LP2M IAIN PONTIANAK
KKL Kelompok 31 Laksanakan Survey Lokasi untuk Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 09 Rasau Jaya Umum

KKL Kelompok 31 Laksanakan Survey Lokasi untuk Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 09 Rasau Jaya Umum

 


Rasau Jaya, 28 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - tim mahasiswa Kelompok 31 Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Rasau Jaya Umum melaksanakan survey lokasi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 09 Rasau Jaya Umum. Kegiatan ini merupakan langkah persiapan untuk program kerja unggulan, yakni Sosialisasi Anti-Bullying, yang akan digelar di desa tersebut.

Survey bertujuan untuk memastikan kelayakan lokasi, kesiapan fasilitas, serta menjalin koordinasi awal dengan pihak sekolah sebagai mitra kegiatan. Tim mahasiswa yang hadir terdiri dari Soma, Wagini, dan Syahril Marta selaku koordinator kegiatan. Mereka disambut langsung oleh Kepala Sekolah SDN 09 Rasau Jaya Umum, Eka Panji Kusuma, S.Pd.

Dalam dialog, Panji menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut.“Kami sangat mendukung adanya sosialisasi anti-bullying ini. Anak-anak memang perlu mendapatkan pemahaman sejak dini tentang pentingnya saling menghargai dan tidak melakukan kekerasan, baik secara fisik maupun verbal,” ujarnya.

Berdasarkan hasil observasi, pihak sekolah menyediakan aula sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Aula tersebut dinilai memadai untuk menampung siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik, serta dilengkapi proyektor dan pengeras suara.

Koordinator kegiatan menjelaskan bahwa metode penyampaian materi akan bersifat interaktif.“Kami akan menggabungkan penayangan video edukatif, permainan kelompok, dan diskusi ringan agar siswa tidak merasa bosan dan lebih mudah memahami materi,” jelasnya.

Pihak sekolah juga berkomitmen membantu pengaturan jadwal dan pemberitahuan kepada orang tua siswa. Kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 2 Agustus 2025, pukul 09.00 WIB.

Guru SDN 09 Rasau Jaya Umum, Tanti Puspitari, turut menekankan pentingnya kegiatan ini.“Bentuk bullying kadang tidak disadari oleh anak-anak, seperti mengejek atau mengucilkan teman. Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap siswa bisa lebih peka dan menghargai satu sama lain,” tuturnya.

Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam membentuk sikap saling menghargai di kalangan siswa sejak dini.

Penulis : Tri Susanti

Mahasiswa KKL Kelompok 31 Lakukan Survey Lokasi untuk Program Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 05 Rasau Jaya Umum

Mahasiswa KKL Kelompok 31 Lakukan Survey Lokasi untuk Program Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 05 Rasau Jaya Umum


 Rasau Jaya, 28 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
 - tim mahasiswa Kelompok 31 Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Rasau Jaya Umum melaksanakan survey lokasi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Rasau Jaya Umum. Kegiatan ini merupakan langkah awal persiapan program kerja unggulan mereka, yaitu Sosialisasi Anti-Bullying di Desa Rasau Jaya Umum.

Survey dilakukan untuk meninjau kelayakan lokasi, kesiapan fasilitas sekolah, serta melakukan koordinasi awal dengan pihak sekolah sebagai mitra kegiatan. Tim mahasiswa yang hadir antara lain Amalia Alza Sholeha, Uray Deva Regusta Sari, Atifah Nur Zahira, dan Muhammad Saifuddin selaku koordinator kegiatan. Mereka disambut langsung oleh Kepala Sekolah SDN 05 Rasau Jaya Umum, Ibu Jiharoh, M.Pd.

Dalam pertemuan tersebut, Ibu Jiharoh menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. “Kami sangat mendukung adanya sosialisasi anti-bullying ini. Anak-anak memang perlu mendapatkan pemahaman sejak dini tentang pentingnya saling menghargai dan tidak melakukan kekerasan, baik secara fisik maupun verbal,” ujarnya.

Hasil observasi menunjukkan, pihak sekolah menyediakan aula dengan fasilitas memadai, seperti ventilasi yang baik, pencahayaan cukup, serta perlengkapan proyektor dan pengeras suara. Aula ini dinilai layak untuk menampung peserta dari kelas 5 hingga kelas 6. Muhammad Saifuddin selaku koordinator mengungkapkan bahwa kegiatan akan dikemas secara interaktif. “Kami akan menggabungkan penayangan video edukatif, permainan kelompok, dan diskusi ringan agar siswa tidak merasa bosan dan lebih mudah memahami materi,” jelasnya.

Pihak sekolah juga bersedia membantu pengaturan jadwal serta memberikan pemberitahuan kepada orang tua siswa. Sosialisasi ini direncanakan berlangsung pada Rabu, 30 Juli 2025, pukul 09.00 WIB. Guru SDN 05 Rasau Jaya Umum, Ibu Ulan Dewi, menambahkan, “Bentuk bullying kadang tidak disadari oleh anak-anak, seperti mengejek atau mengucilkan teman. Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap siswa bisa lebih peka dan menghargai satu sama lain.”

Penulis : Tri Susanti

Mahasiswa KKL Kelompok 31 Rasau Jaya Umum Gelar Survey Lokasi untuk Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 16

Mahasiswa KKL Kelompok 31 Rasau Jaya Umum Gelar Survey Lokasi untuk Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 16


 Rasau Jaya Umum, 28 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Tim mahasiswa Kelompok 31 Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak di Desa Rasau Jaya Umum melaksanakan survey lokasi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 Rasau Jaya Umum sebagai persiapan program kerja unggulan mereka, yaitu Sosialisasi Anti-Bullying.

Survey ini bertujuan meninjau kelayakan lokasi, kesiapan fasilitas sekolah, serta melakukan koordinasi awal dengan pihak sekolah. Tim KKL yang dipimpin oleh Enjelina Oktavia selaku koordinator kegiatan diterima langsung oleh Kepala Sekolah SDN 16, Ibu Nunik Siti Anifah, M.Pd. Dalam dialognya, Ibu Nunik menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.

“Kami sangat mendukung adanya sosialisasi anti-bullying ini. Anak-anak memang perlu mendapatkan pemahaman sejak dini tentang pentingnya saling menghargai dan tidak melakukan kekerasan, baik secara fisik maupun verbal,” ujarnya.

Berdasarkan hasil observasi, pihak sekolah menyiapkan aula yang dinilai memadai untuk menampung peserta dari kelas 4 hingga kelas 6. Fasilitas ruangan mencakup ventilasi dan pencahayaan yang baik, proyektor, serta pengeras suara.

Koordinator kegiatan, Enjelina Oktavia, menjelaskan bahwa materi akan disampaikan secara interaktif melalui penayangan video edukatif, permainan kelompok, dan diskusi ringan.

“Dengan metode ini, siswa diharapkan lebih antusias, tidak merasa bosan, dan lebih mudah memahami materi,” ungkapnya.

Pihak sekolah juga siap membantu pengaturan jadwal dan pemberitahuan kepada orang tua siswa. Kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 30 Juli 2025, pukul 09.00 WIB.

Guru SDN 16, Ibu Fitri Yuliana, menambahkan bahwa bentuk bullying seringkali tidak disadari anak-anak, seperti mengejek atau mengucilkan teman.

“Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap siswa bisa lebih peka dan saling menghargai,” tutupnya.

Penulis : Tri Susanti

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Seminar Gemar Menabung dan Praktek Membuat Celengan dari Botol Bekas

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Seminar Gemar Menabung dan Praktek Membuat Celengan dari Botol Bekas

 


Sungai Malaya, 31 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
- Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak Desa Sungai Malaya 2 menggelar Seminar Gemar Menabung untuk siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada Kamis, 31 Juli 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran menabung sejak dini sekaligus mengajak anak-anak untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas.

Seminar dimulai pada pukul 13.00 WIB di surau Darul Hidayah dan dibuka dengan penyampaian materi mengenai pentingnya menabung, manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, serta cara sederhana untuk menyisihkan uang jajan. Mahasiswa KKL menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami dan pendekatan yang menyenangkan, sehingga siswa tampak antusias dan aktif bertanya.

Yang menarik dari kegiatan ini, seminar dilanjutkan dengan praktek langsung membuat tabungan atau celengan dari botol bekas. Setiap siswa membawa botol plastik bekas dari rumah dan menghiasnya menjadi celengan pribadi dengan berbagai kreativitas. Mahasiswa membimbing anak-anak dalam proses pembuatan, mulai dari memotong bagian botol, menghias dengan kertas warna, hingga menambahkan nama masing-masing pada celengan tersebut.

Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan siswa tentang pentingnya menabung, tetapi juga mengasah kreativitas serta kepedulian terhadap lingkungan melalui konsep daur ulang. Suasana kegiatan pun berlangsung meriah dan penuh semangat.

Kepala sekolah MI menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Kami sangat senang dan terbantu dengan adanya kegiatan ini. Anak-anak jadi lebih semangat untuk menabung dan belajar memanfaatkan barang bekas dengan cara yang positif,” ujarnya.

Seminar dan praktek ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKL IAIN Pontianak dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat selama masa pengabdian mereka di Desa Sungai Malaya.

Penulis : Seli wahdaniari



Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Mengikuti Yasinan Dan Shalawatan Rutin  Di Masjid As-Syuhada

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Mengikuti Yasinan Dan Shalawatan Rutin Di Masjid As-Syuhada


Desa Padi
Jaya, 24 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Malam Jumat menjadi momen penuh keberkahan di Masjid As-Syuhada, Dusun Parit Manuan. Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang tergabung dalam kelompok Padi Jaya 2 secara rutin mengikuti kegiatan Yasinan dan Shalawatan bersama masyarakat setempat setiap malam Jumat selepas Salat Maghrib hingga menjelang Isya.

Kegiatan diawali dengan pembacaan surat Yasin dan tahlil, lalu dilanjutkan dengan Shalawatan yang dipandu secara bergilir oleh anak-anak Dusun Parit Manuan. Tradisi keagamaan ini menjadi bagian penting dari kehidupan spiritual masyarakat, dan kini turut diramaikan oleh kehadiran para mahasiswa.

Shalawat dilantunkan dengan penuh semangat dan kekhusyukan, menciptakan suasana syahdu yang menenangkan jiwa. Mahasiswa KKL yang hadir pun mengikuti dengan penuh antusias, merasa menjadi bagian dari tradisi dan kekeluargaan yang erat bersama warga.

“Alhamdulillah, kami merasa sangat diterima dan bersyukur bisa ikut dalam kegiatan ini. Shalawatan yang dipandu oleh adik-adik di sini membuat suasana semakin hidup dan bermakna,” ungkap, salah satu mahasiswa peserta KKL.

Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini tidak hanya sebagai tamu, tetapi juga sebagai bagian dari upaya penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Keikutsertaan mereka menjadi wujud nyata dari pengabdian yang tidak hanya bersifat fisik dan edukatif, tetapi juga spiritual dan kultural.

Dengan adanya kegiatan Yasinan dan Shalawatan ini, diharapkan ikatan antara mahasiswa dan masyarakat semakin kuat, serta membawa semangat religius yang terus tumbuh di lingkungan Masjid As-Syuhada.

Penulis : Lili Rahmawati



Mahasiswa KKL IAIN Pontianak  Turut Serta Melatih  Paskibra  Madrasah Mambaul Ulum Jelang Hari Kemerdekaan

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Turut Serta Melatih Paskibra Madrasah Mambaul Ulum Jelang Hari Kemerdekaan


Desa Padi Jaya, 27 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
- Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang tergabung dalam kelompok Padi Jaya 2 turut berpartisipasi aktif dalam melatih Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Madrasah Mambaul Ulum.

Kegiatan latihan Paskibra ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa di bidang pendidikan dan pembinaan karakter. Sebagian anggota kelompok ditugaskan khusus untuk membantu melatih siswa-siswi yang terpilih menjadi anggota Paskibra tingkat madrasah. Latihan dilaksanakan secara rutin setiap hari selepas Salat Ashar di lapangan sekitar sekolah.

Khoirul Amin, salah satu guru Madrasah Mambaul Ulum yang juga menjadi penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa latihan dilakukan secara disiplin untuk mempersiapkan penampilan terbaik pada upacara 17 Agustus mendatang.

“Latihan dilakukan setiap sore setelah Ashar. Namun, jika sore hari turun hujan, maka kami alihkan ke pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB dan dilanjutkan kembali pada sore hari seperti biasa,” jelasnya.

Kehadiran mahasiswa KKL dalam latihan ini mendapat sambutan positif dari pihak madrasah. Para siswa pun terlihat antusias dan semakin semangat mengikuti arahan serta pelatihan baris-berbaris yang diberikan.

Salah satu mahasiswa pelatih, Lili Rahmawati, menyampaikan bahwa keterlibatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membantu mempersiapkan generasi muda yang disiplin dan cinta tanah air.

“Latihan ini bukan hanya soal baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai tanggung jawab, dan membangun rasa kebersamaan dalam memperingati hari kemerdekaan bangsa,” ujarnya.

Dengan semangat pengabdian, mahasiswa KKL Padi Jaya 2 terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan masyarakat dan lembaga pendidikan di Desa Padi Jaya. Latihan Paskibra ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga, baik bagi mahasiswa maupun siswa madrasah, dalam menyemarakkan hari kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.

Penulis : Lili Rahmawati
Kolaborasi KKL IAIN Pontianak dan Masyarakat Desa Padi Jaya, Wujud Partisipasi Aktif Menyambut Hari Kemerdekaan

Kolaborasi KKL IAIN Pontianak dan Masyarakat Desa Padi Jaya, Wujud Partisipasi Aktif Menyambut Hari Kemerdekaan

 


Desa Padi Jaya, 27 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)  - Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak bersama warga desa Padi Jaya menggelar rapat kolaborasi untuk membentuk kepanitiaan 17 Agustus 2025. Rapat yang berlangsung di kantor Madrasah Mambaul Ulum ini dihadiri oleh anggota KKL dan Masyarakat Desa Padi Jaya.

Rapat dimulai pukul 13.00 WIB dan dibuka oleh Ketua KKL, Saudara Ahmad Aunuddinul Ma’aarif . Kegiatan ini dipimpin oleh kepala madrasah Mambaul Ulum, Mahalli. Suasana hangat dan akrab semakin terasa saat Mahalli menyampaikan salam sapa kepada mahasiswa dan masyarakat. 

Dalam sambutannya, Mahali menyampaikan ucapan, "Terima kasih kepada adik adik mahasiswa yang telah membantu dan mau berkolaborasi dengan masyarakat padi jaya dalam mempersiapkan hari kemerdekaan, dan mungkin kedepannya adik adik mahasiswa bisa menyampaikan ide dan saran serta dapat bertukan pikiran dengan masyarakat terkait persiapan hari kemerdekaan” Sambutan ini memicu semangat kolaborasi dan menunjukkan keramahtamahan warga padi jaya kepada para mahasiswa KKL.

Setelah melalui diskusi yang cukup intens dan produktif, seluruh peserta rapat sepakat untuk menunjuk saudara Fikry Ali Syahbana , salah satu anggota KKL, sebagai ketua panitia perlombaan 17 Agustus 2025. Keputusan ini disambut baik oleh semua pihak. Dari masyarakat juga menyarankan untuk mahasiswa yang menjadi ketua panitia “sebaiknya yang menjadi ketua dalam pelaksanaan perlombaan 17 agustus ini adalah dari mahasiswa karna perlombaan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa dan masyarakat nantinya yang akan berpartisipasi dalam lomba tersebut” Ujar Mu’in Masyarakat Desa Padi Jaya.

Usai ditetapkan sebagai ketua panitia. Fikry ali sayhbana menyampaikan bahwa kesuksesan acara ini tidak hanya bergantung pada dirinya sebagai ketua panitia, tetapi juga pada solidaritas dan kerja sama tim.

"Saya Mohon Kerjasama serta bimbingan bapak ibu, Acara ini akan sukses ketika semua solid, penuh tanggung jawab, dan ikhlas dalam menjalankan program ini," Ujar Fikry

Rapat ini merupakan langkah awal dalam mempersiapkan perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-80 di Desa Padi Jaya Dengan kolaborasi antara KKL Padi Jaya 2 dan Masyarakat Padi Jaya, diharapkan acara ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Melalui kegiatan ini, KKL Padi Jaya 2 dan Masyarakat Padi Jaya menunjukkan komitmen mereka dalam membangun dan mengembangkan masyarakat desa Padi Jaya. Semoga semangat dan kerja sama ini dapat terus berlanjut dalam kegiatan-kegiatan selanjutnya.

Penulis : Lili Rahmawati


Isi Waktu Luang, Kelompok KKL Padi Jaya 2 Bermain Voli Bersama Anak-Anak di Sekitar Posko

Isi Waktu Luang, Kelompok KKL Padi Jaya 2 Bermain Voli Bersama Anak-Anak di Sekitar Posko


 Padi Jaya, 25 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Sore yang cerah di Desa Padi Jaya menjadi momen menyenangkan bagi Kelompok Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Padi Jaya 2. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, para mahasiswa memanfaatkan waktu luang mereka dengan bermain voli bersama anak-anak di sekitar posko tempat mereka tinggal. 

Lapangan kecil di dekat posko mendadak ramai oleh sorak tawa dan semangat permainan. Mahasiswa dan anak-anak saling bergantian melempar bola, menciptakan suasana hangat yang mempererat hubungan antara peserta KKL dan masyarakat setempat, khususnya pemuda desa setempat.

“Ini salah satu cara kami untuk lebih dekat dengan anak-anak dan warga sekitar. kami juga ingin membaur dan membangun kedekatan dengan lingkungan sekitar,” ujar salah satu anggota kelompok KKL Padi Jaya 2.

Kegiatan sederhana ini bukan hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi wadah membangun komunikasi, kebersamaan, serta menunjukkan semangat mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kehidupan sosial masyarakat selama menjalani KKL. Anak-anak pun tampak antusias dan gembira bisa bermain bersama para kakak mahasiswa. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan selama para mahasiswa berada di desa.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara mahasiswa KKL dan masyarakat semakin erat, sehingga pelaksanaan program-program kerja ke depan dapat berjalan lancar dan penuh dukungan dari berbagai pihak.

Penulis : Lili Rahmawati


Ciptakan Lingkungan Bersih , Kelompok Padi Jaya 2 Gotong Royong  Bangun Lingkungan Posko Yang Bersih Dan Asri

Ciptakan Lingkungan Bersih , Kelompok Padi Jaya 2 Gotong Royong Bangun Lingkungan Posko Yang Bersih Dan Asri


Desa Padi Jaya 27 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
- Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Padi Jaya 2 IAIN Pontianak melalui kegiatan gotong royong membersihkan area sekitar posko, Sabtu pagi, 27 Juli 2025.

Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh seluruh anggota kelompok KKL. Dengan membawa peralatan kebersihan seperti sapu, dan tong sampah, para mahasiswa membersihkan pekarangan, menyapu dedaunan, serta merapikan lingkungan sekitar posko agar terlihat lebih bersih, rapi, dan asri.

Ketua KKL Padi Jaya 2, Ahmad Aunuddinul Ma’aarif, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa untuk menciptakan tempat tinggal dan lingkungan yang nyaman selama masa pengabdian.

“Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan gotong royong ini juga menjadi sarana mempererat kekompakan antaranggota. Dengan posko yang bersih, tentu kami lebih semangat menjalani hari-hari pengabdian di desa ini,” ujarnya.

Tak hanya membersihkan area posko, para mahasiswa juga membersihkan halaman di sekitar madrasah mambaul ulum, karna dilihat halaman yang lumayan kotor dan penuh dengan sampah. Gotong royong ini menjadi langkah awal dalam menjaga kedisiplinan dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar selama masa KKL.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat. Dengan kegiatan ini, mahasiswa KKL Padi Jaya 2 berharap posko dapat menjadi tempat yang nyaman dan layak untuk menjalankan berbagai program kerja ke depan. Kegiatan sederhana ini membuktikan bahwa pengabdian bisa dimulai dari hal-hal kecil yang memberi dampak positif bagi lingkungan.

Penulis : Lili Rahmawati
Belajar Langsung di Lapangan: Mahasiswa KKL Padi Jaya 2 Ikuti Proses Pemanenan Kelapa Sawit

Belajar Langsung di Lapangan: Mahasiswa KKL Padi Jaya 2 Ikuti Proses Pemanenan Kelapa Sawit

 


Padi Jaya, 27 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Padi Jaya 2 mendapatkan pengalaman langsung yang berharga saat berkesempatan menyaksikan dan mengikuti proses pemanenan kelapa sawit bersama salah satu petani lokal, Abdul Mu’in, di perkebunan sawit Desa Padi Jaya.

Kegiatan ini berlangsung pada pagi hari dan diikuti oleh beberapa mahasiswa dengan antusias. Mereka mendampingi Abdul Mu’in yang dengan sabar menjelaskan proses dan teknik pemanenan sawit mulai dari penggunaan alat panen hingga proses pengangkutan. Beberapa mahasiswa KKL Padi Jaya 2 juga turut mempraktikkan teknik pemanenan sawit tersebut. 

“Kami senang bisa belajar langsung dari petani. Selama ini kami hanya tahu sawit dari teori, tapi hari ini kami bisa melihat langsung bagaimana kerja keras dan ketelatenan para petani di lapangan,” ungkap salah satu mahasiswa peserta kegiatan.

Abdul Mu’in juga menyambut baik kehadiran mahasiswa. Beliau dengan senang hati membagikan pengetahuan serta pengalamannya dalam mengelola kebun sawit yang sudah digelutinya selama puluhan tahun.

“Saya senang anak-anak muda mau turun langsung ke kebun. Biar tahu bagaimana proses pemanenan sawit. Biasanya saya panen 2 minggu sekali sebanyak 400 kilogram sawit” tutur beliau sambil tersenyum.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami proses pertanian sawit secara langsung, tetapi juga belajar tentang semangat kerja keras dan ketahanan petani dalam menjaga penghasilan keluarga dan ketahanan pangan lokal.

Kegiatan diakhiri dengan perbincangan santai di rumah Abdul Mu'in, menciptakan suasana akrab antara mahasiswa dan warga. Mahasiswa KKL Padi Jaya 2 pun semakin menyadari pentingnya memahami kehidupan masyarakat secara nyata sebagai bagian dari pengabdian yang bermakna.

Penulis : Atika Luthfiyatil Fathinah

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak