LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL Sungai Kakap Gelar Sosialisasi Kampus EXPO IAIN Pontianak di SMA Negeri 1 Sungai Kakap

Mahasiswa KKL Sungai Kakap Gelar Sosialisasi Kampus EXPO IAIN Pontianak di SMA Negeri 1 Sungai Kakap


 Sungai Kakap, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Desa Sungai Kakap Kelompok 47 melaksanakan program kerja sosialisasi kampus dalam rangka EXPO IAIN Pontianak di SMA Negeri 1 Sungai Kakap, Rabu (6/8).

Kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB dengan persiapan peralatan seperti kursi, sound system, proyektor, layar, dan mikrofon untuk mendukung kelancaran acara. Setelah siswa kelas IPS 2 menyelesaikan mata pelajaran Penjaskes, mereka diarahkan untuk bersiap mengikuti sosialisasi.

Acara dibuka dengan sambutan dari panitia, diikuti penyampaian materi oleh tim pemateri yang terdiri dari moderator, time keeper, dan beberapa panitia pendukung lainnya. Materi yang dipaparkan mencakup sejarah IAIN Pontianak serta pengenalan lima fakultas, yaitu Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), dan Fakultas Syariah (FUSYA).

Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Panitia juga membagikan konsumsi untuk peserta selama acara berlangsung. Di akhir sesi, siswa diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait materi yang disampaikan, sehingga tercipta interaksi aktif antara pemateri dan peserta.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada siswa SMA Negeri 1 Sungai Kakap mengenai pendidikan tinggi, sekaligus memotivasi mereka untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Penulis : Maritsa

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Pererat Kedekatan dengan Siswa SDN 39 Sungai Kakap

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Pererat Kedekatan dengan Siswa SDN 39 Sungai Kakap


 Desa Sungai Kakap, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak terus menjalankan program rutin pengajaran di SDN 39 Sungai Kakap setiap hari Senin dan Selasa selama masa pengabdian di desa tersebut.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi ilmu, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa, guru, dan siswa. Kehangatan yang tercipta dalam setiap proses belajar mengajar membuat para mahasiswa KKL merasa diterima layaknya bagian dari keluarga besar sekolah.

Salah satu momen yang membekas adalah ketika seorang siswa dengan polos berkata, “Semoga kita semua bisa bertemu dengan kakak-kakak KKL ya, Kak.” Ucapan sederhana namun penuh makna itu membuat para mahasiswa terharu.

“Anak sekecil mereka sudah bisa memberikan kalimat-kalimat manis dan tulus kepada kami. Hal ini menjadi motivasi sekaligus kenangan indah selama masa pengabdian yang hanya berlangsung 40 hari,” ungkap salah satu mahasiswa KKL.

Dengan keakraban yang terjalin, diharapkan hubungan baik antara mahasiswa KKL dan pihak sekolah dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus semangat belajar serta membangun rasa percaya diri mereka.

Penulis : Usnida Mubarokah

Mahasiswa KKL dan Warga RT 019 RW 006 Rasau Jaya Umum Siapkan Perayaan HUT RI ke-80

Mahasiswa KKL dan Warga RT 019 RW 006 Rasau Jaya Umum Siapkan Perayaan HUT RI ke-80

 


Rasau Jaya, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bersama pengurus RT 019 RW 006 dan warga Desa Rasau Jaya Umum menggelar rapat koordinasi di rumah Ketua RT, Gg. Panduwinata. Pertemuan ini membahas persiapan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan berlangsung pada 17 Agustus 2025.

Dalam rapat, disepakati sejumlah agenda utama, antara lain lomba untuk anak-anak dan dewasa, kerja bakti lingkungan, malam tirakatan, serta upacara bendera tingkat RT. Mahasiswa juga mengusulkan lomba edukatif seperti kuis kemerdekaan dan lomba kebersihan antar-gang, yang disambut positif oleh warga.

Ketua RT 019, Doddy, mengapresiasi kolaborasi ini. “Kami sangat senang ada kerjasama dengan mahasiswa. Setiap tahun kami mengadakan acara 17 Agustus, tapi dengan ide dan semangat baru dari adik-adik KKL, saya yakin tahun ini akan lebih meriah dan berkesan,” ujarnya.

Soma, salah satu mahasiswa KKL, juga menegaskan tujuan keterlibatan mereka. “Kami ingin berkontribusi mempererat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan positif yang tidak hanya seru, tetapi juga bermanfaat bagi warga,” katanya.

