
Desa Sayang Sedayu (lp2m.iainptk.ac.id), 29 Juli 2024 – Dalam rangkaian program Kuliah Kerja Lapangan (KKL), mahasiswa IAIN Pontianak berkomitmen untuk berkontribusi dalam mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) di Desa Sayang Sedayu. Desa ini terdiri dari tiga dusun, yaitu Dusun Sayang, Dusun Jambu, dan Dusun Sedayu.
Pada Sabtu malam, setelah melaksanakan shalat Maghrib berjamaah di Masjid Darul Hikmah, Dusun Jambu, penanggung jawab Program Mengajar TPA, ditemani oleh dua rekannya, Kak Nirsa dan Bang Farros, melakukan kunjungan ke rumah pengurus TPA di desa tersebut untuk memohon izin berkontribusi dalam mengajar.
Kunjungan pertama dilakukan ke rumah Ilham Sarwani, yang lebih dikenal sebagai Ismael, pengurus TPA di Dusun Jambu. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Ismael di kediamannya. Setelah berdiskusi, mereka diberikan izin untuk berkontribusi mengajar di TPA yang berlokasi di Masjid Darul Hikmah. Ismael dengan antusias menyatakan, "Dengan senang hati kami terima karena itulah yang kami inginkan dari mahasiswa."
Selanjutnya, kunjungan dilakukan ke rumah Rusidah, pengurus TPA di Dusun Sayang. Namun, di sana TPA sudah tidak aktif lagi karena beberapa alasan.
Kunjungan terakhir adalah ke rumah Hairi, pengurus TPA di Dusun Sedayu. Kehadiran mereka juga disambut hangat oleh Hairi. Setelah berdiskusi, mereka diberikan izin untuk berkontribusi mengajar di TPA yang berlokasi di Masjid At-Taqwa. Hairi dengan senang hati menyatakan, "Kami siap menerima kalian di sini."
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKL IAIN Pontianak dalam mendukung pendidikan agama di Desa Sayang Sedayu. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi anak-anak di setiap dusun, serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga setempat.
Penulis : Sapura
EmoticonEmoticon