FORUM PEMUDA DESA SADAR KERUKURAN ILIR KOTA TELAH TERBENTUK - LP2M IAIN PONTIANAK

FORUM PEMUDA DESA SADAR KERUKURAN ILIR KOTA TELAH TERBENTUK

FORUM PEMUDA DESA SADAR KERUKURAN ILIR KOTA TELAH TERBENTUK

 

Kegiatan Seminar dan Lokakarya Revitalisasi Kohesi Sosial Desa Sadar kerukunan Ilir Kota berbasis Moderasi Beragama pada tanggal 26-27 Oktober 2024 membuahkan output terbentuknya satu wadah strategis di kalangan peserta, yaitu Forum Pemuda Desa Sadar Kerukuran Ilir Kota. Bertempat di aula gedung Baznas Kab. Sanggau, kegiatan ini merupakan giat yang diinisiasi oleh dosen IAIN Pontianak dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat LP2M. Melibatkan puluhan peserta dari kaum muda di lingkungan kelurahan Ilir Kota kecamatan Kapuas kabupaten Sanggau, acara ini juga melibatkan Kementerian Agama, Forum Kerukunan Umat Beragama, Baznas, dan lurah setempat.  

Forum ini memiliki dua orang koordinanor. Adalah Rabudin, M. Pd terpilih sebagai koordinator 1 yang merupakan perwakilan dari remaja masjid Al-Iklas. Tampil mendampingi sebagai koordinator 2 yaitu Doni Apriadi perwakilan dari pemuda Klenteng Tri Dharma. Output ini merupakan salah satu desain yang dirancang oleh penyelenggara sebagai sebuah lokus perjumpaan individu dengan perbedaan latar belakang dalam mode yang lebih dekat dan akrab. 

Dalam sambutannya, Rabudin, M. Pd, menyatakan apresiasi dan harapan besarnya pada forum yang baru saja terbentuk ini. “Kami merasa berterimakasih banyak kepada pihak IAIN Pontianak yang telah menggagas kegiatan ini. Insyaallah kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk lebih mempererat komunikasi dengan teman-teman lintas agama. Dalam masalah akidah urusan kita masing-masing, namun kita mesti menyatukan langkah dalam gerakan sosial, lingkungan, dan lainnya yang menyangkut hubungan sesame manusia. Mari kita kuatkan solidaritas di kalangan pemuda-pemudi untuk menjaga dan meningkatkan kondusifitas di lingkungan kita,” ujarnya bersemangat.


Di sisi lain, coordinator 2 Doni Apriadi juga menyatakan hal yang senada. “Kita sudah berkenalan dan mengikuti kegiatan bersama. Saling tolong menolong adalah kunci untuk kuatnya persatuan kita. Kita teman-teman muslim atau pengurus masjid membutuhkan bantuan, jangan sungkan untuk menyampaikannya kepada kami. Tentu kami siap membantu dengan segala kemampuan yang ada,” tungkasnya. 

Desa Sadar Kerukunan sendiri merupakan penganugerahan yang diberikan kepada kelurahan Ilir Kota kec. Kapuas oleh Kanwil Kemenag yang bekerjasama dengan FKUB dan pemerintah daerah kab. Sanggau pada tahun 2021. Daerah ini terpilih karena memiliki kehidupan keberagamaan yang harmonis. Salah satunya ditandai dengan berdirinya dua rumah ibadah yang berdampingan, yaitu masjid Al-Ikhlas dan Klenteng Tri Dharma. 

Kehadiran IAIN Pontianak bertujuan menopang dan memantapkan kohesi sosial di wilayah tersebut. Hal ini juga merupakan tindak lanjut dari hasil penelitian yang dilakukan pada tahun sebelumnya. Temuan dari riset ini kemudian yang ditindaklanjuti dalam bentuk program pengabdian dosen dengan beberapa rangkaian.

Penulis: Moch. Hamdan


EmoticonEmoticon

Ad Placement

Formulir Kontak