabtu (2/8). Tahun ini, acara tahunan yang paling dinanti warga menjadi semakin istimewa dengan hadirnya mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak sebagai panitia sekaligus peserta pertandingan.

Pembukaan turnamen yang berlangsung di Balai Serbaguna Desa dihadiri oleh warga, perangkat desa, pemuda, serta para peserta dari berbagai RT. Kehadiran mahasiswa KKL menambah semarak acara, mulai dari membantu persiapan teknis hingga mendokumentasikan kegiatan.

Ketua panitia HUT RI ke-80 Desa Jangkang Satu, Suwanto, mengapresiasi semangat gotong royong yang terbangun.“Tahun ini terasa lebih hidup karena banyak yang terlibat, termasuk adik-adik mahasiswa. Kita berharap pertandingan ini bukan cuma soal menang atau kalah, tapi juga jadi ajang silaturahmi antarwarga dan pemuda,” ujarnya.

Turnamen ini diikuti oleh berbagai tim dari kalangan bapak-bapak, remaja, hingga mahasiswa. Pertandingan berlangsung sportif dengan semangat kompetisi yang tinggi.

Fatwa, salah satu mahasiswa KKL yang juga menjadi panitia dan pemain, membagikan kesan positifnya.“Kami senang banget bisa dilibatkan langsung. Jadi panitia itu capek, tapi seru karena bisa langsung berinteraksi sama warga. Ditambah ikut main juga, jadi pengalaman baru yang berkesan banget,” ungkapnya sambil tersenyum.

Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat hubungan antarwarga, tetapi juga menjadi wadah pembauran antara mahasiswa dengan masyarakat setempat.

Turnamen badminton ini akan berlangsung hingga menjelang 17 Agustus, dengan babak final menjadi puncak acara. Selain badminton, sejumlah lomba lainnya juga akan digelar untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan di Desa Jangkang Satu.

Penulis : IKHSAN GUNAWAN

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Adakan Penyuluhan Kesehatan Mental Remaja di SMAN 2 Kubu

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Adakan Penyuluhan Kesehatan Mental Remaja di SMAN 2 Kubu


 Jangkang Satu, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Lapangan (KKL), mahasiswa IAIN Pontianak yang ditempatkan di Desa Jangkang Satu menggelar penyuluhan bertema “Menjaga Kesehatan Mental Remaja di Era Digital” di SMAN 2 Kubu pada Jumat (1/8) pagi. Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa dan guru.

Acara dibuka oleh perwakilan sekolah, Pulung Widjanarko, guru olahraga SMAN 2 Kubu. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah tantangan zaman.“Saat ini banyak tekanan yang tidak terlihat tapi sangat terasa. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membuka ruang diskusi agar siswa tidak merasa sendirian,” ujarnya.

Dua mahasiswa KKL, Salam dan Fatwa, menjadi pemateri utama. Dengan pendekatan santai namun bermakna, mereka mengajak siswa mengenali tanda-tanda stres, burnout, dan dampak negatif media sosial terhadap mental remaja.

Fatwa mengingatkan bahwa media sosial sering menampilkan kebahagiaan semu. “Kita sering membandingkan diri dengan apa yang kita lihat di media sosial. Padahal yang kita lihat hanyalah potongan bahagia, bukan realita utuh. Itu bisa membuat kita merasa tidak cukup, padahal kita hanya kurang jeda,” jelasnya.

Sementara itu, Salam menegaskan pentingnya dukungan sosial di kalangan remaja. “Kadang kita butuh didengar, bukan dihakimi. Kalau kamu merasa lelah secara mental, jangan ragu mencari teman cerita atau meminta bantuan. Itu bukan kelemahan, tapi bentuk keberanian,” tegasnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan sesi interaktif, di mana siswa menuliskan unek-unek secara anonim. Tulisan-tulisan tersebut dibacakan untuk menunjukkan bahwa banyak siswa mengalami hal serupa. Momen ini menciptakan suasana haru sekaligus hangat.

Diana Putri, siswi kelas XI A, mengaku merasa lebih lega setelah mengikuti penyuluhan.“Aku baru tahu kalau banyak teman-teman juga ngerasa kayak aku. Biasanya aku simpan sendiri, tapi hari ini aku merasa lebih lega dan nggak sendirian,” ungkapnya.

Penyuluhan ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari mahasiswa KKL kepada pihak sekolah dan sesi foto bersama. Para guru berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan demi mendukung kesejahteraan mental siswa.

Penulis : IKHSAN GUNAWAN

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Tingkatkan Kemampuan Baca Al-Qur’an Santri TPQ Dusun Merpati

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Tingkatkan Kemampuan Baca Al-Qur’an Santri TPQ Dusun Merpati

 


Sungai Kakap, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kelompok 47 KKL Desa Sungai Kakap kembali melaksanakan kegiatan mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Dusun Merpati pada Selasa (5/8) malam. Kegiatan dimulai pukul 18.30 WIB hingga selesai, melanjutkan rutinitas mengaji bersama para santri.

Pembelajaran difokuskan pada penguasaan tajwid dan pemahaman isi Al-Qur’an secara lebih mendalam. Para santri tampak antusias mengikuti arahan, khususnya saat mempelajari aturan tajwid untuk memperbaiki kualitas bacaan mereka.

Selain itu, mahasiswa KKL juga memberikan hafalan surat-surat pendek secara bertahap dengan metode pengulangan, agar santri lebih mudah mengingat dan memahami kandungan ayat.

Kegiatan rutin ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an para santri, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa KKL dan masyarakat Dusun Merpati.

Penulis : Reza Anugraha Ansyari

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak