LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan KKU UMP Pontianak Kolaborasi dalam Pembagian Beras PKH di Desa Mega Timur

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan KKU UMP Pontianak Kolaborasi dalam Pembagian Beras PKH di Desa Mega Timur


Mega Timur, 25 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
– Suasana di Kantor Desa Mega Timur tampak berbeda pada Jumat pagi (25/7) saat mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak bersama mahasiswa Kuliah Kerja Usaha (KKU) Universitas Muhammadiyah Pontianak turut serta dalam kegiatan sosial pembagian beras bagi warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 13.00 WIB ini terlaksana dengan lancar berkat kerja sama antara Dinas Sosial, Bulog, serta dukungan dari para mahasiswa. Mereka membantu memeriksa undangan, mengatur antrean, dan memastikan penyerahan beras berjalan tertib serta tepat sasaran.

Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar-mahasiswa lintas kampus. Suasana penuh keakraban terlihat ketika para mahasiswa bekerja sama membantu petugas desa dalam proses distribusi.

“Saya sangat senang bisa ikut terlibat dalam kegiatan ini. Selain membantu masyarakat, kami juga bisa menjalin hubungan baik dan kerja sama dengan mahasiswa dari kampus lain,” ujar Pasradi, mahasiswa KKL IAIN Pontianak.

Sinergi antara kampus, dinas pemerintah, dan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi untuk menciptakan manfaat yang luas. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak kegiatan sosial serupa di Desa Mega Timur pada masa mendatang.

Penulis : Dwi Nurul Fadillah

Bersama Melayani: Mahasiswa KKL Kelompok 17 Desa Puguk 2 Turut Aktif di Kantor Desa Puguk

Bersama Melayani: Mahasiswa KKL Kelompok 17 Desa Puguk 2 Turut Aktif di Kantor Desa Puguk

 


Puguk, 25 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 17 IAIN Pontianak kembali menunjukkan komitmen pengabdian mereka di Desa Puguk. Hari ini, para peserta KKL diminta secara langsung oleh pemerintah desa untuk membantu pelayanan administrasi dan kebutuhan warga di Kantor Desa Puguk.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Puguk, Rudi, sebagai bentuk pelibatan mahasiswa dalam kegiatan pemerintahan desa. Ia berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan energi baru sekaligus mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

“Kami harap teman-teman KKL dapat membantu melayani masyarakat di desa ini. Kehadiran mereka bisa mempercepat proses pelayanan dan sekaligus menjadi pengalaman langsung bagaimana berinteraksi dengan warga melalui tugas-tugas pelayanan publik,” ujar Kepala Desa.

Menanggapi permintaan tersebut, Ketua Kelompok 17, Al-Fikri, menyatakan kesiapan dan kesediaan seluruh anggotanya untuk berkontribusi dalam membantu tugas-tugas pelayanan di kantor desa.

“Kami sangat bersedia dan merasa terhormat bisa dilibatkan langsung dalam kegiatan pelayanan masyarakat. Ini merupakan salah satu bentuk kerja nyata kami selama menjalankan KKL di Desa Puguk,” ungkap Al-Fikri.

Keterlibatan mahasiswa dalam pelayanan administrasi desa ini diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat proses layanan seperti pengurusan surat menyurat, dokumen kependudukan, dan kebutuhan administratif lainnya.

Selain membantu pihak desa, kegiatan ini juga menjadi media belajar langsung bagi para mahasiswa untuk memahami dinamika pelayanan publik, etika kerja pemerintahan, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat desa.


Penulis : Fitri Kusuma Asih


Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Mulai Program Pengabdian di MTs-Mujahidin Sungai Kakap

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Mulai Program Pengabdian di MTs-Mujahidin Sungai Kakap


 Sungai Kakap, 26 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Suasana Sabtu pagi di MTs-Mujahidin Sungai Kakap tampak berbeda dari biasanya. Sekolah yang biasanya hanya dipenuhi suara riuh siswa, pada pukul 09.00 WIB menyambut kedatangan rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak. Kunjungan ini menandai dimulainya program pengabdian mahasiswa di wilayah Sungai Kakap.

Kedatangan mahasiswa disambut hangat oleh Kepala Sekolah, Faisal Amin, SE, beserta dewan guru dan beberapa siswa. Dalam sambutannya di ruang guru, Faisal Amin menyampaikan apresiasi serta harapannya atas kontribusi mahasiswa KKL.
“Terima kasih telah mengunjungi sekolah kami. Kalau bisa, bantu kami mengajar untuk mengisi kekosongan guru. Untuk acara 17 Agustus nanti, mari kita buat semeriah mungkin,” ujarnya dengan senyum ramah.

Kunjungan perdana ini langsung diwarnai kejadian menarik. Salah satu guru matematika berhalangan hadir, dan pihak sekolah meminta bantuan mahasiswa KKL untuk mengisi kelas. Dengan persiapan singkat, salah satu mahasiswa maju mengajar materi matematika. Tantangan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKL, sementara siswa terlihat antusias dan senang mendapat “guru baru” yang lebih muda dan komunikatif.

Selama beberapa minggu ke depan, mahasiswa KKL IAIN Pontianak akan melaksanakan berbagai program, mulai dari membantu proses belajar mengajar, mengisi kekosongan guru di beberapa mata pelajaran, mendampingi kegiatan ekstrakurikuler, hingga terlibat dalam persiapan lomba dan perayaan HUT RI ke-80 di sekolah tersebut.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL tidak hanya memperoleh pengalaman langsung di dunia pendidikan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi MTs-Mujahidin Sungai Kakap melalui ide-ide segar serta tenaga pendidik tambahan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi sekolah dan masyarakat sekitar.

Penulis : Nur Ihksan

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Jalin Kerja Sama dengan Komunitas GASGAM untuk Kembangkan Wisata Sungai Deras

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Jalin Kerja Sama dengan Komunitas GASGAM untuk Kembangkan Wisata Sungai Deras

 


Sungai Deras, 26 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang bertugas di Desa Sungai Deras melaksanakan serangkaian kegiatan pada Jumat (26/7) yang bertujuan mempererat silaturahmi dan meningkatkan kontribusi terhadap pengembangan wisata lokal.

Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Wisata Indah Lestari, salah satu destinasi unggulan Desa Sungai Deras. Mahasiswa menikmati keindahan alam sambil mempererat keakraban melalui sesi makan bersama. Suasana santai ini menjadi ajang berbagi cerita dan pengalaman selama pelaksanaan KKL.

Setelah itu, mahasiswa berkunjung ke rumah Ketua Gabungan Anak Sunda Gunung Ambawang (GASGAM) untuk berdiskusi mengenai potensi wisata desa. GASGAM, yang aktif dalam pengembangan wisata Sungai Deras, mengajak mahasiswa KKL berkolaborasi dalam menghidupkan kembali Wisata Air Terjun Mini (ATM). Ajakan ini disambut antusias oleh mahasiswa yang siap mendukung pengembangan wisata berbasis masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKL bersama GASGAM melakukan pencarian bambu yang akan digunakan untuk program kerja berikutnya. Kegiatan ini memperlihatkan komitmen mahasiswa dalam bekerja sama dengan masyarakat untuk mendukung program pengembangan wisata. Usai kegiatan, dilakukan foto bersama sebagai dokumentasi sekaligus simbol kebersamaan.

Tidak hanya terlibat dalam kegiatan wisata, mahasiswa KKL juga aktif dalam kegiatan keagamaan. Pada malam harinya, mahasiswa putra mengikuti tahlilan malam ke-6 di rumah salah satu warga, menunjukkan kepedulian mereka terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan ini memperlihatkan bahwa mahasiswa KKL IAIN Pontianak tidak hanya fokus pada akademis, tetapi juga berperan dalam pembangunan sosial dan pengembangan potensi lokal. Kolaborasi dengan GASGAM diharapkan mampu menghidupkan kembali destinasi wisata Desa Sungai Deras sekaligus memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat.

Penulis : Rizki Apriyani

Mahasiswa KKL Jangkang Dua Melaksanakan Senam Bersama Ibu-Ibu PKK dan Anak-anak PAUD

Mahasiswa KKL Jangkang Dua Melaksanakan Senam Bersama Ibu-Ibu PKK dan Anak-anak PAUD

 


Jangkang Dua, 24 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) - Dalam rangka membangun kedekatan dengan masyarakat dan mendorong pola hidup sehat, mahasiswa KKL Desa Jangkang Dua dari IAIN Pontianak menggelar kegiatan senam bersama yang melibatkan ibu-ibu PKK serta anak-anak PAUD Desa Jangkang Dua, pada Sabtu pagi (26/07) di halaman .

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 pagi ini disambut dengan penuh antusias oleh warga. Ibu-ibu datang sesuai waktu yang ditentukan serta penuh semangat, sementara anak-anak PAUD tampak bersemangat mengikuti gerakan senam yang dipandu langsung oleh beberapa mahasiswa KKL. Senam pagi ini bertujuan untuk meningkatkan semangat berolahraga serta mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat desa.

Menurut salah satu ibu PKK, kegiatan senam ini sangat dinanti-nanti. Ia mengungkapkan bahwa warga, khususnya para ibu, sangat berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin. 

"Kami senang sekali ada senam seperti ini. Badan jadi lebih segar. Kalau bisa, kegiatan senam ini dijadwalkan tiap minggu,” ujar Ibu-ibu salah satu peserta senam.

Sementara itu, anak-anak PAUD yang turut hadir terlihat antusias dan ceria. Dengan gerakan sederhana, kegiatan senam menjadi ajang yang menyenangkan sekaligus bermanfaat. Mahasiswa KKL pun menyesuaikan iringan lagu dan tempo agar sesuai dengan kebutuhan anak-anak, sehingga kegiatan berjalan dengan penuh keceriaan.

Ketua Kelompok KKL Desa Jangkang Dua, Noorman Arief Abdillah, menyampaikan bahwa kegiatan senam bersama ini merupakan bagian dari program kerja. “Kami ingin mengajak masyarakat, khususnya ibu-ibu dan anak-anak, untuk memulai hari dengan kegiatan yang menyehatkan. Selain menjaga kebugaran tubuh, kegiatan ini juga menjadi media interaksi dan kebersamaan antara mahasiswa dan warga,” ungkapnya.

Pihak desa juga menyambut baik inisiatif mahasiswa KKL ini. Ketua PKK Desa Jangkang Dua menyampaikan apresiasi dan berharap agar kegiatan senam dapat menjadi kegiatan rutin yang berkelanjutan, bahkan setelah program KKL selesai.

Dengan semangat yang ditunjukkan oleh peserta, kegiatan senam pagi ini menjadi momen yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Melalui interaksi seperti ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan pengabdian akademik, tetapi juga mengambil bagian dalam membentuk kebiasaan positif di tengah masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian air mineral untuk peserta. Keceriaan dan senyum para ibu serta anak-anak menjadi bukti bahwa kebersamaan dalam kegiatan sederhana seperti senam dapat memberikan dampak yang positif bagi warga desa.

Penulis : Tasya Kurniasari


PKK Desa Rasau Jaya Umum Gelar Penyuluhan Pencegahan Stunting, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Turut Berperan Aktif

PKK Desa Rasau Jaya Umum Gelar Penyuluhan Pencegahan Stunting, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Turut Berperan Aktif

 


Rasau Jaya, 25 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Tim Penggerak PKK Desa Rasau Jaya Umum menyelenggarakan kegiatan penyuluhan mengenai pencegahan stunting pada anak di Balai Pertemuan Umum Desa Rasau Jaya Umum, Jumat (25/7). Kegiatan ini dihadiri oleh kader posyandu, ibu-ibu warga desa, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak Kelompok Rasau Jaya Umum yang turut mendukung kegiatan sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat.

Acara dimulai pukul 15.00 WIB dan dibuka oleh Ketua TP PKK Desa Rasau Jaya Umum, Hj. Nur Aini. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peran ibu rumah tangga dalam menjaga tumbuh kembang anak, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan.
“Stunting bukan hanya masalah tinggi badan yang kurang, tetapi juga berdampak pada perkembangan otak dan kecerdasan anak di masa depan,” ujarnya.

Materi penyuluhan disampaikan oleh Bidan Desa dan Kader Kesehatan PKK yang telah mendapatkan pelatihan khusus. Pokok materi mencakup pengertian stunting, penyebab utama seperti gizi buruk, kurang asupan protein, pernikahan dini, serta sanitasi buruk, hingga cara pencegahan melalui pemberian ASI eksklusif, pola makan bergizi, dan pemeriksaan rutin tumbuh kembang anak di posyandu. Penyuluhan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab serta simulasi penyajian menu sehat bergizi menggunakan bahan pangan lokal.

Salah satu warga, Siti Fatimah dari RT 12, menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Penyuluhan ini sangat bermanfaat. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan agar kasus stunting di desa semakin berkurang,” ungkapnya.

Mahasiswa KKL turut memberikan edukasi tambahan melalui poster dan leaflet mengenai pentingnya gizi keluarga dan sanitasi lingkungan.

Kegiatan ditutup pukul 16.30 WIB dengan pembagian paket makanan tambahan untuk anak balita dan ibu hamil. Acara berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari warga, serta diharapkan memberikan dampak nyata dalam upaya menurunkan angka stunting di Desa Rasau Jaya Umum.

Penulis : Tri Susanti

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Lakukan Survei Potensi Wisata di Desa Rasau Jaya Umum

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Lakukan Survei Potensi Wisata di Desa Rasau Jaya Umum


 Rasau Jaya, 25 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan survei lokasi destinasi wisata di Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Kamis (25/7). Survei ini bertujuan mengidentifikasi potensi wisata desa yang dapat dikembangkan guna meningkatkan ekonomi masyarakat serta memperkenalkan kekayaan alam dan budaya daerah kepada masyarakat luas.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan melibatkan perwakilan Pemerintah Desa, Ketua RT, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKL. Survei dilakukan melalui observasi lapangan, pengambilan dokumentasi visual, dan wawancara langsung dengan masyarakat untuk menggali informasi terkait harapan dan potensi pengembangan wisata.

Dalam wawancara, Sulaiman, Ketua RT 14 Dusun Rasau Kota, menyampaikan pandangannya mengenai potensi wisata di wilayah tersebut.
“Daerah sekitar Sungai Rasau sangat berpotensi untuk dijadikan destinasi wisata, khususnya wisata susur sungai dan edukasi alam. Lingkungannya masih asri, penuh pepohonan, dan memiliki nilai tradisi yang bisa dikenalkan kepada generasi muda maupun wisatawan luar. Jika pengembangan dilakukan secara serius, masyarakat lokal bisa merasakan manfaat ekonomi, mulai dari usaha kuliner, jasa sewa perahu, hingga menjadi pemandu wisata. Kami juga berharap ada perhatian dari pemerintah untuk pembangunan fasilitas pendukung seperti akses jalan, tempat istirahat, dan area rekreasi keluarga,” jelasnya.

Survei yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB ini menyimpulkan bahwa Desa Rasau Jaya Umum memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya. Antusiasme masyarakat, kekayaan sumber daya alam, serta letak geografis yang strategis menjadi modal utama dalam upaya pengembangan wisata ke depannya.

Penulis : Tri Susanti

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Aksi Bersih-Bersih Surau Babussalam di Rasau Jaya

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Gelar Aksi Bersih-Bersih Surau Babussalam di Rasau Jaya

 


Rasau Jaya, 25 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan bersih-bersih di Surau Babussalam, Jalan Pelita IV, Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, pada Kamis (25/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKL dalam bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menjaga kebersihan surau sebagai tempat ibadah, menumbuhkan kepedulian mahasiswa terhadap sarana keagamaan, serta mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekitar.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan briefing yang dipimpin oleh Andre selaku Ketua Kelompok KKL. Mahasiswa kemudian dibagi menjadi dua tim, yakni tim yang membersihkan bagian dalam surau dengan menyapu, mengepel, membersihkan kipas angin, jendela, dan merapikan rak Al-Qur’an, serta tim yang membersihkan area luar dengan mencabut rumput liar, menyapu halaman, membersihkan selokan, dan menyikat WC.

Pukul 10.00 WIB kegiatan selesai dan ditutup dengan ucapan terima kasih serta apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKL.

