LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap Gelar Jalan Pagi Sambil Sapa Warga

Mahasiswa KKL Desa Sungai Kakap Gelar Jalan Pagi Sambil Sapa Warga


 Sungai Kakap, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Desa Sungai Kakap memulai aktivitas pagi mereka dengan kegiatan jalan sehat sambil menyapa masyarakat di sekitar desa, Minggu (3/8) pukul 06.30 WIB.

Sebelum berjalan, para mahasiswa terlebih dahulu melakukan pemanasan bersama untuk menghindari cedera. Usai pemanasan, mereka menyusuri jalan-jalan desa sambil menyapa warga yang ditemui. Suasana hangat tercipta ketika warga membalas sapaan dengan ramah dan penuh keakraban.

Warga Desa Sungai Kakap tampak antusias, bahkan beberapa di antaranya melontarkan pertanyaan ringan seperti, “Mau ke mana?”, “Dari mana?”, atau “Poskonya di mana?”. Sikap sopan dan keramahan warga membuat mahasiswa merasa semakin diterima di lingkungan tersebut.

Kegiatan jalan pagi ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga, sekaligus memperkenalkan keberadaan mahasiswa KKL kepada masyarakat. “Kami ingin dikenal dan dekat dengan warga, sehingga selama masa pengabdian ini, hubungan kami dapat terjalin dengan baik,” ujar salah satu mahasiswa KKL.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, diharapkan terbangun rasa saling mengenal dan kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Sungai Kakap.

Penulis: Maritsa

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Hadiri Resepsi Pernikahan Warga Desa Sungai Kakap

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Hadiri Resepsi Pernikahan Warga Desa Sungai Kakap


 Sungai Kakap, 2 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Sebagai wujud kedekatan dengan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak menghadiri undangan resepsi pernikahan yang digelar oleh salah satu warga Desa Sungai Kakap pada Sabtu malam, pukul 18.30–19.10 WIB.

Kehadiran para mahasiswa disambut hangat oleh tuan rumah dan para tamu undangan. Meski berlangsung singkat, partisipasi mereka menjadi simbol penghormatan kepada warga yang telah menerima dan mendukung keberadaan mahasiswa selama masa pengabdian di desa tersebut.

Selain sebagai bentuk solidaritas sosial, keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan seperti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan warga setempat. Suasana resepsi yang penuh keakraban turut memperkuat ikatan kekeluargaan antara kedua belah pihak.

“Kami merasa sangat dihargai dan diterima sebagai bagian dari masyarakat di sini. Menghadiri undangan seperti ini menjadi pengalaman berharga dalam membangun hubungan sosial yang hangat dan saling menghormati,” ungkap Ketua KKL IAIN Pontianak di Desa Sungai Kakap.

Kegiatan ini menunjukkan semangat mahasiswa untuk tidak hanya fokus pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial warga, menjalin kedekatan yang nyata dengan masyarakat yang menjadi mitra pengabdian.

Penulis: Syahrul Zaman 

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan KKU UMP Jalin Kolaborasi Program UMKM di Desa Sungai Kakap

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan KKU UMP Jalin Kolaborasi Program UMKM di Desa Sungai Kakap


 Sungai Kakap, 1 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang bertugas di Desa Sungai Kakap melakukan kunjungan silaturahmi ke posko Mahasiswa Kuliah Kerja Usaha (KKU) Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) pada Jumat malam, pukul 20.00 WIB. Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan antarkampus sekaligus membahas rencana kolaborasi program kerja di bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Posko KKU UMP yang berada tidak jauh dari posko KKL IAIN Pontianak ini sebelumnya juga pernah mengunjungi dan menyampaikan rencana kerja sama serupa. Setibanya di posko KKU UMP, rombongan KKL disambut hangat oleh para mahasiswa setempat. Ketua KKU UMP yang saat itu sedang berbincang dengan warga di teras masjid, segera menghampiri dan menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan menyambut tamu.

Pertemuan dilanjutkan dengan diskusi terkait konsep dan rencana pelaksanaan program UMKM. Kedua pihak saling bertukar ide, membahas konsep kegiatan, dan menentukan waktu pelaksanaan yang tepat. Mahasiswa dari kedua kampus sepakat menggabungkan konsep acara yang telah disusun masing-masing divisi, sehingga menghasilkan rancangan program yang lebih matang.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di Desa Sungai Kakap serta menjadi contoh sinergi antarperguruan tinggi dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Penulis: Maritsa

Mahasiswa KKL Hadiri Khataman Al-Qur’an Sebagai Bentuk Dukungan Terhadap Nilai Keagamaan Masyarakat Di Desa Sungai Kakap

Mahasiswa KKL Hadiri Khataman Al-Qur’an Sebagai Bentuk Dukungan Terhadap Nilai Keagamaan Masyarakat Di Desa Sungai Kakap


 Desa Sungai Kakap, Jum’at 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak menunjukkan kepedulian terhadap kegiatan keagamaan masyarakat dengan menghadiri undangan acara Khataman Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh keluarga Kepala Desa Sungai Kakap. Acara ini berlangsung pada malam hari pukul 20.00-23.00 WIB, bertempat di kediaman keluarga Kepala Desa.

Khataman Al-Qur’an tersebut merupakan bentuk syukur atas selesainya pembacaan 30 juz Al-Qur’an oleh dua anak, yakni Syf. Izhar Alfiqri dan Kesha Sevilla. Acara ini tidak hanya menjadi momen keagamaan yang sakral, tetapi juga mencerminkan semangat keluarga dalam mendidik anak-anaknya mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an sejak dini.

Kehadiran mahasiswa KKL dalam kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan moral terhadap tradisi keislaman yang dijaga erat oleh masyarakat setempat. Para mahasiswa turut berbaur bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga lainnya dalam suasana yang penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh kedua anak yang sedang khataman, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan tausiah dari tokoh agama setempat. Suasana religius sangat terasa, menciptakan momentum yang memperkuat nilai-nilai spiritual serta hubungan sosial antarmasyarakat.

Mahasiswa KKL juga turut memberikan apresiasi kepada keluarga yang menyelenggarakan acara tersebut, seraya berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Bagi mahasiswa, kegiatan ini sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam memahami dan menghayati kehidupan religius masyarakat desa.

Melalui kehadiran dalam acara ini, mahasiswa KKL IAIN Pontianak tidak hanya belajar tentang nilai sosial, tetapi juga mempererat hubungan dengan warga setempat, serta menunjukkan komitmen untuk turut menjaga dan menghormati tradisi keagamaan lokal.

Penulis: Usnida Mubarokah 


Pengajian Majelis Taklim Uswatun Hasanah: Mahasiswa KKL Ikut Berpartisipasi Aktif Dalam Pengajian

Pengajian Majelis Taklim Uswatun Hasanah: Mahasiswa KKL Ikut Berpartisipasi Aktif Dalam Pengajian

 


Desa Sungai Kakap, Kamis 2 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Kegiatan pengajian rutin Majelis Taklim Uswatun Hasanah kembali digelar pada Sabtu sore pukul 14.00 hingga 16.30 WIB di Dusun Merpati. Pengajian kali ini terasa istimewa karena dihadiri oleh para mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang tengah melaksanakan program pengabdian masyarakat di wilayah Sungai Kakap bertepatan di Dusun Merpati.

Acara diawali dengan lantunan shalawat-shalawat nabi yang dinyanyikan oleh salah satu ibu-ibu majelis dan mahasiswa KKL IAIN Pontianak, selanjutnya dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan satu persatu oleh  ibu-ibu majelis dan mahasiswa KKL IAIN Pontianak. Suasana menjadi khusyuk saat para ibu-ibu melantunkan ayat suci al-Qur’an satu persatu.

Kegiatan ditutup dengan sesi silaturahmi sekaligus perkenalan identitas kami selaku mahasisawa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak. Para ibu-ibu dan mahasiswa terlihat antusias saling bertukar cerita mengenai kehidupan mereka selama di Sungai Kakap dan menceritakan kisah mahasiswa selama tinggal di Sungai Kakap.

Partisipasi mahasiswa KKL dalam pengajian ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ikatan sosial dan spiritual dengan warga, khususnya anggota Majelis Taklim Uswatun Hasanah.

“Senang rasanya bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Banyak pelajaran berharga yang kami dapat, terutama dari semangat ibu-ibu dalam menuntut ilmu agama,” ujar salah satu mahasiswa peserta KKL. Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan penuh semangat kebersamaan.

Penulis: Usnida Mubarokah 


Senam Pagi Bersama Mahasiswa dan Warga di Desa Rasau Jaya Umum

Senam Pagi Bersama Mahasiswa dan Warga di Desa Rasau Jaya Umum

 


Rasau Jaya Umum, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Pada Minggu pagi, 3 Agustus 2025, masyarakat Desa Rasau Jaya Umum bersama mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas PGRI (UPGRI) dan Kuliah Kerja Usaha (KKU) Universitas Muhammadiyah Pontianak menggelar kegiatan senam pagi bersama. Acara yang berlangsung di lapangan voli terbuka depan Posko KKL Rasau Jaya Umum IAIN Pontianak ini dimulai pukul 07.00 WIB.

Senam pagi ini bertujuan untuk meningkatkan semangat hidup sehat, mempererat hubungan sosial antarwarga, serta membangun kedekatan antara mahasiswa KKM, KKU, dan masyarakat setempat. Instruktur senam yang merupakan salah satu mahasiswa KKL memandu peserta dengan iringan musik energik dan gerakan yang mudah diikuti.

Atifa Nur Zahira, perwakilan mahasiswa KKL, menyampaikan, “Kami ingin menjadi bagian dari masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan pendidikan dan sosial, tetapi juga mendukung kesehatan warga. Senam pagi ini kami harap bisa menjadi awal dari kebiasaan hidup sehat bersama.”

Rukiyah, warga desa, mengatakan, “Sudah lama kami tidak ada kegiatan seperti ini. Badan jadi segar, hati juga senang bisa kumpul ramai-ramai. Semoga bisa sering diadakan lagi.” Sementara itu, Fitri Ayu Lestari, mahasiswa KKU, menambahkan, “Kami sangat senang bisa disambut hangat oleh masyarakat. Dengan kegiatan senam ini, kami bisa berbaur sekaligus mengajak warga menjaga kesehatan bersama.”

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKM, KKU, KKL, dan warga. Diharapkan senam pagi seperti ini dapat menjadi agenda rutin desa untuk mendukung pola hidup sehat dan aktif di masyarakat.

Penulis : Tri Susanti

Mahasiswa KKL dan Ibu-ibu PKK Desa Rasau Jaya Umum Tanam Tanaman Obat Keluarga

Mahasiswa KKL dan Ibu-ibu PKK Desa Rasau Jaya Umum Tanam Tanaman Obat Keluarga


 Rasau Jaya Umum, 2 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) 
— Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bekerja sama dengan ibu-ibu PKK Desa Rasau Jaya Umum menggelar kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di halaman samping posko PKK desa. Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB ini bertujuan mendukung gaya hidup sehat berbasis lingkungan dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai apotek hidup serta mengedukasi masyarakat tentang manfaat tanaman herbal dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua PKK, Sumarni, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam sambutannya, “TOGA sangat bermanfaat bagi keluarga. Selain hemat, juga menyehatkan. Kami senang bisa bekerja sama dengan mahasiswa dalam program positif seperti ini.”

Jenis tanaman yang ditanam meliputi jahe, kunyit, kencur, lengkuas, serai, daun sirih, lidah buaya, dan sambiloto. Bibit diperoleh dari swadaya mahasiswa dan sumbangan warga. Proses penanaman dilakukan secara gotong royong, diselingi penjelasan manfaat tiap tanaman oleh mahasiswa bidang kesehatan.

Arya Tri Saputra, salah satu mahasiswa KKL, mengatakan, “Kami ingin mengajak masyarakat lebih mengenal tanaman lokal yang berkhasiat. TOGA bukan sekadar tanaman, tapi warisan pengetahuan yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.”

Kegiatan ditutup dengan penyemprotan air kompos cair sebagai nutrisi awal tanaman dan pemasangan papan nama pada tiap jenis TOGA agar mudah dikenali. Mahasiswa juga menyerahkan poster edukatif tentang cara menanam dan manfaat TOGA kepada PKK setempat.

Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat khususnya ibu rumah tangga di Desa Rasau Jaya Umum semakin sadar akan pentingnya tanaman herbal untuk kesehatan keluarga dan menjadikan TOGA sebagai bagian dari budaya hidup sehat dan mandiri.

Penulis : Tri Susanti

Kolaborasi Mahasiswa KKL dan PT Pegadaian KCP Sungai Jawi Gelar Bakti Sosial  dan Sosialisasi Tabungan Emas di Desa Sungai Kakap

Kolaborasi Mahasiswa KKL dan PT Pegadaian KCP Sungai Jawi Gelar Bakti Sosial dan Sosialisasi Tabungan Emas di Desa Sungai Kakap


 Desa Sungai Kakap, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Dalam rangka meningkatkan literasi keuangan masyarakat dan mempererat hubungan antara lembaga keuangan dengan warga desa, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak berkolaborasi dengan PT Pegadaian KCP Sungai Jawi menggelar kegiatan bakti sosial sekaligus sosialisasi program Tabungan Emas. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu pagi, pukul 07.30 – 12.30 WIB, bertempat di Aula Kantor Desa Sungai Kakap.

 Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala Desa Sungai Kakap, yakni bapak Syarif Said yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan positif ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pihak eksternal seperti PT Pegadaian dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

 PT Pegadaian KCP Sungai Jawi sebagai mitra utama kegiatan ini menghadirkan tim penyuluh yang memaparkan program unggulan Tabungan Emas. Dalam sesi sosialisasi, masyarakat diberikan pemahaman mengenai konsep investasi emas, keunggulan tabungan emas Pegadaian, serta langkah-langkah mudah dalam membuka rekening tabungan tersebut. Edukasi ini diharapkan dapat menjadi solusi keuangan yang aman dan terjangkau bagi masyarakat desa.

Selain sosialisasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pemberian paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan PT Pegadaian dan mahasiswa KKL, yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian langsung kepada penerima manfaat yang telah terdaftar.

 Mahasiswa KKL berperan aktif sebagai panitia teknis dalam keseluruhan rangkaian kegiatan. Mereka membantu proses registrasi peserta, pendataan penerima bantuan, dokumentasi acara, hingga pengondisian ruangan selama berlangsungnya sosialisasi. Kehadiran mahasiswa memberikan kontribusi besar dalam memastikan acara berjalan tertib dan lancar.

Warga Desa Sungai Kakap terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Banyak di antara mereka yang baru pertama kali mengenal konsep tabungan emas, namun menunjukkan minat besar untuk mulai menabung sebagai bentuk investasi jangka panjang. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi finansial sangat dibutuhkan dan relevan di kalangan masyarakat pedesaan.

 Di akhir acara, perwakilan dari PT Pegadaian dan tim mahasiswa menyerahkan cendera mata sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan kepada pemerintah desa atas dukungan yang telah diberikan. Kegiatan pun ditutup dengan sesi foto bersama antara seluruh panitia, pihak Pegadaian, dan masyarakat yang hadir.

 Kegiatan kolaboratif ini tidak hanya menjadi sarana pemberdayaan masyarakat melalui edukasi keuangan, tetapi juga memperkuat nilai sosial dan gotong royong di tengah masyarakat. Harapannya, inisiatif seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat di masa mendatang.

Penulis: Usnida Mubarokah 


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Pasang Plang Edukasi “Lama Sampah Terurai” di Desa Rasau Jaya Umum

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Pasang Plang Edukasi “Lama Sampah Terurai” di Desa Rasau Jaya Umum

 


Rasau Jaya Umum, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan pembuatan dan pemasangan plang edukasi bertema “Lama Sampah Terurai” di beberapa titik strategis Desa Rasau Jaya Umum, seperti di depan Kantor Camat, dekat Balai Desa, dan area Pembatasan RT/RW di Dusun Rasau Kota.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya serta memahami dampak jangka panjang sampah anorganik terhadap lingkungan. Plang edukasi tersebut menampilkan informasi tentang jenis-jenis sampah dan waktu terurainya, seperti plastik (450 tahun), kaleng (200 tahun), styrofoam (tidak dapat terurai), kertas (2-5 bulan), dan sisa makanan (1 minggu). Desain plang dibuat menarik dengan warna cerah agar mudah dibaca oleh semua kalangan, termasuk anak-anak.

Suparno, Ketua RT 18, menyampaikan, “Plang seperti ini sangat bermanfaat. Selama ini banyak warga belum tahu plastik bisa bertahan ratusan tahun di tanah. Dengan edukasi visual ini, diharapkan masyarakat lebih sadar dan bijak dalam mengelola sampah.”

Sementara itu, mahasiswa KKL Muhammad Saifuddin menambahkan, “Kami ingin meninggalkan sesuatu yang bermanfaat dan berkelanjutan. Plang ini bukan hanya penanda, tapi pengingat agar kita semua lebih peduli terhadap lingkungan.”

Dengan pemasangan plang edukasi ini, diharapkan masyarakat Desa Rasau Jaya Umum semakin memahami pentingnya memilah dan mengelola sampah serta aktif menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Penulis : Tri Susanti

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Mengajar di TPA Raudlatul Quran Desa Rasau Jaya Umum

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Mengajar di TPA Raudlatul Quran Desa Rasau Jaya Umum


 Rasau Jaya Umum, 1 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Raudlatul Quran, yang berlokasi di Jl Sekunder B, Desa Rasau Jaya Umum. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat dalam mendukung pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter anak sejak usia dini.

Kegiatan dimulai setelah sholat Magrib sekitar pukul 18.00 WIB dengan jumlah peserta sebanyak 85 anak usia 6 hingga 15 tahun. Para mahasiswa mengajarkan pembacaan huruf hijaiyah, tajwid dasar, hafalan surat pendek, bacaan sholat, hingga adab Islami sehari-hari. Pembelajaran dikemas secara interaktif dengan metode permainan edukatif dan kuis hafalan, sehingga menimbulkan antusiasme tinggi dari anak-anak.

Ustadz Zainuddin, pengasuh TPA, menyampaikan apresiasinya, “Kami sangat bersyukur dengan kehadiran mahasiswa KKL yang mengajar di sini. Anak-anak jadi lebih semangat belajar. Semoga ini menjadi amal jariyah bagi semuanya.” Sementara itu, Ibu Sulastri, orang tua salah satu santri, mengatakan, “Biasanya anak saya agak susah disuruh ngaji, tapi sejak diajar kakak-kakak mahasiswa, dia malah sering ngajak lebih awal ke surau.”

Tri Susanti, mahasiswa KKL yang terlibat, mengungkapkan kesan positifnya, “Mengajar anak-anak ngaji bukan hanya soal membaca huruf, tapi menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak dini. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dan menjadi program rutin di desa.”

Kegiatan berlangsung hingga sholat Isya berjamaah dan ditutup dengan doa bersama serta pembagian hadiah kepada anak-anak yang berhasil menyelesaikan hafalan dan kuis. Diharapkan sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan lembaga keagamaan ini dapat melahirkan generasi yang cerdas spiritual dan sosial.

Penulis : Tri Susanti

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak