LP2M IAIN PONTIANAK
Hijaukan Lingkungan, Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Tanam Apotek Hidup

Hijaukan Lingkungan, Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Tanam Apotek Hidup


 Sungai Enau, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Udara pagi yang sejuk menjadi saksi semangat Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 saat melaksanakan program kerja unggulan mereka, penanaman apotek hidup. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB di halaman rumah Bapak Muhasis, Kepala Sekolah MTs Bustanul Ulum sekaligus Kasi Pemerintahan Desa Sungai Enau A.

Berbagai tanaman obat keluarga yang kaya manfaat bagi kesehatan ditanam rapi di lahan pekarangan yang telah disiapkan sebelumnya, antara lain sereh, lengkuas, aloe vera (lidah buaya), kunyit, jahe, kencur, dan berbagai tanaman herbal lainnya.

Program ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung gerakan hidup sehat berbasis lingkungan. Selain berfungsi sebagai media penghijauan, apotek hidup juga bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan tanaman herbal sebagai obat alami yang mudah didapat dan ekonomis.

Bapak Muhasis menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. “Inisiatif ini bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga memperindah lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dengan sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga, Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 optimis Desa Sungai Enau A dapat menjadi desa yang lebih sehat, hijau, dan mandiri dalam menjaga kesehatan warganya.

Penulis : Nurlita Sari

Semangat Kemerdekaan: Mahasiswa KKL dan Kepala Sekolah Rancang Lomba 17 Agustus Bersama

Semangat Kemerdekaan: Mahasiswa KKL dan Kepala Sekolah Rancang Lomba 17 Agustus Bersama


 Sungai Enau, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 mengadakan rapat koordinasi bersama kepala sekolah dari PAUD, MI, MTs, dan SMK Bustanul Ulum di Desa Sungai Enau A. Pertemuan ini digelar di posko KKL Sungai Enau 2 sebagai bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus 2025.

Agenda rapat membahas berbagai jenis lomba yang akan diikuti peserta didik dari setiap sekolah. Mahasiswa KKL sebagai penggagas kegiatan turut memfasilitasi jalannya diskusi dan mengusulkan sejumlah lomba kreatif dan edukatif, seperti lomba pidato, baca puisi kemerdekaan, tarik tambang, hingga lomba tartil Al-Qur’an.

Tidak hanya terbatas pada siswa di lingkungan Parit Kongsi, lomba juga direncanakan mengundang peserta dari sekolah di luar wilayah, demi memperluas semangat kebersamaan dan nasionalisme.

Para kepala sekolah yang hadir menyampaikan masukan sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Mereka berharap lomba dapat menjadi ajang memeriahkan hari kemerdekaan sekaligus menumbuhkan jiwa sportivitas dan cinta tanah air di kalangan peserta didik.

Dengan sinergi antara mahasiswa dan pihak sekolah, perayaan 17 Agustus tahun ini diharapkan berlangsung lebih semarak, berkesan, dan mempererat hubungan antar lembaga pendidikan di wilayah Sungai Enau dan sekitarnya.

Penulis : Salsabila aulia safitri

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Pererat Silaturahmi Lewat Pembacaan Burdah di Masjid Mujahidin Parit Ayyub

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Pererat Silaturahmi Lewat Pembacaan Burdah di Masjid Mujahidin Parit Ayyub

 


Mega Timur, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak di Desa Mega Timur menjalin keakraban dengan Remaja Masjid Parit Ayyub melalui kegiatan keagamaan yang sarat makna. Bertempat di Masjid Mujahidin Parit Ayyub, suasana spiritual terasa khusyuk saat para peserta bersama-sama melantunkan Burdah.

Kegiatan ini digagas sebagai bentuk silaturahmi sekaligus menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan. Masyarakat sekitar pun diajak berpartisipasi dalam majelis ilmu yang bermanfaat bagi peningkatan iman dan ukhuwah.

Ketua KKL IAIN Pontianak di Desa Mega Timur, Ramzi Tamimi Hidayat, menegaskan tujuan utama kegiatan ini.“Kami ingin menjalin hubungan erat dengan Remaja Masjid Parit Ayyub melalui kegiatan bermanfaat, salah satunya dengan membaca Burdah bersama,” ujarnya.

Ramzi menambahkan, pembacaan Burdah diyakini membawa banyak manfaat.“Selain mempererat silaturahmi, Burdah dipercaya dapat menjadi obat berbagai penyakit, pelindung dari gangguan jin dan setan, serta yang paling utama adalah meningkatkan keimanan dan kecintaan kepada Allah dan Rasulullah,” jelasnya.

