LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL Desa Kubu Gelar Aksi Bersih-Bersih Masjid Khairussa’adah

Mahasiswa KKL Desa Kubu Gelar Aksi Bersih-Bersih Masjid Khairussa’adah

 


Kubu, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Pada hari ke-10 pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang tergabung dalam kelompok KKL Desa Kubu melaksanakan kegiatan bersih-bersih di Masjid Khairussa’adah. Aksi ini berlangsung pada Jumat pagi, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, sebagai wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja KKL ini dilaksanakan berdasarkan hasil komunikasi dengan pengurus masjid. Salah satu pengurus, Pak Bushi, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa.

“Alhamdulillah jika adik-adik ingin membantu membersihkan masjid. Silakan juga jika ingin membuat kegiatan di masjid ini,” ujarnya.

Dengan penuh semangat, para mahasiswa membersihkan seluruh area masjid, mulai dari ruang utama salat, tempat wudhu, kamar mandi, hingga halaman luar. Koordinator kelompok KKL Desa Kubu, Haikal Azizi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap tempat ibadah.

“Kami ingin keberadaan kami selama KKL membawa manfaat. Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan masjid dan sarana mempererat hubungan dengan pengurus,” jelasnya.

Melalui aksi bersih-bersih ini, mahasiswa berharap Masjid Khairussa’adah tetap terjaga kebersihannya sehingga memberikan kenyamanan bagi jamaah. Semangat pengabdian ini diharapkan terus berlanjut hingga akhir masa KKL, menjadi kontribusi nyata dalam membangun lingkungan yang bersih dan religius.

Penulis : Abdul Ali Mubarok

Kebersamaan dan Spiritualitas: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikuti Pengajian Mingguan Bersama Ibu-Ibu PKK Desa Air Putih

Kebersamaan dan Spiritualitas: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Ikuti Pengajian Mingguan Bersama Ibu-Ibu PKK Desa Air Putih


 Air Putih, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak turut mempererat silaturahmi dengan warga melalui keikutsertaan dalam pengajian mingguan bersama ibu-ibu PKK Desa Air Putih. Kegiatan yang digelar pada Minggu sore di kediaman Mbak Sul, tokoh perempuan sekaligus pengurus PKK setempat, berlangsung hangat dan penuh kekhusyukan.

Pengajian rutin ini menjadi wadah masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, untuk memperdalam pemahaman Al-Qur’an sekaligus memupuk ukhuwah Islamiyah. Mahasiswa hadir tidak hanya sebagai tamu, tetapi juga aktif membaca ayat suci dan menjaga kekhidmatan acara.

Kegiatan dimulai pukul 13.30 WIB dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci secara bergiliran menggunakan mikrofon yang berpindah dari satu peserta ke peserta lainnya. Suasana syahdu terpancar dari lantunan ayat yang dibacakan dengan penuh ketulusan.

Usai pembacaan, seluruh peserta menunaikan salat Asar berjamaah, yang semakin mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan warga. Acara ditutup dengan santap bersama hidangan sederhana di atas tikar, menciptakan kehangatan layaknya keluarga sendiri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL tidak hanya berkontribusi di bidang sosial dan ekonomi, tetapi juga ikut memperkuat pembinaan spiritual di masyarakat. Kehangatan dan nilai kebersamaan yang terjalin menjadi pengalaman berharga selama masa pengabdian di Desa Air Putih.

Penulis : Cici Reza Mariyani

Tegaskan Identitas Wilayah: Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Pasang Plang RT di Lingkungan Warga

Tegaskan Identitas Wilayah: Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Pasang Plang RT di Lingkungan Warga

 


Sungai Enau, 4 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 melaksanakan salah satu program kerjanya dengan memasang plang RT di sejumlah titik di Desa Sungai Enau A. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mereka dalam mendukung keteraturan administrasi wilayah.

Plang RT yang dipasang merupakan hasil karya mahasiswa KKL sebelumnya, dibuat secara manual dari bahan kayu, dicat, dan ditulis dengan jelas agar mudah dibaca. Setelah melalui tahap pembuatan dan koordinasi dengan ketua RT setempat, mahasiswa langsung melakukan pemasangan di lokasi-lokasi yang telah disepakati.

Pemasangan dimulai sejak siang hari dengan semangat gotong royong. Mahasiswa membagi peran mulai dari menggali lubang, menegakkan plang, hingga memastikan posisinya kokoh dan tepat.

“Pemasangan plang RT ini bertujuan agar masyarakat maupun pendatang dapat dengan mudah mengenali batas wilayah RT masing-masing, serta membantu dalam pendataan dan kegiatan administrasi desa,” ujar Wira, salah satu mahasiswa peserta KKL.

Warga menyambut positif kegiatan ini. Selain memperkuat identitas wilayah, keberadaan plang menjadi bukti bahwa mahasiswa KKL tidak hanya berfokus pada kegiatan pendidikan dan sosial, tetapi juga peduli pada aspek teknis yang berdampak langsung pada keteraturan lingkungan.

Plang RT yang telah terpasang diharapkan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang dan menjadi salah satu warisan kecil dari pengabdian mahasiswa KKL Sungai Enau 2 demi kemajuan dan kerapian administrasi desa.

Penulis :Salsabila aulia safitri

Murah Meriah dan Lezat: Aneka Jajanan Sore Ramaikan Turnamen Sepak Bola di Sungai Enau

Murah Meriah dan Lezat: Aneka Jajanan Sore Ramaikan Turnamen Sepak Bola di Sungai Enau

 


Sungai Enau, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Turnamen sepak bola di Desa Sungai Enau tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan para pemain, tetapi juga menghadirkan suasana meriah bagi warga dan pengunjung yang hadir. Sore itu, lapangan pertandingan dikelilingi oleh berbagai pedagang jajanan yang menambah semarak kegiatan.

Mulai dari gorengan hangat, es segar, hingga camilan kekinian, semua tersedia dan laris diserbu penonton maupun pemain yang beristirahat. Deretan pedagang menciptakan suasana seperti pasar sore mini, lengkap dengan aroma sedap dan gelak tawa para pembeli.

Bagi warga, momen ini tidak hanya soal hiburan, tetapi juga menjadi peluang usaha yang menggerakkan roda ekonomi desa. Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 yang turut hadir mengaku kagum melihat kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan momentum kegiatan olahraga.

“Kami melihat langsung betapa kreatif dan tanggapnya warga dalam membaca peluang. Jajanan yang mereka jual sangat bervariasi dan rasanya enak, membuat turnamen terasa lebih hidup,” ujar Kasyah, salah satu mahasiswa yang kerap membeli jajanan di lokasi.

Keberadaan jajanan lokal ini juga menjadi ajang silaturahmi antara warga, penonton, dan mahasiswa. Banyak momen kebersamaan terjalin, mulai dari antre membeli makanan hingga duduk bersama menikmati sajian lokal sembari menyaksikan pertandingan.

Turnamen ini membuktikan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi sarana hiburan sekaligus pendorong ekonomi kreatif desa. Semangat masyarakat dalam memadukan olahraga dan kuliner patut diapresiasi dan dijadikan inspirasi untuk kegiatan serupa di masa depan.

Penulis : Nurlita Sari

Kehangatan Warga Sambut Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 dengan Pemberian Kue

Kehangatan Warga Sambut Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 dengan Pemberian Kue


 Sungai Enau, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Kehangatan pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 tidak hanya tercermin dari kegiatan sosial dan pendidikan yang mereka lakukan, tetapi juga dari kepedulian warga sekitar, khususnya tetangga yang tinggal di dekat posko mahasiswa.

Pada hari ini, salah satu warga yang tinggal tepat di sebelah posko menunjukkan sikap dermawan dengan memberikan aneka kue kepada mahasiswa. Pemberian ini tidak sekadar menjadi santapan, tetapi juga simbol dukungan moral dan kepedulian terhadap mahasiswa yang tengah mengabdi di desa.

Aneka kue yang diberikan, mulai dari yang manis hingga gurih, disambut dengan rasa syukur dan haru. Bagi para mahasiswa, momen ini menghadirkan kehangatan layaknya keluarga di tanah perantauan.

“Kami sangat bersyukur atas kebaikan warga. Makanan yang diberikan bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga membuat kami merasa diterima dan didukung sepenuh hati di desa ini,” ujar Cici, salah satu mahasiswa yang menerima langsung pemberian kue tersebut.

Kebaikan sederhana ini menjadi penyemangat tambahan bagi mahasiswa dalam menjalankan program kerja. Rasa kekeluargaan yang terjalin membuktikan bahwa keberadaan mereka di desa bukan hanya sebagai tamu sementara, melainkan bagian dari masyarakat yang saling peduli dan menghargai.

Dengan interaksi positif seperti ini, diharapkan hubungan harmonis antara mahasiswa dan warga terus terjaga, sehingga kolaborasi dalam kegiatan KKL dapat berjalan lancar dan memberi manfaat berkelanjutan.

Penulis : Salsabila aulia safitri

Meski Hanya Tiga Siswa, Kelas 12 SMK Bustanul Ulum Tetap Penuh Semangat Belajar

Meski Hanya Tiga Siswa, Kelas 12 SMK Bustanul Ulum Tetap Penuh Semangat Belajar


Sungai Enau, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Jumlah bukanlah penghalang untuk menuntut ilmu. Hal inilah yang terlihat di kelas 12 SMK Bustanul Ulum, tempat mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 melaksanakan tugas mengajar. Meskipun jumlah siswa hanya empat orang, dengan tiga di antaranya hadir saat pertemuan, semangat dan antusias mereka justru sangat menginspirasi.

Suasana kelas yang kecil dan tenang membuat proses belajar lebih fokus. Mahasiswa KKL yang menjadi pengajar merasa dihargai dan termotivasi melihat para siswa yang aktif menyimak, mendengarkan penjelasan, dan berinteraksi selama pembelajaran.

“Meskipun mereka hanya bertiga, tapi semangat mereka luar biasa. Semua mendengar dengan baik dan menyimak penjelasan kami sebagai pengajar,” ungkap Lita, salah satu mahasiswa KKL.

Kondisi ini menciptakan suasana pembelajaran yang lebih personal dan intensif. Mahasiswa dapat memberikan perhatian penuh kepada masing-masing siswa, menjawab pertanyaan secara langsung, dan membangun interaksi dua arah yang efektif. Siswa pun merasa lebih leluasa bertanya dan berdiskusi karena suasana yang kondusif.

Dengan semangat belajar tinggi dari para siswa dan dedikasi mahasiswa KKL, pembelajaran di SMK Bustanul Ulum diharapkan memberi manfaat tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter yang gigih dan penuh motivasi.

Penulis : Annisya Jasmine Shalma Qanayla

Semangat Sore: Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Jadikan Bulu Tangkis sebagai Olahraga Harian

Semangat Sore: Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Jadikan Bulu Tangkis sebagai Olahraga Harian


 Sungai Enau, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Di sela kesibukan menjalankan program pengabdian masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 tetap menjaga kebugaran tubuh dan kekompakan kelompok melalui kegiatan olahraga sore. Salah satu aktivitas yang paling digemari adalah bermain bulu tangkis, yang telah menjadi rutinitas setiap sore hari.

Kegiatan ini biasanya berlangsung selepas waktu Asar di halaman posko. Mahasiswa membawa raket masing-masing, lalu bermain dengan penuh semangat. Sorak sorai dan tawa mewarnai suasana, menjadikan olahraga ini bukan hanya ajang rekreasi, tetapi juga pelepas penat setelah seharian menjalankan aktivitas sosial, pendidikan, maupun gotong royong.

Bermain bulu tangkis bersama menjadi sarana untuk mempererat kerja sama dan solidaritas tim. Meski sederhana, kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan semangat kebersamaan sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental mahasiswa.

Dengan menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas, mahasiswa KKL Sungai Enau 2 berharap dapat terus menjaga kesehatan, semangat, dan kekompakan selama menjalankan tugas pengabdian di desa.

Penulis : Nurlita Sari

Menjaga Iman dan Kebersamaan: Sholat Berjamaah Jadi Rutinitas Mahasiswa KKL Sungai Enau

Menjaga Iman dan Kebersamaan: Sholat Berjamaah Jadi Rutinitas Mahasiswa KKL Sungai Enau

 


Sungai Enau, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) kelompok Sungai Enau 2 tidak hanya berkontribusi dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan, tetapi juga membangun kebersamaan spiritual melalui rutinitas sholat berjamaah yang dilaksanakan setiap hari.

Sholat berjamaah telah menjadi kebiasaan yang mereka jaga, baik di posko maupun di masjid dan musala sekitar desa. Kegiatan ini bukan sekadar menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat ukhuwah islamiyah di antara sesama anggota kelompok.

Rutinitas ini biasanya dilakukan pada waktu-waktu utama seperti Magrib dan Isya, khususnya setelah seharian beraktivitas. Para mahasiswa saling mengingatkan untuk menunaikan salat tepat waktu, menjadikan ibadah sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan selama pengabdian di Desa Sungai Enau.

Kebiasaan ini mendapat sambutan positif dari warga. Tidak jarang masyarakat dan anak-anak ikut bergabung dalam salat berjamaah bersama mahasiswa, sehingga kegiatan ini juga menjadi sarana dakwah dan pembiasaan ibadah di lingkungan sekitar.

“Sholat berjamaah adalah cara kami menjaga hati, menyatukan niat, dan merawat semangat dalam menjalani pengabdian ini,” ujar Hamdani, salah satu anggota KKL Sungai Enau 2.

Melalui rutinitas ini, mahasiswa berharap nilai-nilai spiritual dan kebersamaan yang terbentuk dapat terus terjaga, baik selama pengabdian maupun setelah kembali ke lingkungan kampus.

Penulis : Salsabila aulia safitri

Warna-Warni Ceria: Mahasiswa KKL Ajak Anak PAUD Bustanul Ulum Belajar Sambil Mewarnai

Warna-Warni Ceria: Mahasiswa KKL Ajak Anak PAUD Bustanul Ulum Belajar Sambil Mewarnai

 


Sungai Enau, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Suasana ceria menyelimuti PAUD Bustanul Ulum saat mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sungai Enau 2 menggelar kegiatan mewarnai gambar bersama anak-anak. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi kreatif yang bertujuan melatih motorik halus, imajinasi, dan semangat belajar anak usia dini.

Mahasiswa KKL menyediakan beragam media gambar menarik, seperti hewan, tumbuhan, dan bentuk-bentuk sederhana yang mudah dikenali anak-anak. Dengan penuh antusias, mereka mulai mewarnai menggunakan krayon dan pensil warna yang telah disiapkan. Ekspresi gembira terlihat jelas ketika anak-anak memilih warna dan menghias gambar sesuai imajinasi masing-masing.

“Kami ingin memberikan suasana belajar yang menyenangkan dan tidak membosankan. Melalui mewarnai, anak-anak bisa berekspresi sekaligus belajar mengenal warna dan bentuk,” ujar Caca, salah satu mahasiswa yang turut mengajar di PAUD Bustanul Ulum.

Guru-guru PAUD menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan metode pembelajaran yang menyenangkan serta mampu merangsang kreativitas anak sejak dini. Interaksi akrab antara mahasiswa dan anak-anak juga menciptakan suasana penuh kehangatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh rasa percaya diri, ketekunan, dan kemandirian pada diri anak dalam menyelesaikan tugas-tugas sederhana. Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 berharap program edukatif seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran rutin di sekolah.

Penulis : Annisya Jasmine Shalma Qanayla

Manisnya Kebersamaan: Mahasiswa KKL Sungai Enau Merujak Jambu Usai Gotong Royong Bersihkan Masjid

Manisnya Kebersamaan: Mahasiswa KKL Sungai Enau Merujak Jambu Usai Gotong Royong Bersihkan Masjid

 


Sungai Enau, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Kebersamaan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Desa Sungai Enau 2 kembali terlihat dalam momen sederhana namun penuh makna. Setelah melaksanakan gotong royong membersihkan masjid pada pagi hari, sekitar pukul 09.00 WIB para mahasiswa berkumpul di posko untuk menikmati hasil panen jambu yang mereka petik sendiri dari pohon di sekitar area masjid.

Buah jambu segar tersebut kemudian diolah menjadi rujak sederhana, menjadi santapan bersama yang menyegarkan setelah lelah bergotong royong. Aktivitas ini tak hanya menjadi momen santai, tetapi juga mempererat hubungan antaranggota kelompok serta menjadi bentuk apresiasi kecil atas kerja keras mereka dalam merawat rumah ibadah.

Sebelumnya, kegiatan gotong royong meliputi menyapu dan mengepel lantai masjid, membersihkan area sekitar, hingga menata kembali perlengkapan ibadah agar lebih rapi dan nyaman digunakan. Program ini merupakan bagian dari agenda kerja mahasiswa KKL dalam bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Menikmati hasil alam sekitar menjadi bagian dari filosofi hidup sederhana dan kebersamaan yang dijunjung tinggi masyarakat desa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar untuk lebih menghargai alam sekaligus memperkuat tali silaturahmi dengan cara yang alami dan penuh kebersamaan.

Rujak jambu tersebut menjadi simbol kecil dari manisnya hasil kerja bersama. Semangat gotong royong dan rasa syukur yang tercermin dalam kegiatan ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa selama masa pengabdian di Desa Sungai Enau .

Penulis : Nurlita Sari


Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak