LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL dan SD 16 Rasau Jaya Umum Gelar Sosialisasi Anti-Bullying untuk Ciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman

Mahasiswa KKL dan SD 16 Rasau Jaya Umum Gelar Sosialisasi Anti-Bullying untuk Ciptakan Lingkungan Sekolah Aman dan Nyaman

 


Rasau Jaya Umum, 30 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — SD 16 Rasau Jaya Umum menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying yang diikuti oleh siswa kelas 5 dan 6, para guru, serta mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 31 pada Rabu pagi. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang bahaya bullying dan mendorong terciptanya suasana sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

Acara dibuka pukul 09.00 WIB di aula sekolah dengan sambutan dari Kepala Sekolah, Nunik Siti Anifah, S.Pd., yang menekankan pentingnya peran bersama dalam pencegahan bullying di lingkungan sekolah.

Materi sosialisasi disampaikan oleh mahasiswa KKL Tri Susanti dan Hocky Diva Cahaya, serta didukung oleh Enjelina Oktavia, Feby Catur Rizky, Sutia Suri, Andre Atmajaya, dan Heski. Mereka mengajak siswa mengenali berbagai bentuk bullying, mulai dari verbal, fisik, hingga melalui media sosial, serta cara melaporkan jika mengalami atau melihat tindakan tersebut. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui video pendek, kuis ringan, dan diskusi kelompok kecil untuk memudahkan pemahaman siswa dan meningkatkan partisipasi aktif.

Aditya, siswa kelas 5, menyampaikan kesannya, “Saya baru tahu kalau mengejek atau membully itu bisa menyakiti perasaan teman. Sekarang saya jadi lebih hati-hati dalam berteman.” Sementara itu, guru kelas Rina menambahkan, “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak jadi lebih sadar bahwa tindakan kecil seperti mengejek pun bisa berdampak besar. Kami akan terus mendampingi mereka untuk menjaga lingkungan sekolah yang positif.”

Kegiatan ditutup pukul 11.00 WIB dengan pembagian poster edukatif dan komitmen bersama siswa untuk saling menjaga dan menghormati satu sama lain. Sosialisasi ini diharapkan menumbuhkan empati, toleransi, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah bebas bullying.

Penulis : Tri Susanti

Sosialisasi Anti-Bullying di SD 05 Rasau Jaya Umum Tingkatkan Kesadaran Siswa Tentang Bahaya Perundungan

Sosialisasi Anti-Bullying di SD 05 Rasau Jaya Umum Tingkatkan Kesadaran Siswa Tentang Bahaya Perundungan

 


Rasau Jaya Umum, 30 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — SD 05 Rasau Jaya Umum menggelar kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying yang diikuti oleh siswa kelas 5 dan 6, para guru, serta mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 31 pada Rabu pagi. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai dampak buruk bullying serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB di aula sekolah dengan sambutan dari Kepala Sekolah, Jiharoh, M.Pd., yang menekankan pentingnya peran bersama dalam mencegah bullying di lingkungan sekolah.

Materi disampaikan oleh mahasiswa KKL Amalia Alza Sholeha dan Atifah Nur Zahira, didukung oleh Uray Deva Regusta Sari, Muhammad Saifuddin, Muhammad Ihsan Muzakki, Aisyah, dan Arya Tri Saputra. Mereka mengedukasi siswa tentang berbagai bentuk bullying—verbal, fisik, dan di media sosial—serta cara melaporkan jika mengalami tindakan tersebut. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui video pendek, kuis ringan, dan diskusi kelompok agar siswa lebih memahami dan aktif berpartisipasi.

Nofal, siswa kelas 6, mengungkapkan, “Saya baru tahu kalau mengejek atau membully itu bisa menyakiti perasaan teman. Sekarang saya jadi lebih hati-hati dalam berteman.” Guru kelas, Dewi, menambahkan, “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak jadi lebih sadar bahwa tindakan kecil seperti mengejek pun bisa berdampak besar. Kami akan terus mendampingi mereka menjaga lingkungan sekolah yang positif.”

Kegiatan ditutup pada pukul 11.00 WIB dengan pembagian poster edukatif dan komitmen bersama siswa untuk saling menghormati dan menjaga lingkungan sekolah bebas bullying. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan empati, toleransi, dan kesadaran akan pentingnya menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi semua.

Penulis : Tri Susanti

Sosialisasi Anti-Bullying di SD 09 Rasau Jaya Umum: Membangun Sekolah Aman dan Ramah Anak

Sosialisasi Anti-Bullying di SD 09 Rasau Jaya Umum: Membangun Sekolah Aman dan Ramah Anak

 


Rasau Jaya Umum, 2 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — SD 09 Rasau Jaya Umum menggelar kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying yang diikuti oleh siswa kelas 1 hingga 6, para guru, dan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 31 pada Sabtu pagi. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang bahaya perundungan serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB di aula sekolah dengan sambutan dari Kepala Sekolah, Eka Panji Kusuma, S.Pd., yang menekankan pentingnya peran seluruh elemen sekolah dalam mencegah bullying.

Materi sosialisasi disampaikan secara interaktif oleh mahasiswa KKL Amalia Alza Sholeha dan Atifah Nur Zahira, bersama tim yang turut membantu seperti Uray Deva Regusta Sari dan lainnya. Mereka mengajak siswa mengenali berbagai jenis bullying, dampaknya, serta cara melaporkan jika mengalami atau melihat bullying. Metode yang digunakan meliputi pemutaran video pendek, kuis, dan diskusi kelompok agar siswa lebih mudah memahami.

Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Aqila Saputri, siswa kelas 5, mengakui bahwa setelah sosialisasi, ia akan berhenti mengejek teman. Sisil, siswi kelas 6, yang pernah mengalami bullying, mengatakan ia kini lebih percaya diri dan berani melapor ke guru.

Guru wali kelas V, Anisa, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini, “Anak-anak jadi lebih sadar bahwa tindakan kecil seperti mengejek bisa berdampak besar. Kami akan terus mendampingi mereka menjaga lingkungan sekolah yang positif.”

Kegiatan ditutup pukul 11.00 WIB dengan pembagian poster edukatif dan komitmen bersama siswa untuk saling menghormati dan menjaga suasana sekolah yang bebas bullying. Diharapkan, sosialisasi ini dapat menumbuhkan rasa empati, toleransi, dan kesadaran akan pentingnya menciptakan sekolah yang ramah dan aman bagi anak-anak.

Penulis : Tri Susanti

Penutupan Program Mengajar Mahasiswa KKL di SD 05 Rasau Jaya Umum Berlangsung Haru dan Meriah

Penutupan Program Mengajar Mahasiswa KKL di SD 05 Rasau Jaya Umum Berlangsung Haru dan Meriah

 


Rasau Jaya Umum, 2 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak menutup rangkaian program pengabdian masyarakat mereka dengan kegiatan penutupan di SD 05 Rasau Jaya Umum pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Acara penutupan berlangsung di aula sekolah pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh Kepala Sekolah, dewan guru, siswa-siswi, serta para mahasiswa KKL.

Kepala Sekolah SD 05 Rasau Jaya Umum, Jiharoh, S.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para mahasiswa yang tidak hanya mengajar, tetapi juga memberikan motivasi baru bagi siswa. “Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa. Mereka memberi semangat baru bagi anak-anak di sini,” ujar beliau.

Suasana haru menyelimuti ketika salah satu mahasiswa, Siti Nurhaliza, mewakili timnya menyampaikan kesan dan pesan, “Waktu satu minggu terasa sangat singkat. Kami banyak belajar dari anak-anak, guru, dan masyarakat. Semoga apa yang kami berikan bermanfaat dan dikenang dengan baik.”

Salah satu siswa kelas 6, Raka, mengungkapkan kegembiraannya, “Senang sekali waktu diajar kakak-kakak mahasiswa. Mereka baik dan ngajarnya seru. Saya jadi semangat belajar matematika sekarang.” Guru kelas 4, Nani, menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan warna baru dan membantu proses belajar mengajar di sekolah.

Acara diakhiri dengan penyerahan sertifikat kenang-kenangan secara simbolis dari mahasiswa kepada pihak sekolah dan sesi foto bersama yang hangat. Penutupan ini menandai keberhasilan kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan sekolah dasar dalam membina generasi muda.

Penulis : Tri Susanti

Mahasiswa KKL dan Warga Desa Arus Deras Gelar Kerja Bakti Bersih-Bersih Lingkungan

Mahasiswa KKL dan Warga Desa Arus Deras Gelar Kerja Bakti Bersih-Bersih Lingkungan

 


Arus Deras, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Warga Desa Arus Deras melaksanakan kerja bakti gotong royong membersihkan lingkungan desa pada Minggu pagi, 3 Agustus 2025. Kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Warga bersama-sama membersihkan jalan desa dari sampah, memperbaiki saluran air, serta menata fasilitas umum agar lingkungan menjadi lebih bersih dan nyaman. Kepala Desa Abdul Syukur memberikan dukungan dan arahan selama kegiatan berlangsung, sementara tokoh masyarakat Munir turut memotivasi warga agar aktif berpartisipasi.

Kegiatan ini tidak hanya membersihkan fisik lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Diharapkan kegiatan gotong royong seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin untuk menjaga keindahan Desa Arus Deras.

Setelah bekerja keras, warga tampak beristirahat dengan penuh keakraban di tengah suasana yang hangat dan kekeluargaan.

Penulis : IRDA SETIA NINGSIH

Senandung Ayat di Senja Kuala Dua: Mengajar Ngaji Maghrib di Surau Nurul Iman

Senandung Ayat di Senja Kuala Dua: Mengajar Ngaji Maghrib di Surau Nurul Iman

 


Desa Kuala Dua, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Senja yang damai di Desa Kuala Dua disambut dengan kegiatan pengajian rutin di Surau Nurul Iman. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak Kelompok Kuala Dua 1 kembali melaksanakan pengajaran ngaji kepada anak-anak selepas salat Maghrib.

Pada pukul 18.00 WIB, anak-anak dari berbagai usia mulai berdatangan membawa mushaf kecil, ada yang menggandeng adik atau teman, dengan antusias mengikuti kegiatan. Mereka duduk rapi dan fokus mengikuti pembacaan surat pendek, tahsin, dan latihan tajwid yang diajarkan dengan metode sederhana namun penuh makna.

Alif Sayfullah, mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) dan pengampu kegiatan, menyampaikan, “Mengajar ngaji di Surau Nurul Iman merupakan momen istimewa bagi kami. Selain transfer ilmu, ini juga membangun kedekatan hati dengan anak-anak yang sangat haus akan ilmu dan berani bertanya saat belum paham.”

Untuk menjaga suasana tetap hidup dan menyenangkan, metode pembelajaran diselingi dengan tanya jawab dan kisah-kisah Nabi yang memuat nilai-nilai Islam, sehingga anak-anak lebih mudah memahami materi.

Fadillah, santri kelas 4 SD, dengan semangat mengatakan, “Aku senang belajar sama kakak-kakak KKL. Mereka sabar ngajarin aku baca Al-Qur’an. Dulu aku belum bisa baca panjang pendek, sekarang sudah bisa sedikit demi sedikit.”

Kegiatan malam ini ditutup pada pukul 19.00 WIB dengan dzikir bersama dan doa khatmil Qur’an, menambah kesakralan dan kehangatan suasana.

Pengajian rutin ini menjadi pengingat bahwa pembelajaran Al-Qur’an bisa tumbuh di mana saja selama dibarengi dengan cinta dan kesabaran. Bagi mahasiswa KKL, kegiatan ini adalah bekal rohani yang berharga. Bagi anak-anak Surau Nurul Iman, malam Maghrib kini bukan hanya waktu ibadah, tetapi juga waktu yang dinanti untuk belajar dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Penulis : Arrohman

Cahaya Maghrib di Surau Nurul Iman: Mengaji, Mendidik, dan Menebar Ilmu

Cahaya Maghrib di Surau Nurul Iman: Mengaji, Mendidik, dan Menebar Ilmu


Desa Kuala Dua, 2 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) —
Senja yang mulai meredup di Desa Kuala Dua menjadi saksi kegiatan belajar mengaji yang penuh kehangatan dan semangat di Surau Nurul Iman. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak dari Kelompok Kuala Dua 1 menggelar pengajian rutin bagi anak-anak desa yang antusias belajar Al-Qur’an.

Kegiatan dimulai pukul 18.00 WIB dengan pembacaan surat pendek secara bergiliran, kemudian dilanjutkan dengan tahsin dan latihan tartil Al-Qur’an. Suasana pengajian berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, mempererat ikatan antara para pengajar dan peserta.

Surya, salah satu pengajar KKL, menyampaikan, “Mengajar ngaji di sini menjadi pengalaman yang berharga bagi kami. Anak-anak sangat semangat, meskipun suasananya sederhana, mereka punya motivasi belajar luar biasa. Kami berharap dari sini lahir generasi pecinta Al-Qur’an.”

Sementara itu, Aulia, siswi kelas 5 SD yang rajin mengikuti kegiatan, berkata, “Aku senang kalau ada kakak-kakak datang ngajarin ngaji. Jadi bisa belajar tajwid dan bacaan aku dibenerin.”

Kegiatan diakhiri pukul 19.00 WIB dengan doa bersama dan pembacaan dzikir pendek, meninggalkan kesan hangat dan harapan akan kelanjutan semangat belajar Al-Qur’an di Desa Kuala Dua. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata dedikasi mahasiswa KKL dalam membumikan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat.

Penulis : Arrohman

Tumbuhkan Cinta Ibadah Sejak Dini: Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Latih Anak-Anak Gerakan Sholat

Tumbuhkan Cinta Ibadah Sejak Dini: Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Latih Anak-Anak Gerakan Sholat


 Sungai Enau, 3 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak kelompok Sungai Enau 2 menggelar kegiatan keagamaan yang penuh makna di depan posko KKL Desa Sungai Enau. Selain mengajar anak-anak mengaji dan tadarus Al-Qur’an, para mahasiswa juga memperkenalkan serta melatih gerakan sholat secara langsung kepada anak-anak.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai ibadah sejak dini dengan mengajarkan gerakan dan bacaan sholat dari takbir hingga salam, serta pentingnya kekhusyukan dalam beribadah. Metode praktik langsung diterapkan agar anak-anak mudah memahami dan mengingat.

Kasyah, salah satu mahasiswa KKL yang terlibat, menjelaskan, “Tujuan kami adalah membiasakan anak-anak melaksanakan sholat sesuai syariat Islam agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya paham teori, tetapi juga mampu mempraktikkan ibadah dengan benar.”

Anak-anak tampak antusias mengikuti arahan dan beberapa sudah mampu mengulang gerakan sholat dengan baik. Dukungan dari para orang tua pun turut memperkuat harapan agar kegiatan pembinaan seperti ini terus berlanjut.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat menanamkan spiritualitas dan kedisiplinan sejak usia dini serta membentuk karakter anak-anak yang cinta ibadah dan agama.

Penulis : Annisya Jasmine Shalma Qanayla

Semangat Tanpa Batas: Kisah Nisa, Sang Inspirasi Kecil dalam Mengaji

Semangat Tanpa Batas: Kisah Nisa, Sang Inspirasi Kecil dalam Mengaji


 Sungai Enau, 3 Agustus 2025
— Di tengah keterbatasan fisik yang dimilikinya, Amilatun Nisa, siswa kelas 4 MI Bustanul Ulum, menunjukkan semangat belajar dan mengaji yang luar biasa. Nisa, anak istimewa dengan keterbatasan penglihatan, berhasil menginspirasi mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dan warga Desa Sungai Enau dengan tekad kuatnya menuntut ilmu, khususnya dalam membaca Al-Qur’an.

Meski harus dibantu oleh orang tua atau teman saat pergi dan pulang sekolah, Nisa tidak pernah mengeluh atau merasa minder. Dalam proses belajar mengaji, Nisa menggunakan metode mendengar dan mengulang bacaan dengan penghayatan tinggi. Metode ini membuktikan efektif berkat kemampuan ingatnya yang luar biasa.

Lita, salah satu mahasiswa KKL yang mengajar Nisa, mengungkapkan kekagumannya, “Nisa luar biasa, mudah menghafal apa yang didengarnya. Ini menunjukkan setiap orang memiliki kelebihan dan keistimewaan masing-masing.”

Saat ditanya motivasinya, Nisa dengan polos menjawab, “Saya rajin ngaji karena ingin jadi orang pintar dan masuk Syurga.”

Kisah Nisa menjadi pengingat bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang dalam meraih ilmu dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Semangatnya menjadi inspirasi bagi semua agar tak mudah menyerah dalam belajar, menunjukkan bahwa keistimewaan hadir dari ketulusan hati dan tekad yang tak pernah padam.

Penulis : Nurlita Sari

Inovasi Ramah Lingkungan: Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Olah Limbah Sayur Jadi Pupuk Ecoenzim

Inovasi Ramah Lingkungan: Mahasiswa KKL Sungai Enau 2 Olah Limbah Sayur Jadi Pupuk Ecoenzim

 


Sungai Enau, 2 Agustus 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak kelompok Sungai Enau 2 kembali melaksanakan salah satu program kerja mereka di bidang lingkungan hidup, yakni pembuatan ecoenzim. Program ini bertujuan untuk mengurangi limbah organik rumah tangga dengan cara mengolah sisa sayuran menjadi pupuk cair alami yang ramah lingkungan.

Kegiatan ini berlangsung di Posko KKL Sungai Enau 2. Mahasiswa memperkenalkan langkah-langkah pembuatan ecoenzim dari bahan-bahan sederhana seperti kulit buah, sisa sayuran, dan gula merah yang difermentasi selama beberapa minggu.

Adi, salah satu mahasiswa KKL, menyampaikan manfaat dari inovasi ini. “Dengan adanya ecoenzim ini, masyarakat dapat mengelola limbah organik dengan cara yang bermanfaat. Selain gratis, pembuatannya pun sangat mudah dilakukan di rumah,” jelasnya.

Pupuk ecoenzim ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman, membersihkan saluran air, hingga menghilangkan bau tidak sedap di lingkungan rumah. Hal ini selaras dengan semangat KKL yang tidak hanya fokus pada kegiatan pendidikan dan sosial, tetapi juga turut peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat Desa Sungai Enau A dapat menerapkan metode ecoenzim dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa solusi lingkungan tidak harus mahal atau rumit, tetapi bisa dimulai dari hal kecil yang berdampak besar.

Dengan semangat kolaborasi dan edukasi, mahasiswa KKL Sungai Enau 2 terus menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Penulis : Salsabila Aulia Safitri



Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak