PKM LP2M IAIN Pontianak: Inovasi Potensi Kerang Melalui Diversifikasi Produk dan Pengolahan Limbah Kerang di Desa Sungai Awan Kiri Ketapang - LP2M IAIN PONTIANAK

PKM LP2M IAIN Pontianak: Inovasi Potensi Kerang Melalui Diversifikasi Produk dan Pengolahan Limbah Kerang di Desa Sungai Awan Kiri Ketapang

PKM LP2M IAIN Pontianak: Inovasi Potensi Kerang Melalui Diversifikasi Produk dan Pengolahan Limbah Kerang di Desa Sungai Awan Kiri Ketapang

 

Ketapang (05/11/2024) – Pelaksana Pengabdian Masyarakat LP2M IAIN Pontianak yang diketuai oleh Julianto, S.T., M.Kom. yang yang sekaligus sebagai Dosen MBS IAIN Pontianak sukses menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Tema Inovasi Potensi Kerang Melalui Diversifikasi Produk dan Pengolahan Limbah Kerang di Desa Sungai Awan Kiri Ketapang. Adapun bentuk kegiatan ini yakni berupa penyuluhan dan Pelatihan bagaimana caranya mengolah limbah kerang yang ada disekitar desa Sungai Awan Kiri Ketapang menjadi produk yang bermanfaat seperti pupuk organik, Pakan ternak burung, ayam, bebek, Sapi, dan kambing yang memiliki nilai jual dan bermanfaat dalam meningkatkan perekonomian warga sekitar. Tahapan pertama yang dilakukan adalah survey, observasi, dan perijinan, dimana tahapan ini bertujuan untuk mengenal dan memahami lebih jauh akan lokasi yang menjadi titik dalam pelaksanaan PKM, sekaligus dalam pengurusan perijinan pelaksanaan kegiatan. Prosesi ini berlangsung dari tanggal 08 Oktober – 11 Oktober 2024. Pelaksana PKM bertemu langsung dengan perwakilan dari desa yakni Bapak Casto Sudrajat, S.Pd.I selaku Sekretaris Desa. Pelaksana PKM kemudian memberikan surat ijin sebagai identitas pengenal diri sebagai seseorang yang ditugaskan untuk melakukan kegiatan PKM di Desa Sungai Awan Kiri Ketapang, dan selanjutkan diteruskan ke Bapak Sapwan Noor, S.Pd.I, M.E. selaku Kepala Desa Sungai awan kiri untuk ditindak lanjuti. 

Pada kedatangan kedua, pelaksana PKM bertemu langsung dengan Kepala Desa Sungai Awan Kiri Ketapang dan Sekretaris Desa dengan agenda pemaparan teknis pelaksanaan PKM. Pelaksana PKM memaparkan perencanaan, dan diskusi terkait teknis pelaksanaan nantinya selama kegiatan PKM berlangsung bersama kepala Desa bapak Sapwan Noor, S.Pd.I.,M.E dan bapak Casto Sudrajat, S.Pd.I selaku Sekretaris Desa. 

Adapun hasil diskusi yakni pelaksanaan PKM nantinya akan melibatkan 20 Peserta dan dihadiri oleh pihak dari Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kab. Ketapang Kalbar, dan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kab. Ketapang Kalbar yang sekaligus sebagai Pemateri dan Melibatkan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitas Indonesia (YIARI). Lokasi pelaksanaan Kegiatan nantinya akan dilakukan di Balai Desa Sungai Awan Kiri Ketapang. Prosesi ini berlangsung pada dari tanggal 24 Oktober – 7 November 2024. Setelah melakukan diskusi dan pemaparan terkait teknis pelaksanaan PKM. Pelaksana PKM kemudian melakukan beberapa persiapan termasuk pengadaan alat dan perlengkapan kegiatan. Adapun beberapa persiapan sebelum pelaksanaan kegiatan yakni pengumpulan limbah kerang, dimana pengumpulan limbah kerang dilakukan disepanjang area pantai Tanjung Belandang Desa Sungai Awan Kiri Ketapang dengan dibantu oleh warga dan Linmas Desa Sungai Awan kiri sehingga proses pengumpulan limbah kerang dapat berjalan dengan mudah dan cepat.

Kerang yang dikumpulkan kemudian dibersihkan menggunakan air sehingga kotoran yang masih melekat di kerang dapat hilang. Setelah dibersihkan, kemudian kerang dijemur selama kurang lebih 6 jam. Penjemuran dilakukan bertujuan untuk membunuh bakteri yang masih melekat pada kerang sehingga memungkinkan kerang untuk dapat disterilkan. Setelah bersih nantinya kerang akan dilakukan pembakaran dengan tujuan untuk mempermudah dalam proses penggilingan menggunakan mesin penggiling kerang.

Pada hari selasa, 5 November 2024, kegiatan Inti Pelaksanaan PKM dilaksanakan di Balai Desa Sungai Awan Kiri Ketapang dalam bentuk Penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 20 peserta terdiri dari pelaku usaha, perwakilan warga, serta para RT/RW setempat agar hasil kegiatan dapat tersampaikan kepada warga binaannya masing-masing. Kegiatan ini dimulai dengan kata Sambutan dari Bapak Sapwan Noor, S.Pd.I, M.E., selaku Kepala Desa Sungai Awan Kiri Ketapang yang memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pelaksana PKM yang dengan susah payah mau terlibat dalam upaya pengurangan limbah kerang dan pengolahan limbah kerang menjadi produk unggulan seperti pupuk dan pakan ternak yang nanti kedepannya memiliki nilai jual yang tinggi sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar dari pengelolaan limbah kerang ini, terlebih ketapang dikenal dengan kota Ale Ale. Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kab. Ketapang Kalbar Bu Dian Kusuma Dewi,S.IP., M.Sc. Memberikan pemahaman akan bahayanya limbah dan pentinganya kebersihan lingkungan dalam menata wilayah dalam pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap kesehatan jika itu tidak tertangani dengan baik. Sedangkan dari Dinas UKM, Perindustrian dan Perdagangan kab. Ketapang ibu Dira Miniarti, S.E sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh pelaksana PKM karna ada terobosan baru menjadikan limbah kerang menjadi produk unggulan sehingga dapat menjadi peluang bagi warga sekitar dalam meningkatkan perekonomian. Bapak Hendri Muhammad selaku perwakilan dari Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitas Indonesia (YIARI) memberikan pemahaman akan kandungan gizi dari kerang itu sendiri yang dapat dimanfaatkan hingga maksimal karna cangkang kerang kaya akan kalsium, dan beberapa kandungan bermanfaat lainnya yang dapat digunakan sebagai campuran atau bahan tambahan dalam pembuatan pakan ternak.

Selanjutnya, Kegiatan inti dipandu oleh bapak Julianto, S.T., M.Kom selaku pelaksana sekaligus sebagai ketua PKM dari IAIN Pontianak menyampaikan inovasi dalam menghasilkan produk unggulan dari limbah kerang serta proses dalam pengolahan limbah kerang dari mulai pengumpulan, pembersihan, Penjemuran, pembakaran, penggilingan, pengayakan, hingga masuk di tahapan packaging yang didemokan secara langsung termasuk proses penggilingan kerang menggunakan mesin penggiling. 

Peserta begitu antusias mengikuti kegiatan, termasuk sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman. Selain mendengarkan penyuluhan, peserta terlibat langsung dalam proses packaging produk mengisi tepung kerang kedalam wadah yang telah disiapkan sehingga membuat mereka paham cara dalam proses packaging menjadi produk yang siap untuk dipasarkan. Label produk yang dipackaging adalah Kerangku yang merupakan 100% bahan alami yang merupakan campuran tepung kerang dan dedak.








EmoticonEmoticon

Ad Placement

Formulir Kontak