Mahasiswa KKL Punggur Besar Sukses Gelar Pengenalan Sejarah Islam Borneo di MAS Miftahul Ulum Desa P

By LP2M.IAINPTK 15 Agu 2022, 08:49:50 WIB Informasi
Mahasiswa KKL Punggur Besar Sukses Gelar Pengenalan Sejarah Islam Borneo di MAS Miftahul Ulum Desa P

LP2M IAIN Pontianak- Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Posko Punggur Besar Sukses Gelar Pengenalan Sejarah Islam Borneo dengan Tema "Corak Pemikiran Islam Borneo pada Tokoh Muslim Di Punggur Besar" pada Senin, 15 Agustus 2022 di MAS Miftahul Ulum Desa Punggur Besar.

Kegiatan Pengenalan Sejarah Islam Borneo ini di Hadiri Oleh Kepala Dusun Pembangunan Bapak Masder yang dalam Hal ini beliau merupakan Pemateri Pengenalan Sejarah, Kepala Sekolah MAS Miftahul Ulum, Ketua RT 16, Mahasiswa KKL Posko Punggur Besar dan Siswa Siswi MAS Miftahul Ulum.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah MAS Miftahul Ulum Muhammad Yusron menjelaskan bahwa Pengenalan Sejarah ini sangat membantu kepada Siswa-siswi MAS Miftahul Ulum yang mana Siswa MAS Miftahul Ulum juga merupakan Siswa yang pertama kali membaca Sejarah Islam di Kalimantan Barat dalam Bahasa Pegon mengenai Kerajaan Kubu.

Baca Lainnya :

"Alhamdulillah saya senang dan dapat terbantu dengan adanya Pengenalan Sejarah ini kepada Siswa-siswi MAS Miftahul Ulum ini, dan Siswa MAS Miftahul Ulum juga merupakan Siswa yang pertama kali membaca Sejarah Islam di Kalimantan Barat dalam Bahasa Pegon mengenai Kerajaan Kubu"jelasnya.

Muhammad Yusron juga menyampaikan bahwa ia teringat 1 pesan yang ia ingat dari Penggagas lahirnya Kabupaten Kubu Raya yakni Bapak Muda.

"Saya teringat ucapan dari Penggagas Kubu Raya dalam pesannya adalah Kalau anda tidak bisa jadi hang pertama maka jadilah yang nomor 1, kalau tidak bisa jadi yang nomor 1 maka jadilah yang pertama karena yang nomor 1 dan pertama akan menjadi Sejarah yang slalu akan diingat" tuturnya.

Muhammad Abdillah Sebagai Pemateri Pertama dalam materinya beliau menjelaskan bagaimana Hadir dan tersebarnya Islam di pulau Kalimantan terutama Kalimantan Barat sehingga dalam penyampaianya dalam mengenal sejarah kita harus mengambil Hikmah (Manfaat) dan mengambil pelajaran dari apa yang telah diketahui.

"Pentingnya mengambil Hikmah (Manfaat) dan mengambil Pelajaran dari setiap kejadian sejarah yang pernah terjadi, Hal ini pula di jelaskan di Dalam Al-Qur'an Surah Al Baqarah ayat" terangnya.

Pemateri Kedua Bapak Masder juga menjelaskan Mengenai Hadir dan Tersebarnya Islam di Kalimantan Barat yang berfokus pada Punggur Besar bahwa Punggur ini berdiri pada tahun 1886.

"H. Abdul Malik adalah yang menyelamatkan diri pemberontakan diri di Sumatra Selatan dan Hijrah ke pulau Kalimantan bertepatan di Daerah Sungai kakap (Siti Ruqoyyah) anaknya 4 orang. Abdul Ghani, Ahad, Siti Khajar dan Dayang Aisyah. Abdul Ghani menelusuri dan menemukan Sungai Punggur dan membuka kampung Punggur dengan menebang hutan pada tahun 1983 bersama kawannya.

1886 Hutan yang di Tebang ini diberi nama Punggur ( kayu munggur _kayunya tegak lurus tidak ada rantingnya tapi tidak roboh dan tidak mati_ Sumsel Datuk Maringgih dibawa dari sana) sejarahnya Daru surat Cucu Abdul Ahad

Yang menjadi kepala desa 30 tahun dan meninggal kurang lebih 3 tahun yang lalu"dalam sejarah Punggur.

Pesan dari Beliau juga membenarkan penyampaian dari Abdillah bahwa dalam Mengenal sejarah haruslah mengambil Hikmah dan Manfaat dari Sejarah itu sendiri, Sebagaimana Sejarah itu terdiri dari Manusia, Ruang dan Waktu.

Reporter : Muharrafah 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment