LP2M IAIN PONTIANAK
Mahasiswi KKL IAIN Pontianak Ikuti Majelis Taklim di Dusun Arus Deras

Mahasiswi KKL IAIN Pontianak Ikuti Majelis Taklim di Dusun Arus Deras

 


Dusun Arus Deras, 26 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Pada hari keempat pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), mahasiswi IAIN Pontianak yang tergabung dalam kelompok Dusun Arus Deras mengikuti kegiatan majelis taklim ibu-ibu yang digelar pada Jumat siang (25/07), pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Ibu Ngaisah, sekaligus sebagai bentuk peringatan satu tahun wafatnya almarhumah Ibu Suntamah binti Kasturi.

Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan hangat, diikuti oleh warga setempat serta diwarnai nuansa kekeluargaan yang erat. Para mahasiswi tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga dipercaya untuk mengisi beberapa rangkaian acara, sebagai bentuk partisipasi aktif dalam kehidupan sosial-keagamaan masyarakat.

Acara dibuka oleh Saudari Bella, yang menyampaikan salam pembuka serta ungkapan hormat kepada keluarga almarhumah dan seluruh jamaah yang hadir. Acara dilanjutkan dengan pembacaan sholawat oleh Saudari Husna, yang melantunkan syair dengan penuh penghayatan, menambah suasana spiritual yang menyentuh hati.

Kemudian, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dibawakan oleh Saudari Maulidia dengan suara tenang dan tartil yang menyentuh, mengiringi doa agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Momen ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya memperbanyak amal baik selama hidup.

Partisipasi aktif mahasiswa KKL dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen mereka untuk menjalin kedekatan emosional dan spiritual dengan masyarakat setempat. Kegiatan seperti ini tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga menjadi pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam memahami tradisi, budaya, serta dinamika sosial masyarakat.

Kehadiran mereka disambut baik oleh warga Dusun Arus Deras, dan menjadi awal yang baik untuk membangun sinergi selama masa pengabdian di desa tersebut. Semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat diharapkan terus terjalin hingga akhir masa KKL.

Penulis : BELLA PUSPITASARI

“Gotong Royong Menanam Harapan: Kegiatan Penanaman Pohon di Rasau Jaya Tiga dalam Rangka HUT Kubu Raya ke-18”

“Gotong Royong Menanam Harapan: Kegiatan Penanaman Pohon di Rasau Jaya Tiga dalam Rangka HUT Kubu Raya ke-18”


Rasau Jaya Tiga (lp2m.iainptk.ac.id) - 
Pada hari Kamis, 25 Juli 2025, telah dilaksanakan kegiatan penanaman pohon di sepanjang jalan utama Desa Rasau Jaya Tiga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun KabupatenKubu Raya yang ke-18. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan sekaligus wujud sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, sertamahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL).

Acara dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan senam bersama yang diikuti oleh mahasiswa dan perangkat desa. Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor desa dan bertujuan untuk membangun semangat kebersamaan dan kekompakan antar peserta.

Setelah senam selesai, seluruh peserta langsung melanjutkan kegiatan penanaman pohon secara gotong royong tanpa adanya sambutan resmi. Penanaman pohon dilakukan bersama oleh perangkat desa, Bhabinkamtibmas Desa Rasau Jaya Tiga, serta mahasiswa KKL yang berasal dari IAIN Pontianak, Universitas PGRI Pontianak (UPGRI), Universitas Tanjungpura (UNTAN), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP).

Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta terlihat aktif dan bersemangat dalam menanam bibit pohon di sepanjang jalan desa, sebagai bentuk nyata cinta lingkungan dan komitmen bersama dalam menciptakan desa yang lebih hijau dan sejuk. Setelah kegiatan selesai, beberapa tokoh desa memberikan kesan secara informal. 

Kepala Desa Rasau Jaya Tiga, Tukiman, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini adalah langkah kecil yang akan memberikan dampak besar di masa depan. Kepala desa berharap agar masyarakat juga tetap menjaga kelestarian pohon-pohon untuk menjaga agar Rasau Jaya Tiga tetap asri. “Saya harap dengan adanya kegiatan ini, lingkungan bisa tetap hijau dan seluruh warga bisa bersama-sama menanam pohon” Ujarnya.

Sekretaris Desa Rasau Jaya Tiga, Ibnu Ahlunnazar menyampaikan bahwa kegiatanseperti ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan generasimuda. Ia merasa bangga karena mahasiswa yang sedang KKL mampu menunjukkan kepedulian dan aksi nyata dalam membangun desa. “Sesuai dengan Undang-Undang No. 3 Tahun 2020 tentang pendidikan perguruan tinggi yaitu salah satunya pengabdian kepada masyarakat, kami langsung mengarahkan teman-teman mahasiswa untuk langsung turun kemasyarakat untuk menanam pohon” ujarnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Rasau Jaya Tiga, Setiawan, menyatakan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antara masyarakat, mahasiswa, dan pihak keamanan. “Semoga dengan penanaman pohon ini bisa menjaga lingkungan agar tetap hijau” Ujarnya.

Kegiatan penanaman pohon selesai pada pukul 10.30 WIB dalam suasana yang penuh semangat, kekompakan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. 

Penulis : Cheldi Ibra Pradika

Pembukaan KKL Desa Durian 2025: Mahasiswa Siap Memberikan Aksi Nyata Untuk Desa dan Masyarakat

Pembukaan KKL Desa Durian 2025: Mahasiswa Siap Memberikan Aksi Nyata Untuk Desa dan Masyarakat


Desa Durian, 25 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
— Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak secara resmi melaksanakan kegiatan pembukaan dan penyerahan mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Desa Durian, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu raya, pada hari Senin, 22 Juli 2025.

Acara ini menandai dimulainya pengabdian masyarakat oleh kelompok 1 dan kelompok 2 yang terdiri dari
mahasiswa dari berbagai program studi.

Kegiatan ini dihadiri oleh dosen pembimbing lapangan 1 dan 2 IAIN Pontianak, sekretaris Desa
Durian yang mewakili kepala Desa Durian, ketua PKK, organisasi Pemuda Desa Durian, mahasiswa
UNTAN, serta para mahasiswa peserta KKL. Pembukaan diawali dengan sambutan dari ketua KKL
yang menyampaikan maksud dan tujuan dari pelaksanaan KKL, yaitu sebagai bentuk implementasi tri
dharma perguruan tinggi dalam hal pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan mahasiswa dari kedua kelompok, dan kegiatan KKL ini
dilakukan mulai tanggal 22 Juli hingga 1 September 2025, dan dilanjutkan dengan kata sambutan
oleh sekretaris desa dan dosen pembimbing lapangan. 

Dalam sambutannya, sekretaris Desa Durian, Abdul Kholik, S.Pd.I menyambut baik kehadiran
para mahasiswa dan berharap kegiatan KKL ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat
desa. “Kami sangat senang dan terbuka menerima adik-adik mahasiswa. Semoga kehadiran kalian
dapat membantu serta memberi kontribusi nyata dalam pembangunan dan kemajuan Desa Durian,”
ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dosen pembimbing, Nur Atiqah, S.E., M.M, menyampaikan
harapannya agar mahasiswa dapat bersikap aktif, menjaga etika, serta menjalin kerja sama yang baik
dengan masyarakat selama masa pengabdian. “KKL bukan hanya tentang menjalankan program,
tetapi juga belajar langsung dari masyarakat,” jelasnya.

Dengan terlaksananya acara ini, diharapkan mahasiswa KKL IAIN Pontianak dapat menjadi jembatan
antara dunia akademik dan kebutuhan nyata masyarakat desa, serta mampu memperkuat nilai-nilai
sosial, keagamaan, dan pembangunan berbasis komunitas.

Penulis : Nur'aini


 

Pembukaan KKL IAIN Pontianak di Desa Sungai Bulan Disambut Hangat Masyarakat

Pembukaan KKL IAIN Pontianak di Desa Sungai Bulan Disambut Hangat Masyarakat


 Sungai Bulan, 23 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) — Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa IAIN Pontianak secara resmi dimulai di Desa Sungai Bulan, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, pada Rabu (23/07). Pembukaan berlangsung di Balai Desa Sungai Bulan, dihadiri oleh aparatur desa, tokoh masyarakat, dosen pembimbing lapangan, serta warga setempat.

Sebanyak 22 mahasiswa dari berbagai program studi turut ambil bagian dalam kegiatan KKL ini. Mereka akan melaksanakan pengabdian selama 40 hari dengan berbagai program kerja yang telah disusun, mulai dari bidang pendidikan, sosial-keagamaan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutannya, koordinator kelompok mahasiswa menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat:

“Kami merasa sangat bersyukur karena disambut dengan baik oleh warga desa. Semoga keberadaan kami selama KKL dapat memberi kontribusi positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Bulan, Haryono, menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia berharap para mahasiswa mampu memberikan dampak nyata dan menjadi mitra strategis desa dalam membangun sektor pendidikan dan sosial keagamaan.

“Kami siap mendukung kegiatan mahasiswa selama di sini, selama tetap menghargai nilai-nilai lokal dan ikut membangun bersama masyarakat,” ujarnya.

Dosen pembimbing lapangan, Resvan, M.Pd., turut memberikan pengarahan. Ia mengingatkan bahwa KKL bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi juga kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu secara nyata.

“Tunjukkan dedikasi dan sikap yang baik. Kalian bukan hanya membawa nama pribadi, tapi juga almamater,” pesannya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya pengabdian mahasiswa di Desa Sungai Bulan. Suasana kekeluargaan yang tercipta menandai awal yang baik dalam pelaksanaan KKL tahun ini.

Penulis : siti aliya sholehah

Jalin Keakraban, Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 Ikuti Yasinan Rutin di Dusun Parit Bakti

Jalin Keakraban, Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 Ikuti Yasinan Rutin di Dusun Parit Bakti


 Kubu Padi, 24 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa laki-laki Kelompok KKL Kubu Padi 2 IAIN Pontianak mengikuti kegiatan yasinan rutin dan silaturahmi bersama masyarakat Dusun Parit Bakti, Desa Kubu Padi, Kamis malam. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan hubungan sosial antara mahasiswa KKL dan warga setempat, serta menjadi salah satu bentuk partisipasi aktif dalam kehidupan keagamaan masyarakat.

Acara yasinan ini sudah menjadi tradisi turun-temurun yang dilaksanakan setiap malam Jum’at. Khatib, selaku tokoh agama Desa Parit Bakti, menjelaskan bahwa yasinan telah berlangsung sejak beliau masih kecil dan tetap dijalankan dengan penuh semangat oleh warga hingga hari ini.

“Yasinan ini bukan sekadar ritual, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar  Khatib.

Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh tuan rumah dan masyarakat. Acara dimulai dengan pembacaan Surat Yasin secara berjamaah yang dipimpin oleh tokoh agama setempat dan diikuti seluruh peserta dengan khidmat.

Usai pembacaan Yasin, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan penghormatan dari tuan rumah kepada para tamu. Suasana hangat dan akrab terasa sepanjang malam, terlebih saat mahasiswa berdialog santai dengan beberapa tokoh agama dan pemuda desa. Mereka saling bertukar cerita mengenai kehidupan di dusun serta harapan atas program KKL yang akan dilaksanakan.

Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat. Mahasiswa berharap melalui kegiatan semacam ini, kehadiran mereka tidak hanya dirasakan dalam bentuk program kerja, tetapi juga dalam ikatan emosional dan sosial yang hangat bersama warga desa.

Penulis : Sheila Aisyah Farenti

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Jalin Kolaborasi dengan MI Bustanul Ulum, Bahas Program Kerja Pendidikan

Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Jalin Kolaborasi dengan MI Bustanul Ulum, Bahas Program Kerja Pendidikan

 


Sungai Enau, 23 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) -, Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) IAIN Pontianak yang bertugas di Desa Sungai Enau 2 melaksanakan kegiatan sosialisasi bersama Kepala Sekolah MI Bustanul Ulum. Pertemuan ini membahas lebih lanjut program kerja di bidang pendidikan, khususnya terkait kegiatan mengajar di madrasah tersebut.

Sebelumnya, program kerja mengajar ini telah diperkenalkan kepada masyarakat saat kegiatan sosialisasi bersama warga pada malam Rabu sebelumnya. Program ini pun telah mendapatkan persetujuan dan hanya tinggal menunggu konfirmasi teknis lanjutan.

Dalam pertemuan bersama Kepala Sekolah MI Bustanul Ulum, dibahas beberapa poin penting seperti jadwal mengajar, mata pelajaran yang akan diajarkan, serta metode yang akan digunakan dalam mendidik para peserta didik. Diketahui bahwa MI Bustanul Ulum memiliki dua sesi pembelajaran, yakni sesi pagi dan sesi siang. Berdasarkan arahan dari pihak sekolah, mahasiswa KKL diharapkan untuk mengajar di sesi siang.

“Bapak harapkan juga agar program kerja kalian ini berjalan dengan baik, karena mengingat beberapa pengalaman yang lalu banyak yang tidak terlaksana program kerjanya sehingga peserta didik juga tidak efektif dalam belajar,” ujar Kepala Sekolah MI Bustanul Ulum saat memberikan arahannya.

Program kerja ini tidak hanya bertujuan untuk membantu proses belajar-mengajar di madrasah, tetapi juga sebagai sarana pengembangan diri mahasiswa agar dapat mengasah kemampuan mereka dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, bimbingan dan arahan dari pihak sekolah sangat diperlukan.

“Semoga kami dapat melaksanakan program kerja ini dengan baik dan juga konsisten sampai akhir,” ungkap Jijah, selaku Ketua Bidang Acara KKL Sungai Enau 2.

Harapannya, kegiatan mengajar di MI Bustanul Ulum ini dapat berjalan lancar dan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sebagai bekal dalam menghadapi dunia nyata di masa mendatang.

Penulis : Nurlita Sari

Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 IAIN Pontianak Sosialisasikan Pentingnya Belajar dan Etika Sejak Dini di SD Negeri 23

Mahasiswa KKL Kubu Padi 2 IAIN Pontianak Sosialisasikan Pentingnya Belajar dan Etika Sejak Dini di SD Negeri 23


 Kubu Padi 2, 24 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Mahasiswa Kelompok KKL Kubu Padi 2 IAIN Pontianak melaksanakan kegiatan sosialisasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SD Negeri 23 Desa Kubu Padi 2, Kamis pagi, 24 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang dirancang untuk mendukung dunia pendidikan dasar di wilayah penempatan mahasiswa.

Dengan koordinasi bersama pihak sekolah dan atas bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Syamhadi, M.Pd, kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari guru dan staf sekolah. Mahasiswa tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB, dan segera memulai kegiatan setelah melakukan briefing singkat bersama para guru.

Sosialisasi difokuskan pada beberapa topik penting seperti motivasi belajar, kedisiplinan, literasi keuangan dasar, serta pembentukan karakter dan etika siswa. Materi disampaikan dengan metode yang menyenangkan dan komunikatif, menyesuaikan jenjang usia siswa.

Salah satu mahasiswa menyampaikan materi seperti:

  • Pentingnya menabung sejak dini

  • Manfaat rajin belajar

  • Etika kepada guru dan orang tua

  • Permainan edukatif untuk menumbuhkan kerja sama dan rasa percaya diri

Rekan-rekan mahasiswa lainnya juga memberikan materi serupa yang dikemas dalam bentuk cerita bergambar, tanya-jawab, hingga permainan interaktif ringan guna menjaga antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dan ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian motivasi penutup kepada seluruh siswa. Para guru menyampaikan apresiasi atas inisiatif positif mahasiswa KKL yang tidak hanya membawa semangat pengabdian, tetapi juga menyasar pembangunan karakter anak-anak sejak dini.

“Kegiatan ini menjadi penyegar suasana belajar dan membawa nilai-nilai positif yang sangat bermanfaat bagi siswa kami,” ujar salah satu guru SDN 23.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat menginspirasi siswa untuk terus semangat belajar dan berperilaku baik, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam membina generasi muda yang berkualitas di desa.

Penulis : selpia

KKL Kelompok Kubu Padi 2 IAIN Pontianak Jalanan Kegiatan Pembukaan Kegiatan KKL Kubu Padi 2 Di Masjid Nurul Huda

KKL Kelompok Kubu Padi 2 IAIN Pontianak Jalanan Kegiatan Pembukaan Kegiatan KKL Kubu Padi 2 Di Masjid Nurul Huda


 Kubu Padi, 22 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa IAIN Pontianak kelompok Kubu Padi 2 resmi dimulai dengan pelaksanaan seremoni pembukaan di Balai Desa Kubu Padi 2, pada Selasa pagi, 22 Juli 2025. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang kolaborasi antara dua kelompok KKL yaitu Kubu Padi 1 dan Kubu Padi 2 yang akan melaksanakan program secara terintegrasi selama 40 hari ke depan, terhitung dari tanggal 22 Juli hingga 1 September 2025.

Keberangkatan menuju lokasi KKL dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Para mahasiswa berkumpul di titik kumpul yang telah disepakati sebelumnya untuk melakukan persiapan teknis dan doa bersama. Setelah memastikan seluruh anggota dan perlengkapan siap, rombongan berangkat secara beriringan menuju Desa Kubu Padi 2 menggunakan kendaraan pribadi. Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai perjalanan, menandai semangat awal pengabdian lapangan.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB, mahasiswa langsung menuju posko utama KKL yang akan menjadi pusat koordinasi dan tempat tinggal selama program berlangsung. Kegiatan awal diisi dengan penataan logistik, pembagian ruang istirahat, dan pembersihan lingkungan, dilanjutkan dengan rapat internal untuk pemetaan program kerja dan pembagian tugas.

Pukul 09.30 WIB, mahasiswa menghadiri acara pembukaan resmi KKL yang digelar di Balai Desa Kubu Padi 2. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Dusun, tokoh agama, pengurus masjid, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Syamhadi, M.Pd.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, pembacaan doa, sambutan mahasiswa, serta perkenalan anggota dari kedua kelompok. Kepala Desa dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan mahasiswa, serta harapan agar KKL ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat Desa Kubu Padi.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi momen saling belajar antara mahasiswa dan masyarakat desa. Kami sangat terbuka dengan program-program yang akan dilaksanakan,” ujar Kepala Desa.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dosen Pembimbing yang menekankan pentingnya etika, keaktifan, dan kedisiplinan selama berada di tengah masyarakat. Tokoh agama desa pun mengingatkan agar mahasiswa turut aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial, serta menjaga nama baik almamater selama berada di lapangan.

Dalam sesi akhir, mahasiswa memaparkan program kerja gabungan Kubu Padi 1 dan 2 yang mencakup kegiatan sosial, penguatan keagamaan, serta partisipasi aktif dalam kehidupan masyarakat desa. Acara ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah.

Setelah kembali ke posko, kelompok melakukan evaluasi singkat dan menyusun pembagian tugas harian. Kegiatan ini menandai awal dari rangkaian panjang pengabdian mahasiswa sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung pembangunan desa berbasis pemberdayaan masyarakat.

Penulis : selpia

Mahasiswa KKL IAIN Ajarkan Seni Qasidah kepada Anak-anak di Surau Nurul Hidayah Desa Durian

Mahasiswa KKL IAIN Ajarkan Seni Qasidah kepada Anak-anak di Surau Nurul Hidayah Desa Durian

 


Desa Durian, 24 juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id)
– Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari IAIN Pontianak yang ditempatkan di Desa Durian, Kecamatan Ambawang Kabupaten Kuburaya, menunjukkan komitmennya dalam penguatan nilai-nilai keislaman dan pelestarian budaya lokal melalui program pelatihan seni qasidah bagi anak-anak di surau setempat.

Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin di Surau Nurul Hidayah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Qasidah, sebagai salah satu bentuk kesenian islami, menjadi media yang efektif dalam menanamkan nilai spiritual dan membangun karakter generasi muda. Anak-anak yang terlibat tampak antusias mengikuti pelatihan, baik dalam aspek vokal maupun keterampilan memainkan alat musik rebana.

Salah satu mahasiswa KKL, Nadia Putri Bilbina dari prodi Pendidikan Agama Islam, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek hiburan, tetapi juga edukatif dan spiritual. “Kami ingin mengenalkan kembali seni qasidah kepada anak-anak, agar mereka mencintai budaya islami sejak dini. Selain itu, ini juga menjadi ruang pembinaan akhlak dan kebersamaan,” ujarnya.

Pelatihan ini dirancang untuk berlangsung selama masa KKL, dengan puncaknya berupa penampilan khusus anak-anak dalam kegiatan penutupan program. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat meninggalkan kontribusi yang berkelanjutan bagi masyarakat, terutama dalam bidang keagamaan dan seni budaya.

Pihak surau dan tokoh masyarakat mengapresiasi inisiatif para mahasiswa. “Kegiatan seperti ini sangat positif. Anak-anak jadi lebih dekat dengan surau, dan kami berharap pembinaan seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkap Muhimah, selaku pengurus surau.

Program ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan melalui pendekatan kultural dan keagamaan.

Penulis : Ratulia Natasya

KKL IAIN Pontianak Resmi Dibuka di Desa Durian: Kolaborasi Lintas Dusun untuk Pembangunan Desa Berkelanjutan

KKL IAIN Pontianak Resmi Dibuka di Desa Durian: Kolaborasi Lintas Dusun untuk Pembangunan Desa Berkelanjutan

 


Desa Durian, 22 Juli 2025 (lp2m.iainptk.ac.id) – Semangat pengabdian dan kolaborasi mewarnai pembukaan resmi kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa IAIN Pontianak di Desa Durian. Tahun ini, pelaksanaan KKL menjadi istimewa dengan bergabungnya dua kelompok mahasiswa dari Dusun Durian 1 dan Durian 2 dalam satu seremoni pembukaan terpadu yang digelar di Aula Kantor Desa Durian.

Acara ini mengangkat tema besar “Pembangunan Desa Berkelanjutan: Tantangan dan Peluang bagi Kepala Desa dan Masyarakat”, yang menjadi refleksi arah program kerja mahasiswa selama 40 hari ke depan di tengah masyarakat.

Seremoni pembukaan dihadiri oleh perangkat desa dari dua dusun, tokoh masyarakat, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta seluruh peserta KKL. Dalam sambutan mewakili Kepala Desa, Sekretaris Desa Bapak Abdul Kholik menyampaikan dukungan dan apresiasinya atas pelaksanaan KKL di Desa Durian.

“Kami percaya adik-adik mahasiswa memiliki semangat dan ide-ide segar. Kami siap mendukung penuh setiap program yang dijalankan, selama tetap menghargai budaya dan kebutuhan masyarakat kami,” ujarnya.

Kegiatan pembukaan diawali dengan penampilan tilawah Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan dari DPL, penyerahan simbolis dari pihak kampus kepada desa, serta perkenalan program kerja lintas desa. Mahasiswa memaparkan rencana kegiatan yang meliputi pendidikan, pemberdayaan UMKM, digitalisasi desa, dan kesehatan lingkungan, yang akan dilaksanakan secara kolaboratif oleh kelompok Durian 1 dan Durian 2.

Dosen pembimbing lapangan kelompok Durian 2 dalam sambutannya menekankan pentingnya mahasiswa menjadi bagian dari masyarakat, bukan sekadar pelaksana program.

“Kami ingin para mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tapi juga sebagai pembelajar aktif yang memahami dinamika sosial di tengah masyarakat,” tegas beliau.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, sebagai simbol permohonan kelancaran seluruh agenda KKL ke depan. Dengan semangat kebersamaan dan integrasi, mahasiswa siap menyatu dengan masyarakat, menjadi bagian dari perubahan, dan menyumbangkan tenaga serta pemikiran dalam pembangunan desa berbasis potensi lokal.

Penulis : Ratulia Natasya

Struktur Organisasi LP2M

Formulir Kontak