Dimulai selepas salat Maghrib, kegiatan ini dihadiri mahasiswa KKL dan anggota Remaja Masjid Parit Ayyub. Lantunan bait-bait Burdah yang mengalun menciptakan harmoni indah, menambah kekhidmatan suasana.

Mahasiswa KKL berharap tradisi positif ini dapat terus berlangsung dan menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah di Desa Mega Timur, khususnya di Parit Ayyub.

Penulis : Shafira Ramadania

Sosialisasi Anti Bullying Menuju Sekolah Aman: Mahasiswa KKL Mega Timur IAIN  Pontianak Bergerak di SD Negeri 22 Sungai Ambawang

Sosialisasi Anti Bullying Menuju Sekolah Aman: Mahasiswa KKL Mega Timur IAIN Pontianak Bergerak di SD Negeri 22 Sungai Ambawang


 Desa Mega Timur, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang bertugas di Desa Mega Timur mengadakan sosialisasi anti-bullying di SD Negeri 22 Sungai Ambawang. Kegiatan ini menyasar siswa kelas 4, 5, dan 6 dengan tujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, penuh empati, dan menghargai setiap individu.

Materi sosialisasi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami siswa. Salah satu anggota tim, Dwi, menjelaskan pentingnya saling menghargai dan peduli terhadap sesama teman.

“Kami ingin menumbuhkan rasa peduli agar siswa tidak menyakiti atau membiarkan teman mereka disakiti, serta membekali mereka dengan keberanian untuk melaporkan perundungan kepada orang dewasa,” ujarnya.

Dwi juga memberikan panduan praktis dalam menghadapi perundungan.“Jika kalian melihat atau mengalami perundungan, segera ceritakan kepada orang yang bisa dipercaya dan memberi rasa aman, seperti guru, saudara, atau orang tua,” tambahnya.

Sosialisasi ini berlangsung interaktif, dengan para siswa antusias mengikuti setiap sesi. Pihak sekolah mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKL dan berharap kegiatan ini mampu membentuk lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan bebas dari perundungan.

Melalui bekal pengetahuan ini, para siswa diharapkan dapat membangun pertemanan yang positif, menghargai perbedaan, dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah. Misi mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Desa Mega Timur ini tidak hanya sebatas pengabdian, tetapi juga investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang berkarakter.

Penulis : Shafira Ramadania

Sosialisasi Ketiga Anti-Bullying di SD Negeri 13 Parit Lengkong: Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Sosialisasi Ketiga Anti-Bullying di SD Negeri 13 Parit Lengkong: Wujudkan Sekolah Ramah Anak


 Parit Lengkong, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Tim sosialisasi Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak kembali melanjutkan rangkaian penyuluhan bertema anti-bullying, kali ini di SD Negeri 13 Parit Lengkong. Kegiatan yang digelar di aula sekolah tersebut menjadi yang ketiga kalinya dilaksanakan sebagai upaya membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya menghentikan segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah.

Sosialisasi diikuti siswa kelas 3, 4, 5, dan 6, dengan materi yang membahas pengertian bullying, jenis-jenis perundungan seperti verbal, fisik, sosial, dan cyberbullying, serta dampak negatifnya bagi korban maupun pelaku.

Dengan metode komunikasi yang ramah anak, diselingi permainan dan sesi tanya jawab, kegiatan berlangsung interaktif dan menyenangkan. Siswa diajak memahami bahwa bullying bukan masalah sepele, dan setiap anak berhak merasa aman serta dihargai di sekolah.

Kepala SD Negeri 13 Parit Lengkong, Ibu Rina Marlina, S.Pd., menyambut baik kegiatan ini.

“Terima kasih sudah menyampaikan materi yang penting ini. Anak-anak perlu tahu bahwa bullying bukan hanya menyakiti fisik, tetapi juga hati. Semoga kegiatan ini membuka wawasan mereka dan menjadi pengingat untuk saling menghargai teman,” ujarnya di hadapan siswa dan guru yang hadir.

Melalui sosialisasi ini, tim KKL berharap tumbuh kesadaran sejak dini untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Semua warga sekolah, baik guru maupun siswa, diingatkan untuk berperan aktif menumbuhkan budaya saling menghormati dan peduli satu sama lain.

Penulis : Dwi Nurul Fadillah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sosialisasikan Pencegahan Bullying di MTS Babussalam

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Sosialisasikan Pencegahan Bullying di MTS Babussalam


 Teluk Pakedai, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan bullying di MTS Babussalam, Desa Madura, Kecamatan Teluk Pakedai. Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa yang hadir.

Materi sosialisasi disampaikan oleh dua pemateri, Ridho Wahyudi dan Abdul Ridho Mubarak. Keduanya menjelaskan pengertian bullying, bentuk-bentuk perundungan seperti fisik, verbal, sosial, dan cyberbullying, serta memberikan contoh perilaku yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.

Selain mengenal bentuk-bentuknya, siswa juga diajak memahami dampak buruk bullying terhadap korban maupun pelaku. Pemateri memaparkan cara mencegah dan mengatasi perundungan, baik secara individu maupun kolektif sebagai komunitas sekolah.

Kegiatan berlangsung interaktif, di mana para siswa diberi kesempatan bertanya, berbagi pengalaman, dan menyampaikan pendapat. Suasana menjadi hidup karena pembahasan dikaitkan langsung dengan realitas yang mereka alami sehari-hari.

Pihak sekolah mengapresiasi kegiatan ini dan berharap para siswa semakin sadar akan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Penulis : Abdul ridho mubarak

Mahasiswa KKL Psikologi IAIN Pontianak Gelar Penyuluhan Pencegahan Stunting di Desa Madura

Mahasiswa KKL Psikologi IAIN Pontianak Gelar Penyuluhan Pencegahan Stunting di Desa Madura


 Desa Madura, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Jurusan Psikologi IAIN Pontianak melaksanakan penyuluhan pencegahan stunting di Balai Desa Madura, Kecamatan Telok Pakedai, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama mahasiswa KKL dengan bidan desa, kader kesehatan setempat, serta dukungan penuh dari pemerintah desa.

Penyuluhan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya para orang tua dan calon orang tua, tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini serta dampak jangka panjang stunting jika tidak dicegah secara tepat.

Acara dimulai pukul 09.45 WIB dan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Madura, Jatim, yang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Tolong disimak karena ini penjelasan yang sangat penting untuk masyarakat dan perkembangan desa,” ujarnya dalam sambutan.

Materi penyuluhan dibawakan oleh dua mahasiswa Psikologi, yakni Abdul Ridho Mubarak, yang memaparkan pentingnya gizi untuk perkembangan kognitif anak, dan Juwita Aprilia, yang memberikan informasi tentang stimulasi perkembangan anak menggunakan bahan-bahan sederhana di rumah.

Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami, diselingi diskusi interaktif bersama peserta yang terdiri dari ibu kader, warga desa, dan tokoh masyarakat. Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta terkait topik yang dibahas.

Selain itu, mahasiswa juga memberikan contoh langsung kegiatan stimulasi perkembangan anak yang bisa diterapkan di rumah. Langkah ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, pembagian leaflet informasi, dan dokumentasi bersama seluruh peserta. Warga mengapresiasi kegiatan ini karena dianggap sangat bermanfaat dan relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Madura akan pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat, sehingga tumbuh kembang anak dapat terjaga secara optimal, baik dari segi fisik maupun psikologis.

Penulis : Abdul ridho Mubarak

Hari ke-15 KKL di Punggur Kecil: Mahasiswa IAIN Pontianak Lanjutkan Pengabdian dengan Program Edukasi dan Keagamaan

Hari ke-15 KKL di Punggur Kecil: Mahasiswa IAIN Pontianak Lanjutkan Pengabdian dengan Program Edukasi dan Keagamaan


 Punggur Kecil, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Memasuki hari ke-15 pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), mahasiswa IAIN Pontianak terus menunjukkan semangat tinggi dalam melaksanakan berbagai program pengabdian kepada masyarakat di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Sejak pagi, tim KKL berpencar ke beberapa lokasi sesuai agenda yang telah dirancang. Sebagian mahasiswa melanjutkan program mengajar di TK Karya Nyata dan SDN 01 Punggur Kecil. Proses belajar berlangsung interaktif, disambut antusias oleh para siswa. Selain menyampaikan materi pelajaran, mahasiswa juga membangun kedekatan dengan anak-anak melalui metode pembelajaran yang menyenangkan.

Di lokasi berbeda, sejumlah mahasiswa melakukan survei dan observasi ke SMPN 3 Punggur Kecil sebagai persiapan awal pelaksanaan seminar edukatif bertema kenakalan remaja. Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dengan pihak sekolah. Sambutan positif diberikan oleh para guru, bahkan pihak sekolah menyatakan dukungan penuh terhadap rencana seminar tersebut.

Menjelang malam, aktivitas KKL berlanjut. Usai salat Magrib berjamaah di Masjid Nurul Yaqin, para mahasiswa mengajar mengaji anak-anak di Jalan Pelita 1. Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai sesi belajar Al-Qur’an, yang dilanjutkan dengan pembelajaran praktik tata cara wudhu yang benar. Dengan sabar dan telaten, mahasiswa membimbing anak-anak memahami pentingnya wudhu sebagai bagian dari menjaga kebersihan dan kesucian sebelum beribadah.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Senyum ceria anak-anak menjadi tanda keberhasilan hari itu, sekaligus bukti bahwa kehadiran mahasiswa KKL membawa manfaat nyata bagi pengembangan ilmu, akhlak, dan kehidupan beragama masyarakat Punggur Kecil.

Penulis : Aisah

Sosialisasi Anti-Bul ying di MIS & MTs Al-Ikhlas Mega Timur: Upaya Bersama Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman

Sosialisasi Anti-Bul ying di MIS & MTs Al-Ikhlas Mega Timur: Upaya Bersama Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman

 


Mega Timur, 30 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan, MIS dan MTs Al-Ikhlas Mega Timur menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying pada Jumat (30/7). Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6 MIS, serta kelas 1, 2, dan 3 MTs, bersama seluruh tenaga pendidik dari kedua jenjang pendidikan.

Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman seluruh warga sekolah mengenai pentingnya mencegah dan menangani perundungan yang berpotensi merugikan perkembangan psikologis dan akademis siswa. Materi yang disampaikan mencakup pengertian bullying, jenis-jenisnya, dampak negatif yang ditimbulkan, serta langkah-langkah konkret untuk mencegah dan melaporkan tindakan perundungan.

Kepala sekolah MIS dan MTs Al-Ikhlas Mega Timur dalam sambutannya menegaskan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi semua anak. “Kami berharap, setelah kegiatan ini, seluruh warga sekolah semakin sadar dan peduli terhadap pentingnya saling menghormati, menghargai, dan menciptakan suasana belajar yang positif tanpa kekerasan,” ujarnya.

Acara diisi dengan diskusi interaktif, pemutaran video edukatif, serta sesi tanya jawab yang melibatkan siswa secara aktif. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam pencegahan dan penanganan kasus bullying di lingkungan sekolah.

Dengan adanya sosialisasi ini, semangat menciptakan sekolah ramah anak semakin menguat, menjadikan MIS dan MTs Al-Ikhlas Mega Timur sebagai salah satu pelopor dalam upaya pencegahan bullying di wilayahnya.

Penulis : Dwi Nurul Fadillah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Lanjutkan Pengabdian di Hari ke-14 di Desa Punggur Kecil

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Lanjutkan Pengabdian di Hari ke-14 di Desa Punggur Kecil


 Punggur Kecil, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Desa Punggur Kecil kembali menjadi saksi antusiasme mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang kini memasuki hari ke-14 pelaksanaan program. Pada hari ini, para mahasiswa menyebar ke berbagai wilayah baru desa untuk melakukan kegiatan observasi dan pengabdian, dengan fokus utama pada sektor pendidikan dan sosial keagamaan.

Di SDN 01 Punggur Kecil, salah satu tim mahasiswa melakukan observasi kegiatan belajar-mengajar. Kehadiran mereka disambut hangat oleh para guru dan kepala sekolah. “Saya senang dengan kehadiran kalian sebagai mahasiswa karena terkadang kami kewalahan, apalagi bila ada guru yang sakit atau izin. Kehadiran kalian sangat membantu,” ujar kepala sekolah dengan antusias. Diharapkan interaksi ini dapat mempererat hubungan akademik dan kerja sama praktis antara mahasiswa dan tenaga pendidik setempat.

Tim lain mengunjungi SMA dan SMK Pelangi Nusantara untuk membahas rencana seminar mengenai kenakalan remaja. Guru-guru di sekolah tersebut menyambut baik inisiatif ini dan memberikan izin penuh untuk pelaksanaan kegiatan. Diskusi yang berlangsung mencerminkan kepedulian bersama terhadap isu remaja di lingkungan desa.

Sementara itu, tim ketiga mengunjungi TK Karya Nyata, taman kanak-kanak pertama di Desa Punggur Kecil. Para guru menyambut kedatangan mahasiswa dengan penuh semangat dan langsung memberikan kesempatan bagi mereka untuk mulai mengajar keesokan harinya. Antusiasme ini menunjukkan keterbukaan pihak sekolah terhadap inovasi dan bantuan tenaga pendidikan dari luar.

Menjelang malam, seluruh mahasiswa KKL berkumpul di Masjid Nurul Yaqin untuk melaksanakan salat Magrib berjamaah. Kegiatan dilanjutkan dengan mengajar mengaji kepada anak-anak yang hadir dalam jumlah cukup banyak. Aktivitas ini menjadi penutup hari yang produktif dan memperlihatkan peran aktif mahasiswa KKL dalam mendukung pendidikan agama dan kegiatan sosial di Desa Punggur Kecil.

Penulis : Aisah

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak