LP2M IAIN PONTIANAK
Senam Pagi dan Perpisahan Mahasiswa KKN Universitas Panca Bhakti di Desa Parit Keladi

Senam Pagi dan Perpisahan Mahasiswa KKN Universitas Panca Bhakti di Desa Parit Keladi

 


Desa Parit Keladi, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Pada pagi hari Minggu, 4 Agustus 2025, masyarakat Desa Parit Keladi merayakan kegiatan senam pagi bersama dan perpisahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Panca Bhakti. Acara dihadiri oleh warga, perangkat desa, serta seluruh mahasiswa KKN yang telah melaksanakan pengabdian selama kurang lebih 40 hari.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan senam pagi yang dipandu oleh instruktur. Masyarakat dari berbagai usia mengikuti senam dengan antusias, mencerminkan semangat hidup sehat dan kebersamaan yang telah terjalin selama masa KKN.

Usai senam, acara dilanjutkan dengan pembagian doorprize yang menambah keceriaan warga. Hadiah-hadiah menarik berhasil menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban antara mahasiswa dan masyarakat.

Dalam prosesi perpisahan, perwakilan mahasiswa menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat, dukungan, dan kerjasama warga selama pelaksanaan KKN. Perangkat desa turut memberikan apresiasi atas kontribusi positif mahasiswa, baik melalui program kerja maupun kehadiran yang membawa semangat baru bagi desa.

Kegiatan ini menjadi momen berkesan, menandai akhir dari kebersamaan mahasiswa dan masyarakat Desa Parit Keladi. Harapannya, tali silaturahmi dan semangat pengabdian tetap terjaga di masa mendatang.

Penulis : atikah khusnul khotima

Sosialisasi Bijak Bergaul: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Hadir di Tengah Siswa SMPN 13

Sosialisasi Bijak Bergaul: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Hadir di Tengah Siswa SMPN 13


 Kuala Dua, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Dalam rangka memberikan edukasi kepada remaja tentang pentingnya menjaga pergaulan yang sehat, Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak dari Kelompok Kuala Dua 1 mengadakan kegiatan sosialisasi bertema "Bijak Bergaul, Cegah Pergaulan Bebas" di SMP Negeri 13 Kuala Dua. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 7 Agustus 2025, dan diikuti oleh siswa kelas IX B dengan antusiasme yang tinggi.

Materi sosialisasi disampaikan oleh dua orang mahasiswa KKL, yaitu Haidir, dan Jumarni. Mereka menjelaskan secara interaktif tentang definisi pergaulan bebas, jenis-jenisnya, serta dampak negatif yang ditimbulkan, baik secara fisik, psikis, maupun sosial. Dengan bahasa yang sederhana dan pendekatan yang ramah, para mahasiswa mampu membangun komunikasi yang baik dengan para siswa.

“Pergaulan bebas bukan hanya tentang hal-hal yang bersifat seksual, tetapi juga mencakup penyalahgunaan narkoba, kebiasaan merokok sejak dini, dan gaya hidup bebas yang tidak sesuai dengan norma agama dan sosial,” jelas Jumarni saat menyampaikan pemaparannya.

Selain ceramah, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi kelompok kecil, di mana para siswa diberi kesempatan untuk mengungkapkan pendapat serta bertanya tentang persoalan pergaulan di lingkungan mereka. Tak hanya itu, mahasiswa KKL juga mengajak para siswa untuk membuat komitmen diri dalam bentuk tulisan singkat sebagai refleksi dan janji untuk menjaga pergaulan yang sehat.

Salah satu siswa, Anisa dari kelas IX B, mengaku senang mengikuti kegiatan ini. “Biasanya kami cuma dapat pelajaran dari guru, tapi kali ini ada kakak-kakak yang ngajarin dengan cara yang asik dan mudah dimengerti. Saya jadi lebih paham kenapa kita harus hati-hati dalam memilih teman dan menjaga pergaulan,” ucapnya. Kegiatan ini ditutup dengan pembacaan doa bersama dan penyerahan simbolis poster edukasi “Stop Pergaulan Bebas” dari mahasiswa KKL kepada pihak sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan edukatif di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun karakter generasi muda yang tangguh, bermoral, dan sadar akan nilai-nilai agama serta sosial. Sosialisasi ini menjadi bagian dari program kerja KKL dalam bidang penyuluhan sosial dan keagamaan yang dilaksanakan di Desa Kuala Dua.

Penulis : Arrohman
MI Darul Falah Gelar Sosialisasi Anti-Bullying Bagi Siswa

MI Darul Falah Gelar Sosialisasi Anti-Bullying Bagi Siswa


 Parit Keladi, 2 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— MI Darul Falah, yang berlokasi di Jalan Karya Tani, Desa Parit Keladi, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi materi tentang bullying pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya bullying serta strategi pencegahan dan penanganannya di lingkungan sekolah.

Sosialisasi diikuti oleh seluruh siswa MI Darul Falah dan difasilitasi oleh mahasiswa IAIN Pontianak. Para pemateri menjelaskan pengertian bullying, jenis-jenis bullying yang umum terjadi di sekolah, dampak psikologis dan sosial yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh siswa, guru, maupun orang tua.

Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan, terutama saat sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Beberapa siswa bahkan membagikan pengalaman terkait perlakuan tidak menyenangkan yang pernah mereka alami atau saksikan di sekolah.

Kepala MI Darul Falah menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini dan berharap siswa semakin sadar akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan tercipta budaya saling menghargai dan menghormati di antara siswa serta meningkatnya kepedulian terhadap sesama, guna membentuk generasi yang sehat secara mental dan sosial.

Penulis : haidar arzuanzi al jabar

Senam Pagi dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia Digelar di Pos UKK Desa Parit Keladi

Senam Pagi dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia Digelar di Pos UKK Desa Parit Keladi

 


Parit Keladi, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Dalam rangka meningkatkan kebugaran dan kesehatan lansia, Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Desa Parit Keladi, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, menyelenggarakan kegiatan Senam Pagi dan Pemeriksaan Kesehatan pada Jumat, 1 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti lansia dari lingkungan sekitar, didampingi oleh kader Pos UKK, mahasiswa IAIN Pontianak, serta mahasiswa Universitas Panca Bhakti (UPB) yang tengah melaksanakan pengabdian masyarakat di desa tersebut.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan senam pagi bersama. Senam dipandu mahasiswa yang telah mendapat pelatihan kebugaran, diiringi musik ceria sehingga para lansia tampak antusias dan semangat mengikuti gerakan. Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, serta konsultasi kesehatan ringan. Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi kondisi kesehatan secara dini sekaligus memberikan edukasi tentang pola hidup sehat bagi lansia.

Ibu-ibu kader Pos UKK berperan aktif mendampingi kegiatan dan memberikan dukungan moril kepada para peserta. Mahasiswa dari IAIN Pontianak dan UPB juga berkontribusi dalam pendampingan teknis, dokumentasi, dan edukasi kesehatan, baik fisik maupun mental.

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, dan warga desa untuk menciptakan lingkungan yang sehat, peduli, dan inklusif bagi lansia. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya lansia, di Desa Parit Keladi.

Penulis : haidar arzuanza al jabar

KKL Arus Deras Gelar Event “Stop Bullying” di SMP 7 Satap Teluk Pakedai

KKL Arus Deras Gelar Event “Stop Bullying” di SMP 7 Satap Teluk Pakedai

 


Desa Arus Deras, 8 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Kelompok Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Arus Deras menyelenggarakan event “Stop Bullying” di Laboratorium SMP 7 Satap Teluk Pakedai pada Jumat, 8 Agustus 2025, pukul 08.00 hingga selesai. Kegiatan ini mengusung tema “Luka Temanmu Adalah Luka Kita” dengan tujuan meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya bullying dan menciptakan lingkungan sekolah yang ramah dan aman.

Acara dipandu oleh Rendy sebagai MC, sedangkan pemateri Nurul, Uswatun, dan Seika berbagi wawasan penting mengenai pencegahan bullying serta cara membangun hubungan yang harmonis di sekolah. Kepala sekolah turut menekankan bahwa bullying tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga bisa muncul di kelas maupun di lingkungan rumah.

Kegiatan berlangsung interaktif, mendorong siswa untuk memahami bahwa setiap orang berhak merasa aman dan dihargai. Para peserta diajak menyadari bahwa perubahan untuk menghentikan bullying harus dimulai dari diri sendiri.

Melalui event ini, KKL Arus Deras menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan bullying sekaligus menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya saling menghormati di lingkungan sekolah. Semoga kegiatan ini memberi dampak positif bagi siswa dan masyarakat sekolah secara luas.

Penulis : Halimatun sa'diah

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Sosialisasi Seminar Menabung di SD Negeri 20 Sungai Raya

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Sosialisasi Seminar Menabung di SD Negeri 20 Sungai Raya


Kuala Dua, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak melaksanakan kegiatan Sosialisasi Seminar Menabung bagi siswa kelas 6B di SD Negeri 20 Sungai Raya, Kamis, 7 Agustus 2025.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan sambutan dari Cahaya Askiya, perwakilan mahasiswa KKL sekaligus pemateri. Dalam kesempatan tersebut, Cahaya menekankan pentingnya menanamkan kebiasaan menabung sejak dini serta memperkenalkan konsep dasar menabung kepada para siswa.

Materi yang disampaikan meliputi:

  • Pengertian menabung

  • Manfaat menabung bagi masa depan

  • Cara-cara menabung yang sederhana untuk anak usia sekolah dasar

  • Simulasi praktik menabung secara sederhana

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Sesi ditutup dengan tanya jawab serta pembuatan celengan oleh siswa, sebagai sarana praktik langsung agar semangat menabung dapat terus diterapkan.

Seminar ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKL dalam menanamkan nilai literasi keuangan dan membentuk kebiasaan positif sejak usia dini.

Penulis : Aini

Perpisahan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di TPA As-Syifa

Perpisahan Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di TPA As-Syifa


Jangkang 1, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Suasana haru menyelimuti TPA As-Syifa saat mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak mengadakan acara perpisahan. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian pengabdian mahasiswa selama beberapa minggu mengajar dan membimbing anak-anak di TPA tersebut.

Dalam kesempatan ini, mahasiswa memberikan bingkisan berupa makanan ringan sebagai kenang-kenangan. Anak-anak tampak senang sekaligus sedih harus berpisah dengan para kakak pembimbing yang selama ini mendampingi mereka. Salah seorang mahasiswa menyampaikan pesan:
“Assalamualaikum adik-adik, hari ini kakak-kakak pamit. Semoga ilmu yang kami ajarkan bisa terus kalian amalkan,” ujar mahasiswa dalam sambutannya.

Anak-anak pun membalas dengan ucapan terima kasih dan ungkapan kebahagiaan karena telah diajarkan mengaji dan mendapatkan motivasi. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kenangan yang mengabadikan momen kebersamaan.

Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam, membuktikan bahwa pengabdian singkat sekalipun dapat memberikan dampak positif dan menginspirasi anak-anak untuk terus belajar serta mengamalkan ilmu yang diterima.

Penulis : Sucy Ramadani

Bangun Kesadaran Remaja, Mahasiswa KKL Kuala Dua 1 Sosialisasikan Dampak Pergaulan Bebas di SMPN 13

Bangun Kesadaran Remaja, Mahasiswa KKL Kuala Dua 1 Sosialisasikan Dampak Pergaulan Bebas di SMPN 13


 Kuala Dua, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Remaja merupakan generasi yang rentan terhadap berbagai pengaruh negatif lingkungan, termasuk pergaulan bebas. Menyadari pentingnya memberikan edukasi dini mengenai bahaya pergaulan bebas, Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak kelompok Kuala Dua 1 menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Bijak dalam Pergaulan” kepada siswa-siswi kelas IX C SMP Negeri 13 Kuala Dua pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKL dalam bidang pendidikan dan sosial yang bertujuan untuk membangun kesadaran remaja akan pentingnya menjaga diri, memahami batasan pergaulan, serta membekali diri dengan nilai-nilai agama dan moral yang kuat.

Kegiatan sosialisasi dimulai pada pukul 09.00 WIB di ruang kelas IX C, yang diikuti oleh lebih dari 30 siswa. Suasana kelas tampak antusias menyambut kedatangan para mahasiswa KKL yang hadir dengan semangat mengedukasi. Materi disampaikan oleh Surya dan Puput Nurkholipah dan juga Murtado sebagai operator, Yaya dan Zahra sebagai ice breaking perwakilan mahasiswa KKL, dengan bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami oleh para siswa.

Dalam penyampaian materinya, ia menjelaskan pengertian pergaulan bebas, jenis-jenisnya, faktor penyebab, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan, mulai dari rusaknya moral, prestasi yang menurun, hingga risiko kesehatan dan sosial yang mengancam masa depan remaja. Tak hanya itu, mahasiswa juga menyampaikan pentingnya memperkuat iman dan taqwa sebagai benteng diri, memilih teman yang baik, serta membangun komunikasi terbuka dengan orang tua dan guru. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari siswa yang menunjukkan rasa ingin tahu mereka terhadap materi yang disampaikan.

Salah satu siswa, Raka, mengaku bahwa kegiatan ini membuka pandangannya terhadap dunia remaja yang ternyata menyimpan banyak tantangan. “Saya jadi lebih paham batasan dalam pergaulan. Ternyata, banyak hal yang sebelumnya saya anggap biasa, tapi bisa berdampak besar kalau tidak hati-hati,” ungkapnya.

Di akhir sesi, mahasiswa membagikan lembar edukasi berupa poster dan stiker bertema “Remaja Hebat, Bijak dalam Pergaulan” sebagai bentuk pengingat visual kepada para siswa untuk terus berhati-hati dalam bergaul.

Dengan berakhirnya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa kelas IX C SMPN 13 Kuala Dua memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga pergaulan serta mampu membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan. Mahasiswa KKL kelompok Kuala Dua 1 berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi langkah awal bagi perubahan sikap remaja ke arah yang lebih positif dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga menjadi media pembelajaran langsung bagi mereka dalam menyampaikan nilai-nilai agama dan sosial yang aplikatif. Ke depannya, mahasiswa KKL berkomitmen untuk terus aktif berkontribusi dalam upaya membangun generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing tinggi.

Penulis : Arrohman


SMPN 13 Jadi Sasaran Edukasi: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kampanyekan Bahaya Pergaulan Bebas

SMPN 13 Jadi Sasaran Edukasi: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kampanyekan Bahaya Pergaulan Bebas

 


Kuala Dua, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Kesadaran akan pentingnya pendidikan karakter dan moral di kalangan remaja mendorong Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak, Kelompok Kuala Dua 1, untuk menggelar sosialisasi bertajuk “Bahaya Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja” yang dilaksanakan di SMP Negeri 13, khususnya untuk siswa-siswi kelas IX D. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja tematik yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang pentingnya menjaga pergaulan di era modern yang penuh tantangan. Sosialisasi dimulai pukul 08.00 WIB dan disambut antusias oleh para siswa dan guru pendamping.

Dalam pembukaannya, salah satu anggota tim KKL, Nazwa, menyampaikan bahwa remaja merupakan usia yang sangat rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan, termasuk dalam hal pergaulan bebas. “Masa remaja adalah fase pencarian jati diri, dan di masa ini banyak godaan yang bisa menjauhkan kita dari nilai-nilai agama dan moral. Itulah mengapa penting untuk membekali para siswa dengan pengetahuan yang tepat,” ujarnya.

Materi sosialisasi disampaikan secara interaktif oleh para mahasiswa KKL dengan pendekatan persuasif dan ramah. Mereka memaparkan pengertian pergaulan bebas, jenis-jenisnya, serta dampak negatif yang dapat timbul, baik dari sisi kesehatan, psikologis, maupun sosial. Salah satu fokus utama adalah pada pentingnya menjaga batasan dalam pertemanan, mengenali ciri-ciri lingkungan yang tidak sehat, serta meningkatkan kesadaran diri dan kontrol terhadap pengaruh negatif media sosial.

Untuk menarik perhatian peserta, mahasiswa KKL juga menampilkan simulasi kasus dan mengajak siswa berperan serta dalam diskusi kelompok. Banyak siswa yang aktif bertanya dan menceritakan pengalaman mereka, yang kemudian dijadikan contoh kasus untuk dianalisis bersama.

Salah satu siswa kelas IX D, Salsabila, mengungkapkan bahwa ia merasa senang dan lebih paham setelah mengikuti sosialisasi ini. “Kadang kita nggak sadar kalau lingkungan pertemanan itu bisa pengaruh banget. Tadi dijelasin dengan contoh nyata, jadi mudah dimengerti,” ujarnya sambil tersenyum.

Di akhir sesi, para mahasiswa memberikan pesan moral dan motivasi kepada siswa agar tetap menjaga diri, menghormati orang tua dan guru, serta menjadikan agama sebagai pedoman hidup. Mereka juga membagikan lembar edukasi singkat berisi ringkasan materi yang telah disampaikan agar siswa dapat membacanya kembali di rumah.

Kepala Sekolah SMPN 13, Adnansyah, S.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKL IAIN Pontianak atas inisiatif kegiatan ini. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena sangat membantu kami dalam membina karakter siswa. Kami berharap kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Dengan terlaksananya sosialisasi ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak berharap dapat menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda, khususnya para siswa SMPN 13. Edukasi tentang bahaya pergaulan bebas bukan hanya tugas guru dan orang tua, namun juga menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat, termasuk mahasiswa. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari perubahan besar menuju generasi yang lebih bijak dan berakhlak mulia.

Penulis : Arrohman


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok Kuala Dua 1 Gelar Sosialisasi Bahaya Pergaulan Bebas di SMPN 13

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Kelompok Kuala Dua 1 Gelar Sosialisasi Bahaya Pergaulan Bebas di SMPN 13

 


Kuala Dua, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Dalam rangka meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya pergaulan bebas, Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak kelompok Kuala Dua 1 menggelar kegiatan sosialisasi dengan tema “Bijak Bergaul, Selamatkan Masa Depan” di SMP Negeri 13 Kuala Dua. Acara ini berlangsung pada Kamis, 7 Agustus 2025 dan diikuti oleh seluruh siswa kelas IX A, B, C, dan D.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKL dalam bidang penyuluhan sosial dan keagamaan yang bertujuan memberikan edukasi moral serta membentengi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan sosial, khususnya yang berkaitan dengan pergaulan bebas.

Acara sosialisasi dimulai pukul 08.30 WIB di aula sekolah, dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMPN 13, H. Adnansyah, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif para mahasiswa KKL yang telah memilih tema penting dan relevan untuk disampaikan kepada para siswa.

“Kami menyambut baik kegiatan seperti ini karena sangat membantu kami dalam membentuk karakter siswa yang lebih waspada dan bertanggung jawab terhadap perilaku pergaulan mereka,” ujar beliau.

Selanjutnya, perwakilan mahasiswa KKL, saudari Wardaniyah Arda, memperkenalkan tim dan menyampaikan maksud dari kegiatan tersebut. Sosialisasi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan materi, tayangan video edukatif, diskusi kelompok, serta tanya jawab.

Materi inti dibawakan oleh saudara Ryan Fathi Farhad, mahasiswa Prodi Manajemen Bisnis Islam, yang menyoroti bahaya pergaulan bebas dari aspek agama, kesehatan, dan sosial. Ia menegaskan pentingnya kontrol diri, memilih teman yang baik, serta meningkatkan keimanan untuk menjaga diri dari perilaku menyimpang.

“Pergaulan bebas bukan hanya merusak masa depan, tetapi juga menjauhkan kita dari nilai-nilai agama. Oleh karena itu, remaja harus paham bagaimana membatasi diri dan bergaul secara sehat,” tegas Ridwan dalam pemaparannya.

Para siswa terlihat antusias dan aktif mengikuti kegiatan. Banyak dari mereka yang mengajukan pertanyaan, terutama tentang bagaimana menyikapi tekanan dari teman sebaya dan bagaimana mencari lingkungan yang sehat dan mendukung. Dalam sesi penutup, mahasiswa KKL memberikan kuis interaktif dengan hadiah kecil untuk menambah semangat peserta.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan doa bersama serta pembagian selebaran edukatif yang memuat ringkasan materi dan tips bergaul sehat bagi remaja. Para guru dan siswa mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini dan berharap dapat berkelanjutan di masa mendatang.

Kegiatan sosialisasi bahaya pergaulan bebas yang digagas oleh Mahasiswa KKL IAIN Pontianak kelompok Kuala Dua 1 menjadi salah satu upaya konkret dalam membina karakter pelajar agar menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan bermoral. Melalui pendekatan yang edukatif dan menyenangkan, kegiatan ini diharapkan mampu meninggalkan kesan positif dan membekas dalam diri para siswa SMPN 13, sebagai bekal dalam menghadapi pergaulan di masa remaja yang penuh tantangan.

Penulis : Arrohman


Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak