LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Semarakkan Desa dengan Banner HUT RI ke-80

Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Semarakkan Desa dengan Banner HUT RI ke-80

 


Sungai Enau A, 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 melaksanakan pemasangan banner di gapura Desa Sungai Enau A sebagai persiapan menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Banner dipasang di persimpangan dekat jembatan Parit Kongsi, salah satu pintu masuk utama desa, dengan desain mencolok merah putih dan tulisan ajakan semangat kemerdekaan.

Kegiatan ini bertujuan menyemarakkan suasana desa sekaligus mengajak masyarakat ikut meriahkan perayaan 17 Agustus. Pemasangan dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKL, memastikan banner terpasang kuat dan rapi agar dapat bertahan hingga puncak acara. Meskipun cuaca sempat mendung, kegiatan berjalan lancar dengan penuh antusiasme.

Salah satu mahasiswa, Kasyah, menyampaikan bahwa pemasangan banner merupakan langkah awal dari rangkaian persiapan HUT RI, termasuk lomba-lomba dan kegiatan kebersihan lingkungan. Dengan hadirnya banner ini, semangat kemerdekaan mulai terasa di Desa Sungai Enau A, menjadikan gapura sebagai titik perhatian yang memancarkan nuansa patriotisme.

Penulis : Annisya Jasmine Shalma Qanayla

Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Beri Semangat di Turnamen Sepak Bola Desa

Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Beri Semangat di Turnamen Sepak Bola Desa

 


Sungai Enau A, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana lapangan sepak bola Desa Sungai Enau A sore itu dipenuhi sorak-sorai penonton yang antusias menyaksikan turnamen bola. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 turut hadir memberikan dukungan, khususnya karena ketua kelompok KKL mereka bermain bersama tim pemuda Parit Kongsi.

Kehadiran mahasiswa di tribun memberi semangat tambahan bagi para pemain. Sorak-sorai, tepuk tangan, dan dukungan mereka membuat suasana kekeluargaan semakin terasa. Pertandingan berlangsung sengit meski lapangan sedikit becek, dengan aksi-aksi menarik yang memancing tepuk tangan penonton. Ketua kelompok KKL menunjukkan permainan enerjik yang membanggakan rekan-rekannya.

Selain menjadi hiburan, momen ini mempererat hubungan antara mahasiswa KKL dan warga desa. Dukungan yang diberikan tidak hanya untuk kemenangan tim, tetapi juga sebagai bentuk kebersamaan dan solidaritas. Turnamen bola ini merupakan agenda rutin desa, menjadi ajang silaturahmi antarwarga dari berbagai wilayah. Kehadiran mahasiswa menambah semarak suasana, menjadikan sore itu penuh tawa, semangat, dan persaudaraan.

Penulis : Nurlita Sari

KKL IAIN Pontianak Gelar Senam Bersama Ibu-ibu PKK dan Mahasiswa Lintas Kampus di Sungai Kupah

KKL IAIN Pontianak Gelar Senam Bersama Ibu-ibu PKK dan Mahasiswa Lintas Kampus di Sungai Kupah


 Sungai Kupah, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak berkolaborasi dengan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) dan Universitas Panca Bhakti (UPB) melaksanakan kegiatan senam bersama Ibu-ibu PKK Desa Sungai Kupah. Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Desa Sungai Kupah dan menjadi ajang silaturahmi serta kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat desa.

Acara dimulai pukul 16.00 WIB dengan sambutan singkat dari perwakilan mahasiswa IAIN Pontianak yang menyampaikan tujuan kegiatan, yaitu menjaga kesehatan, mempererat hubungan antar peserta, dan membangun kebersamaan lintas perguruan tinggi serta masyarakat.

Selama kurang lebih satu jam, instruktur senam memandu gerakan dengan penuh semangat, diiringi musik yang memotivasi peserta untuk bergerak aktif. Senyum dan tawa menghiasi kegiatan, menandakan olahraga bersama ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan jasmani, tetapi juga mempererat rasa kekeluargaan.

Selain senam, kegiatan ini menjadi kesempatan memperkenalkan masing-masing tim KKL dari perguruan tinggi yang berbeda. Mahasiswa saling bertukar informasi tentang program kerja mereka di Desa Sungai Kupah dan berkomitmen saling mendukung dalam pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan berakhir pukul 17.00 WIB dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kenangan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin, memperkuat sinergi antara mahasiswa KKL, masyarakat, dan pihak desa, demi terciptanya desa yang sehat, aktif, dan harmonis.

Penulis : Selfi

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dampingi Gladi Kotor Paskibraka di Desa Padi Jaya

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dampingi Gladi Kotor Paskibraka di Desa Padi Jaya

 


Padi Jaya, 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang bertugas di Desa Padi Jaya ikut mendampingi dan melatih gladi kotor pasukan pengibar bendera (Paskibraka) sebagai persiapan Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kegiatan ini berlangsung di halaman Sekolah Al-Falah pada Jumat sore, pukul 14.00–15.00 WIB.

Gladi kotor menjadi tahap awal sebelum gladi bersih yang dijadwalkan menjelang upacara resmi pada 17 Agustus 2025. Dalam latihan ini, para siswa Paskibraka berlatih baris-berbaris, pengibaran bendera, dan formasi upacara dengan arahan dari mahasiswa KKL dan guru pembina sekolah.

Koordinator KKL, Suhud Abdillah, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa bertujuan membantu generasi muda agar siap tampil maksimal pada peringatan hari kemerdekaan.
“Kami ingin anak-anak Paskibraka ini siap mental dan fisik, serta memahami setiap langkah prosesi upacara,” ujarnya.

Kepala Sekolah Al-Falah, Muhlisin, mengapresiasi semangat mahasiswa dan siswa.
“Latihan seperti ini penting untuk menumbuhkan disiplin, rasa tanggung jawab, dan cinta tanah air,” katanya.

Kegiatan gladi kotor berlangsung tertib dan penuh semangat. Meski cuaca terik, para siswa tetap berlatih hingga akhir sesi. Mahasiswa KKL berharap latihan ini menjadi bekal yang baik untuk suksesnya Upacara HUT RI ke-80 di Desa Padi Jaya.

Penulis : sulistrianingsh

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bersama Posyandu Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Stunting di Desa Padi Jaya

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bersama Posyandu Gelar Penyuluhan dan Pemeriksaan Stunting di Desa Padi Jaya

 


Padi Jaya, 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang bertugas di Desa Padi Jaya, Dusun Karya Bersama, berkolaborasi dengan Posyandu setempat mengadakan kegiatan penanggulangan dan penyuluhan stunting pada Jumat, 8 Agustus 2025. Kegiatan yang digelar di balai desa ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para ibu, tentang pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan anak. Dalam kegiatan ini, mahasiswa bersama kader Posyandu melakukan pemeriksaan berat badan dan tinggi badan balita, memberikan edukasi tentang pola makan sehat, serta membagikan buku panduan gizi keluarga.

Koordinator KKL, Syifa, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan anak-anak di desa.
“Kami ingin membantu masyarakat memahami bahwa stunting bisa dicegah melalui pemberian asupan gizi yang tepat sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun,” jelasnya.

Selain pemeriksaan, kegiatan juga diisi sesi tanya jawab, di mana para ibu dapat berkonsultasi langsung dengan kader Posyandu dan mahasiswa terkait pola asuh serta pemenuhan gizi anak. Ketua Posyandu Desa Padi Jaya, Ibu Sri Hartati, mengapresiasi kerja sama tersebut.
“Kehadiran mahasiswa KKL sangat membantu kami, terutama dalam memberikan edukasi dengan bahasa yang mudah dipahami warga,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang semakin meningkat, sehingga angka stunting di Desa Padi Jaya dapat ditekan.

Penulis : sulistrianingsih

Hujan Deras Tak Surutkan Semangat Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Program Jum’at Berkah

Hujan Deras Tak Surutkan Semangat Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Program Jum’at Berkah


 Padi Jaya, 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Semangat berbagi tak luntur meski cuaca tak bersahabat. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang bertugas di Desa Padi Jaya, Dusun Karya Bersama, tetap melanjutkan kegiatan memasak untuk program Jum’at Berkah meski diguyur hujan deras pada Jumat pagi, 8 Agustus 2025.

Persiapan dimulai sejak pagi. Para mahasiswa menyalakan tungku kayu bakar untuk memasak hidangan yang akan dibagikan kepada warga usai salat Jumat. Sekitar pukul 08.00 WIB, hujan deras turun mendadak. Dengan sigap, mereka membentangkan banner bekas sebagai atap darurat agar tungku dan bahan masakan tetap terlindungi.

Meskipun basah dan udara terasa dingin, proses memasak terus berlangsung dengan penuh antusias. Aroma masakan yang mengepul dari tungku kayu berpadu dengan suasana kebersamaan, menciptakan kehangatan di tengah hujan.

Ketua KKL, Suhud Abdillah, menegaskan bahwa cuaca tidak menjadi penghalang untuk menjalankan program yang sudah direncanakan.
“Walaupun hujan deras, kami tetap memasak. Ini bagian dari komitmen kami agar program Jum’at Berkah berjalan lancar dan warga tetap bisa menikmati hidangan yang kami siapkan,” ujarnya.

Warga setempat pun mengapresiasi kegigihan para mahasiswa. Salah satu tokoh masyarakat, Ibu Siti Rohani, menyampaikan rasa salutnya.
“Luar biasa, anak-anak ini tetap memasak walau basah kuyup. Semangat mereka patut dicontoh,” katanya.

Program memasak ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga mempererat hubungan mahasiswa dengan warga desa. Semangat gotong royong yang terpancar pagi itu menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat membutuhkan ketulusan, bahkan di tengah tantangan cuaca.

Penulis : sulistrianingsih

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Buat Tempat Sampah Organik dan Anorganik di Desa Padi Jaya

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Buat Tempat Sampah Organik dan Anorganik di Desa Padi Jaya


 Padi Jaya, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang bertugas di Desa Padi Jaya, Dusun Karya Bersama, melaksanakan kegiatan pembuatan tempat sampah organik dan anorganik pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Kegiatan yang dimulai sejak sore hingga tengah malam ini dilakukan secara gotong royong. Para mahasiswa menyiapkan ember besar sebagai wadah, kemudian mengecatnya dengan warna kuning untuk sampah organik dan warna hijau untuk sampah anorganik. Tiang penyangga dicat hitam untuk memberikan kesan rapi dan kokoh.

Koordinator kegiatan, Efrijal Imam Maulana, menjelaskan bahwa pembuatan tempat sampah ini merupakan bagian dari program kerja KKL di bidang lingkungan.
“Tempat sampah ini nantinya akan ditempatkan di area strategis seperti sekolah dan tempat umum, sehingga warga bisa lebih mudah membuang sampah sesuai jenisnya,” ujarnya.

Meski dikerjakan hingga larut malam, para mahasiswa tetap bersemangat demi hasil maksimal. Proses pengecatan dilakukan secara teliti agar warna terlihat jelas dan tahan lama.

Kepala Yayasan Al-Falah, Muhlisin, mengapresiasi kerja keras mahasiswa KKL.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Selain memperindah lingkungan, juga menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kebersihan,” katanya.

Dengan hadirnya tempat sampah organik dan anorganik ini, diharapkan masyarakat Desa Padi Jaya semakin peduli terhadap lingkungan dan terbiasa memilah sampah sejak dari sumbernya.

Penulis : sulistrianingsih

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di Sekolah Al-Falah Padi Jaya

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di Sekolah Al-Falah Padi Jaya


Padi Jaya, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang bertugas di Desa Padi Jaya menggelar kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah kepada siswa SD dan SMP di Sekolah Al-Falah pada Kamis sore, 7 Agustus 2025, pukul 14.00–15.00 WIB.

Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri utama, Yesa dan Siti Aulia, yang memberikan penjelasan mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengenal jenis-jenis sampah, serta cara memilah dan mengolah sampah dengan benar. Penyampaian materi dilakukan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, disertai contoh nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Untuk meningkatkan antusiasme peserta, mahasiswa KKL mengadakan sesi tanya jawab interaktif. Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Suasana berlangsung hangat, penuh keceriaan, dan diselingi tawa para peserta.

Salah satu pemateri, Yesa, menekankan pentingnya edukasi lingkungan sejak dini agar anak-anak terbiasa hidup bersih dan peduli terhadap alam.
“Harapan kami, setelah kegiatan ini para siswa bisa mulai mempraktikkan kebiasaan memilah sampah di rumah maupun di sekolah,” ujarnya.

Kepala Sekolah Al-Falah, Muhlisin, mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKL IAIN Pontianak yang telah berperan aktif mendidik siswa tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter peduli lingkungan.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari program kerja KKL 2025 di Desa Padi Jaya, yang menggabungkan aspek pendidikan, pelestarian lingkungan, dan pembentukan karakter generasi muda.

Penulis : sulistrianingsih

Mahasiswi KKL IAIN Pontianak Ikuti Pengajian BKMT di Desa Sungai Kupah

Mahasiswi KKL IAIN Pontianak Ikuti Pengajian BKMT di Desa Sungai Kupah


 Sungai Kupah, 25 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Memasuki hari keempat pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), mahasiswi IAIN Pontianak mulai membaur dan beradaptasi dengan masyarakat Desa Sungai Kupah, Kecamatan Kubu Raya. Salah satu interaksi awal mereka adalah mengikuti kegiatan pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang dihadiri perwakilan dari seluruh dusun di desa tersebut.

Pengajian berlangsung di salah satu rumah warga yang berdekatan dengan posko tempat mahasiswa menginap. Acara dimulai pukul 13.30 WIB, dihadiri ibu-ibu anggota BKMT serta seorang ustadz yang menyampaikan tausiah. Setelah ceramah, jamaah melaksanakan salat Asar berjamaah, dan seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 17.00 WIB.

Dalam tausiahnya, ustadz menyampaikan materi tentang amalan menjaga rumah tangga agar tenteram, sekaligus memberikan sambutan hangat kepada mahasiswi KKL. Ia berpesan agar kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat positif bagi majelis taklim dan masyarakat Desa Sungai Kupah.

Selain mengikuti pengajian, mahasiswi KKL memanfaatkan kesempatan ini untuk bersilaturahmi, memperkenalkan diri, dan menjelaskan program kerja yang akan dijalankan selama di desa. Warga menyambut baik rencana tersebut dan memberikan masukan terkait kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga kegiatan sosial keagamaan.

Kegiatan ini menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam budaya, tradisi keagamaan, dan kehidupan sosial masyarakat. Interaksi yang terjalin diharapkan dapat membangun hubungan harmonis sekaligus menjadi langkah awal mewujudkan program pengabdian yang bermanfaat dan berkelanjutan.

Penulis : Resti Ghinayah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Belajar Mengupas Pinang di Desa Bintang Mas

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Belajar Mengupas Pinang di Desa Bintang Mas

 


Bintang Mas, 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana hangat penuh canda tawa mewarnai kunjungan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak ke salah satu rumah warga Desa Bintang Mas. Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa mendapat kesempatan mencoba pengalaman baru: mengupas pinang secara tradisional.

Dengan bimbingan tuan rumah, mahasiswa diajarkan cara memegang, memotong, dan mengupas pinang dengan hati-hati. Aktivitas sederhana ini ternyata membutuhkan keterampilan khusus agar hasil kupasan rapi dan biji pinang tetap utuh.

“Saya kira mudah, ternyata harus sabar dan telaten. Ini pengalaman berharga yang tidak kami dapatkan di kampus,” ujar Indah, salah satu mahasiswa KKL IAIN Pontianak.

Selain mempraktikkan teknik mengupas, mahasiswa juga mendengarkan cerita warga tentang manfaat pinang serta bagaimana hasilnya dijual sebagai sumber penghasilan tambahan. Kegiatan ini menjadi ajang saling berbagi pengetahuan, mempererat hubungan, dan mengenal lebih dekat budaya serta kehidupan masyarakat setempat.

Momen belajar mengupas pinang ini membuktikan bahwa KKL bukan hanya tentang mengajar dan mengabdi, tetapi juga menyerap kearifan lokal dan pengalaman hidup yang membangun kedekatan dengan masyarakat.

Penulis : Ningsih

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak