LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dukung Acara Pengajian Majelis Ta’lim di Kampung Kota Baru

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Dukung Acara Pengajian Majelis Ta’lim di Kampung Kota Baru


 Pasak Piang, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Kampung Kota Baru, Desa Pasak Piang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, tampak ramai dan penuh semangat Rabu pagi ketika rombongan Majelis Ta’lim ibu-ibu menghadiri acara pengajian yang diselenggarakan masyarakat setempat.

Dengan mengenakan busana muslimah seragam, para ibu-ibu berjalan bersama menuju lokasi pengajian. Wajah-wajah ceria dan langkah yang kompak menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti kegiatan keagamaan tersebut. Kehadiran mereka tidak hanya memperkuat ukhuwah islamiyah, tetapi juga menjadi bentuk nyata partisipasi dalam melestarikan tradisi keislaman di tengah masyarakat.

Di tepi jalan, beberapa warga duduk santai di bawah pondok sederhana sambil menyambut rombongan dengan senyum hangat dan sapaan ramah. Anak-anak juga turut serta dalam rombongan, menambah suasana akrab dan meriah. Salah seorang warga, Ibu Siti Halimah, mengungkapkan rasa syukurnya, “Alhamdulillah, acara pengajian seperti ini sangat kami rindukan. Bisa berkumpul, mendengarkan tausiyah, dan mempererat silaturahmi sesama ibu-ibu,” tuturnya.

Acara pengajian ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian antarwarga. Selain masyarakat, kegiatan ini juga didukung oleh para mahasiswa KKL IAIN Pontianak yang turut membantu kelancaran acara dari awal hingga selesai.

Penulis : Nuraini

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Turut Persiapkan Panggung Haflatul Imtihan

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Turut Persiapkan Panggung Haflatul Imtihan

 


Pasak Piang, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Di bawah langit cerah Senin pagi, suasana halaman MIS Nurul Hikmah tampak ramai dengan kegiatan gotong royong. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak turun langsung membantu masyarakat dalam proses dekorasi panggung untuk Haflatul Imtihan 2025. Mereka bahu-membahu bersama warga setempat menyusun bunga, mengangkat kursi, hingga merapikan panggung utama. Persiapan ini menjadi bukti nyata semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat lokal.

“Kami sangat antusias bisa ambil bagian dalam persiapan ini. Rasanya seperti ikut menjadi bagian dari keluarga besar desa ini,” ungkap Chairul, salah satu mahasiswa KKL.

Warga juga menyambut hangat keterlibatan para mahasiswa. “Alhamdulillah, mereka sangat membantu. Bekerja sama dengan anak-anak KKL ini terasa ringan dan menyenangkan,” ujar Pak Rois, tokoh masyarakat setempat.

Momen ini tak hanya menjadi persiapan teknis, tetapi juga mempererat jalinan sosial antara kampus dan desa. Kerja sama ini menjadi langkah kecil namun berarti dalam membangun kebersamaan dan kebermanfaatan. Kini panggung Haflatul Imtihan telah berdiri megah, siap menjadi saksi berbagai penampilan terbaik dari para siswa-siswi MIS Nurul Hikmah.

Penulis : Nuraini

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bantu Persiapan Konsumsi Pengajian Haflatul Imtihan

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bantu Persiapan Konsumsi Pengajian Haflatul Imtihan


 Pasak Piang, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Menjelang pelaksanaan Pengajian Haflatul Imtihan, pada Senin, 4 Agustus 2025, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak bersama warga Desa Pasak Piang bergotong-royong menyiapkan konsumsi untuk para tamu undangan. Kegiatan ini berlangsung di salah satu rumah warga dengan suasana penuh kebersamaan dan keakraban.

Para mahasiswa dengan sigap membantu proses pembungkusan nasi, mulai dari mengisi nasi hingga melengkapi lauk pauknya. Ibu-ibu warga yang turut serta menyambut antusiasme para mahasiswa. “Kami merasa senang bisa ikut terlibat dalam kegiatan seperti ini. Selain menambah pengalaman, juga terasa hangat karena kekompakan bersama warga,” ungkap salah satu mahasiswa KKL.

Sementara itu, salah satu warga, Bu Rosmini, mengatakan, “Anak-anak ini ringan tangan, cepat belajar, dan sopan. Kami jadi senang bekerjasama dengan mereka.”

Kegiatan ini bukan hanya soal membungkus nasi, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menyukseskan acara keagamaan yang sarat makna.

Penulis : Nuraini

Jamuan Spesial Untuk Hadrah: Hangatkan Suasana Jelang Haflatul Imtihan

Jamuan Spesial Untuk Hadrah: Hangatkan Suasana Jelang Haflatul Imtihan

 

Desa Pasak Piang, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Dalam suasana sore yang sejuk dan tenang, masyarakat Kampung Parit Pak Nisek bersama mahasiswa KKL IAIN Pontianak menyambut kedatangan tamu Istimewa rombongan hadrah yang akan mengiringi kemeriahan malam pengajian Haflatul Imtihanan. Para tamu disambut hangat di teras rumah warga, duduk bersila bersama, menikmati hidangan sederhana namun penuh makna. Menu yang disuguhkan bukan sekadar makanan, tapi simbol dari rasa hormat, persaudaraan, dan kekompakan warga yang luar biasa.

"Kehadiran mereka membuat kami semakin semangat menyambut Haflatul Imtihan ini. Semoga kegiatan malam nanti berjalan lancar dan penuh keberkahan," tutur salah satu mahasiswa KKL sambil turut menyuguhkan hidangan kepada para tamu. Jamuan ini tidak hanya menjadi tradisi penyambutan, tapi juga sarana mempererat tali ukhuwah Islamiyah. Hadrah sebagai pengiring sholawat akan menjadi salah satu daya tarik utama dalam acara Haflatul Imtihan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat sekitar.

"Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang luar biasa ini. Semoga apa yang kita lakukan malam ini dan besok menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT," ujar salah seorang anggota hadrah sebelum meninggalkan lokasi untuk persiapan tampil. Acara Haflatul Imtihan sendiri menjadi momentum tahunan yang dinanti, sebagai bentuk rasa syukur atas capaian pendidikan para santri sekaligus ajang kebersamaan warga dalam nuansa islami dan penuh hikmah.

Semoga semangat gotong royong, silaturahmi, dan keikhlasan yang terpancar dari setiap kegiatan ini menjadi inspirasi dan teladan, tidak hanya bagi peserta KKL, tetapi juga seluruh masyarakat yang terlibat.

Penulis : Nuraini

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bantu Penjemputan Hadrah di MIS Nurul Hikmah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bantu Penjemputan Hadrah di MIS Nurul Hikmah

 


Pasak Piang, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Pada Selasa, 5 Agustus 2025, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melaksanakan salah satu bentuk pengabdian dengan turut membantu masyarakat Desa Pasak Piang dalam penjemputan anggota hadrah, tamu undangan khusus dalam kegiatan Pengajian Haflatul Imtihanan di MIS Nurul Hikmah.

Acara Haflatul Imtihanan ini rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur atas berakhirnya tahun ajaran sekaligus evaluasi pembelajaran santri selama satu tahun terakhir. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara kampus dan masyarakat. Proses penjemputan dilakukan dengan penuh antusias oleh warga dan mahasiswa, sebagai simbol penghormatan terhadap tamu serta semangat gotong royong.

Salah satu mahasiswa KKL, Zaki, mengungkapkan, “Kegiatan ini sangat berkesan bagi kami. Selain bisa membantu masyarakat secara langsung, kami juga belajar bagaimana masyarakat menjaga budaya, menghormati tamu, dan bekerja sama dalam semangat kebersamaan.”

Penjemputan hadrah bukan sekadar menyambut tamu, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara masyarakat dan mahasiswa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya datang untuk belajar di kelas, tetapi juga hadir untuk menyatu dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Dengan suasana yang hangat dan penuh semangat, kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan, religiusitas, dan pengabdian masih sangat kuat di lingkungan masyarakat Desa Pasak Piang.

Penulis : Nuraini

Menanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini: Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Bimbing Anak- Anak Praktik Salat di Mushola

Menanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini: Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Bimbing Anak- Anak Praktik Salat di Mushola

 


Sungai Enau A, 9 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Suasana mushola di Desa Sungai Enau A terasa lebih hidup dan penuh keceriaan pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 melaksanakan kegiatan pembinaan ibadah dengan mengajarkan praktik salat kepada anak-anak setelah mereka selesai mengikuti sesi belajar mengaji bersama.

Kegiatan diawali dengan tadarus dan pembacaan iqra serta Al-Qur’an, di mana para mahasiswa membimbing anak-anak dalam melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan benar. Setelah itu, suasana bergeser menjadi lebih interaktif ketika mahasiswa mulai memberikan pengarahan dan contoh gerakan salat yang sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap instruksi, mulai dari takbiratul ihram, gerakan ruku, sujud, hingga salam. Tidak hanya mencontohkan gerakan, mahasiswa KKL juga menjelaskan makna dan tata cara yang benar agar ibadah salat mereka menjadi lebih khusyuk dan sempurna.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman dan kebiasaan beribadah sejak dini, sekaligus mempererat kedekatan antara mahasiswa KKL dan masyarakat setempat. Dengan metode pembelajaran yang santai namun penuh makna, diharapkan anak-anak mampu mengamalkan salat dengan benar dan konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat anak-anak dan kesabaran mahasiswa dalam membimbing menjadi pemandangan yang menghangatkan hati. Kegiatan seperti ini diharapkan terus berlanjut, sehingga mushola tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan akhlak dan keagamaan bagi generasi muda Desa Sungai Enau A.

Penulis : Nurlita Sari

Mahasiswa KKL Kalimas Bersama Perangkat Desa Salurkan Bantuan Pangan Dari Bulog

Mahasiswa KKL Kalimas Bersama Perangkat Desa Salurkan Bantuan Pangan Dari Bulog


 Kalimas, 24 Juli 2025 – Kelompok Kuliah Kerja Lapangan (KKL) 43 Desa Kalimas, bekerja sama dengan perangkat desa dan mahasiswa KKM IKIP PGRI, menyalurkan bantuan beras dari Badan Urusan Logistik (Bulog) kepada warga setempat pada Kamis (24/7/2025). 

Kuliah Kerja Lapangan merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dijalani mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak untuk mengimplementasikan pengabdian kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, KKL 43 mengambil peran aktif membantu meringankan beban warga melalui distribusi pangan pokok.

Proses distribusi dimulai pukul 07.30 WIB di Balai Desa Kalimas dan dilanjutkan di beberapa titik di Dusun Anggrek serta sekitarnya hingga pukul 15.00 WIB. Sebelum pembagian, tim KKL dan KKM bersama aparat desa melakukan pendataan dan verifikasi data penerima untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

kepala dusun Anggrek, Pak jamal menyampaikan apresiasi atas inisiatif bersama ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bulog, mahasiswa KKL, dan rekan-rekan KKM IKIP PGRI yang telah bersinergi membantu warga. Semoga bantuan ini bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga di desa kami,” ujarnya.

Setiap warga yang datang menunjukkan identitas diri sesuai daftar, kemudian mendapatkan paket beras secara tertib di bawah pengawasan perangkat desa. Protokol akuntabilitas diterapkan dengan menandatangani daftar hadir sebelum menerima bantuan, sehingga transparansi dan pemerataan terjaga.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meringankan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga. Melalui bantuan sosial seperti ini, diharapkan tercipta sinergi jangka panjang untuk mendukung pembangunan desa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kalimas.

Penulis : Aksya Ridhavi


Silaturahmi Penuh Kehangatan: Mahasiswi KKL Padi Jaya 2 Kunjungi Kediaman Ibu Syaruji

Silaturahmi Penuh Kehangatan: Mahasiswi KKL Padi Jaya 2 Kunjungi Kediaman Ibu Syaruji


 Padi Jaya, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Beberapa mahasiswi dari kelompok KKL Padi Jaya 2 melakukan silaturahmi ke rumah kediaman Ibu Syaruji, salah satu warga yang dikenal ramah di masyarakat. Kunjungan ini menjadi momen penuh keakraban yang dipenuhi cerita.

Dalam perbincangan hangat tersebut, Ibu Syaruji bercerita tentang kondisi pertanian di Desa Padi Jaya. Beliau mengungkapkan bahwa desa ini pernah mencoba menanam padi, namun usaha tersebut tidak berlangsung lama. “Kalau saya pribadi memang tidak menanam padi. Tapi alhamdulillah, saya punya kebun nenas yang cukup luas,” ujar beliau sambil tersenyum.

Keramahan Ibu Syaruji begitu terasa sejak awal kedatangan. Kami banyak berbincang, bertukar cerita tentang kehidupan desa, aktivitas harian, hingga pengalaman kami sebagai mahasiswa yang tengah menjalani KKL.

Yang menarik, mahasiswi disuguhi kolak nenas, hidangan khas yang belum pernah mereka coba sebelumnya. “Nah, inilah senangnya kami silaturahmi, karena kalau tidak silaturahmi, kami tidak tahu bahwa ternyata nenas bisa dimasak menjadi kolak. Biasanya kami hanya buat sambal, rujak, atau selai,” ujar salah satu mahasiswi dengan antusias.

Rumah beliau terasa begitu adem dan nyaman, dikelilingi halaman yang luas dan asri. Suasana yang tenang membuat silaturahmi ini semakin berkesan bagi kami. Kunjungan ini bukan hanya mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga, tetapi juga memperkaya pengalaman kami selama berada di Desa Padi Jaya.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

Semarak Outbound Ceria Warnai Program “Taman Belajar” Mahasiswa KKL Padi Jaya 2 di MI dan MTs Mambaul Ulum Desa Padi Jaya

Semarak Outbound Ceria Warnai Program “Taman Belajar” Mahasiswa KKL Padi Jaya 2 di MI dan MTs Mambaul Ulum Desa Padi Jaya

 


Padi Jaya, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana riang dan penuh semangat mewarnai kegiatan outbound yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Padi Jaya 2 IAIN Pontianak di MI dan MTs Mambaul Ulum, Desa Padi Jaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bertajuk “Taman Belajar”, yang bertujuan menciptakan proses pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.

Outbound yang dilaksanakan di lingkungan madrasah ini diikuti dengan antusias oleh siswa-siswi dari berbagai jenjang. Berbagai permainan edukatif seperti lomba estafet, permainan kerja sama tim, hingga tantangan konsentrasi, menjadi bagian dari aktivitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik.

Sebelum kegiatan dimulai, salah satu guru MI Mambaul Ulum menyampaikan harapannya, “Semoga kegiatan outbond ini bisa menjadi pengalaman baru yang menyenangkan untuk anak-anak, sekaligus menumbuhkan semangat belajar mereka.”

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para siswa yang tampak ceria dan bersemangat mengikuti setiap tantangan yang diberikan. Beberapa siswa bahkan mengungkapkan rasa senang mereka karena bisa bermain sambil belajar bersama kakak-kakak mahasiswa.

Program “Taman Belajar” merupakan inisiatif mahasiswa KKL Padi Jaya 2 IAIN Pontianak yang bertujuan menghadirkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan ramah anak. Melalui kegiatan seperti outbound ini, mahasiswa berharap dapat menumbuhkan karakter positif dalam diri siswa serta mempererat hubungan emosional antara guru, siswa, dan lingkungan sekitar.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah
Semangat Baru Mengawali Tahun Ajaran, KKL Iain Pontianak mulai proses belajar mengajar di Madrasah Mabaul Ulum

Semangat Baru Mengawali Tahun Ajaran, KKL Iain Pontianak mulai proses belajar mengajar di Madrasah Mabaul Ulum

 

Padi Jaya, 29 juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mengawali tahun ajaran baru dengan penuh semangat, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang ditempatkan di Desa Padi Jaya, secara resmi memulai proses belajar mengajar di Madrasah Mambaul Ulum. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus implementasi langsung dari ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan.

Sebelumnya, pada Senin (28/7/2025), mahasiswa KKL telah melakukan audiensi dengan pihak madrasah untuk menjalin komunikasi dan koordinasi terkait rencana kegiatan pengajaran yang akan dilaksanakan. Audiensi tersebut disambut hangat oleh kepala madrasah, para guru, dan tenaga kependidikan di Madrasah  Mambaul Ulum. Dalam pertemuan tersebut, pihak madrasah memberikan dukungan penuh atas keterlibatan mahasiswa dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM), khususnya dalam rangka mengisi dan membantu masa transisi awal tahun ajaran baru.

“Ini merupakan semangat baru yang sangat kami syukuri. Mahasiswa KKL datang di saat yang tepat, ketika kami sedang memulai tahun ajaran baru. Dukungan tenaga pengajar dari mahasiswa IAIN Pontianak tentu sangat membantu kami, baik secara teknis maupun semangat kebaruan bagi siswa-siswi,” ungkap Bapak Mahali, Kepala MI Mambaul Ulum.

Memasuki hari pertama pengajaran,  (29/7/2025), para mahasiswa KKL disambut dengan antusias oleh siswa-siswi yang tampak semangat mengikuti pelajaran. Dengan metode pembelajaran yang inovatif dan pendekatan yang ramah, mahasiswa berhasil menciptakan suasana kelas yang menyenangkan, interaktif, dan edukatif. Para siswa pun tampak cepat akrab dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan belajar.

“Senang sekali bisa ikut belajar sama kakak-kakak dari kampus. Jadi tambah semangat,” ujar salah satu siswa kelas V dengan senyum penuh antusias.

Mahasiswa KKL dijadwalkan akan aktif mengajar di Madrasah Mambaul Ulum selama tiga hari dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa hingga Kamis. Pada hari-hari lainnya, proses KBM akan dilanjutkan oleh para guru tetap yang telah mengabdi di madrasah tersebut. Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga menjadi ruang sinergi antara dunia akademik dan pendidikan dasar di daerah pedesaan.

Menurut ketua KKL Desa Padi Jaya 2, keterlibatan mereka dalam kegiatan mengajar merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, serta kontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia di sektor pendidikan. Selain itu, hal ini juga menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam perjalanan akademik mahasiswa.

“Kami merasa sangat bangga bisa turut andil dalam proses pendidikan di desa ini. Harapan kami, anak-anak di sini bisa termotivasi untuk terus semangat belajar dan bercita-cita tinggi. Ini bukan hanya soal mengajar, tapi juga membangun mimpi bersama,” ujar salah satu mahasiswa pengajar.

Kerja sama antara MI dan MTS Mambaul Ulum dan mahasiswa KKL IAIN Pontianak ini menjadi contoh nyata betapa sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan sekolah dasar di daerah dapat menciptakan dampak positif yang luas. Diharapkan kegiatan pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan menyenangkan. Diharapkan, kegiatan ini akan terus berjalan lancar hingga akhir masa KKL, serta membawa dampak positif baik bagi siswa, guru, maupun mahasiswa itu sendiri.

Penulis : Lili Rahmawati

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak