LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikuti Pengajian Akbar BKMT di Dusun Karya Raja, Dalami Makna dan Keutamaan Sedekah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikuti Pengajian Akbar BKMT di Dusun Karya Raja, Dalami Makna dan Keutamaan Sedekah

 


Kubu, 30 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak turut berpartisipasi dalam kegiatan pengajian akbar yang diselenggarakan oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Dusun Karya Raja, Kecamatan Kubu. Acara ini menjadi ajang penguatan nilai keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antara mahasiswa, jamaah, dan masyarakat setempat.

Pengajian akbar yang dihadiri puluhan jamaah dari berbagai majelis taklim mengangkat tema “Keutamaan dan Kekuatan Sedekah dalam Kehidupan Sehari-hari”. Kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan tokoh masyarakat, dan tausiyah oleh ustaz yang diundang khusus oleh panitia BKMT.

Dalam ceramahnya, ustaz menyampaikan bahwa sedekah bukan hanya membawa pahala akhirat, tetapi juga memberikan manfaat besar di dunia. “Sedekah itu tidak membuat miskin, justru Allah membalas dengan berlipat ganda, serta menjadikannya jalan datangnya rezeki dan penolak bala,” tegasnya.

Kehadiran mahasiswa KKL IAIN Pontianak disambut hangat oleh jamaah, terutama para ibu-ibu majelis taklim. Mereka menilai keterlibatan mahasiswa sebagai langkah positif dalam membangun generasi muda yang peduli terhadap kegiatan keagamaan dan sosial. Mahasiswa pun terlihat aktif mengikuti rangkaian acara, mencatat poin penting tausiyah, hingga berdialog santai dengan warga setelah pengajian.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarjamaah. Melalui partisipasi ini, mahasiswa tidak hanya memperluas wawasan keagamaan, tetapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan terus berlanjut demi terwujudnya lingkungan yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian sosial.

Penulis : Tiara Selvira

Hari Ketiga Kegiatan KKL, Mahasiswa IAIN Terus Berikan Semangat dan Inspirasi dalam Mengajar di TPA An-Nur

Hari Ketiga Kegiatan KKL, Mahasiswa IAIN Terus Berikan Semangat dan Inspirasi dalam Mengajar di TPA An-Nur

 


Kubu, 30 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak semakin menunjukkan komitmen dan antusiasme dalam melaksanakan program pengabdian di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) An-Nur. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus menanamkan karakter Islami pada anak-anak didik di lingkungan sekitar.

Pada sesi pembelajaran kali ini, fokus utama diarahkan pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar, hafalan surat-surat pendek, serta penanaman nilai-nilai akhlak mulia. Mahasiswa KKL menerapkan metode pengajaran variatif, seperti pengulangan bersama, diskusi kelompok kecil, hingga permainan edukatif yang membuat suasana belajar lebih hidup dan menyenangkan.

Pendekatan interaktif tersebut terbukti efektif. Anak-anak TPA terlihat lebih percaya diri dalam melafalkan ayat-ayat suci dan berani bertanya ketika menemui kesulitan. Salah seorang santri dengan antusias mengatakan, “Saya senang belajar bersama kakak-kakak mahasiswa, mereka mengajar dengan cara yang asik, jadi kami tidak bosan.”

Kegiatan mengajar di TPA An-Nur akan terus berlanjut hingga akhir masa KKL. Mahasiswa berharap kehadiran mereka tidak hanya memberikan dampak positif bagi pembelajaran agama, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara kampus dan masyarakat desa.

Dengan berakhirnya hari ketiga, semangat pengabdian mahasiswa tetap terjaga. Mereka berkomitmen untuk terus mendampingi anak-anak TPA agar tumbuh menjadi generasi yang berilmu sekaligus berakhlak mulia sesuai ajaran Islam.

Penulis : Tiara Selvira

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Jadi Panitia dalam Pengajian Haflatul Imtihanan di Desa Pasak Piang

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Jadi Panitia dalam Pengajian Haflatul Imtihanan di Desa Pasak Piang

 


Pasak Piang, 27 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak menunjukkan kontribusi nyata dengan menjadi panitia penuh dalam kegiatan pengajian akbar yang digelar dalam rangka Haflatul Imtihanan Lembaga Pendidikan Nurul Hikmah, Kampung Pak Nese. Acara yang berlangsung pada Sabtu malam ini menjadi bagian penting dari perayaan tahunan yang memperkuat nilai-nilai keagamaan dan mempererat silaturahmi antara warga, lembaga pendidikan, serta mahasiswa KKL.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya membantu secara teknis, tetapi juga terlibat dalam perencanaan, penyiapan konsumsi, pengaturan tempat, hingga penyambutan para tamu undangan. Kolaborasi antara mahasiswa dan warga desa menciptakan suasana gotong royong yang kental sepanjang acara.

Mahasiswa KKL yang mengenakan jas almamater biru khas IAIN Pontianak tampak aktif mendampingi warga, memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar hingga malam hari. Ibu Syariah, pengurus Lembaga Pendidikan Nurul Hikmah, memberikan apresiasi atas keterlibatan penuh mahasiswa.
“Alhamdulillah, acara berjalan lancar berkat kerja sama mahasiswa KKL yang luar biasa. Mereka tidak hanya membantu, tapi benar-benar terlibat dari awal hingga akhir,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara perguruan tinggi dan masyarakat, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan nilai-nilai akademik dan sosial secara langsung di lapangan.

Penulis : Sindi Ayu Lestari

Antusiasme Siswa Meriahkan Pendaftaran Lomba Rohani dalam Kegiatan Kollaborasi Haflatul Imtihanan dan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Desa Pasak Piang 1

Antusiasme Siswa Meriahkan Pendaftaran Lomba Rohani dalam Kegiatan Kollaborasi Haflatul Imtihanan dan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Desa Pasak Piang 1

 


Pasak Piang, 27 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana Desa Pasak Piang, Kecamatan Sungai Ambawang, terasa semakin semarak dengan dibukanya pendaftaran lomba rohani dalam rangka Haflatul Imtihanan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Nurul Hikmah, Kampung Pak Nese. Kegiatan ini turut didukung oleh mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang tengah melaksanakan program pengabdian di desa tersebut.

Antusiasme siswa-siswi terlihat jelas saat mereka mendaftarkan diri pada berbagai kategori lomba, mulai dari azan, tilawah, tartil, hingga hafalan doa sehari-hari. Suasana pendaftaran semakin meriah ketika para murid berdiskusi dengan teman dan guru untuk menentukan cabang lomba yang akan diikuti. Mahasiswa KKL turut membantu proses pendaftaran serta memberikan motivasi agar peserta berani menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Salah satu siswi, Aisyah (11), mengungkapkan semangatnya untuk mengikuti lomba tilawah. “Saya mau ikut lomba tilawah, biar bisa tampil dan bikin bangga ustazah!” ujarnya penuh antusias.

Koordinator Divisi Pendidikan KKL IAIN Pontianak menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari program kerja, tetapi juga sarana membangun kedekatan dengan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami belajar banyak sekaligus mendorong anak-anak untuk semakin mencintai kegiatan keagamaan,” jelasnya.

Haflatul Imtihanan di Desa Pasak Piang akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan dan diharapkan menjadi ajang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kemampuan rohani mereka sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah antarwarga.

Penulis : Sindi Ayu Lestari

Kolaborasi Mahasiswa KKL dan Aparatur Desa Teluk Nangka Wujudkan Akses Jalan Lebih Baik di Dusun Wanareja

Kolaborasi Mahasiswa KKL dan Aparatur Desa Teluk Nangka Wujudkan Akses Jalan Lebih Baik di Dusun Wanareja


 Teluk Nangka, 30 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Empat mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari kelompok 39 Desa Teluk Nangka menunjukkan komitmen tinggi dalam pengabdian masyarakat dengan turut membantu kerja bakti pengecoran jalan di Dusun Wanareja. Kelompok yang diketuai oleh Bayu Saputra ini terjun langsung bersama warga untuk mendukung pembangunan infrastruktur desa.

Kegiatan kerja bakti ini berlangsung dengan penuh semangat gotong royong, melibatkan aparatur desa dan masyarakat setempat. Kepala Dusun Wanareja, Gilang Lengkoro, memimpin jalannya kegiatan sekaligus memberikan arahan teknis kepada para peserta. Turut hadir pula Kepala Dusun Sidodadi, Herianto, dan Kepala Dusun Mulya Sari, Fijanat Aliandin, yang bersama-sama ikut terlibat dalam proses penyemenan jalan.

Selain itu, Kasi Pelayanan Desa Teluk Nangka, Robito, juga mendukung kegiatan ini dengan membantu dalam pendataan serta pengorganisasian teknis di lapangan. Kehadiran para pemangku kepentingan desa dalam kegiatan ini memperlihatkan sinergi kuat antara pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat dalam membangun fasilitas yang bermanfaat bagi warga.

Kerja bakti pengecoran jalan ini tidak hanya memperbaiki akses transportasi, tetapi juga mempererat kebersamaan antara mahasiswa KKL dan masyarakat. “Melalui kegiatan ini kami belajar langsung dari masyarakat bagaimana semangat gotong royong menjadi kunci dalam pembangunan desa,” ujar Bayu Saputra selaku ketua kelompok.

Partisipasi aktif mahasiswa KKL 39 dalam pembangunan infrastruktur desa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelompok KKL lainnya untuk terus berkontribusi. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa keterlibatan generasi muda dapat mempercepat pembangunan desa secara partisipatif dan berkelanjutan.

Penulis : Nurhasanah, Muhammad Ridwan dan Rima Muktiyani.

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Berkolaborasi dengan TK ABA Teluk Nangka Wujudkan Pembelajaran Edukatif dan Menyenangkan

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Berkolaborasi dengan TK ABA Teluk Nangka Wujudkan Pembelajaran Edukatif dan Menyenangkan

 


Teluk Nangka, 30 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan kolaboratif bersama guru Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) di Desa Teluk Nangka, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya. Mengusung tema “Mewujudkan Pembelajaran yang Edukatif dan Menyenangkan”, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam KKL tahun 2025.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini diawali dengan persiapan ruang kelas yang dirancang nyaman dan menarik agar menunjang proses belajar anak-anak. Suasana belajar menjadi semakin ceria saat sesi pembukaan dengan menyanyikan lima lagu wajib, yakni Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, Mars Aisyiyah, Mars Aisyiyah Bustanul Athfal, dan Mars Paud, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Ulfah Yuliyanti, S.Pd.

Selanjutnya, mahasiswa KKL memperkenalkan materi pengenalan nama-nama jari tangan dengan metode kreatif melalui media visual dan lagu pengiring. Metode ini menggabungkan unsur motorik, visual, dan auditori, sehingga anak-anak dapat memahami pelajaran dengan cara yang menyenangkan.

Menjelang pukul 10.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan sesi makan bersama. Sebelum makan, anak-anak diajak untuk mencuci tangan terlebih dahulu, kemudian menikmati hidangan dengan tertib. Selain mengisi energi, kegiatan ini juga mengajarkan nilai kebersihan, kesabaran, serta adab saat makan bersama.

Sebagai penutup, pada pukul 10.30 WIB mahasiswa KKL melakukan evaluasi pembelajaran dalam bentuk tanya jawab ringan untuk mengulang materi, seperti menyebutkan nama jari dan menyanyikan ulang lagu-lagu yang telah dipelajari. Setelah itu, mahasiswa berdiskusi bersama guru pendamping untuk mengevaluasi jalannya kegiatan serta menerima masukan untuk pengembangan program selanjutnya.

Kolaborasi ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah karena dinilai mampu memberikan suasana belajar yang segar sekaligus bermanfaat bagi perkembangan anak-anak. Mahasiswa KKL berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna mendukung proses pendidikan anak usia dini di Desa Teluk Nangka.

Penulis : Nurhasanah, Muhammad Ridwan dan Rima Muktiyani.

Momen Emas di SDN 29 Sui. Ambawang: Kolaborasi Mahasiswa KKL Mega Timur IAIN Pontianak Lahirkan Program Anti-Bullying dan Bantuan Guru Agama.

Momen Emas di SDN 29 Sui. Ambawang: Kolaborasi Mahasiswa KKL Mega Timur IAIN Pontianak Lahirkan Program Anti-Bullying dan Bantuan Guru Agama.

 


Desa Mega Timur, 29 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Kelompok Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak Desa Mega Timur menjalin audiensi penting dengan Kepala Sekolah SDN 29 Desa Mega Timur Sui. Ambawang, Heri Kiswanto, S.Pd, pada Selasa pagi, 29 Juli 2025. Pertemuan yang berlangsung di ruangan Kepala Sekolah SDN 29 Desa Mega Timur Sui. Ambawang ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membahas program kerja sosialisasi Anti-Bullying yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa.

Audiensi ini dilatarbelakangi oleh keinginan kuat mahasiswa KKL IAIN Pontianak untuk menanamkan pemahaman mendalam tentang berbagai bentuk perundungan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah. Diharapkan, hasil dari sosialisasi ini akan mendorong siswa untuk menjadi agen positif dalam menciptakan lingkungan pertemanan yang aman dan menyenangkan, bebas dari praktik perundungan.

Dalam suasana diskusi yang hangat, Heri Kiswanto, S.Pd menyambut baik kehadiran mahasiswa KKL. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah senantiasa terbuka terhadap siapapun yang ingin berkontribusi positif. Lebih lanjut, Heri Kiswanto menyampaikan bahwa pihak sekolah sangat mengharapkan bantuan dari mahasiswa IAIN Pontianak, khususnya mengingat salah satu guru agama di sekolah tersebut baru saja pensiun.

"Iya bagus, sekolah selalu terbuka terhadap siapapun. Saya juga menunggu kehadiran anak-anak Mahasiswa IAIN datang kesini karena salah satu guru agama sekolah ini pensiun. Jadi sekolah butuh bantuan tenaga pengajar untuk sementara sebisa mungkin anak-anak mahasiswa 1 orang saja membantu disini bukan hanya untuk sosialisasi," ungkap Heri Kiswanto, S.Pd.

Menanggapi kebutuhan mendesak tersebut, dari hasil audiensi, tercapai kesepakatan bahwa satu orang mahasiswa KKL akan ditempatkan untuk membantu sebagai guru agama sementara di SDN 29 Mega Timur Sui. Ambawang. Selain itu, pihak sekolah juga menyepakati bahwa program sosialisasi Anti-Bullying akan dilaksanakan pada hari Kamis, 31 Juli 2025 mendatang, menyasar siswa kelas 5 dan 6.

Kerja sama strategis ini tidak hanya menunjukkan komitmen mahasiswa KKL IAIN Pontianak dalam pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga responsibilitas pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan aman. Diharapkan, sinergi antara akademisi dan institusi pendidikan ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi kemajuan pendidikan dan pembentukan karakter siswa di SDN 29 Desa Mega Timur, Sui. Ambawang.

Penulis : SHAFIRA RAMADANIA
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Sosialisasi Literasi Perbankan di SMKN 2 Sungai Raya

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Sosialisasi Literasi Perbankan di SMKN 2 Sungai Raya

 


Desa Mekar Sari, 30 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melaksanakan sosialisasi literasi perbankan di Aula SMKN 2 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas X, XI, dan XII, serta disambut antusias oleh para guru pendamping.

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang telah dilakukan dua hari sebelumnya. Rifki Aulia Fahrezy, Ketua KKL Desa Mekar Sari, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan konsep literasi perbankan sekaligus membantu pengelolaan Bank Mini yang sudah ada di sekolah namun belum berjalan optimal. “Dengan adanya jurusan Manajemen Perkantoran, kami melihat potensi besar siswa SMKN 2 untuk mengelola Bank Mini secara maksimal,” ungkapnya.

Materi disampaikan oleh empat mahasiswa KKL yang memiliki kompetensi di bidang perbankan. Penyampaian dilakukan secara interaktif, melibatkan diskusi dan tanya jawab yang membuat suasana sosialisasi hidup. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, sementara guru-guru memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran mahasiswa KKL IAIN Pontianak. Ilmu yang dibagikan sangat bermanfaat bagi anak-anak kami dan semoga dapat diaplikasikan di masa mendatang,” ujar salah satu guru SMKN 2 Sungai Raya.

Sebagai bentuk motivasi, panitia memberikan doorprize kepada siswa yang aktif selama kegiatan. Acara pun ditutup dengan sesi foto bersama, diiringi semangat untuk melanjutkan kerja sama dalam program berikutnya.

Rifki Aulia menegaskan bahwa sosialisasi ini tidak berhenti pada teori semata. “Minggu depan, kami akan kembali dengan fokus pada praktik pengelolaan Bank Mini, termasuk pelayanan dan perhitungan, agar siswa bisa menerapkannya secara langsung,” jelasnya.

Setelah kegiatan di SMKN 2 Sungai Raya, mahasiswa KKL melanjutkan pengabdian di Desa Mekar Sari dengan mengajar mengaji di TPA Kampung Timur dan TPI Sungai Bemban hingga ba’da Isya. Rangkaian aktivitas ini menjadi bukti nyata dedikasi mahasiswa dalam berbagi ilmu sekaligus memperkuat nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Penulis : ILA LAILA

Audiensi Peringatan HUT RI di Kantor Desa Mega Timur: Mahasiswa KKL dan Remaja Masjid Berkolaborasi Sukseskan Karnaval 17 Agustus

Audiensi Peringatan HUT RI di Kantor Desa Mega Timur: Mahasiswa KKL dan Remaja Masjid Berkolaborasi Sukseskan Karnaval 17 Agustus

 


Desa Mega Timur, 29 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Suasana hangat menyelimuti ruang kerja Kepala Desa Mega Timur, Zailani, pada Selasa siang, 29 Juli 2025. Pertemuan penting ini menjadi ajang audiensi antara Kepanitiaan Karnaval 17 Agustus 2025, yang terdiri dari mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Desa Mega Timur dari IAIN Pontianak dan Remaja Masjid Parit Ayyub, dengan Kepala Desa Mega Timur. Audiensi ini bertujuan menjalin silaturahmi serta membahas persiapan lomba-lomba dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Kedatangan para mahasiswa KKL dan anggota Remaja Masjid Parit Ayyub ke Kantor Desa Mega Timur adalah untuk mengkoordinasikan berbagai lomba yang akan diselenggarakan oleh kepanitiaan Karnaval 17 Agustus 2025 di Parit Ayyub, Desa Mega Timur. Selain itu, momen ini juga dimanfaatkan untuk mengundang secara langsung Kepala Desa Mega Timur agar dapat hadir dalam puncak acara, yaitu malam penutupan rangkaian kegiatan kemerdekaan.

Zailani, Kepala Desa Mega Timur, menyambut baik inisiatif ini. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan beberapa poin penting sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap semangat kebangsaan yang ditunjukkan oleh generasi muda.

Pertama, Zailani menegaskan komitmennya dengan menyatakan, "Kami akan selalu mendukung dan mengapresiasi Remaja Masjid maupun Mahasiswa-mahasiswa KKL yang ingin memeriahkan dan merayakan hari kemerdekaan RI. Karena memang lomba 17-an ini merupakan agenda tahunan." Pernyataan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, mahasiswa, dan komunitas pemuda sangat didorong untuk melestarikan tradisi positif ini.

Kedua, terkait kehadiran beliau dalam acara penutupan, Zailani menyampaikan kesediaannya. "Saya pribadi akan selalu siap hadir selagi tidak berhalangan, jika saya berhalangan pun saya akan mengirim utusan untuk menghadiri dan memeriahkan acara yang sudah Remaja Masjid dan anak-anak Mahasiswa agendakan," janji beliau. Respons positif dari Kepala Desa ini tentu menjadi angin segar dan penyemangat bagi seluruh panitia yang tengah mempersiapkan acara.

Audiensi ini menandai kolaborasi yang solid antara berbagai elemen masyarakat dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan RI. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu menjadikan Karnaval 17 Agustus 2025 di Desa Mega Timur sebagai perayaan yang meriah, bermakna, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga.

Penulis : 
SHAFIRA RAMADANIA
Les Privat Gratis! Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 Dorong Siswa SMPN 06 Kuasai Bahasa Inggris dan Matematika

Les Privat Gratis! Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 Dorong Siswa SMPN 06 Kuasai Bahasa Inggris dan Matematika

 


Kubu Padi, 30 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok Kubu Padi 2 melaksanakan salah satu program kerja unggulan berupa les privat Bahasa Inggris dan Matematika yang ditujukan bagi siswa-siswi SMPN 06 Kuala Mandor B. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan pemahaman siswa dalam dua mata pelajaran yang kerap dianggap sulit oleh sebagian besar pelajar.

Program ini dilaksanakan secara rutin setiap rabu siang selama masa KKL di ruang kelas yang telah disediakan pihak sekolah. Para mahasiswa KKL menggunakan pendekatan belajar yang menyenangkan dan interaktif, serta berperan langsung sebagai tutor bagi para siswa. Peserta yang mengikuti les privat ini berasal dari kelas VII hingga kelas IX.

Rifa Auliya dari mahasiswa Tadris Bahasa Inggris dan Roja dari mahasiswa Tadris Matematika menyampaikan bahwa program ini lahir dari hasil observasi dan diskusi dengan pihak sekolah. “Kami melihat ada kebutuhan akan pendampingan belajar tambahan, khususnya dalam pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika. Oleh karena itu, kami berinisiatif mengadakan les privat ini secara sukarela dan terbuka untuk semua siswa,” ujarnya.

Pihak sekolah sangat menyambut baik kegiatan ini. Kepala Sekolah SMPN 06 Kuala Mandor B, menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa KKL memberikan semangat dan bantuan baru bagi siswa untuk belajar. “Anak-anak akan sangat terbantu dalam mengikuti pelajaran. Begitupun dengan kami yang sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL Kubu Padi 2 tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga mempererat hubungan sosial dengan masyarakat setempat. Mereka berharap, program les privat ini dapat memberikan dampak positif dan manfaat bagi siswa maupun pihak terkait.


Penulis: Sheila Aisyah Farenti


Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak