
Kalimas (lp2m.iainptk.ac.id) - Pagi hari pada 5 Agustus 2024 perlahan menyapa Desa Kalimas dengan sinar matahari yang menyentuh lembut dedaunan hijau, membangunkan warga dari tidur mereka. Di tengah suasana tenang, semangat mulai terasa di halaman Sekolah Dasar Negeri 7 Desa Kalimas. Hari itu, Senin, menjadi hari istimewa bagi seluruh warga sekolah.
Tepat pukul 07.00 WIB, seluruh siswa, guru, dan staf sekolah telah berkumpul di lapangan upacara. Mereka berdiri tegak, memandang tiang bendera dengan penuh rasa hormat. Di antara barisan siswa, terlihat beberapa wajah baru yang penuh semangat—mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang sedang melaksanakan program pengabdian di Desa Kalimas. Kehadiran mereka menambah semangat upacara bendera pagi ini.
Diiringi lagu "Indonesia Raya" yang mengalun merdu, pasukan pengibar bendera mulai bergerak dengan langkah pasti dan penuh percaya diri. Lambat laun, Sang Saka Merah Putih berkibar dengan gagahnya di udara.
Suasana yang semula hening berubah menjadi penuh haru saat semua mata tertuju pada bendera kebangsaan yang berkibar megah. Setelah upacara selesai, para siswa kembali ke kelas masing-masing dengan semangat nasionalisme yang masih menyala. Mereka terus berdiskusi tentang makna penting pengibaran bendera Merah Putih.
Bagi mahasiswa KKL, pengalaman mengikuti upacara bendera di SD Negeri 7 Desa Kalimas menjadi momen tak terlupakan. Mereka merasa menjadi bagian dari keluarga besar sekolah ini dan semakin memahami pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
Di akhir acara, Kepala Sekolah menyampaikan pesan kepada seluruh siswa untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekolah, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, dan menjadi generasi penerus yang cerdas, berakhlak mulia, serta cinta tanah air.
Dengan semangat yang sama, diharapkan kegiatan upacara bendera ini dapat terus dilaksanakan secara rutin. Melalui upacara bendera, generasi muda dapat belajar tentang sejarah bangsa, menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan memperkuat persatuan serta kesatuan bangsa.
Penulis : Syaifullah Alivia
EmoticonEmoticon