Rapat berlangsung kondusif dan menghasilkan kesepakatan jadwal kegiatan serta pembagian tugas antara panitia RT dan mahasiswa. Rangkaian acara akan dimulai 19 Agustus dengan kerja bakti lingkungan dan ditutup pada 23 Agustus malam dengan syukuran kemerdekaan. Rapat berakhir pukul 22.00 WIB dan akan dilanjutkan dengan rapat teknis pekan depan.

Penulis : Tri Susanti

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan PKK Rasau Jaya Umum Tanam Tanaman Obat Keluarga

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan PKK Rasau Jaya Umum Tanam Tanaman Obat Keluarga


 Rasau Jaya, 7 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak bersama ibu-ibu PKK Desa Rasau Jaya Umum melaksanakan kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di area samping posko PKK. Program ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus pelestarian pengobatan tradisional berbasis tanaman herbal.

Berbagai jenis tanaman ditanam, di antaranya jahe, kunyit, lengkuas, sereh, daun sirih, kumis kucing, cabai, labu, dan sambiloto. Sebelum penanaman, peserta mendapatkan penyuluhan singkat mengenai manfaat tanaman herbal serta cara merawatnya agar tumbuh optimal.

Ketua PKK Desa Rasau Jaya Umum, Endang Susanti, mengungkapkan rasa senangnya. “Selain bermanfaat untuk pengobatan ringan sehari-hari, tanaman TOGA juga mempercantik lingkungan rumah dan menambah wawasan para ibu tentang tanaman herbal,” ujarnya.

Arya Tri Saputra, mahasiswa KKL sekaligus penanggung jawab kegiatan, menyampaikan tujuan penanaman TOGA. “Kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan secara alami dan mandiri. Tanaman obat keluarga adalah warisan budaya yang perlu kita jaga bersama,” katanya.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB dalam suasana akrab dan penuh semangat. Tanaman yang telah ditanam akan dirawat bersama oleh ibu-ibu PKK, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda desa Rasau Jaya Umum.

Penulis : Tri Susanti

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan Ibu PKK Rasau Jaya Umum Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Alami

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan Ibu PKK Rasau Jaya Umum Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Alami

 


Rasau Jaya, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak bersama ibu-ibu PKK Desa Rasau Jaya Umum menggelar kegiatan pembuatan pupuk kompos di area Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk alami yang ramah lingkungan.

Pupuk kompos dibuat dari bahan-bahan organik seperti sekam padi, tanah, dan kotoran ternak. Proses pembuatannya dilakukan secara gotong royong menggunakan metode fermentasi sederhana dengan EM4 (Effective Microorganisms 4). Hasil pupuk ini akan digunakan untuk tanaman obat keluarga, tanaman hias, serta kebun warga.

Ketua PKK Desa Rasau Jaya Umum, Endang Susanti, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat bermanfaat, apalagi bahan-bahannya mudah didapat. Harapannya masyarakat bisa membuat pupuk sendiri dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa KKL, Fitria, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana edukasi praktis bagi warga. “Kami ingin masyarakat melihat bahwa sampah organik bisa diolah menjadi pupuk bermanfaat. Ini juga mendukung pertanian ramah lingkungan di desa,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Warga berencana melanjutkan produksi pupuk kompos secara mandiri sebagai bagian dari program berkelanjutan. Acara ditutup pukul 16.00 WIB dengan penyerahan alat pembuatan kompos kepada Ibu PKK serta sesi dokumentasi bersama.

Penulis : Tri Susanti

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Hadirkan Keceriaan di PAUD Taman Pena Kuala Dua

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Hadirkan Keceriaan di PAUD Taman Pena Kuala Dua

 



Kuala Dua, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak dari Kelompok Kuala Dua 1 berkontribusi di bidang pendidikan anak usia dini dengan mengajar dan mendampingi kegiatan di PAUD Taman Pena. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang ini disambut hangat oleh guru dan siswa, menghadirkan suasana belajar yang penuh warna.

Para mahasiswa memulai kegiatan dengan pembacaan doa dan lagu nasional, dilanjutkan dengan pengenalan huruf, angka, dan warna melalui metode bermain sambil belajar. Mereka juga mengajak anak-anak bernyanyi, mendongeng, serta membuat karya sederhana dari kertas lipat.

Atika, salah satu mahasiswa KKL, mengaku pengalaman tersebut sangat berkesan. “Anak-anak di sini sangat antusias. Mereka cepat tanggap dan senang saat kami mendongeng dan bermain. Ini bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga belajar memahami dunia anak-anak,” ujarnya.

Kepala PAUD Taman Pena, Linda, memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa. “Kami merasa terbantu dengan semangat adik-adik mahasiswa. Anak-anak pun lebih semangat dan bahagia. Semoga ini jadi awal kolaborasi yang baik antara pendidikan tinggi dan pendidikan anak usia dini,” ungkapnya.

Selain belajar, mahasiswa juga mendampingi anak-anak dalam aktivitas motorik seperti menari dan senam, membantu guru mengelola kelas, serta memberi perhatian khusus kepada anak-anak yang membutuhkan pendampingan lebih. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan pembagian stiker edukatif, meninggalkan senyum manis di wajah anak-anak.

Kehadiran mahasiswa KKL Kuala Dua 1 membuktikan bahwa pengabdian masyarakat dapat dimulai dari hal sederhana namun berdampak besar—mengajar, mendampingi, dan menebarkan keceriaan di dunia anak-anak.

Penulis : Arrohman

Mahasiswa KKL Pasang Plang Edukasi Sampah di Desa dan Kecamatan Rasau Jaya

Mahasiswa KKL Pasang Plang Edukasi Sampah di Desa dan Kecamatan Rasau Jaya


 Rasau Jaya, 5 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) memasang plang edukasi sampah di dua titik strategis, yakni Kantor Desa dan Kantor Camat Rasau Jaya, Selasa (5/8). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik demi terciptanya lingkungan bersih dan sehat.

Plang edukasi tersebut berisi pesan ajakan untuk tidak membuang sampah sembarangan, memilah sampah organik dan anorganik, serta mengajak masyarakat untuk melakukan daur ulang. Pemasangan dilakukan secara kolaboratif antara mahasiswa KKL, perangkat desa, dan pihak kecamatan. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB di Kantor Desa Rasau Jaya Umum, lalu dilanjutkan pukul 11.00 WIB di Kantor Camat Rasau Jaya.

Kepala Desa Rasau Jaya Umum, Rudiansyah, menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat mendukung inisiatif mahasiswa menghadirkan media edukasi seperti ini. Semoga masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya. Senada, staf Kantor Camat, Nursita, mengatakan, “Plang edukasi ini sangat tepat ditempatkan di kantor pelayanan publik. Banyak warga yang datang setiap hari, sehingga bisa menjadi pengingat visual yang kuat.”

Kegiatan diakhiri dengan dokumentasi bersama sebagai wujud sinergi antara mahasiswa KKL, pemerintah desa, dan kecamatan. Diharapkan keberadaan plang ini menjadi pemicu kepedulian warga terhadap pengelolaan sampah di lingkungannya masing-masing.

Penulis : Tri Susanti

Pemasangan Plang Batas RT/RW di Desa Rasau Kota Wujudkan Tertib Administrasi dan Tata Ruang

Pemasangan Plang Batas RT/RW di Desa Rasau Kota Wujudkan Tertib Administrasi dan Tata Ruang


 Rasau Jaya, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Pemerintah Desa Rasau Kota melaksanakan kegiatan pemasangan plang batas RT dan RW di sejumlah titik strategis wilayah desa, Selasa (6/8). Kegiatan ini bertujuan menertibkan administrasi wilayah serta memudahkan masyarakat maupun tamu yang berkunjung dalam mengenali batas-batas lingkungan setempat.

Pemasangan plang dilakukan dengan melibatkan perangkat desa, ketua RT/RW, serta partisipasi aktif mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak dan kampus mitra. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan pengarahan singkat oleh Kepala Desa Rasau Kota, Suyono, yang menekankan pentingnya penunjuk batas wilayah sebagai bagian dari upaya tertib tata ruang desa. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi demi kelancaran kegiatan ini,” ujarnya.

Para ketua RT dan RW turut memastikan lokasi pemasangan sesuai pembagian wilayah masing-masing. Mahasiswa KKL membantu proses pengukuran, pengeboran, dan penanaman tiang plang. Suasana kerja sama menciptakan semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap pembangunan desa.

Ketua RW 02, Rudi Hartono, menyambut positif kegiatan ini. “Selama ini masyarakat kadang masih bingung dengan batas RT maupun RW. Dengan adanya plang, semua jadi lebih tertib dan jelas,” ungkapnya. Siti Rahmawati, salah satu mahasiswa KKL, juga menyampaikan rasa bangganya dapat terlibat langsung. “Selain belajar dari masyarakat, kami merasa menjadi bagian dari pembangunan desa,” katanya.

Kegiatan berakhir pukul 12.00 WIB dalam keadaan tertib dan lancar. Dengan adanya plang batas ini, diharapkan identitas lingkungan Desa Rasau Kota semakin jelas serta dapat meningkatkan kedisiplinan dan pelayanan administrasi kepada masyarakat.

Penulis : Tri Susanti

Penutupan Program Mengajar Mahasiswa KKL di SD 16 Rasau Jaya Umum Penuh Kehangatan

Penutupan Program Mengajar Mahasiswa KKL di SD 16 Rasau Jaya Umum Penuh Kehangatan


 Rasau Jaya, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) resmi menutup rangkaian program mengajar di SD Negeri 16 Rasau Jaya Umum, Senin (4/8). Kegiatan yang telah berlangsung selama kurang lebih satu minggu ini berakhir dengan suasana haru dan penuh rasa kekeluargaan.

Acara penutupan berlangsung di aula sekolah pada pukul 09.00 WIB, dihadiri Kepala Sekolah Ibu Nunik Siti Anifah, S.Pd., dewan guru, seluruh siswa, dan mahasiswa KKL. Dalam sambutannya, Ibu Nunik menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi mahasiswa selama mengajar dan membina siswa. “Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa. Mereka bukan hanya mengajar mata pelajaran, tetapi juga memberi motivasi dan semangat baru bagi anak-anak di sini,” ujarnya.

Sebagai ungkapan terima kasih, siswa-siswi memberikan bingkisan dan hadiah kecil kepada para mahasiswa. Suasana haru semakin terasa ketika Enjelina Oktavia, perwakilan mahasiswa KKL, menyampaikan kesan dan pesan. “Waktu satu minggu terasa sangat singkat. Kami banyak belajar dari anak-anak, guru, dan masyarakat. Semoga apa yang kami berikan bermanfaat dan dikenang dengan baik,” tuturnya.

Kehangatan momen ini juga dirasakan oleh siswa dan guru. Atifah (12), siswi kelas 6, mengaku senang diajar mahasiswa. “Kakak-kakaknya baik dan ngajarnya seru. Saya jadi semangat belajar matematika,” ungkapnya. Sementara itu, Ibu Ayu, guru kelas 4, menilai kehadiran mahasiswa membawa energi positif. “Anak-anak jadi lebih aktif, dan kami para guru terbantu dalam proses belajar mengajar,” ujarnya.

Acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan berupa sertifikat secara simbolis kepada pihak sekolah, dilanjutkan sesi foto bersama. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam memajukan pendidikan anak-anak bangsa.

Penulis : Tri Susanti

Mahasiswa KKL Pasang Poster Anti-Bullying di SDN 05 Rasau Jaya

Mahasiswa KKL Pasang Poster Anti-Bullying di SDN 05 Rasau Jaya


 Rasau Jaya, 6 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) melaksanakan kegiatan pemasangan poster edukatif bertema Anti-Bullying di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Desa Rasau Jaya pada Rabu (6/8). Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa, guru, dan seluruh warga sekolah tentang bahaya serta dampak negatif perundungan di lingkungan pendidikan.

Poster ditempatkan di titik strategis, seperti gerbang sekolah, mading, lorong kelas, perpustakaan, dan ruang guru, sehingga pesan positif yang terkandung di dalamnya mudah dilihat dan dipahami. Materi poster memuat ajakan untuk saling menghargai, menumbuhkan empati, serta menghindari kekerasan verbal maupun fisik.

Kepala Sekolah SDN 05 Rasau Jaya, Ibu Jiharoh, S.Pd., mengapresiasi langkah mahasiswa. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan pemasangan poster ini. Ini merupakan langkah kecil namun berdampak besar dalam menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying. Semoga anak-anak semakin sadar untuk saling menghormati dan menyayangi sesama teman,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa KKL, Aisyah, berharap poster ini dapat memberikan pengaruh positif. “Kami berharap poster ini bukan hanya sekadar hiasan dinding, tetapi bisa menjadi pengingat harian bagi siswa untuk berperilaku baik dan menjauhi perundungan. Anak-anak adalah generasi penerus yang harus tumbuh dalam lingkungan positif dan suportif,” tuturnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB ini berjalan tertib dan lancar. Diharapkan pesan anti-bullying dapat terus digaungkan dan menjadi budaya positif di lingkungan sekolah.

Penulis : Tri Susanti

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak