
Sambas (lp2m.iainptk.ac.id) - Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Sayang Sedayu, sejumlah mahasiswa melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman H. Samsul pada Senin (28/7).
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa disambut dengan hangat dan dijamu makan siang dengan besaprah, sebuah tradisi makan bersama yang khas di daerah tersebut pada acara tasyakuran cucu dari H. Samsul
H. Samsul, yang dikenal sebagai tokoh masyarakat setempat, menyampaikan apresiasinya atas kedatangan para mahasiswa.
"Saya senang bisa menyambut adik-adik mahasiswa di sini. Semoga kegiatan KKL ini bisa memberikan manfaat yang besar baik bagi mahasiswa maupun bagi masyarakat Desa Sayang Sedayu," ujarnya.
Para mahasiswa mengaku sangat menikmati hidangan yang disajikan. "Ini pengalaman yang luar biasa. Selain belajar tentang kehidupan masyarakat di sini, kami juga bisa merasakan langsung tradisi dan budaya lokal khsusunya di kecamatan Paloh," kata Farida salah satu mahasiswa.
Sebagaimana budaya di Kabupaten Sambas sendiri, dalam acara pesta masih kental akan budaya khas mereka. Terutama di acara Tasyakuran anak, dikenal dengan istilah tapong tawar, buang jambol, bepapas, bezikir, narub dan lain-lain.
Harapnya juga, kegiatan ini bisa menjadi sarana ruang belajar mahasiswa untuk belajar mengenai budaya dan terus melestarikan budaya yang ada. Terutama Saro'an, besaprah, narub, dzikir dan budaya lainnya yang masih banyak lagi.
Penulis : Indra Fitri
EmoticonEmoticon