Tokoh masyarakat setempat, H. Muhammad Ali (63), memberikan apresiasi atas kegiatan ini.
“Kami sangat bersyukur dengan kehadiran adik-adik mahasiswa. Mereka bukan hanya datang belajar, tapi juga membantu kami menjaga kebersihan tempat ibadah. Ini contoh yang baik untuk anak-anak muda,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Nurjannah (47), warga yang turut hadir, berharap kegiatan serupa terus dilakukan.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini sering dilakukan, karena kebersihan surau ini bukan hanya tanggung jawab pengurus, tapi kita semua,” katanya.

Kegiatan bersih-bersih ini mendapat respon positif dari masyarakat. Melalui aksi ini, mahasiswa tidak hanya berkontribusi dalam menjaga kebersihan, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai keislaman seperti kepedulian sosial dan kebersamaan, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat Desa Rasau Jaya Umum.

Penulis : Tri Susanti

Festival Anak Nasional di Rasau Jaya Meriahkan Kreativitas dan Kebersamaan Anak Desa

Festival Anak Nasional di Rasau Jaya Meriahkan Kreativitas dan Kebersamaan Anak Desa

 


Rasau Jaya, 25 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak berkolaborasi dengan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (UPGRI) Pontianak menggelar Festival Anak di halaman Kantor Camat Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, pada Jumat (25/7).

Festival ini menjadi wadah ekspresi, kreativitas, dan keceriaan bagi anak-anak desa sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat melalui semangat pengabdian bersama. Puluhan anak dari berbagai usia ikut serta dalam kegiatan ini, yang diwarnai beragam lomba seperti story telling, mendongeng, menyanyi lagu daerah, hingga fashion show.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Rasau Jaya Umum dan dihadiri perangkat desa, kepala sekolah, tokoh masyarakat, serta para orang tua yang memberikan dukungan penuh bagi anak-anak mereka.

Yuliana (35), salah satu orang tua peserta, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa yang menyelenggarakan acara ini. Anak-anak di desa jarang punya kegiatan yang menghibur sekaligus mendidik. Mereka jadi lebih semangat belajar dan tampil percaya diri,” ujarnya.

Dedi Saputra (40), Ketua RT setempat, juga memberikan apresiasi.
“Kolaborasi antar mahasiswa ini patut dicontoh. Mereka kompak, kreatif, dan benar-benar membaur dengan warga. Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam, bukan hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi desa kami,” katanya.

Acara berlangsung meriah hingga sore hari, ditutup dengan pembagian hadiah dan sesi foto bersama seluruh panitia dan peserta. Festival Anak ini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat luas, sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam mendidik generasi muda yang kreatif dan percaya diri.

Penulis : Tri Susanti

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan Warga RT 19 Rasau Jaya Umum Gotong Royong Perlebar Jalan Gang Panduwinata

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan Warga RT 19 Rasau Jaya Umum Gotong Royong Perlebar Jalan Gang Panduwinata

 


Rasau Jaya, 26 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Warga RT 19/RW 06 Desa Rasau Jaya Umum bersama mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak kelompok Rasau Jaya Umum melaksanakan kegiatan gotong royong pelebaran jalan di Gang Panduwinata pada Sabtu (26/7). Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama dan kepedulian bersama dalam memperbaiki akses jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Gotong royong dimulai pukul 07.00 WIB dengan pengarahan dari Ketua RT 19, Supardi. Proses pelebaran dilakukan secara manual dengan membuka sisi kanan jalan yang sebelumnya tertutup semak dan genangan air. Warga dan mahasiswa bekerja sama membersihkan area, menggali tanah, serta meratakan permukaan jalan menggunakan cangkul dan sekop. Hasilnya, jalan berhasil diperlebar sekitar satu meter sehingga akses menjadi lebih nyaman bagi pengguna.

Supardi menyampaikan apresiasinya atas partisipasi mahasiswa KKL.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa. Jalan ini sudah lama sempit dan becek jika hujan. Dengan gotong royong ini, masyarakat sangat antusias karena merasa diperhatikan dan dibantu,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung lancar hingga pukul 11.30 WIB dan ditutup dengan makan bersama sebagai wujud kebersamaan. Melalui aksi ini, terjalin sinergi positif antara warga dan mahasiswa KKL dalam membangun lingkungan yang lebih baik, sekaligus memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat Desa Rasau Jaya Umum.

Penulis : Tri Susanti

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak