LP2M IAIN PONTIANAK
IMATELKI Beri Layanan Pengecekan Golongan Darah Gratis, Warga Merarai Satu Antusias

IMATELKI Beri Layanan Pengecekan Golongan Darah Gratis, Warga Merarai Satu Antusias

 


Merarai Satu (lp2m.iainptk.ac.id) - Pada Minggu, 18 Agustus 2024, Ikatan Mahasiswa Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia (IMATELKI) menyelenggarakan kegiatan pengecekan golongan darah gratis di Desa Merarai Satu. Acara yang diadakan di balai desa ini mendapat sambutan hangat dari warga desa, yang berbondong-bondong datang untuk mengetahui golongan darah mereka.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat IMATELKI yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengetahui golongan darah. Ketua IMATELKI, Andi Wibowo, menjelaskan, "Kami ingin memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui kegiatan pengecekan golongan darah ini. Selain gratis, kami juga memberikan edukasi terkait pentingnya mengetahui golongan darah, terutama dalam situasi darurat."

Selain pengecekan golongan darah, IMATELKI juga menyediakan sesi konsultasi kesehatan singkat yang membantu warga desa memahami kondisi kesehatan mereka. Petugas medis dari IMATELKI dengan sigap melayani setiap peserta yang datang, memberikan informasi yang jelas dan bermanfaat.

Seorang warga, Siti, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada IMATELKI atas kegiatan ini. "Saya senang sekali bisa mengetahui golongan darah saya tanpa harus ke kota. Ini sangat membantu kami, terutama yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan," katanya dengan penuh syukur.

Kegiatan pengecekan golongan darah ini diikuti oleh ratusan warga Desa Merarai Satu, dari anak-anak hingga orang dewasa. Mereka terlihat antusias menunggu giliran untuk diperiksa, menunjukkan betapa pentingnya kegiatan ini bagi mereka. IMATELKI berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin untuk mendukung kesehatan masyarakat desa.

Penulis : Siti Farida


Usai Pawai, Mahasiswa KKL Ditraktir Minum oleh Kadus Senirak

Usai Pawai, Mahasiswa KKL Ditraktir Minum oleh Kadus Senirak

 


Merarai Satu (lp2m.iainptk.ac.id) - Setelah sukses mengikuti pawai karnaval di Desa Merarai Satu pada Minggu, 18 Agustus 2024, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok 49 Sintang mendapat kejutan yang menyenangkan. Kepala Dusun (Kadus) Senirak, Hadi Pranoto dengan murah hati mentraktir para mahasiswa minuman segar sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan desa tersebut.

Hadi Pranoto menjelaskan bahwa traktiran ini adalah bentuk penghargaan sederhana untuk mahasiswa KKL yang telah turut serta memeriahkan pawai karnaval dengan penuh antusiasme. "Saya sangat menghargai kehadiran dan semangat para mahasiswa KKL ini. Mereka telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mengikuti setiap kegiatan di desa kita. Sebagai bentuk apresiasi, saya ingin mengajak mereka untuk menikmati minuman bersama," katanya dengan senyum hangat.

Para mahasiswa menyambut baik tawaran ini dengan gembira. Setelah melalui rute pawai yang cukup menantang dan cuaca yang panas, minuman segar menjadi penyegar yang sangat dinantikan. Mereka berkumpul di sebuah warung kecil dekat lapangan desa, menikmati kebersamaan sambil melepas lelah setelah pawai.

Salah satu mahasiswa, Adi, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bapak Hadi dan warga Desa Merarai Satu. "Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dan traktiran dari Pak Hadi. Ini membuat kami merasa benar-benar diterima sebagai bagian dari komunitas desa ini," ujarnya dengan penuh rasa syukur.

Momen ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa KKL dan warga setempat. Para mahasiswa merasa semakin terhubung dengan masyarakat Desa Merarai Satu, dan mereka bertekad untuk terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan yang ada. "Kami merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan di desa ini. Pengalaman ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi kami," tambah Mitha, salah satu mahasiswa KKL lainnya.

Dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, momen ini menjadi penutup yang manis setelah pawai karnaval yang meriah. Hubungan yang terjalin antara mahasiswa KKL dan warga Desa Merarai Satu semakin erat, menciptakan ikatan yang kuat dan kenangan yang akan terus dikenang.

Penulis : Siti Farida


Pawai Karnaval di Desa Merarai Satu: Rute Menantang Lewati Jalan Tanah dan Berbatu

Pawai Karnaval di Desa Merarai Satu: Rute Menantang Lewati Jalan Tanah dan Berbatu

 


Merarai Satu (lp2m.iainptk.ac.id) - Pawai karnaval yang digelar di Desa Merarai Satu pada Minggu, 18 Agustus 2024, tidak hanya meriah karena kendaraan yang dihias dan semangat para peserta, tetapi juga karena rute pawai yang menantang. Rute yang ditempuh para peserta melewati jalan tanah dan berbatu, menambah keseruan sekaligus tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pawai ini.

Rute pawai dimulai dari lapangan desa dan melintasi beberapa titik strategis di Desa Merarai Satu, termasuk kawasan yang jalanannya masih berupa tanah dan batu. Kondisi jalan yang tidak rata ini membuat peserta pawai, terutama mereka yang menggunakan kendaraan roda dua, harus ekstra hati-hati. Namun, tantangan ini justru disambut dengan semangat oleh para peserta.

Salah satu peserta, Arif, yang mengendarai sepeda motor dalam pawai tersebut, mengatakan, "Jalannya memang menantang, tapi justru di situlah serunya. Kami harus menjaga keseimbangan dan tetap kompak dalam barisan pawai. Ini pengalaman yang berbeda dan mengesankan." Meskipun jalur yang dilalui cukup sulit, tidak ada insiden berarti yang terjadi, berkat koordinasi yang baik antara panitia dan peserta.

Meskipun medan yang dilalui cukup berat, hal ini tidak menyurutkan semangat para peserta. Bahkan, mereka menganggap hal ini sebagai bagian dari petualangan dalam perayaan Hari Kemerdekaan RI. "Jalan yang berbatu dan tanah ini menjadi simbol bahwa perjuangan kemerdekaan tidak selalu mudah, tapi dengan semangat yang kuat, kita bisa melewatinya bersama-sama," ungkap Rochmat, Kepala Desa Merarai Satu.

Pawai yang melewati rute ini juga menjadi sorotan warga desa yang menonton di sepanjang jalan. Mereka memberikan dukungan dengan sorak-sorai dan tepuk tangan, membuat suasana pawai semakin meriah dan penuh semangat. Pawai karnaval ini menjadi salah satu momen tak terlupakan dalam perayaan kemerdekaan di Desa Merarai Satu, yang bukan hanya menampilkan kemeriahan, tetapi juga kekompakan dan kebersamaan warga desa.

Penulis : Siti Farida


Desa Merarai Satu Gelar Pawai Karnaval Meriah: Dari Roda Dua hingga Roda Empat

Desa Merarai Satu Gelar Pawai Karnaval Meriah: Dari Roda Dua hingga Roda Empat


 Merarai Satu (lp2m.iainptk.ac.id) - Desa Merarai Satu kembali meriah dengan gelaran pawai karnaval dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada Minggu, 18 Agustus 2024. Pawai yang diikuti oleh warga desa ini menampilkan berbagai kendaraan, mulai dari roda dua hingga roda empat, yang dihias sedemikian rupa dengan tema kemerdekaan.

Kepala Desa Merarai Satu, Paimin, menjelaskan bahwa pawai karnaval ini merupakan salah satu acara puncak dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-79 di desa tersebut. "Pawai karnaval tahun ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dengan berbagai jenis kendaraan yang dihias kreatif. Ini adalah bentuk ungkapan rasa syukur dan kebanggaan kami sebagai warga negara Indonesia," ujarnya.

Seluruh kendaraan yang ikut serta dihias dengan beragam ornamen merah putih, lambang negara, dan tema kemerdekaan lainnya. Motor-motor yang dihias dengan bendera, serta mobil-mobil yang membawa replika perjuangan para pahlawan, menjadi daya tarik tersendiri dalam pawai ini. Karnaval yang dimulai dari lapangan desa tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan kesenian dan musik yang mengiringi setiap kelompok peserta pawai.

Para peserta terlihat sangat antusias, baik dari kalangan anak-anak, remaja, hingga orang tua. Meskipun cuaca cukup panas, semangat mereka tidak luntur sedikit pun. "Pawai ini benar-benar meriah dan penuh semangat. Saya bangga bisa berpartisipasi bersama warga desa lainnya," ungkap  Lina, salah satu peserta pawai.

Pawai karnaval ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan di antara warga Desa Merarai Satu. Kreativitas yang ditunjukkan dalam menghias kendaraan juga mencerminkan semangat kemerdekaan yang terus hidup dalam diri setiap warga.

Penulis : Siti Farida


Mahasiswa KKL Antusias Ikuti Pawai Karnaval: Datang 1 Jam Lebih Awal dan Menunggu di Warung

Mahasiswa KKL Antusias Ikuti Pawai Karnaval: Datang 1 Jam Lebih Awal dan Menunggu di Warung


 Merarai Satu (lp2m.iainptk.ac.id) - Pada Minggu, 18 Agustus 2024, semangat dan antusiasme mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari kelompok 49 Sintang terlihat begitu besar saat mengikuti pawai karnaval di Desa Merarai Satu. Demi memastikan partisipasi mereka tepat waktu, para mahasiswa ini bahkan tiba di lokasi acara satu jam lebih awal dari jadwal yang ditentukan. Mereka memilih untuk menunggu di sebuah warung dekat titik kumpul pawai.

Salah satu mahasiswa, Sintha, mengungkapkan alasan mereka datang lebih awal. "Kami sangat antusias untuk ikut serta dalam pawai karnaval ini karena ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami sengaja datang lebih awal untuk memastikan semuanya siap dan tidak ada yang tertinggal," katanya sambil tersenyum.

Sambil menunggu waktu pawai dimulai, para mahasiswa menikmati minuman ringan dan makanan kecil di warung tersebut. Mereka memanfaatkan waktu untuk beristirahat sejenak setelah persiapan yang cukup melelahkan, serta berdiskusi mengenai peran dan tugas masing-masing dalam pawai nanti. Viona, salah satu mahasiswa, menambahkan, "Menunggu di warung ini memberi kami kesempatan untuk mengakrabkan diri lebih jauh dan mempersiapkan mental sebelum ikut dalam pawai."

Kehadiran mahasiswa KKL ini mendapat apresiasi dari panitia penyelenggara yang menganggapnya sebagai bentuk dedikasi dan kepedulian mereka terhadap kegiatan desa. Dengan persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, para mahasiswa KKL ini siap untuk berpartisipasi dalam pawai karnaval, menunjukkan bahwa mereka tidak hanya sekadar menjalani tugas KKL, tetapi juga berusaha berbaur dan berkontribusi aktif dalam kegiatan masyarakat.

Penulis : Siti Farida


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Program Mengajar di PAUD Bintang Ceria, Bintang Mas

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Program Mengajar di PAUD Bintang Ceria, Bintang Mas

 


Bintang Mas (lp2m.iainptk.ac.id) 12 Agustus 2024 - Dalam semangat pengabdian kepada masyarakat, sekelompok mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) memulai program mengajar di PAUD Bintang Ceria, Desa Bintang Mas, Kecamatan Rasau Jaya. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari kesepakatan yang dibuat dengan pihak sekolah dan guru PAUD untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak usia dini.

Program mengajar ini dimulai pada pukul 08:00 WIB dan berlangsung selama dua jam, hingga pukul 10:00 WIB. Sebanyak sembilan anak-anak PAUD Bintang Ceria hadir dan mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKL. Sebelum memulai pembelajaran, kegiatan dimulai dengan doa bersama, menciptakan suasana yang tenang dan penuh semangat.

Mahasiswa KKL mengajak anak-anak bermain sambil belajar, memberikan pembelajaran yang interaktif dan kreatif seperti menggambar, mewarnai, serta bernyanyi bersama. Meski begitu, mereka menghadapi beberapa tantangan, seperti perbedaan karakteristik anak-anak, keterbatasan sarana dan prasarana, serta harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, dengan kreativitas dan kesabaran, para mahasiswa berhasil mengatasi semua tantangan tersebut.

Ke depan, mahasiswa KKL Bintang Mas berencana untuk mengembangkan kegiatan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan bervariasi. Mereka berkomitmen untuk terus membuat media belajar yang menarik, guna meningkatkan kreativitas anak-anak di PAUD Bintang Ceria. Program kerja ini akan berlangsung setiap hari Senin hingga Kamis hingga kegiatan KKL di Bintang Mas berakhir.

Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak PAUD, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKL dalam pengabdian masyarakat.

Penulis : Nadia Afilyana


Semarak Kemerdekaan di SMPN 04 Rasau Jaya: Mahasiswa KKL Berkolaborasi dengan Sekolah untuk Meriahkan HUT RI ke-79

Semarak Kemerdekaan di SMPN 04 Rasau Jaya: Mahasiswa KKL Berkolaborasi dengan Sekolah untuk Meriahkan HUT RI ke-79


 Rasau Jaya (lp2m.iainptk.ac.id) - Semangat kemerdekaan semakin terasa di SMPN 04 Rasau Jaya. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berkolaborasi dengan pihak sekolah untuk menyukseskan berbagai acara yang penuh semangat dan keceriaan.

Selain melaksanakan program kerja utama mereka, yaitu membantu proses pembelajaran, mahasiswa KKL juga turut aktif sebagai panitia dalam persiapan dan pelaksanaan lomba-lomba yang akan digelar. Mahasiswa KKL tidak hanya berperan sebagai panitia, tetapi juga terlibat langsung dalam menyusun acara, pembuatan perlengkapan lomba, hingga menjadi wasit pada beberapa lomba.

Berbagai kegiatan menarik telah dipersiapkan, meliputi lomba-lomba yang sudah dikenal maupun yang baru pertama kali diadakan di SMPN 04 Rasau Jaya. Lomba-lomba tersebut antara lain lomba kebersihan kelas, estafet air, estafet karet, bola voli, ular naga, masukkan paku dalam botol, balap karung, dan question war. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, dari Senin, 12 Agustus 2024, hingga Jumat, 16 Agustus 2024, dengan partisipasi sekitar 85 siswa dari kelas 7, 8, dan 9.

Para siswa sangat antusias dalam mengikuti berbagai lomba yang diselenggarakan di SMPN 04 Rasau Jaya. Kolaborasi yang erat antara mahasiswa KKL dan pihak OSIS SMPN 04 Rasau Jaya tampak jelas selama persiapan hingga pelaksanaan acara. Mereka bekerja sama dengan baik untuk memastikan bahwa setiap kegiatan berjalan lancar dan sesuai rencana.

Lomba-lomba ini tidak hanya untuk memeriahkan HUT RI ke-79, tetapi juga untuk memberikan pengalaman berharga bagi para siswa-siswi SMPN 04 Rasau Jaya, mempererat tali silaturahmi, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan sportivitas. Kegiatan ini pun diakhiri dengan sukses pada Jumat, 16 Agustus 2024, membawa kegembiraan dan semangat kemerdekaan kepada seluruh peserta.

Penulis : Nadia Afilyana


Mahasiswa KKL di Desa Bintang Mas Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting di TK Tunas Cendikia

Mahasiswa KKL di Desa Bintang Mas Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting di TK Tunas Cendikia


 Desa Bintang Mas (lp2m.iainptk.ac.id) – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka stunting, sekelompok mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Bintang Mas menginisiasi kegiatan sosialisasi pencegahan stunting di TK Tunas Cendikia. 16/08/2024

Kegiatan ini berawal dari kepedulian mahasiswa saat melaksanakan program mengajar, di mana mereka melihat bekal yang dibawa anak-anak TK Tunas Cendikia sering kali berupa makanan instan seperti mi setiap hari. Hal ini sangat memprihatinkan karena di usia dini, anak-anak sangat membutuhkan asupan gizi yang baik untuk mencegah stunting. Dari pengamatan ini, para mahasiswa pun berinisiatif untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang stunting di TK tersebut.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa memberikan materi yang mencakup pengertian stunting, penyebabnya, dampak buruknya bagi tumbuh kembang anak, serta langkah-langkah pencegahan stunting. Kegiatan ini didukung penuh oleh para guru di TK Tunas Cendikia, yang sangat menyadari pentingnya edukasi ini.

Materi sosialisasi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak dan orang tua. Mahasiswa juga menyediakan sesi tanya jawab agar orang tua lebih memahami pentingnya memberikan makanan bergizi untuk anak-anak mereka.

Selain itu, para mahasiswa juga melakukan demonstrasi cara membuat makanan bergizi yang mudah dan praktis. Mereka juga membagikan makanan sehat kepada anak-anak TK Tunas Cendikia sebagai contoh nyata dari asupan yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang yang optimal.

Salah satu hal yang menarik dari kegiatan ini adalah antusiasme yang ditunjukkan oleh para orang tua murid. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi dengan para mahasiswa mengenai cara terbaik untuk mencegah stunting pada anak. Selain itu, mereka juga berkesempatan mencicipi makanan bergizi yang telah disiapkan oleh para mahasiswa, menambah wawasan dan pengalaman baru dalam memilih makanan yang sehat untuk anak-anak mereka.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesadaran masyarakat Desa Bintang Mas terhadap pentingnya asupan gizi dalam mencegah stunting, serta memperkuat hubungan antara mahasiswa KKL dan warga desa dalam upaya bersama untuk menciptakan generasi yang lebih sehat.

Penulis : Nadia Afilyana


Peringatan Hari Pramuka di SDN 10 Rasau Jaya Dimeriahkan dengan Berbagai Lomba

Peringatan Hari Pramuka di SDN 10 Rasau Jaya Dimeriahkan dengan Berbagai Lomba

 


Rasau Jaya (lp2m.iainptk.ac.id) - Dalam rangka memperingati Hari Pramuka pada 14 Agustus 2024, sekelompok mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Bintang Mas, Kecamatan Rasau Jaya, mendapat kepercayaan dari pihak sekolah untuk memeriahkan perayaan dengan mengadakan berbagai lomba menarik bagi siswa kelas 1 hingga 6 SDN 10 Rasau Jaya. Kegiatan yang berlangsung dari Rabu, 14 Agustus 2024, hingga Jumat, 16 Agustus 2024, ini disambut hangat oleh para guru serta siswa-siswi sekolah tersebut.

Salah satu inovasi yang dilakukan oleh pihak sekolah bersama mahasiswa KKL adalah mengadakan perlombaan yang disesuaikan dengan minat dan usia anak-anak. Lomba-lomba tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan Pramuka, tetapi juga melibatkan berbagai aktivitas lain yang menghibur dan mendidik.

Berbagai lomba yang disiapkan antara lain lomba kelereng dalam sendok, lomba tarik tambang, lomba estafet air, lomba balap karung, dan memasukkan pensil ke dalam botol. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 140 siswa dari kelas 1 hingga 6, dan berlangsung dengan meriah serta penuh antusiasme.

Selain perlombaan untuk siswa, ada juga lomba khusus yang diadakan untuk mahasiswa KKL dan para guru, menambah semarak acara tersebut. Perlombaan final dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat, 16 Agustus 2024.

Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKL sempat menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan waktu, sarana, dan prasarana. Namun, berkat kreativitas dan semangat gotong royong, semua kendala tersebut berhasil diatasi. Dengan semangat kebersamaan dan jiwa Pramuka yang membara, peringatan Hari Pramuka di SDN 10 Rasau Jaya pun berjalan dengan sukses dan lancar.

Penulis : Nadia Afilyana


Mahasiswa KKL Kolaborasi dari Tiga Universitas Berpartisipasi dalam Kegiatan Posyandu di Desa Bintang Mas

Mahasiswa KKL Kolaborasi dari Tiga Universitas Berpartisipasi dalam Kegiatan Posyandu di Desa Bintang Mas

 


Bintang Mas (lp2m.iainptk.ac.id) 13 Agustus 2024 – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 24 KKL (Kuliah Kerja Lapangan) dari IAIN Pontianak, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkolaborasi dalam menjalankan tugas mereka di Desa Bintang Mas, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Pada hari Selasa, 13 Agustus 2024, pukul 08:00 WIB, para mahasiswa KKL ini turut serta dalam kegiatan posyandu yang diadakan di rumah Kepala Dusun Bintang Mas.

Kegiatan posyandu tersebut mendapat sambutan hangat dan antusias dari Kepala Desa dan masyarakat Desa Bintang Mas. Ibu-ibu yang hadir membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta berbagai layanan yang tersedia di posyandu tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa KKL berperan aktif membantu pelaksanaan posyandu. Mereka turut serta dalam menimbang balita, mengukur tinggi badan, dan membantu berbagai tugas lain. Selain itu, mahasiswa KKL juga mengikuti penyuluhan yang diadakan oleh petugas posyandu.

Penyuluhan tersebut membahas berbagai topik penting seperti pentingnya imunisasi, pemberian ASI eksklusif, serta pencegahan stunting. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para ibu tentang pentingnya kesehatan anak, sehingga tumbuh kembang anak dapat optimal.

Kegiatan posyandu ini berlangsung hingga pukul 11:00 WIB. Pak Sunarto, selaku Kepala Dusun dan tuan rumah kegiatan ini, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran dan semangat para mahasiswa KKL dalam membantu jalannya kegiatan posyandu dari awal hingga akhir. Berkat kolaborasi yang baik, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Bintang Mas.

Melalui partisipasi dalam kegiatan posyandu ini, para mahasiswa KKL tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis di lapangan, tetapi juga turut memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kesehatan masyarakat setempat. Kolaborasi lintas universitas ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Penulis : Nadia Afilyana


Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak