LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok 17 Ajak Anak Desa Puguk Belajar dengan Metode Interaktif

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok 17 Ajak Anak Desa Puguk Belajar dengan Metode Interaktif

 


Desa Puguk, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak Kelompok 17 terus aktif menjalankan program kerja di Desa Puguk. Pada Senin pagi pukul 08.00, dua mahasiswa, yakni Sohid dan Isna, melaksanakan kegiatan mengajar di Yayasan Pendidikan Islam Ar-Rrohmaniyah As-Salafiyah.

Kegiatan ini bertujuan membina anak-anak dalam kemampuan membaca, menulis, dan mengingat huruf-huruf alfabet. Dengan metode sederhana dan interaktif, para mahasiswa berupaya menumbuhkan minat belajar anak sejak usia dini, sekaligus membangun dasar literasi yang kuat.

Ketua Kelompok 17 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap pendidikan anak di Desa Puguk. “Kami ingin membantu anak-anak sejak dini agar mereka memiliki keterampilan membaca dan menulis yang baik. Harapannya, bekal ini dapat menjadi pondasi bagi pendidikan mereka ke depannya,” ujarnya.

Salah satu guru di Yayasan Pendidikan Islam Ar-Rrohmaniyah As-Salafiyah mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran mahasiswa KKL. “Kami merasa terbantu dengan adanya mahasiswa yang mau terlibat langsung. Anak-anak menjadi lebih semangat belajar dan mendapatkan perhatian lebih dalam proses belajar mereka,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok 17 berharap dapat terus memberikan kontribusi positif, khususnya dalam membina generasi muda yang cerdas dan berakhlak.

Penulis : Keysa Alya Hapidah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Berkolaborasi dengan Warga Mekar Sari Sukseskan Acara Pernikahan Warga

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Berkolaborasi dengan Warga Mekar Sari Sukseskan Acara Pernikahan Warga


 

Desa Mekar Sari, 10 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana gotong royong dan kekeluargaan begitu kental terasa di Gang Kampung Timur RT 1 RW 08, Desa Mekar Sari, dalam rangkaian acara pernikahan salah satu warga. Sinergi luar biasa terjalin antara mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak dan seluruh elemen masyarakat desa.

Para mahasiswa tidak hanya hadir sebagai tamu, melainkan turut menjadi bagian penting dari kepanitiaan. Mereka bekerja sama dengan RT, RW, Kepala Dusun, Kepala Desa, serta tim wedding organizer untuk memastikan setiap detail acara berjalan lancar, mulai dari pembangunan panggung hingga pelaksanaan hari-H. Keterlibatan ini menjadi wujud nyata komitmen mahasiswa dalam berbaur dan berkontribusi langsung kepada masyarakat.

Prosesi akad nikah dimulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pukul 12.00 WIB, dilanjutkan dengan resepsi yang dipadati tamu hingga pukul 21.00 WIB. Acara ini turut dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Kepala Desa beserta istri, anggota DPRD dan istri, serta Wakil Bupati Kubu Raya, H. Sukiryanto, S.Ag., beserta istri. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan besarnya arti pernikahan ini bagi komunitas. Dosen, guru, dan sahabat kedua mempelai pun ikut memeriahkan suasana, menciptakan momen penuh kebahagiaan.

Bagi mahasiswa KKL, pengalaman ini memiliki makna yang mendalam. Melalui kegiatan ini, mereka berhasil membangun jembatan komunikasi yang erat dengan warga, memperluas tali silaturahmi, serta memperkuat hubungan baik yang sangat penting untuk kelancaran program KKL. Partisipasi dalam hajatan warga menjadi bukti bahwa KKL tidak hanya berkaitan dengan program kerja, tetapi juga tentang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Acara ditutup dengan momen haru saat ayah mempelai wanita menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak, khususnya mahasiswa KKL Mekar Sari.“Saya sangat senang dengan kehadiran adik-adik. Kami sekeluarga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan partisipasinya, dari awal hingga akhir. Semoga Allah membalas segala kebaikan kalian,” ucapnya.

Perwakilan mahasiswa pun memberikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf atas segala kekurangan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih banyak sudah menerima kami dengan baik sejak awal hingga sekarang, sudah sudi mengajak dan mempercayai kami untuk berpartisipasi dalam mensukseskan acara ini. Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami. Mohon maaf jika ada perkataan atau tingkah laku yang kurang berkenan, dan semoga silaturahmi ini terus terjalin dengan baik,” ungkap perwakilan mahasiswa.

Kebersamaan dalam kegiatan ini menjadi penutup yang manis, mengukuhkan persaudaraan antara mahasiswa dan warga Desa Mekar Sari yang diharapkan terus terjalin di masa mendatang.

Penulis : ILA LAILA

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bantu Administrasi di Kantor Desa Puguk

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bantu Administrasi di Kantor Desa Puguk

 


Desa Puguk, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak Kelompok 17 kembali menunjukkan kepedulian dan kontribusinya terhadap masyarakat dengan aktif membantu pekerjaan administrasi di Kantor Desa Puguk. Kegiatan yang berlangsung pada Senin pagi pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh dua mahasiswa, yaitu Maisya dan Muhammad Fikri.

Dalam kegiatan tersebut, kedua mahasiswa membantu staf desa dalam proses penginputan data yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan desa. Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban kerja aparat desa, tetapi juga menjadi sarana belajar bagi mahasiswa mengenai tata kelola administrasi desa.

Ketua Kelompok 17 menyampaikan apresiasi terhadap anggotanya yang aktif berpartisipasi. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar pengabdian, tetapi juga menjadi sarana belajar bagi kami untuk memahami bagaimana proses administrasi desa berjalan. Semoga kerja sama ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat Desa Puguk,” ujarnya.

Salah satu staf kantor desa menambahkan, “Kami sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKL. Pekerjaan input data bisa lebih cepat selesai, dan mereka pun cepat beradaptasi dengan tugas yang diberikan.”

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program kerja KKL Kelompok 17 yang ditempatkan di Desa Puguk, dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif serta membangun hubungan yang baik antara perguruan tinggi dan pemerintah desa.

Penulis : Muhammad Azhari Alfath

Desa Mekar Sari Gelar Rapat Koordinasi Persiapan HUT RI ke-80, Sinergi Pemerintah, Masyarakat, dan Mahasiswa KKN

Desa Mekar Sari Gelar Rapat Koordinasi Persiapan HUT RI ke-80, Sinergi Pemerintah, Masyarakat, dan Mahasiswa KKN

 


Mekar Sari, 7 Desember 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana gotong royong terasa kental di Desa Mekar Sari pada Kamis, 7 Desember 2025. Seluruh elemen desa, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, hingga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari IAIN, UPB, dan IKIP, berkumpul dalam rapat koordinasi persiapan perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Rapat ini menjadi bukti nyata sinergi antara pengalaman para sesepuh desa dan semangat membara para pemuda. Kepala Desa menyambut hangat kehadiran semua pihak, terutama mahasiswa, dan menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat menjadi motor penggerak kesuksesan acara. “Mari sama-sama berpartisipasi demi tujuan bersama, yaitu mensukseskan peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 dan menciptakan kenangan indah serta semangat baru,” ajaknya penuh semangat.

Hasil rapat menghasilkan keputusan penting terkait rangkaian acara, yang mencakup berbagai lomba dan kegiatan. Lomba olahraga dan permainan tradisional seperti bola umum, bulu tangkis, panjat pinang, hingga lomba busana muslim akan memeriahkan perayaan. Lomba bola umum bahkan telah dimulai sejak 1 Agustus. Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan pengajian umum bersama Asy-Robutthohur pada 24 Agustus, yang diharapkan dapat memberikan keberkahan sekaligus mempererat tali silaturahmi. Puncak perayaan akan digelar pada 23 Agustus dengan berbagai hiburan, pembagian hadiah, dan doorprize menarik yang dinanti seluruh warga.

Rapat koordinasi ini menegaskan komitmen bersama antara seluruh unsur desa untuk mensukseskan perayaan kemerdekaan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya menciptakan acara yang meriah, tetapi juga menumbuhkan rasa persatuan dan kebersamaan. Semangat yang terbangun di Desa Mekar Sari membuktikan bahwa dengan kerja sama yang solid, segala hal dapat dicapai demi kebahagiaan dan kemajuan bersama.

Penulis : ILA LAILA

Mahasiswa KKL Arus Deras Mengajar di TPA, Tingkatkan Pemahaman Al-Qur’an Anak-anak

Mahasiswa KKL Arus Deras Mengajar di TPA, Tingkatkan Pemahaman Al-Qur’an Anak-anak


 Desa Arus Deras, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Semangat pengabdian kepada masyarakat terus berkobar di kalangan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Arus Deras. Pada hari ini, pukul 15.30–17.00 WIB, para mahasiswa terlihat antusias melaksanakan kegiatan mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) secara bergantian.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKL yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan agama. Setiap harinya, mahasiswa KKL Arus Deras secara bergantian membimbing anak-anak TPA dalam pembelajaran Al-Qur’an.

Salah satu mahasiswa KKL Arus Deras, Laili, menyampaikan rasa senangnya. “Kami sangat senang bisa berbagi ilmu dan pengalaman dengan adik-adik di TPA ini. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat bagi mereka dalam memahami dan mencintai Al-Qur’an,” ujarnya.

Para pengajar TPA juga memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran mahasiswa KKL. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKL Arus Deras yang telah bersedia meluangkan waktu dan tenaga untuk mengajar di TPA kami. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkap salah seorang pengajar.

Kegiatan mengajar ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi kepada masyarakat. Dengan semangat pengabdian dan kerja keras, mahasiswa KKL Arus Deras menunjukkan bahwa peran mereka tidak hanya sebagai mahasiswa, tetapi juga sebagai agen perubahan yang memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa dan negara.

Penulis : IRDA SETIA NINGSIH

Memori Tak Terlupakan: Menjelajah Bukit Indah Lestari Bersama Warga Desa Arus Deras

Memori Tak Terlupakan: Menjelajah Bukit Indah Lestari Bersama Warga Desa Arus Deras

 


Desa Arus Deras, 10 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Hari itu menjadi momen istimewa bagi tim Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak di Desa Arus Deras. Sekitar pukul 14.00 WIB, tim KKL memulai petualangan menjelajahi keindahan alam Bukit Indah Lestari yang terletak di Gunung Ambawang. Kegiatan ini semakin bermakna dengan ditemani Munir, salah seorang warga desa, beserta putranya.

Rombongan memulai pendakian ke puncak bukit dengan penuh semangat kebersamaan. Meski hujan turun dan suhu udara terasa dingin, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme mereka. Setibanya di puncak, tim KKL dan Munir menikmati hidangan sederhana bersama, menciptakan momen keakraban yang hangat dan tak terlupakan.

Dalam suasana kebersamaan, Munir mengungkapkan rasa harunya. “Ini salah satu momen yang tidak mungkin terulang kembali, makan bersama kalian. Meskipun cuaca dingin karena hujan, tapi inilah yang akan menjadi kenangan yang tidak mungkin terlupakan bagi kita semua,” ujarnya.

Pengalaman ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa KKL dan masyarakat setempat. Momen kebersamaan di Bukit Indah Lestari akan menjadi cerita indah yang dikenang sebagai bagian tak terpisahkan dari pengabdian tim KKL di Desa Arus Deras.

Penulis : HALIMATUN SA'DIAH


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok 17 Gelar Pengajaran Ngaji dan Tajwid di Desa Puguk

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok 17 Gelar Pengajaran Ngaji dan Tajwid di Desa Puguk


 Desa Puguk, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak Kelompok 17 mengadakan kegiatan mengajar ngaji serta memberikan pembelajaran ilmu tajwid kepada anak-anak di mushola terdekat dari posko mereka. Kegiatan dilaksanakan usai salat Maghrib dan diikuti dengan antusias oleh para santri cilik dari lingkungan sekitar.

Dalam kegiatan ini, empat mahasiswa, yaitu Nawalia, Maulia, M. Fikri, dan Sohid turut hadir untuk membantu proses pembelajaran. Mereka membimbing anak-anak dalam membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar, sekaligus memberikan motivasi agar para santri terus semangat belajar.

Ketua Kelompok 17 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa KKL terhadap masyarakat. “Mengajar ngaji dan membenarkan tajwid anak-anak adalah salah satu bentuk pengabdian kami di Desa Puguk. Harapannya, ilmu yang kami bagikan dapat menjadi bekal bermanfaat bagi mereka di masa depan,” ujarnya.

Ustadz mushola yang turut mendampingi kegiatan, menyambut baik bantuan dari mahasiswa KKL. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa. Mereka bukan hanya membantu mengajarkan tajwid, tapi juga memberi semangat baru bagi anak-anak untuk lebih giat belajar Al-Qur’an,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok 17 berharap dapat mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat yang nyata bagi generasi muda di Desa Puguk. 


Penulis: Hilda Septiyani


Lentera Ilmu: Menginspirasi Generasi Muda Desa Arus Deras

Lentera Ilmu: Menginspirasi Generasi Muda Desa Arus Deras


Desa Arus Deras, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Tim Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak mengambil langkah konkret untuk memajukan pendidikan di Desa Arus Deras dengan menggelar program literasi. Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi yang disesuaikan dengan tingkat usia peserta, menunjukkan komitmen tim dalam memberikan bimbingan yang terstruktur dan efektif.

Pada sesi pertama, yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 15.30 WIB, fokus utama ditujukan pada siswa kelas 3 dan 4 sekolah dasar. Para mahasiswa KKL dengan penuh kesabaran membimbing mereka untuk meningkatkan kemampuan membaca dan mengasah pemahaman matematika. Suasana belajar di posko KKL terasa hidup dengan interaksi aktif antara pembimbing dan peserta.

Antusiasme berlanjut hingga malam hari. Sesi kedua, yang dimulai pukul 18.15 sampai 19.10 WIB, diperuntukkan bagi siswa kelas 2 dan 3 SD. Dengan metode yang lebih interaktif dan edukatif, tim KKL mengajak para siswa untuk lebih dalam memahami dasar-dasar membaca dan berhitung.

Program ini tidak hanya disambut hangat oleh anak-anak, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian tim KKL terhadap masa depan Desa Arus Deras. Melalui kegiatan ini, diharapkan minat belajar anak-anak dapat tumbuh dan fondasi pendidikan mereka semakin kokoh. Upaya ini merupakan langkah awal yang signifikan dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa tersebut.

Penulis : Halimatun sa'diah

Edukasi Sampah Organik dan Non-Organik: Aksi Nyata Siswa SD Memilah Sampah

Edukasi Sampah Organik dan Non-Organik: Aksi Nyata Siswa SD Memilah Sampah


Desa Arus Deras, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Siswa-siswi kelas 6 Sekolah Dasar 25 Satap mengikuti kegiatan edukasi tentang pengelolaan sampah organik dan non-organik yang berlangsung pada hari ini, pukul 08.30 hingga 11.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya memilah sampah demi menjaga kebersihan lingkungan.

Acara dimulai dengan penjelasan dari mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Arus Deras, Sri Sapriyanti, mengenai perbedaan antara sampah organik dan non-organik. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup dan dapat terurai secara alami, seperti sisa makanan, daun-daunan, dan ranting. Sedangkan sampah non-organik adalah sampah yang tidak dapat terurai secara alami, seperti plastik, kaca, dan logam.

"Penting bagi kita untuk memilah sampah karena sampah organik dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat untuk tanaman, sedangkan sampah non-organik dapat didaur ulang menjadi barang-barang yang berguna," ujar guru pendamping yang ikut memberikan materi edukasi.

Setelah mendapatkan penjelasan, siswa-siswi diajak untuk melakukan aksi nyata dengan memungut sampah di lingkungan sekolah. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok, di mana setiap kelompok bertugas memungut dan memilah sampah organik maupun non-organik. Dengan semangat tinggi, mereka mengumpulkan sampah yang berserakan dan memisahkannya sesuai jenisnya.

Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang bagaimana cara memilah sampah dengan benar. Selain itu, mereka belajar mengenai dampak positif dari pengelolaan sampah terhadap lingkungan.

"Saya senang bisa ikut kegiatan ini. Sekarang saya tahu bagaimana cara memilah sampah dan apa manfaatnya bagi lingkungan," kata Kalista, salah satu siswa kelas 6.

Dengan terselenggaranya kegiatan edukasi ini, diharapkan siswa-siswi SD 25 Satap dapat menjadi agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan. Mereka diharapkan mampu menerapkan ilmu yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari dan mengajak keluarga serta teman-teman untuk ikut serta dalam memilah sampah.

Penulis : IRDA SETIA NINGSIH

Perpisahan Mengajar di SMP 7 Satap: Momen Haru dan Kenangan Indah

Perpisahan Mengajar di SMP 7 Satap: Momen Haru dan Kenangan Indah


Arus Deras, 11 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – SMP 7 Satap menggelar acara perpisahan mengajar yang berlangsung pada hari ini, pukul 10.00 hingga 11.30 WIB. Acara ini diwarnai dengan suasana haru dan penuh kenangan, menandai berakhirnya masa tugas para mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang telah memberikan dedikasi terbaiknya untuk kemajuan pendidikan di sekolah tersebut.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Sekolah, Safrudin, S.Pd., yang menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian para mahasiswa KKL selama bertugas di SMP 7 Satap. Beliau juga memberikan apresiasi atas kontribusi mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membimbing siswa-siswi menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi.

Salah satu momen paling menyentuh terjadi ketika para mahasiswa KKL menyampaikan kesan dan pesan mereka. Ibu Titin, S.Pd., salah satu pengajar yang turut hadir, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya bisa menjadi bagian dari keluarga besar SMP 7 Satap.
"Saya merasa terhormat bisa mengajar di sekolah ini. Banyak kenangan indah yang akan selalu saya ingat. Semoga SMP 7 Satap terus maju dan sukses," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Tidak hanya guru, perwakilan siswa juga turut menyampaikan ucapan terima kasih dan kesan mereka terhadap mahasiswa KKL Arus Deras. Mereka menyatakan bahwa mahasiswa KKL bukan sekadar pengajar, tetapi juga pembimbing dan motivator yang selalu memberikan dukungan serta semangat.

Acara perpisahan ditutup dengan pemberian cenderamata dari pihak sekolah dan siswa KKL Arus Deras kepada para mahasiswa sebagai tanda penghargaan atas jasa-jasa mereka. Suasana semakin haru ketika mahasiswa KKL dan siswa saling berpelukan, mengucapkan salam perpisahan, dan berharap tali silaturahmi tetap terjaga meskipun sudah tidak berada di lingkungan sekolah yang sama.

Perpisahan ini menjadi momen yang tak terlupakan bagi seluruh warga SMP 7 Satap. Semoga para mahasiswa KKL selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan, serta terus memberikan inspirasi bagi dunia pendidikan di manapun mereka berada.

Penulis : IRDA SETIA NINGSIH

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak