KKL Integratif Berbasis Moderasi Beragama dan Sejarah Islam Borneo

By LP2M.IAINPTK 15 Jul 2022, 12:10:32 WIB Informasi
KKL Integratif Berbasis Moderasi Beragama dan Sejarah Islam  Borneo

LP2M IAIN Pontianak menggelar  Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dengan maksud untuk menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kuliah Kerja Lapangan dilaksanakan bertujuan untuk memberikan sumbangsih akademik dan sosial keagamaan dari kampus IAIN Pontianak untuk masyarakat Kal-Bar.  Mahasiswa  diterjunkan masuk  dalam dunia masyarakat yang heterogen agar mereka mempoleh seperangkat pengalaman yang sesungguhnya.  KKL integratif ini dicanangkan  beragam program kegiatan yang amat berkaitan dengan kondisi dan situasi di daerah pelaksanaan. Giat ini akan mengusung tema KKL Integratif Berbasis Moderasi Beragama dan Sejarah Islam Borneo. Peserta diharapkan selain dapat melakukan pengabdian masyarakat namun diharapkan juga dapat menggali data secara mendalam (riset) tentang implementasi moderasi beragama di tengah masyarakat dan data sejarah Islam di lokasi masing-masing.

 

Pelaksanaan KKL yang akan berlangsung selama 40 Hari ini dimulai tanggal 27 juli hingga 07 Sepetember tahun 2022. Jumlah peserta KKL tahun ini ialah sebanyak 1459 Orang yang tersebar dari empat Fakultas yang ada di IAIN Pontianak  yakni Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) dan Fakultas Syariah (FASYA).

Baca Lainnya :

Ketua Panitia Dr. Rahmap, M. Ag memaparkan bahwa Instrumen yang dirancang telah sesuai kebutuhan Peserta KKL untuk melakukan Kuliah kerjanya nanti di Lapangan. Dengan Instrumen yang tepat maka akan diperoleh hasil kuliah Kerja dan  hasil riset yang  sempurna dan menyeluruh.

 

Rahmap menilai KKL kali ini harus dijadikan ajang dan muara implementasi  dari semua kegiatan Tri Darma perguruan tinggi selama di kampus. Artinya program kegiatan yang dicanangkan harus serius, efektif dan penuh perhitungan baik dari Tim Panitia, Dosen-Dosen Pembimbing dan mahasiswa itu sendiri. Rahmap juga berharap seusai KKL nanti perlu dilakukan pengawasan, peninjauan ulang dan Evaluasi atas hasil Program KKL. Tentunya hal ini akan membutuhkan dukungan yang besar dari semua pihak dengan harapan akan mendulang kesuksesan dalam peningkatkan eksistensi mutu IAIN Pontianak melalui inovasi dan kreasi dari kalangan dosen dan mahasiswa di mata masyarakat. (Sri Wahyuni)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment